Anda di halaman 1dari 22

DJOKO SOEGIARTONO

Pengertian Polusi
Polusi = Pencemaran
Masuknya atau dimasukkannya makhluk hidup, zat,
energi, dan/atau komponen lain ke dalam
lingkungan oleh kegiatan manusia sehingga
kualitasnya turun sampai ke tingkat tertentu yang
menyebabkan lingkungan tidak dapat berfungsi
sesuai dengan peruntukkannya
Penyebab polusi = Polutan

Polusi air adalah
penyimpangan sifat-sifat air
dari keadaan normal, bukan
dari kemurniaannya

1. Nilai pH, keasaman dan alkalinitas, pH
normal air adalah 6-8 pH.
2. Warna air yang terpolusi biasanya berbeda
dengan warna normalnya (jernih dan
bening).
3. Airnya Bau, Bau air biasanya tergantung
pada sumber polutannya.
4. Air normal tidak mempunyai rasa.

5. Meningkatnya kandungan zat padat.
6. Meningkatnya nilai BOD
(Biochemical Oxygen Demand)/COD
(Chemical Oxygen Demand).
7. Pencemaran mikroorganisme pathogen
8. Adanya kandungan minyak, logam
berat, bahan radio aktif yang
berlebihan



Fosfat, contohnya pupuk buatan yang
berlebihan dan deterjen.
Nitrat dan Nitrit
Poliklorin Bifenil (PCB), Senyawa ini
berasal dari pemanfaatan bahan-
bahan pelumas, plastik dan alat
listrik.
Residu Pestisida Organiklorin


Penyebab Terjadinya Polusi Air

Minyak dan Hidrokarbon, dapat
berasal dari kebocoran pada roda dan
kapal pengangkut_minyak.
Radio Nuklida atau unsure
radioaktif berasal dari kebocoran
tangki penyimpanan limbah
radioaktif.
Logam-logam Berat, berasal dari
industri bahan kimia, penambangan
dan bensin.



Limbah
Pemukiman

Limbah pemukiman
mengandung limbah
domestik berupa
sampah organik dan
sampah anorganik
serta deterjen

Limbah Pertanian

pemakaian pupuk dan
pestisida yang
berlebihan dapat
mencemari air. Pestisida
mempunyai sifat relatif
tidak larut dalam air
dan mengandung fosfat
yang dapat merangsang
pertumbuhan gulma air
seperti ganggang dan
eceng gondok.




Limbah padat dari pertanian
Limbah industri
Bahan kimia organik
Tumpahan minyak yang
mengotori sungai
Bahan kimia yang
masuk ke sungai
Limbah Pertambangan

Limbah pertambangan yang biasanya bersifat asam
bisa menyebabkan korosi sehingga air yang dicemari
bersifat racun dan dapat memusnahkan kehidupan
akuatik

Bahaya dari Polusi Air
Terganggunya kehidupan organisme air karena
berkurangnya kandungan oksigen
Terjadinya ledakan ganggang dan tumbuhan air


Pendangkalan
dasar perairan
(eutrofikasi)

Tersumbatnya penyaring reservoir, dan menyebabkan
perubahan ekologi
Dalam jangka panjang mengakibatkan kanker dan
kelahiran cacat
Akibat penggunaan pestisida yang berlebihan selain
membunuh hama dan penyakit, juga membunuh
serangga dan makhluk yang berguna terutama predator
Kematian biota kuno, seperti plankton, ikan bahkan
burung
Dapat mengakibatkan mutasi sel kanker dan leukemia

Agen penyebab penyakit
Cacing parasit
virus
Limbah domestik yang
dibuang ke perairan
Upaya untuk Mencegah dan Mengatasi
Polusi Air
Menempatkan daerah industri atau pabrik jauh dari daerah
pemukiman atau perumahan, dapat juga melakukan
pengolahan limbah seperti membangun instalasi penjernihan
air limbah atau disingkat IPAL.
Pembuangan limbah industri diatur sehinga tidak mencemari
lingkungan atau ekosistem, misalnya dengan memberikan
penyuluhan pengolahan limbah.
Pengawasan terhadap penggunaan jenis- jenis pestisida dan
zat zat kimia lain yang dapat menimbulkan pencemaran

Tindakan tegas terhadap perilaku pencemaran
lingkungan
Memberikan kesadaran terhadap masyarakat tentang
arti lingkungan hidup sehingga manusia lebih
mencintai lingkungannya.
Kurangi penggunaan detergen
Menggalakkan industri daur ulang guna untuk
mengurangi sampah yang sulit terurai oleh bakteri,
misalnya sampah plastik.
Mengurangi penggunaan bahan-bahan yang sulit
terurai.

Pertanyaan
Ayu Rizki Nanda
Sungai batanghari, tercemar deterjen, limbah pabrik,
peti, illegal logging, dll. Bagaimana solusi kita?
Herijon M. Syahril
Biota air dan perairannya, sampah masuk air tak
masalah, yg penting oksigen cukup. Sampah bisa
terdegredasi. Bagaimana cara agar jumlah oksigen
cukup untuk organisme di air tersebut?
Dede Ryan Saputra
Bagaimana menangani lingkungan air kita yang
tercemar?
Senin, 21 April 2014