Anda di halaman 1dari 8

The Search for Objectives

Postulat dan prinsip secara garis besar mengabaikan pertanyaan dari tujuan pengguna.
Kebutuhan dan tujuan pemakai menjadi suatu hubungan penting. Memeriksa secara
kronologis laporan dan dokumen penting komite yang mengembangkan tujuan dan standar
sebagai pengganti pendekatan postulat dan prinsip.
Pertanyaan penting adalah posisi apa yang telah diadopsi atau apa pandangan umum untuk
pencarian tujuan. Dari sudut pandang ini, laporan-laporan ini sangat berarti. Perubahan
akuntansi keuangan yang utama adalah suatu proses evolusioner yang akan terus berkembang
tanpa batas. Laporan yang tercakup disini telah memainkan dan akan terus memainkan peran
penting evolusioner dalam teori akuntansi keuangan.
ASOBAT
A!"A# menunjukkan perubahan yang penting dalam pekerjaan AAA serta membuat
peruahan yang cukup tajam dari empat pertanyaan sebelumnya dan beberapa suplemen yang
diterbitkan diantara $%&'-$%&(.
Keduanya memiliki si)at dedukti) dan normati) dalam menyatakan aturan umum atau
pendekatan untuk mencatat transaksi dna menyajikan laporan keuangan.
*amun demikian, komite eksekuti) dari AAA pada tahun $%&( melakukan penyimpangan
dari pendekatan yang diberikan oleh De+an Komite yang bertugas dalam pengembangan
sebelumnya.
Perkembangan Para Pemakai Informasi
Komite merumuskan akuntansi sebagai suatu hirarki mendasar dari gambaran
kejadian yang lalu. A!"A# mende)inisikan akuntansi sebagai suatu proses identi)ikasi,
pengukuran dan mengkomunikasikan kejadian ekonomi untuk memberikan pertimbangan-
pertimbangan dan keputusan-keputusan kepada pemakai in)ormasi. De)inisi tersebut
dikembangkan dalam tahun $%($ dan digunakan dalam A#" *o.$ tahun $%,', dengan
pernyataan-
Akuntansi adalah seni pencatatan, klasifikasi dan pengiktisaran dalam suatu prilaku
(manner) signifikan dan dalam satuan uang, transaksi dan peristiwa yang merupakan
bagian terkecil (least) dari suatu karakter keuangan, dan interpretasi hasil-hasilnya.
Orientasi Teori
Komite mende)inisikan #eori sebagai suatu perpaduan hipotesis, konseptual, dan
prinsip )ragmatis yang membentuk kerangka umum re)erensi untuk suatu bidang studi.
Dalam pengaplikasian de)inisi, mencakup tujuan berikut ini-
$. Mengidenti)ikasi bidang akuntansi, sehingga generalisasi yang berguna dapat dibuat dan
untuk mengembangkan teori.
.. Membuat standar yang dengan itu in)ormasi akuntansi yang dinilai
'. Menjelaskan kemungkinan perkembangan dalam praktik akuntansi
$
(. Menyajikan rerangka yang berguna bagi pencarian periset akuntansi untuk memperluas
kegunaan akuntansi dan ruang lingkup subyek akuntansi sebagaimana kebutuhan
pengembangan masyarakat.
De)inisi kita lebih mendalam karena tidak hanya meliputi ide yang diekspresikan tetapi juga
penerapan sistem penilaian sebaik kerja empiris pada akuntansi keuangan.
De)inisi A!"A# di)okuskan untuk membentuk kerangka keja konseptual untuk
mengevaluasi pendekatan sistematis untuk mencatat transaksi dan menyajikan laporan
keuangan yang sesuai kepada pengguna. Dengan kelengkapan konseptual untuk
mengevaluasi model dan aturan akuntansi yang spesi)ik, menggunakan metateori akuntansi,
)ocus utama adalah bagian paling atas dari struktur teoritis untuk tujuan dan sasaran
in)ormasi akuntansi. Metateori juga berkaitan dengan batasan-batasan tertentu pada in)ormasi
akuntansi yang dipublikasikan dan menggambarkan kriteria atau petunjuk untuk memilih
akternati)-akternati) akuntansi.
Tujuan-Tujuan Aktuntansi
ejak orientasi akuntansi menekankan pada kebutuhan-kebutuhan pemakai,
sekumpulan tujuan/sasaran dihubungkan dengan kebutuhan pemakai dengan mengacu pada
metatheory. Di ba+ah teori ini sekumpulan tujuan dapat de)inisikan, karakteristik kualitati),
dan kebijakan-kebijakan dapat diimplementasikan kearah pencapaian tujuan. A!"A#
mengasumsikan bah+a evaluasi terhadap kerangka standar dan kebijakan memungkinkan
adanya ketidaktergantungan terhadap tujuan itu sendiri.
Menurut A!"A#, terdapat empat tujuan laporan keuangan, yaitu-
a. Pembuatan Pembuatan keputusan-keputusan berkenaan dengan penggunaan sumber-
sumber yang terbatas 0termasuk pengenalan titik-titik keputusan kritis1 kearah penentuan
tujuan.
b. Melaksanakan dan mengendalikan struktur organisasi, sumber daya manusia dan material
secara berhasil guna.
c. Memelihara dan pelaporan atas sumber-sumber.
d. Pelaksanaan )ungsi-)ungsi sosial dan pengendalian.
Standar Kualitas untuk Informasi Akuntansi
Proses akuntansi menghasilkan in)ormasi yang disajikan dalam bentuk laporan keuangan.
Para pemakai menggunakan in)ormasi tersebut sebagai dasar pengambilan keputusan
ekonomi. A!"A# menetapkan empat standar kualitas sebagai dasar penilaian in)ormasi
akuntansi, yaitu-
a. elevan
2elevan berhubungan dengan penggunaan in)ormasi dalam pembuatan keputusan.
2elevan dikembangkan langsung dari empat tujuan diatas untuk berbagai jenis in)ormasi3
sebab itu, relevan adalah standar primer/utama.
Kegunaan dalam membuat keputusan
"erbeda pengguna, berbeda kegunaan dalam pengambilan keputusan
.
b. !a"at !iuji
Dapat diuji merupakan bagian aspek pengukuran yaitu pengujian transaksi untuk
mendapatkan atau melihat objekti)itas in)ormasi.
Pengukuran harus dipertimbangkan sebagai salah satu aspek dalam teori akuntansi
Pemilihan suatu metode tidak hanya didasarkan pada relevansi semata tanpa
mempertimbangkan objektivitas
c. Bebas dari "rasangka
"ebas dari prasangka berhubungan dengan keragaman pemakai in)ormasi. tandar
menjadi penting karena para pemakai in)ormasi keuangan memiliki keputusan yang
berbeda-beda khususnya antara pemakai internal dengan pemakai eksternal.
Prasangka bisa saja tidak terlihat atau mencolok dan secara ektrim sulit diselesaikan
secara +ajar
Kebebasan dari prasangka berhubungan dnegan penyiapan pelaporan keuangan
d. Kuantifikasi
tandar kuanti)ikasi dihubungkan dengan teori pengukuran. Pengukuran dan hitungan
0kuanti)ikasi1 merupakan dua konsep yang sangat penting dalam struktur metateori.
Pengungkapan atas pengukuran ini menjadi sangat penting dalam laporan keuangan.
Dorongan untuk pengungkapan secara luas berasal dari literature hipotesis market
yang e)isien
A!"A# mengusulkan penggunaan 4range5 dan penilaian berganda berdasarkan
susunan kolom5side-by-side5
Kebijakan-Kebijakan untuk #engkomunikasikan Informasi Akuntansi
Di samping empat standar yang mengisyaratkan bah+a kualitas in)ormasi akuntansi penting
bagi para pemakai in)ormasi, A!"A# juga merumuskan pedoman-pedoman yang dapat
digunakan sebagai pegangan untuk akuntansi. Pedoman-pedoman tersebut berhubungan
dengan-
a. Kepatutan yang diharapkan digunakan
tandar akuntansi menjadi penting karena akuntansi keuangan merupakan produk
regulasi yang melibatkan pengakuan, pengukuran, dan kejadian-kejadian ekonomik suatu
entitas dalam satuan +aktu tertentu. Dan yang lebih penting lagi bagaimana kepatutan,
yaitu hubungan standar dengan transaksi bisa dilakukan.
b. Penjelasan hubungan-hubungan yang penting atau yang cukup berarti
6ubungan-hubungan dalam laporan keuangan penting untuk mendapatkan penjelasan
karena akuntansi melibatkan menggunakan konsep-konsep seperti artikulasi, akrual,
judgement 0kebijakan1 dan lain sebagainya.
c. Perhitungan in)ormasi lingkungan
'
Pengguna in)ormasi akuntansi tidak saja para pemilik 0prinsipal1, tetapi juga pihak-pihak
di luar pemilik yang dikenal dengan lingkungan akuntansi. Lingkungan ini akan
menyerap in)ormasi dan juga mentrans)er in)ormasi.
d. Keseragaman dengan praktek dan diantara kesatuan usaha
Pedoman ini berhubungan dengan pedoman no $ yang erat kaitannya dengan pemilihan
standar yang tepat dan dilaksanakan secara seragam atau konsisten dari period eke
periode.
e. Konsekuensi praktek yang berkesinambungan
Kondisi bisnis adalah going concern atau berkesinambungan. Dalam kondisi tersebut
bagaimana kinerja manajemen dapat diukur dan in)ormasi keuangan dapat di+ujudkan.
APB STAT$#$%T &
"ulan !ktober $%78 AP" mengeluarkan statemen yang berjudul Basic Concepts and
Accounting Priciples nderlying !inancial "tatements of Business #nterprises, statemen
AP" tersebut dikenal dengan sebutan APB "tatement $o. %.
#ujuan dari APB "tatement % adalah untuk mengungkapkan konsep )undamental dari
pelaporan keuangan sebagai suatu dasar untuk opini AP".
Orientasi !efinisi
Akuntansi adalah suatu aktivitas jasa. 9ungsinya adalah untuk menyediakan in)ormasi
in)ormasi kuantitati), terutama in)ormasi keuangan, dari entitas ekonomi yang diharapkan
berman)aat dalam membuat keputusan ekonomi.
Penekanan pada keberagaman pengguna 0seperti A!"A#1. Pengguna dibagi menjadi dua-
a. Pengguna yang mempunyai kepentingan langsung
b. Pengguna yang tidak berkepentingan langsung
Para pemakai laporan keuangan harus banyak mengetahui dan harus memahami karakteristik
dan batas-batas kemampuan laporan keuangan tersebut.
Laporan keuangan seharusnya tidak hanya berorientasi pada pengguna yang terbatas, tetapi
juga berorientasi pada pengguna dalam arti luas.
!efinisi 'ain
:alaupun keberadaan AP" memberikan harapan, de)inisi-de)inisi APB "tatement % kembali
sering tidak berguna. Aktiva-aktiva, hutang-hutang, modal pemilik, pendapatan dan biaya
ditetapkan sebagai elemen-elemen dasar dari akuntansi keuangan. #etapi pernyataan tersebut
diperbaiki kembali menjadi prinsip-prinsip akuntansi yang berlaku umum dalam bentuk suatu
konsensus pada +aktu tertentu di mana sumber-sumber dan ke+ajiban ekonomi dicatat
sebagai aset dan hutang.
As"ek-as"ek lain dari APB Statement &
(
Kebijakan-kebijakan dan standar-standar dari laporan tersebut telah dipadukan dan bersi)at
saling melengkapi dengan tujuan kualitati) yang terdiri dari- relevan, dapat dimengerti, dapat
dibandingkan, bersi)at netral, tepat +aktu dan dapat dibandingkan.
Aspek yang lain dari APB "tatemen % kurang lebih inovasi. Dalil-dalil dasar dari akuntansi
keuangan mengalami beberapa perubahan dalil dari A&" '. Prinsip-prinsip pervasi) dan telah
mengalami perubahan-perubahan konsep yang telah dimodi)ikasi oleh konvensi dalam
bagian-bagiannya yang isinya diterima secara umum, sebagai dasar sistem kos.
Kesim"ulan-Kesim"ulan dari APB Statement &
ebagian besar pernyataan APB "atatement % diinterprestasikan kembali sebagai kebijakan
konvensional setiap saat, dimana diakui dibagian yang lain sebagai perubahan.
'APOA% KO#IT$ T($B'OO!
Komite (rueblood April $%7$, ketika AP" mendapat kritik yang cukup tajam tetapi juga
beberapa poin pendapatnya dapat di)ormulasikan kedalam struktur teori akuntansi. Komite
tersebut diubah dengan mempergunakan APB "tatement % sebagai batu loncatan untuk
mendapatkan tujuan-tujuan lapoan keuangan sebagai bagian struktur metateori.
Komite (rueblood berhasil merumuskan $. tujuan laporan keuangan sebagai berikut-
a. ;ntuk menyediakan in)ormasi yang berman)aat untuk membuat keputusan ekonomi
b. ;ntuk memberikan layanan terutama para pemakai
c. ;ntuk menyediakan in)ormasi yang berguna bagi investor dan kreditur
d. ;ntuk menyediakan para pemakai dengan in)ormasi kemampuan perusahaan dalam
menghasilkan laba
e. ;ntuk menyediakan in)ormasi yang berman)aat dalam menentukan kemampuan
manajemen dalam menggunakan sumber daya perusahaan.
f. ;ntuk menyediakan in)ormasi yang berdasarkan pada )akta dan interpretasi tentang
transaksi dan peristi+a yang lain.
g. ;ntuk menyediakan suatu laporan posisi keuangan
h. ;ntuk menyediakan suatu laporan tentang pendapatan periodic
i. ;ntuk menyediakan suatu laporan aktivitas keuangan
j. ;ntuk menyediakan in)ormasi yang berman)aat untuk proses estimasi
k. ;ntuk menyediakan in)ormasi yang berman)aat untuk mengevaluasi e)ektivitas
manajemen sumber daya dalam mencapai tujuan organisasi tersebut
l. ;ntuk melaporkan aktivitas perusahaan yang mempengaruhi masyarakat yang dapat
ditentukan dan diuraikan atau diukur dan yang penting pada peran perusahaan dalam
lingkungan sosialnya.
Kesim"ulan atas 'a"oran Komite T($ B'OO!.
,
<si laporan #rue "lood dalam bahasan ini menyangkut karakteristik kualitas laporan berdasarkan
standar dan petunjuk A!"A# dan tujuan kualitai) APB "tatement %. "ahasan ini berguna dalam
berbagai variasi sistem akuntansi. Laporan #rue "lood tentang arus kas sangat penting bagi pemakai
dan sangat berhubungan dengan pengukuran laba operasi untuk pembentukan arus kas dimasa
mendatang.
SATTA )STAT$#$%T O* A++O(%TI%, T-$O. A%! T-$O. A++$PTA%+$/
Komite =ksekuti) AAA membentuk A##A pada tahun $%7' untuk mengadakan suatu survey
literature akuntansi keuangan pada saat itu dan menghasilkan sebuah laporan yang
menunjukkan posisi relative pro)esi terhadap teori akuntansi.
Perlu untuk memahami hubungan A##A dengan A!"A#.
A!"A# A##A
A!"A# mencoba mengembangkan
pedoman metateori untuk mengevaluasi
in)ormasi akuntansi dan menilai sistem.
A!"A# mencoba mengembangkan
pedoman metateori untuk mengevaluasi
in)ormasi akuntansi dan menilai sistem.
A##A di sisi lain mempertimbangkan sistem
penilaian akuntansi sebagai pertimbangan
teoritis dan menyebutkan alas an mengapa
tidak mungkin mengembangkan criteria yang
membolehkan pro)esi secara tegas menerima
sistem penilaian tunggal untuk akuntansi.
Dampaknya A##A menjadi dokumen yang
member perhatian pada kemungkinan
mengadopsi teori penilaian apapun.
PendekatanTeori !alam Akuntansi.
$. Pendekatan Klasik.
A##A dengan konsisten dan sangat e)isien dalam melakukan penelusuran dan
mengkategorikan berbagai macam sistem yang dipresentasikan dalam berbagai literatur.
istem yang tertua diklasi)ikasikan sebagai pendekatan klasik untuk membangun suatu
teori. Dalam beberapa kasus penulis klasik menggunakan A##A sebagai sebutan
pendekatan indukti) tetapi indukti).
.. Pendekatan Pengambil Keputusan,
Diantara pendekatan-pendekatan yang ada dalam teori akuntansi yang dilakukan oleh
lembaga riset akuntansi telah mem)okuskan pada hal-hal sebagai berikut-
- Para pengguna laporan akuntansi
- Keputusan-keputusan yang dibuat
- <n)ormasi-in)ormasi yang dibutuhkan
- Kemampuan-kemampuan dalam mengolah in)ormasi
Pendekatan pengambilan keputusan dibedakan atas-
- !rientasi model keputusan (decision-model orientation)
!rientasi model keputusan memiliki kerangka kerja yang metateorinya dikembangkan
dalam A!"A# dan orientasi model-keputusan yang tere)leksi pada (rueblood
&
&eport. !rientasi ini memiliki cirri-ciri, yaitu bersi)at normative dan dedukti), relevan
dengan keputusan yang dibuat oleh para pemakai in)ormasi, dan relevan dengan
keputusan yang dibuat oleh para pemakai in)ormasi, dan relevan dengan criteria
instrument pengukuran dalam menseleksi atribut transaksi-transaksi aset, ke+ajiban
dan pendapatan.
- !rientasi pengambilan keputusan (decision-maker orientation)
>iri utama orientasi pengambilan keputusan adalah bersi)at deskripti) disbanding
normative sebab orientasi ini menekankan pada usaha mencari jalan yang
berhubungan dengan in)ormasi apa yang secara nyata digunakan atau yang diinginkan
oleh para pembuat keputusan.
'. Kurangnya Pendekatan Pada #eori
Pendekatan <n)ormasi =konomi digunakan atau diaplikasikan pada teori akuntansi tidak
pas jika diaplikasikan secara langsung dengan alternative-alternati) sistem penilaian.
Pendekatan ini lebih menekankan pada isu-isu cost and benefit yang bersumber dari
penggunaan dan penyusunan atau produksi in)ormasi. <n)ormasi akuntansi dipandang
sebagai barang ekonomik.
Kesim"ulan SATTA
A##A menyatakan secara sintesa teori akuntansi keuangan. Para juri masih
mempertanyakan bah+a kebutuhan in)ormasi yang heterogin dan aplikasi metode pareto
yang optimal. #etapi kesulitan ini sangat disadari atas kesimpulan A#A. Kita tidak
mengharapkan akuntansi tersebut bersi)at teoritis untuk pengembangan kerangka dasar teori,
bah+a kepuasan dapat dicapai secara universal.
T(0(A% P$%,,(%A !A% K$B$A,A#A% P$%,,(%A
Tujuan Pengguna
- Kemam"uan untuk #em"rediksi
Kegunaan data akuntansi sebagai bantuan untuk memprediksi variable masa depan
sangatlah penting dalam penelitian akuntansi. "anyak studi a+al yang lain ber)okus pada
kemampuan memprediksi dari dua satuan lainnya dari akuntansi-menghasilkan angka-
pengumuman pendapatan tri+ulanan sebagai predictor pendapatan tahunan dan rasio
keuangan sebagai prediktor kebangkrutan.
- Akuntabilitas
Kita menggunakan kata akuntabilitas untuk mengartikan konsep yang lebih luas daripada
yang lebih sempit sebuah stewardship. #anggungja+ab dari manajemen untuk
melaporkan pencapaian tujuan tentang e)ekti) dan e)isien peman)aatan sumber daya
perusahaan. Pengukuran didasarkan pada tujuan akuntabilitas termasuk laba per lembar
7
saham (earnings per share) dan pengembalian investasi (return on in)estment) dan
komponen-komponennya 0perputaran modal/capital turno)er dan margin
keuntungan/profit margin1.
Tujuan Sekunder
- Kemam"uan untuk #em"rediksi
Memberikan in)ormasi tentang jumlah dividen yang dapat dibayar selama satu periode
tanpa pengembalian modal untuk pemegang saham.
- Akuntabilitas
#ujuan ini terkait dengan mengukur likuiditas total yang ada di perusahaan. Menurut
de)inisi, ini ditentukan dengan mengukur nilai keluar (the e*it )alue1 dari aset perusahaan
dikurangi ke+ajiban.
Keberagaman Pengguna
Pengguna pada laporan keuangan terpublikasi sangatlah banyak dan beragam. Dalam diskusi
A##A ini dicatat bah+a beberapa penulis menggunakan Pareto !ptimality sebagai asumsi
dasar yang memberikan sebuah perangkat tujuan laporan keuangan mustahil dicapai dengan
banyaknya kelompok pengguna heterogen dan kebutuhan. !gan dan ?iebart melihat
perbedaan kebutuhan in)ormasi untuk lima kelompok berbeda- pemilik, karya+an
pemerintah, kreditur, konsumen, dan masyarakat umum. !gan dan ?iebart membuat dua poin
tambahan yang sangat penting-
a. Ada tumpang tindih diantara kelompok ini dan
b. <n)ormasi dikhususkan bagi yang membutuhkan oleh berbagai kelompok ini yang
mungkin telah dihasilkan dan pembuatan teknologi in)ormasi yang dapat membuat
in)ormasi tersebar luas dengan relati) murah.
Keberanekaragaman kebutuhan in)ormasi didiskusikan dalam laporan sudah sangat jelas
melengkapi untuk keberagaman pengguna. Laporan komite bahkan mengembangkan
pendekatan pelaporan keuangan sejalan dengan memperluas kebutuhan in)ormasi dan
investor dan kreditur.
@