Anda di halaman 1dari 2

Nama : Ilham Amrulloh

Nim : B1J011066
Kelas : A
Soal
1. Parameter apa yang dapat dijadikan sebagai tolok ukur keberhasilan pengendalian hayati?
2. Menurut Van den Bosch et al (1982), Istilah PH mencakup 3 pengertian , yaitu :
3. Apa yang dimaksud dengan resurgensi hama?
4. Salah satu keunggulan metode pengendalian hayati adalah?
5. Mengapa terjadi resistensi hama?
Jawaban
1. PH dianggap berhasil bila mampu menurunkan posisi keseimbangan populasi hama.
Bila penurunan keseimbangan terjadi sampai pada arah yang tidak merugikan secara
ekonomi , maka merupkan keberhasilan yang sempurna.
2. a.sebagai disiplin ilmu
b. sebagai metode pengendalian hama
c. sebagai fenomena alami
3. Yaitu gejala meningkatnya reproduksi organisme (hama) yang tinggi dapat disebabkan
oleh hilangnya organisme pemangsa dan suatu jenis pestisida yang dapat memacu
produksi telur dari serangga (hama).
4. Ramah lingkungan. Penggunaan agen hayati untuk mengendalikan populasi hama
menjadikan metode pengendalian hayati dikatakan ramah lingkungan dikarenakan tidak
menimbulkan pencemaran.
5. Resistensi hama yaitu berkembangnya kemampuan strain serangga (hama) dalam
mentolerir dosis racun yang dapat mematikan sebagian individu-individu sehingga hama
tahan terhadap pestisida. Resistensi hama dapat terjadi karena penggunaan suatu jenis
pestisida secara terus menerus dan dalam jangka waktu yang lama.