Anda di halaman 1dari 2

Sang Pemimpi (Sebuah Penilaian)

Itulah sebutan film seri ke-2 lanjutan dari film sebelumnya ‘Laskar Pelangi’. Laskar
Pelangi yang sudah terkenal dengan ceritanya yang bisa dibilang ‘campur aduk’
tapi memikat, sehingga setiap orang tidak pernah bosan menontonnya.

Campur aduk menggambarkan bahwa berbagai situasi emosi jiwa terangkai


menjadi ikatan yang unik, ada amarah tapi ada canda, ada duka tapi ada suka.

Tidak jauh berbeda dengan ‘Sang Pemimpi’. Cerita dalam film ini disajikan dengan
smooth dari awal Ikal bertemu dengan kedua sahabat barunya Arai dan Si kuda
Jimbron hingga pertaruhan mereka mendapatkan beasiswa ke Perancis di Jakarta.

Adegan yang perlu mendapat perhatian adalah:

– Paling memotivasi : Ikal berjuang demi impian kedua


sahabatnya utk berangkat ke Perancis
– Paling memikat : Pak Guru Balia yang selalu memekikkan
semangat ketika mengakhiri pelajaran
– Paling lucu : Jimbron jadi kuda
– Paling unik : Arai bernyanyi setelah latihan berhari-hari dengan
Bang Zaitun untuk memikat Zakiah
– Paling menyentuh : Ikal pergi dari hukuman membersihkan
toilet setelah bertengkar dengan kedua sahabatnya
– Paling baik : Zakiah mengantar kepergian Arai ke Jakarta
– Tidak disarankan : Ikal dkk. nonton bioskop 17+ (Perempuan
Metropolis)
– Terburuk : Ayah dan Ibu Ikal menerima surat dari Ikal yang
menunjukkan bahwa Ikal dan Arai mendapat beasiswa
– Terbaik : Ikal mengejar sang ayah setelah mengambil rapor
merahnya
– Tokoh Favorit : Zakiah Nurmala (ternyata nama aslinya Maudy
Ayunda – pemeran film ‘Untuk Rena’ tahun 2005) hihihihi… Ada
facebooknya juga lhooo…
– Tokoh Terbaik : Ikal
– Tokoh Terburuk : Bang Zaitun
Penilaian ini bersifat subyektif, mungkin ada beberapa penilaian yang berbeda
mengenai adegan dalam film ini. Hehehehe… So?
Selamat menonton… Sudah menjelang pagi, saatnya tidur… (mirip drakula ja…)
hehehe…