Anda di halaman 1dari 5

Contoh Perpindahan Massa Di Industri

Perpindahan massa adalah perpindahan massa dari satu lokasi, biasanya berupa aliran,
fasa, fraksi, atau komponen, ke lokasi lainnya. Perpindahan massa muncul pada banyak
proses, seperti absorpsi, evaporasi, adsorpsi, pengeringan, presipitasi, filtrasi membran, dan
distilasi. Perpindahan massa digunakan oleh berbagai ilmu sains untuk proses dan mekanisme
yang berbeda-beda, namun frasa ini banyak digunakan pada ilmu teknik untuk proses fisika
yang melibatkan difusi molekuler dan transport konveksi suatu speses kimia dalam sistem.
Pada proses industri, operasi perpindahan massa termasuk pemisahan komponen
kimia pada kolom distilasi, adsorber seperti scrubber, adsorber seperti activated carbon bed,
dan ekstraksi liquid-liquid. Perpindahan massa pada umumnya digabungkan dengan proses
perpindahan untuk penerapannya seperti pada menara pendingin industri.
(Anonim 1. 21!. Perpindahan Massa. "online#.
http$%%id.&ikipedia.org%&iki%Perpindahan'massa. (iakses pada tanggal 1! )ktober 21!*.


KONSEP DASAR PENGERINGAN

Proses pengeringan diperoleh dengan cara penguapan air yaitu dengan
menurunkankelembaban (+,* udara dengan mengalirkan udara panas disekeliling bahan,
sehingga tekananuap air bahan akan lebih besar daripada tekanan uap air di udara. Perbedaan
tekanan inilah yangmenyebabkan ter-adinya aliran uap air dari bahan ke udara.
.eterangan $
a. Proses perpindahan panas (P/0PA0*
Proses pemanasan dan ter-adi panas sensible dari medium pemanas ke bahan, dari
permukaan bahan ke pusat bahan
b. Proses perpindahan massa (P/01A2*
Proses pengeringan (penguapan*, ter-adi panas laten, dari permukaan bahan ke udara
c. Panas sensible
adalah panas yang dibutuhkan% dilepaskan untuk menaikan% menurunkan suhu suatu
benda
d. Panas laten
adalah Panas yang diperlukan untuk mengubah &u-ud 3at dari padat ke cair, cair ke
gas dst,tanpa mengubah suhu benda tersebut
Prinsip Dasar dan Mekanisme Pengeringan
Proses pengeringan pada prinsipnya menyangkut proses pindah panas dan pindah
massa yang ter-adi secara bersamaan (simultan*. Pertama panas harus di transfer dari medium
pemanas ke bahan. 2elan-utnya setelah ter-adi penguapan air, uap air yang terbentuk harus
dipindahkan melalui struktur bahan ke medium sekitarnya. Proses ini akan menyangkut aliran
fluida di mana cairan harus di transfer melalui struktur bahan selama proses pengeringan
berlangsung. 4adi panas harus di sediakan untuk menguapkan air dan air harus mendifusi
melalui berbagai macam tahanan agar supaya dapat lepas dari bahan dan berbentuk uap air
yang bebas. 5ama proses pengeringan tergantung pada bahan yang di keringkan dan cara
pemanasan yang digunakan. 1akin tinggi suhu dan kecepatan aliran udara pengeringan
makin cepat pula proses pengeringan berlangsung. 1akin tinggi suhu udara pengering, makin
besar energi panas yang di ba&a udara sehingga makin banyak -umlah massa cairan yang di
uapkan dari permukaan bahan yang dikeringkan. 4ika kecepatan aliran udara pengering makin
tinggi maka makin cepat massa uap air yang dipindahkan dari bahan ke atmosfer.
.elembaban udara berpengaruh terhadap proses pemindahan uap air. Pada kelembaban udara
tinggi, perbedaan tekanan uap air didalam dan diluar bahan kecil, sehingga pemindahan uap
air dari dalam bahan keluar men-adi terhambat.
FAKTORFAKTOR !ANG MEMPENGAR"#I PENGERINGAN
Pada proses pengeringan selalu diinginkan kecepatan pengeringan yang maksimal. )leh
karena itu perlu dilakukan usaha-usaha untuk mempercepat Pindah panas dan pindah massa
( pindah massa dalam hal ini adalah perpindahan air keluar dari bahan yang dikeringkan
dalam proses pengeringan tersebut*.
Ada beberapa faktor yang perlu diperhatikan untuk memperoleh kecepatan
pengeringan maksimum, yaitu
$% &uas Permukaan
2emakin luas permukaan bahan maka akan semakin cepat bahan men-adi kering.
6iasanya bahan yang akan dikeringkan dipotong-potong untuk mempercepat pengeringan,
karena $
Perlakuan tersebut dapat menyebabkan permukaan bahan semakin luas, dimana
permukaan yang luas dapat memberikan lebih banyak permukaan yang dapat berhubungan
dengan medium pemanas serta lebih banyak permukaan tempat air keluar.
Potongan-potongan kecil atau lapisan yang tipis tersebut dapat mengurangi -arak yang
harus dile&ati panas (kalor* sampai ke pusat bahan pangan dan mengurangi -arak yang dilalui
massa air dari pusat bahan keluar menu-u permukaan bahan dan keluar dari bahan.
'% Suhu
2emakin besar perbedaan suhu (antara medium pemanas dengan bahan pangan* maka
akan semakin cepat proses pindah panas berlangsung sehingga mengakibatkan proses
penguapan semakin cepat pula. Atau semakin tinggi suhu udara pengering maka akan
semakin besar energi panas yang diba&a ke udara yang akan menyebabkan proses pindah
panas semakin cepat sehingga pindah massa akan berlangsung -uga dengan cepat.
2emakin tinggi suhu udara maka akan semakin banyak air yang keluar dari bahan yang
dikeringkan dalam bentuk uap air. 7ap air tersebut harus dikeluarkan dari udara, sebab bila
tidak uap air tersebut akan memenuhi atmosfir di sekeliling permukaan bahan sehingga akan
memperlambat proses perpindahan massa selan-utnya.
8etapi suhu udara pengering yang tinggi dapat menyebabkan case handering, sehingga
dapat memperlambat la-u pengeringan. 9ase handering adalah suatu keadaan bahan yang
permukaan bahan tersebut keras (sudah kering* tetapi bagian dalamnya belum ter-adi proses
pengeringan secara sempurna (masih basah*
(% Ke)epatan udara
7mumnya udara yang bergerak akan lebih banyak mengambil uap air dari permukaan
bahan yang dikeringkan. 7dara yang bergerak adalah udara yang mempunyai kecepatan
gerak yang tinggi yang berguna untuk mengambil uap air dan menghilangkan uap air dari
permukaan bahan yang dikeringkan, sehingga dapat mencegah ter-adinya udara -enuh yang
dapat memperlambat penghilangan air.
*% Ke+em,a,an udara -R#.
2emakin lembab udara di dalam ruang pengering dan sekitarnya maka akan semakin
lama proses pengeringan berlangsung kering, begitu -uga sebaliknya. .arena udara kering
dapat mengabsobsi dan menahan uap air.
2etiap bahan khususnya bahan pangan mempunyai keseimbangan kelembaban nisbi (+,
keseimbangan* masing-masing, yaitu kelembaban pada suhu tertentu dimana bahan tidak
akan kehilangan air (pindah* ke atmosfir atau tidak akan mengambil uap air dari atmosfir.
4ika +, udara : +, keseimbangan ; bahan masih dapat dikeringkan
4ika +, udara < +, keseimbangan ;bahan malahan akan menarik uap air dari udara
/% Tekanan atm 0 1akum
Pada tekanan udara atmosfir => ,g (? 1 atm*, air akan mendidih pada suhu 1
o
9.
Pada tekanan udara lebih rendah dari 1 atmosfir air akan mendidih pada sushu lebih rendah
dari 1
o
9.
P => ,g ? 1 atm ; air mendidih 1
o
9
P udara : 1 atm ; air mendidih : 1
o
9
P rendah dengan 8 rendah ; cocok untuk bahan yang sensitif terhadap panas, contohnya $
pengeringan beku (freeze drying*.
2% 3aktu
2emakin lama &aktu (batas tertentu* pengeringan maka akan semakin cepat proses
pengeringan selesai. (alam pengeringan diterapkan konsep ,828 (High Temperature Short
Time*, Short time dapat menekan biaya pengeringan.