Anda di halaman 1dari 26

TUGAS PERENCANAAN

SALURAN IRIGASI PERKOTAAN



D
I
K
E
R
J
A
K
A
N

Oleh :


Nama : Rina Firlia Sari Tobing
Npm : 070310035











JURUSAN SIPIL
FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS KATOLIK ST. THOMAS
MEDAN
SUMATERA UTARA
2009/2010

IDENTIFIKASI DRAINASE PERKOTAAN DAN GENANGAN
DI
KELURAHAN SETIA BUDI

a. Latar Belakang
Kebutuhan akan sistem drainase yang baik dan aman saat ini yang semakin mendesak
seiring dengan perubahan iklim yang cukup signifikan. Permasalahan yang dihadapi
adalah bagaimana cara menciptakan suatu sistem drainase yang penanganannya secara
tepat dan aman.
Daerah ini merupakan daerah yang rawan banjir ketika hujan, walaupun drainase pada
daerah ini telah ada. Untuk itu perlu suatu evaluasi terhadap sistem drainase agar banjir
dan genangan air tidak terulang lagi.
Kondisi geologi yang sesuai akan memungkinkan terjadinya limpasan yang sesuai
dengan kapasitas dari drainase yang ada. Namun hal tesebut di atas bukanlah indikator
sepenuhnya didalam mengevaluasi sistem drainase. Perilaku masyarakat ataupun
penduduk yang kurang peduli dengang lingkungannya. Berdasarkan penyelidikan ke
daerah ini, sepanjang drainase yan ada lebih banyak yang sudah tertumpuk oleh sampah
yang dapat menghambat aliran di dalam drainase yang mengakibatkan terjadinya
genangan dan banjir. Juga karena daerah ini merupakan daerah yang mengarah ke lautan
maka tidak tertutup kemungkinan adanya banjir dari daerah yang lebih tinggi karena
sistem saluran yang bermasalah juga. Akibat adanya banjir dan genangan ini, maka sering
sekali pada musim hujan (banjir dan genangan) peduduk terserang berbagai penyakit,
seperti : deman, diare, flu, dll yang dapat menurunkan sumber daya manusia dan juga
menghambat perekonomian daerah ini.
Berdasarkan hal hal di atas, maka penulis melakukan evaluasi sistem drainase untuk
menciptakan lingkungan yang aman dan bersih.

b. Maksud dan Tujuan
Maksud dari pengamatan ini adalah untuk mengidenfikasi dan mengevaluasi faktor
faktor yang mempengaruhi sistem drainase yang layak dan aman.
Tujuan dari pengamatan ini adalah untuk merencakan pola aliran (sistem drainase),
dimensi drainase yang mampu menampung limpasan sehingga memberikan jaminan
secara teknis kepada penduduk bebas dari genangan dan banjir.

c. Permasalahan
Permasalahan yang dihadapi penulis adalah :
a. Mendapatkan data data sebagai indikator ataupun parameter didalam mengevaluasi
sistem drainase ini yang cukup sulit, misalnya data klimatologi, dimensi saluran secara
tepat karena sedimen dan sampah yang terlalu banyak, dll.
b. Sistem drainase ke sistem berikutnya juga yang bermasalah.
c. Perilaku dan karateristik penduduk yang majemuk dengan latar belakang yang berbeda
beda, hal ini jelas dengan masih banyaknya rumah yang belum memiliki tempat
sampah sementara.

d. Hypotesis
Dengan melakukan pengamatan, penulis memiliki paradigma bahwa yang
menyebabkan banjir dan genangan adalah karena banyaknya sampah di saluran drainase
dan sedimen yang terlalu tebal yang dapat mengurangi dimensi saluran (mengurangi
kapasitas), badan sungai sebagai sistem selanjutnya dari sistem ini yang sudah rusak
(misalnya dijadikan daerah pemukiman). Sejauh ini penulis masih berpendapat bahwa
penyelesaian banjir dan genangan ini adalah dimensi dari saluran drainase ini tidak
terganggu (bebas sampah dan sedimen yang terlalu tebal).

e. Pembatasan Masalah
Untuk mencapai maksud dan tujuan dari pengamatan ini serta kompleksnya
permasalahan yang ada maka penulis dalam hal ini membatasi permasalahan sebagai
berikut :
1. Pengamatan dilakukan adalah dari segi dimensi drainase untuk menampung debit
banjir atau debit rencana berdasarkan data meterologi dan klimatoligi yang ada.
2. Evaluasi dilakukan sampai ke sistem drainase besar tanpa menimbulkan masalah
yang baru di dalam sistem yang lebih besar tersebut. Evaluasi sistem besar
dilakukan secara visual saja, misalnya apakah adanya tumpukan sampah di saluran
atau sedimen yang signifikan.
3. Hasil analisis dan evaluasi terhadap sistem drainase dimaksudkan untuk
mempelajari dan mencari hubungan serta pengaruhnya terhadap lingkungan.



f. Metodologi Pengamatan



Data Lapangan
Dimensi dan bentuk saluran
(termasuk pengurangan
kapasitas saluran akibat
sedimen dengan debit
limpasan saat ini), keadaan
sosial setempat, land use.
Kesimpulan
Pengumpualan
Data
Analisis Data
Data Klimatologi,
topograpi, dan
demografi.
Penaksiran Pola Hujan
Pola hujan pada suatu daerah pengaliran dapat diketahui besarannya dengan cara
menganalisis data hujan dari satu ataupun sekumpulan alat penangkap hujan.
Ada beberapa metode yang umum dipakai dalam menganalisa besar hujan pada suatu
daerah pengaliran dimana metode-metode tersebut:
Metode rata-rata aljabar
Metode ini dipakai untuk daerah pengaliran yang relatif datar dengan jumlah post
penangkap hujan cukup banyak dan post penangkap hujan ini tersebar merata pada
seluruh daerah pengaliran serta hasil pengamatan antara post pengamatan hujan
dengan post lain memberikan hasil yang tidak jauh beda metode ini adalah metode
yang paling sederhana dalam menganalisa besar curah hujan dari suatu daerah
pengaliran, curah hujan suatu daerah pengaliran dapat dihitung dengan menggunakan
formula :




Menghitung aliran limpasan permukaan dengan Metode Rasional
Beberapa asumsi dasar untuk menggunakan formula Rasional adalah sebagai berikut (Wanielista
1990) :
a. Curah hujan terjadi dengan intensitas yang tetap dalam satu jangka waktu tertentu, setidaknya
sama dengan waktu konsentrasi.
b. Limpasan langsung mencapai maksimum ketika durasi hujan dengan intensitas yang tetap,
sama dengan waktu konsentrasi.
c. Coefisien run off dianggap tetap selama durasi hujan.
d. Luas DAS tidak berubah selama durasi hujan.
Q = 0,278C.I.A
Dimana :
Q = Debit Limpasan yang terjadi (m
3
/det)
C = Koefisien Limpasan
I = Intensitas Curah Hujan (mm/Hari)
A = Luas genangan Banjir (m
2
/Ha)
Dengan :
A = 2500 m
2
C =Harga C untuk atap rumah =1,0 ; lapangan rumput = 0,3 dan tempat parkir = 0,9
Kriteria perencanaan : kecepatan air minimum di dalam saluran adalah 1,5 m/s agar pasir dan sampah
dapat terbawa.
Untuk luas daerah pengaliran 80Ha
Q
SR
= 0.278CIA
Dimana :
Q
SR
= Debit Aliran Limpasan Permukaan (m
3
/det)
C = koefisien aliran limpasan permukaan (surface runoff coefficient)
yang besarnya didasarkan kepada kondisi tataguna lahan.
= koefisien sebaran hujan yang terjadi
I = intensitas hujan (mm/jam)
A = luas daerah yang diduduki sebaran hujan (km
2
/Ha)
Perhitungan nilai t
c

a. Menurut KERBY
t
c
=


dimana :
n = koefisien kekasaran permukaan saat aliran limpasan terjadi
menurut KERBY
Lo = Panjang Aliran Limpasan yang terjadi diatas permukaan yang
dihitung dari saat hujan pertama sekali menyentuh permukaan
hingga mencapai drainase
So = kemiringan permukaan dimana aliran limpasan terjadi.

b. Menurut IZZART
Formula yang dikemukakan dibatasi hanya untuk permukaan yang panjang alirannya pendek.
Dan lintasan permukaan dimana aliran terjadi mempunyai gradient kemiringan yang konstan
serta landai (aliran permukaan bersifat Laminair) maka nilai t
c
dapat dihitung :
Dalam satuan British
t
c
=
()()


dimana :
Lo = Panjang Aliran Limpasan permukaan (ft)
b

=


dimana :
Cr = koefisien hambatan permukaan
So = Gradien permukaan aliran limpasan
Dalam satuan Metrik
t
c
=
()



DATA CURAH HUJAN
POS PENGAMATAN : STASIUN 1
Tgl.
BULAN
JAN PEB MAR APR MEI JUN JUL AGU SEP OKT NOP DES
1 - 0 - 9 5 - 83 7 11 13 0 39
2 - 42 - 0 9 - 1 - 0 52 0 0
3 - - 6 - 50 13 19 30 40 - 1 2
4 - 8 0 - 0 - 20 - - 14 2 2
5 - 10 0 - 0 0 0 0 - 0 27 8
6 48 34 6 - - - 6 0 3 - 19 -
7 15 - 9 - 17 - 15 25 1 - 9 31
8 0 75 4 23 - - - - - - 22 1
9 - - 30 - 6 - - 4 - - 25 17
10 - - 2 5 - 1 - - 10 - - 1
11 - - 6 1 - 10 49 6 2 0 5 1
12 - - - 6 -

- 32 1 - - -
13 - - - 0 - 0 39 3 3 8 4 -
14 - - - - - - - - - 26 2 4
15 0 - - - - - 23 15 0 - - -
16 5 18 4 - 5 - 0 - 5 15 - -
17 - 0 2 - - - - 0 81 - 20 -
18 - - 0 - 1 - - 22 37 - 61 22
19 - 12 0 - 1 - - 8 - - 18 0
20 0 - 1 0 26 - - - 1 0 74 -
21 1 - - - 0 - - - 3 - 44 -
22 2 - - - - 10 11 4 - 6 - -
23 17 - - - - - 0 - 5 1 - -
24 - - - 0 - 24 3 0 - - - -
25 4 2 - 15 55 - 49 6 0 14 - -
26 - 1 - - 1 - 30 21 - 27 0 -
27 - 0 2 - - 1 - - 7 3 0 -
28 9 - 0 - 2 - 0 3 0 2 - 0
29 0 - 3 - - 0 - 11 - 21 2 22
30 1

6 - 0 8 4 18 57 1 12 5
31 -

-

2

- 24

1

-











DATA CURAH HUJAN
POS PENGAMATAN : STASIUN 2

Tgl.
BULAN
JAN PEB MAR APR MEI JUN JUL AGU SEP OKT NOP DES
1 0 0 - - 0 0 - - - - - 0
2 17 2 - 4 5 0 - 12 6 4 25 -
3 2 0 - 8 - - - 0 4 - 0 41
4 19 - 6 0 - 24 - - 0 4 - -
5 4 0 - 0 - - - - 0 0 15 -
6 0 0 - 6 0 - - - 35 0 1 3
7 - - - - 31 - - - 10 8 17 -
8 18 - 6 - - 20 - 16 - - - -
9 - - 11 - - - - - 10 - 8 -
10 - - 12 - - - - - 12 - - -
11 - - 13 - 0 - - - - - 17 -
12 36 - 0 - 0 - 28 - - - - 6
13 - - - 0 10 - 3 - 8 - - 2
14 - - - - - - 0 - 0 - - -
15 25 - 0 - - 0 - - 7 - - -
16 7 - 29 - - 0 - - 11 45 25 -
17 1 - - 0 - 0 0 - 28 0 0 -
18 - - - 3 - - 7 - 4 103 28 -
19 - - - - - - - - 0 - 0 21
20 - - - - - - - - 9 22 1 0
21 - - - - - - - 1 0 - - 0
22 22 0 - - - - 4 6 25 19 - 19
23 - 0 23 0 - - 32 10 21 27 19 4
24 - - 17 4 0 0 18 - 22 0 6 0
25 - - 0 - 0 32 0 - - 9 3 -
26 - - 5 0 - 45 0 - - - 18 -
27 2 0 - 43 3 0 0 8 - - 17 6
28 0 49 - 0 - 0 27 - - 9 0 42
29 0

5 0 - - 33 - - 0 - 97
30 49

0 3 - - - - - - - 61
31 -

-

-

- -

-

-













DATA CURAH HUJAN
POS PENGAMATAN : STASIUN 3
Tgl.
BULAN
JAN PEB MAR APR MEI JUN JUL AGU SEP OKT NOP DES
1 - - - 7 - 4 1 - - 1 20 0
2 - - 4 3 0 - 10 - 4 - - 1
3 0 - - 0 0 3 0 0 1 2 22 7
4 18 - - 10 - 37 0 15 0 0 45 2
5 0 - - - - - 22 - 5 1 0 1
6 10 3 - - - 2 - - 1 1 39 2
7 - 1 - - - - - - 106 62 - -
8 - 0 - - - - 45 - - - 4 35
9 8 - 3 - - - 14 46 - - 10 -
10 - - 2 - 0 - - 0 - - 8 19
11 - 1 - - 11 - - 12 - 5 1 1
12 - 1 - 36 1 13 - 0 2 - - 14
13 9 - - - 0 - - 8 2 - 4 -
14 - - 14 - - - - - 55 - 34 -
15 - - 7 - - - 8 - 27 1 1 2
16 0 - 29 30 0 - 16 17 0 2 2 2
17 2 - 1 - 37 - 1 - 51 11 3 4
18 2 3 3 2 - - - - 86 0 - 6
19 0 2 0 5 - 23 - 6 1 10 - 5
20 2 0 2 12 96 0 - - - - 9 -
21 - 3 3 - - 1 - - - - - 7
22 - 9 33 - - - 20 1 - - - 10
23 - - - 1 - 80 - - - - 0 14
24 - - - 2 - - - 89 - 8 22 2
25 - - - 0 - - 50 0 1 0 0 0
26 - - - 0 - - 0 7 0 3 35 11
27 - - - 2 - - 30 0 0 0 8 11
28 0 3 - - 2 16 8 25 23 - 1 -
29 7

- - - 0 3 - - 2 - -
30 -

- 37 - - - - - 2 - -
31 34

3

-

- 55

-

-


DATA CURAH HUJAN
POS PENGAMATAN : STASIUN 4
Tgl.
BULAN
JAN PEB MAR APR MEI JUN JUL AGU SEP OKT NOP DES
1 9 2 - 20 0 1 - 21 8 1 61 0
2 0 11 - 0 2 0 0 0 0 13 0 22
3 20 6 - 151 13 - 9 - 0 2 - 0
4 - 0 - 0 - - 12 - 22 7 - 2
5 - 1 - 18 8 - 0 4 - 4 - 0
6 - 1 - 0 3 - - - - 21 1 13
7 - 3 - 3 2 - 8 - - 16 3 0
8 19 - - 69 13 - 7 - - 4 - 22
9 34 - 1 0 - - 0 - 51 - 10 10
10 0 - 0 - 78 - 12 13 18 - - 15
11 - - 1 2 - - 0 4 6 3 1 13
12 - 4 0 - 10 - 92 - 1 42 22 10
13 - - 1 - 69 - - 0 33 4 0 74
14 - - - - 6 - - 4 5 4 4 -
15 0 - - - 0 49 - - 3 26 - -
16 5 1 - - 3 6 - - 10 5 - -
17 9 0 - - - 4 - 17 0 0 - 5
18 1 0 - - - 0 - 2 4 - 4 1
19 9 - - - - 60 - 4 19 8 1 0
20 2 0 - - - - 15 - 0 0 - -
21 0 2 1 15 - - 11 - 26 32 - -
22 4 1 - - - 20 0 - - 5 - -
23 1 - - - 2 2 - 34 25 24 - -
24 - - - - 0 0 - 1 - 9 0 -
25 - - - - - - 31 4 52 5 6 1
26 - - 1 - - 22 1 - 18 11 1 0
27 - - 1 18 - 2 0 0 14 0 18 0
28 - - 0 0 - - - 3 34 20 1 3
29 -

- 5 - 35 - - 0 4 96 -
30 -

2 4 - 3 - - 1 5 1 -
31 11

5

11

1 34

7

-


DATA CURAH HUJAN
POS PENGAMATAN : STASIUN 5
Tgl.
BULAN
JAN PEB MAR APR MEI JUN JUL AGU SEP OKT NOP DES
1 - - - 1 - 16 - - 1 - 14 -
2 - 0 - - 63 - - - 5 12 17 -
3 0 0 - - - 0 - 17 - 3 3 -
4 - 0 0 8 - 7 5 5 4 0 1 33
5 - - - - 51 24 3 - 19 29 4 -
6 0 - - - 26 46 - 32 2 4- - 0
7 - - - - 5 0 2 - 0 22 6 -
8 - 0 44 84 0 1 - 5 - - - -
9 - - 12 15 - 64 3 8 8 - 5 -
10 0 - - - - - 6 - 5 1 4 10
11 - - - - - 7 0 - 0 84 2 74
12 - - - - 9 - - - 6 - - -
13 - - - - 51 - 3 - 0 3 22 -
14 0 - - - 17 - - - 0 4 74 -
15 68 - 5 0 - - - - - 2 84 5
16 - - 4 - - - 88 2 - - 5 1
17 7 - - 1 - - 4 - - - 6 0
18 2 - - - 16 - - 25 - - 88 -
19 2 - - - 12 - 43 - 34 24 8 -
20 - 0 57 - 21 66 0 - 68 - 0 -
21 - - - - - - - - 8 - - -
22 - - 6 42 6 7 - 0 2 15 0 -
23 - - 27 - - 29 - - 0 4 7 1
24 12 - 44 - - 11 4 - - 13 27 -
25 - - 5 - 15 51 - - 3- 8 7 -
26 6 - - - 1 - - - 38 11 22 3
27 1 - 4 - 8 - 1 - 88 3 1 10
28 53 - - 15 - - 3 - 3 0 18 74
29 - - - 6 26 - - 14 - 2 - -
30 -

- 12 - - - - - 2 - -
31 -

-

-

7 54

8

-






DATA CURAH HUJAN
POS PENGAMATAN : STASIUN 6
Tgl.
BULAN
JAN PEB MAR APR MEI JUN JUL AGU SEP OKT NOP DES
1 0 - - - 0 4 - - 3 4 - -
2 0 - - - 15 - - - 0 1 - -
3 0 - - - 0 3 - 12 0 3 - -
4 - - - 3 0 37 16 0 11 - - 0
5 - - 3 - 20 - - 2 0 - 5 0
6 - 0 - - 12 2 - - - - 0 11
7 - 0 - - 5 - - - 10 - 3 73
8 - 1 12 - 0 - - 32 - 1 - 50
9 - - 1 15 0 - 4 4 - 3 - 4
10 - - - - - - - 2 - 6 - 0
11 - - - - - - - - - 8 - 5
12 - 4 - - 9 13 - 2 - - - 1
13 - - - - 6 - 2 - - - 1 -
14 0 - - - - - - 7 - - - -
15 68 - 6 - - - - - - 5 - -
16 0 - 4 - - - 10 - - - 8 -
17 7 - - 1 - 0 - 2 3 6 - -
18 2 - - - - 0 - - 2 - - -
19 2 - - 0 4 23 15 - 0 - - 7
20 - - - 0 - - - 14 0 - 84 -
21 0 0 - - - 1 - - - - 15 -
22 0 0 6 6 6 - 11 - 10 - - -
23 - 2 20 - - 80 - 24 0 10 - -
24 12 - - - - - 0 0 0 0 - 3
25 - - 5 - 15 - 0 0 1 0 - -
26 6 - - - 1 - 30 - - 20 - -
27 1 - 4 - 8 - - - - 5 - -
28 53 0 - 15 - 16 - - - - - -
29 - 0 - 6 13 - - - - - 1 -
30 -

- 12 - - 20 - - - 1 0
31 -

-

-

- -

-

0



DATA CURAH HUJAN
POS PENGAMATAN : STASIUN 7
Tgl.
BULAN
JAN PEB MAR APR MEI JUN JUL AGU SEP OKT NOP DES
1 - - - - - 0 - - - - - -
2 - - - - 7 0 - - 0 2 0 -
3 0 - 5 - - - - - - 13 0 -
4 0 - - - 6 - 0 - 15 - - 3
5 1 5 0 - 5 - - - 5 8 15 0
6 3 - 0 - 3 20 - 10 - 3 30 0
7 6 3 - - 0 - - - - 2 0 -
8 8 2 10 - 0 - - 24 - 13 10 -
9 - 1 - 21 0 10 - 0 10 - 0 15
10 - 0 - 1 - - - 0 3 78 - -
11 - 0 53 5 - - - 1 0 - 5 -
12 5 4 9 3 - 5 - - 0 10 - -
13 0 - - - - 1 - - 1 69 - -
14 6 - - - - - 5 8 - 6 7 -
15 - - 3 - 4 - 0 10 - - - -
16 - - 1 - - 6 0 0 - 3 - -
17 - - - - - - 0 3 - - 6 1
18 - 15 - - 3 10 - - 20 - 0 0
19 - 4 - 12 - 15 - - 15 - - 0
20 - 0 - - - 23 - - 0 - - -
21 - 0 4 - 26 0 - - 4 - 9 -
22 - 0 2 - 10 0 - - - - - 6
23 - 20 - - 0 5 - - - 2 - 0
24 12 6 - - 0 16 - 0 - - 15 0
25 0 - 4 - 1 23 - 0 - - - -
26 6 - - - - - 0 - - - 11 -
27 1 - 1 - 3 - - - - - 10 -
28 53 - - - - - - - - - 0 15
29 - - 1 - - 0 - - - - 0 6
30 -

- - - 0 - - - - 3 12
31 -

-

-

- -

11

v





DATA CURAH HUJAN
POS PENGAMATAN : STASIUN 8
Tgl.
BULAN
JAN PEB MAR APR MEI JUN JUL AGU SEP OKT NOP DES
1 - 0 1 0 15 - 6 - - - - -
2 - 0 - 0 2 - 15 15 - - 15 7
3 - - - - 3 - 32 - - 30 3 -
4 1 - - - 0 0 0 3 0 0 0 6
5 0 - 0 - 6 0 0 - 0 15 4 5
6 0 - 0 - 0 1 - - 3 2 0 3
7 15 10 5 0 5 3 - 3 2 0 5 -
8 - 4 - - 0 - - 69 13 3 25 -
9 - 20 0 - 8 - 1 0 - - - -
10 13 11 0 0 3 - 0 0 78 2 - -
11 5 0 3 - 2 - 1 2 - - 10 -
12 4 - 0 - 13 4 - - 10 22 11 -
13 0 - 0 - - 0 1 - 69 0 - -
14 0 - 3 - 78 0 - - 6 11 - -
15 - - 1 - - - - - - 0 - 4
16 25 - 6 - 10 1 - - 3 5 - 0
17 - - - 3 69 - - - - 20 15 0
18 - - - - 6 - - - - - 20 3
19 10 - - - 0 - - - - - 0 -
20 0 12 - - 3 - - - - 2 0 -
21 0 1 - - - 2 1 15 - - - 26
22 - 6 - - - 1 0 - - - 2 10
23 - 4 - - - 0 0 - 2 3 - -
24 - 0 - - - 0 - - - - - -
25 - 0 - - 0 - - 0 - - 6 1
26 - - 23 - 0 - 1 0 - 15 1 -
27 - - 10 - 10 - 1 18 - - 0 3
28 - - 5 - - - - - - 0 - 0
29 - - 0 - - - - - - 0 - 0
30 -

0 - - - 0 0 - - - -
31 -

-

-

- -

-

-




DATA CURAH HUJAN
POS PENGAMATAN : STASIUN 9
Tgl.
BULAN
JAN PEB MAR APR MEI JUN JUL AGU SEP OKT NOP DES
1 - - - - - 4 - - 3 4 - -
2 - - - - 15 - - - 0 1 - -
3 - - - - - 3 - 12 - 3 - -
4 0 - - 3 - 37 16

11 - - 15
5 0 - 3 - - 0 - 2 - - 5 -
6 0 - - - - 2 - - - - 0 20
7 0 - - - 15 - - - 10 - 3 5
8 - 1 12 - 0 - - 15 - 1 - 4
9 - 0 1 15 - - 4 4 - - - 0
10 - 0 - - - - - 2 - 10 - 0
11 - - - - - - - - 0 - - 5
12 - 4 - - 9 13 - 2 0 - - 1
13 - - - - 6 - 2 - - - 1 -
14 - - - - - - - 7 - - - -
15 68 - 6 - - - - - - 5 - -
16 0 - 4 - - - 10 0 - - 8 -
17 7 - - 1- - - 0 2 3 6 - -
18 2 - - - - - - - 2 - - -
19 2 - - - 4 23 15 - - - - 10
20 0 - - - - - - 10 - - 84 0
21 0 - - - - 1 - - - - 15 15
22 - - 6 6 6 - 11 - 10 - - -
23 - 2 20 0 - 80 - - - 10 - -
24 12 0 - - - - 0 - - 0 - 30
25 - - 5 - 10 - - - 1 0 - 0
26 6 - - - 3 - 30 - - 20 - 5
27 1 - 4 - 8 - - - - 5 - -
28 53 - - - - 16 - - - - - -
29 - - - - 13 - - - - - 1 -
30 -

- - - - 20 - - - 1 -
31 -

-

-

- -

-

-






DATA CURAH HUJAN
POS PENGAMATAN : STASIUN 10
Tgl.
BULAN
JAN PEB MAR APR MEI JUN JUL AGU SEP OKT NOP DES
1 - 2 - 20 - 1 - 4 - 2 - -
2 - 11 - 0 2 0 - 1 - 30 15 -
3 - 6 - 151 13 0 - 3 25 - - 6
4 2 0 - - 0 - - 0 13 - - -
5 0 1 - 18 8 - - 0 1 1 20 0
6 4 1 - 0 3 - - - 4 0 0 1
7 - 3 - 3 2 - 3 - 0 2 22 7
8 - - - 6 13 - 0 1 0 - 45 2
9 - - 1 - 0 - 6 3 8 1 - 1
10 - - 0 - 7 - 1 6 6 1 39 2
11 - - 1 2 - - - 8 - 62 0 0
12 - 4 - - - - - - - - 4 35
13 - 0 1 - 6 - - - - - 10 -
14 5 0 - - 6 - - - 68 - 8 19
15 0 0 - - 0 49 - 5 15 5 1 1
16 0 1 - 9 3 6 - - 0 - 0 14
17 6 - - 0 0 4 20 6 10 - 4 -
18 3 - - 0 - 0 4 - 2 - 34 -
19 1 - - - - 60 10 - - 1 1 2
20 - - - - - 0 6 - - 2 2 2
21 - 2 1 15 - 0 18 - - 11 3 4
22 - 1 - - 0 20 30 - - 0 - 6
23 - 0 - - 2 2 - 10 - 10 - 5
24 4 - - - - - - - 8 0 9 -
25 0 - - 0 - - - - 6 - - 7
26 0 - 1 0 - 22 - 20 15 - - 10
27 - - 1 18 - 2 - 5 3 - - 14
28 6 - 0 - - 0 - - - 8 22 2
29 -

0 5 - 35 - - 1 - - -
30 -

- 10 - 1 - - - - - -
31 -

-

-

- 4

-

-



A. Menghitung Curah hujan
Rata-rata curah hujan tiap bulan untuk setiap stasiun adalah :
Stasiun 1
Curah
Hujan
BULAN
JAN PEB MAR APR MEI JUN JUL AGU SEP OKT NOP DES
R 7,85 16,83 4,50 5,90 10,59 6,70 19,56 11,38 13,35 11,33 16,52 9,69

Stasiun 2
Curah
Hujan
BULAN
JAN PEB MAR APR MEI JUN JUL AGU SEP OKT NOP DES
R 12,63 5,67 9,07 4,73 4,90 10,08 11,69 7,57 10,60 16,67 11,11 20,13

Stasiun 3
Curah
Hujan
BULAN
JAN PEB MAR APR MEI JUN JUL AGU SEP OKT NOP DES
R 6,57 2,36 8,00 9,80 14,70 16,27 14,25 17,56 20,28 6,17 12,76 7,09

Stasiun 4
Curah
Hujan
BULAN
JAN PEB MAR APR MEI JUN JUL AGU SEP OKT NOP DES
R 7,75 2,29 1,18 20,33 13,75 14,57 11,71 9,06 14,58 10,07 12,78 9,55

Stasiun 5
Curah
Hujan
BULAN
JAN PEB MAR APR MEI JUN JUL AGU SEP OKT NOP DES
R 12,58 0,00 18,91 18,40 20,44 23,50 11,47 16,20 14,55 11,90 17,71 19,18

Stasiun 6
Curah
Hujan
BULAN
JAN PEB MAR APR MEI JUN JUL AGU SEP OKT NOP DES
R 10,07 0,78 6,78 6,44 6,71 16,27 10,80 7,77 2,86 5,14 13,11 11,85

Stasiun 7
Curah Hujan
BULAN
JAN PEB MAR APR MEI JUN JUL AGU SEP OKT NOP DES
R 7,21 4,29 7,15 8,40 4,53 7,88 0,83 5,09 6,08 16,92 6,72 4,46

Stasiun 8
Curah Hujan
BULAN
JAN PEB MAR APR MEI JUN JUL AGU SEP OKT NOP DES
R 5,62 5,23 3,35 0,60 11,10 1,00 3,93 10,42 16,91 7,22 6,88 4,86



Stasiun 9
Curah
Hujan
BULAN
JAN PEB MAR APR MEI JUN JUL AGU SEP OKT NOP DES
R 10,07 1,17 6,78 6,00 8,09 17,90 10,80 5,60 4,00 5,42 13,11 7,86

Stasiun 10
Curah Hujan
BULAN
JAN PEB MAR APR MEI JUN JUL AGU SEP OKT NOP DES
R 2,38 2,13 0,67 15,12 4,06 11,88 9,80 5,07 10,28 8,50 12,58 6,67

Rata-rata curah hujan tiap Tahun untuk setiap stasiun adalah :
n = 12



St.1






St.2






St.3






St.4






St.5




St.6




St.7






St.8






St.9






St.10







Dengan menggunakan metode Ishoyet maka diperoleh curah hujan rata-rata:

= 0.44 mm/hari = 158.4 mm/thn



Maka Curah hujan rata-rata =158.4 mm/tahun.


Perhitungan Intensitas Curah hujan

A. Metoda Weduwen
Persamaan umum :



Dimana :
Q
n
= Debit rencana (m
3
det)
Rn = Curah hujan maksimum harian (mm/hari)
= Koefisien pengaliran air hujan
= koefisien pengurangan luas untuk curah hujan didaerah aliran sungai
q
n
= luasan curah hujan (m
3
/det . km
2
)
A = Luas catchment area (km
2
)
t = lamanya hujan
L = panjang sungai (km)
I = kemiringan sungai


Solusi:

()


= 632.8575
Maka
Dari persamaan
Q = 0.278 C.I.A

()()
= 22.788 mm/jam


B. Metode Haspers


Dimana :
Q
T
= debit rencana maksimum dengan priode ulang T tahun (m
3
/det)
= Koefisien pengaliran air hujan


F = Luas catchment area (km
2
)
n = koefisien reduksi


* (

+
(

)
{

}
t = waktu konsentrasi (jam)


L = panjang sungai efektif (Km)
L = 0.9 L
T

I = kemiringan dasar saluran
q
T
= debit max (m
3
/det km
2
)



Solusi:
L = 0.9x18.5 Km = 16.65 Km


()


()()


{(

}
(

)
,


{ (
()
}
(

)
{

}



C. Metode Melchior


Tc = 0.186.L.Q
-0.2
I
-0.4

Dimana :
= Koefisien pengaliran air hujan (0.52)

q
= Luasan curah hujan (m
3
/det/km
2
)
A = Luas Catchment area (km
2
)
L = Panjang sungai (Km)
I = Kemiringan rata-rata sungai
T
c
= waktu konsentrasi (jam)
Q = Debit puncak (m
3
/det)
R
T
= curah hujan rencana dan Priode ulang T tahun (mm)


Perhitungan nilai t
c

Menurut Kerby
t
c
=


nilai n untuk daerah pemukiman = 0.52
Lo = l = x (18.5 km) =9.25 km
maka nilai t
c

t
c
=


t
c
=

() *


t
c
= 300.996 detik
maka :
Cs =
()
(())

Cs = 0.88922
Perhitungan Curah hujan rencana menurut distribusi Normal mempunyai persamaan sebagai
berikut :
X
T
=

+ K
T
S
Dimana :
X
T
= perkiraan nilai yang diharapkan untuk priode tertentu (mm/tahun)

= Harga rata-rata sampel curah hujan(mm/tahun)


K
T
= faktor frekuensi (dari tabel)
S = Simpangan Baku

Perhitungan Variable-variabel

= 90.6416mm/bulan = 1087.7 mm/tahun


K
T
untuk priode ulang 3 tahun = 0.00213
=

( )

( )


= 35.94563 mm/bulan
X
T
=

+ K
T
S
X
T
= 90.641 mm/bulan + (0.00213x35.2474) mm/bulan
X
T
= 90.71756 mm/bulan = 1088.611 mm/tahun
Maka curah hujan rencana untuk priode ulang 3 tahun R
3thn
= 1088.611 mm/ tahun
Dari data curah hujan diatas diperoleh :
R = 1088.611 mm/tahun
n = 12
maka

= 90.64167 mm/ bulan= 3.021382 mm/hari



Perhitungan Intensitas curah hujan (I)
I =

jika hujan terjadi selama 1 jam



I =

= 1.04745 mm/jam
Perhitungan Debit Aliran Limpasan Permukaan (Q
SR
)
Q
SR
= 0.278CsCIA (untuk nilai A80 Ha)

Nilai C untuk daerah pemukiman c = 0.73
Cs = 0.88922
C = 0.73 (dari perhitungan)
I = 0.0861 mm/jam (dari perhitungan)
A= 2500 m
2

Maka ;Q
SR
= 0.278CsCIA
Q
SR
= 0.278(0.88922)(0.73)(1.04745 mm/jam) 2500 m
2

Q
SR
= 479.0701 m
3
/jam = 0.133 m
3
/det
Diketahui :
Panjang saluran drainase (L) = 18.5 Km
S
0
(kemiringan daerah) = 0.004
Luas Cathcment area = 185 Km
2

T
0
= 4 jam.
Dengan Priode Ulang = 50 tahun
Curah hujan rata-rata = 158.4 mm/tahun.
Perhitungan Curah Hujan Rencana untuk priode ulang 20 tahun:
Ranking Curah Hujan
1 4.074
2 6.639
3 8.273
4 9.571
5 9.572
6 9.934
7 10.134
8 10.484
9 11.514
10 12.328
11 12.433
12 12.597

Ranking Curah Hujan (Xi-Xrt) (Xi-Xrt)
2

1 4.074 -5.722 16.597476
2 6.639 6.639 44.076321
3 8.273 8.273 68.442529
4 9.571 9.571 91.604041
5 9.572 9.572 91.623184
6 9.934 9.934 98.684356
7 10.134 10.134 102.697956
8 10.484 10.484 109.914256
9 11.514 11.514 132.572196
10 12.328 12.328 151.979584
11 12.433 12.433 154.579489
12 12.597 12.597 158.684409
117.553 107.757 1221.455797
Rata-rata 9.796






Dengan Curah hujan rata-rata = 158.4 mm/tahun.
Untuk priode ulang 50 tahun
T= 20 tahun
Probabilitas untuk dilampaui
P = 1/T = 1/50 = 0.02
Probabilitas untuk tidak dilampaui
1-P = 1-0.02 = 0.98
Z = 0.98-0.5 = 0.48
Dari tabel untuk probabilitas 0.48 diperoleh
Prob 0.4798 ; tp = 2.05
Prob 0.4803 ; tp = 2.06
Maka untuk 0.48 diperoleh tp = 2.054
Curah hujan untuk priode ulang 50 tahun


= 158.4 + 2.054(111.014)
X
50
= 386.4228 mm/tahun
I =

jika hujan terjadi selama 1 jam



I =

= 0.3721 mm/jam
Q
SR
= 0.278CsCIA
Q
SR
= 0.278(0.88922)(0.73)(0.3721) 2500 m
2

Q
SR
= 170.2141 m
3
/jam
PERMASALAHAN DAN PENANGANAN

Untuk menghindari kesalahan didalam evaluasi sistem drainase ini, maka yang pertama
dilakukan adalah identifikasi dimensi saluran drainase, berdasarkan pengamatan dan
pengukuran di lapangan :















Keterangan :
B = 1,35m (Lebar drainase)
h
1
= 0,31m (Tinggi/tebal sedimen diambil rata rata dari 3 titik)
h
2
= 0,43m (Tinggi muka air pada saat 2 hari tidak turun hujan, saluran dalam
keadaan tidak mengalir, Lebar muka air ,815m)
h = 1,5m (Tinggi saluran)
m = 4
b = 0,6m (Dihitung berdasarkan kemiringan)

Teori tentang Saluran
Saluran untuk aliran Uniform ( dalam aliran, luas penampang melintang, kecepatan aliran,
serta debit aliran selalu tetap pada setiap penampang melintang h,A,v, dan Q yang tetap).
Saluran yang dimaksud hanya meliputi saluran dengan dasar saluran bersifat :
1. Tidak tergerus (nonerodible channel)
2. Mudah tergerus (erodible channel)
3. Berlapis rumput
Karena material saluran drainase merupakan beton maka dalam hal ini merupakan saluran
yang bersifat tidak tergerus (nonerodible channel). Dalam perencanaan saluran ini, maka
hal hal yang terpenting diperhatikan adalah :
b
2
h
1
h
B
4V
1H
a. Dimensi saluran ditetapkan dengan Uniform formula.
Materi dasar saluran perlu diketahui dulu, hingga koefisien kekasaran n dari rumus Manning
bisa ditetapkan dan juga kemiringa talud bisa ditentukan. Tabel berikut nilai
kemiringan untuk material berdasarkan Manning,

No.
Macam
Penampang
Luas (A)
Keliling
Basah
(P)
Jari
jari
Hidrolik
(R)
Lebar
Atas (T)
Kedalaman
Hidrolik
(D=A/T)
Section
factor
(A/D)
1.
Trapesium
y 3 2y 3
y
4/3 y 3
y
3/2 y
,5

2.
Segi empat
2y 4 y y 2 y y
2y
,5

3.
Segi tiga
y
2y 2 y 2
2y y
y
,5
2
4.
Setengah
lingkaran
2
y
2


y
y 2y y
4


2,5
y
4


5.
Parabola
2
2
y
3
4
2 y
3
8
y
2y 2
3/2 y
3
2,5
y
3
8

6.
Hydrostatic
catenary
1,3956y 2,9836y 0,46784y 1,917532y 0,72795y
1,19093y
2,5