Anda di halaman 1dari 1

ANALISIS APBD

1 Pengertian APBD
Yang dimaksud dengan APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) adalah
suatu daftar sistematis atas anggaran pendapatan dan pengeluaran daerah yang disusun
bersama-sama oleh pemerintah dan DPRD untuk masa 1 tahun.

2 Tujuan dan fungsi APBD
Tujuan penyusunan APBD adalah sebagai pedoman sumber pendapatan dan
penggunaan keuangan daerah dalam melaksanakan tugas pemerintahan untuk meningkatkan
produksi, kesempatan kerja, pelayanan masyarakat dalam rangka meningkatkan pertumbuhan
ekonomi dan kemakmuran rakyat.
Selain dapat mengatur pembelanjaan daerah , APBD juga berfungsi untuk:
a. Membiayai pelaksanaan pembangunan daerah .
b. Meningkatkan pendapatan daerah secara terarah dan terencana.
c. Mentapkan batas tertinggi untuk setiap anggaran pengeluaran.
Fungsi utama yang dijalankan APBD berikut ini:
1. Fungsi alokasi
Melalui APBD, kegiatan ekonomi pemerintah diarahkan untuk menambah atau mengurangi
alokasi sumber-sumber ekonomi. Dengan demikian, berbagai macam barang kebutuhan
umum (public goods) dan jasa pelayanan umum (public service) dapat terpenuhi.
2. Fungsi stabilisasi
Fungsi stabilisasi meliputi upaya menciptakan stabilitas pertahanan dan keamanan,
peningkatan pertumbuhan ekonomi, dan stabilitas keuangan (moneter)

Analisa APBD musi banyuasin pada tahun 2013
Keterangan pertanggung jawaban akhir tahun anggaran 2013 dan telah mendapat
rekomendasi dari APBD , secara garis besar tentang realisasi laporan keuangan pelaksanaan
APBD tahun 2013 berdasarkan hasil pemeriksaaan audit BPK-RI untuk APBD daerah musi
banyuasin pada tahun 2013 sebesar 3,6 triliyun dari target 2,9 triliyun , dimana angka ini naik
dari tahun 2012 lalu , PAD kabupaten musi banyuasin pada tahun 2012 lalu sebesar
Rp.112.649.742.589,98, pendapatan transfer sebesar Rp.2.972.879.432.592. dan peneriman
netto sebesar Rp.371.018.076.118,80 yang terdiri dari penggunaan sisa lebih pada tahun 2012
lalu .