Anda di halaman 1dari 15

Naufal Fansuri 1001135041

Khusnul Khotimah 1001135030


Yunia Harfiani 1001135056
HUKUM DALTON
TEKANAN PARSIAL
2
TEORI
Gas adalah materi yang encer. Sifat
ini di sebabkan Interaksi yang lemah
diantara partikel partikel
penyusunnya sehingga perilaku
termalnya relatif sederhana.
Gas
Sifat sifat Gas
Gas memiliki sifat sifat yang khas,
yakni :
Gas bersifat transparan.
Gas terdistribusi merata dalam
ruang apapun bentuk ruangnya.
Gas dalam ruang akan
memberikan tekanan ke dinding
3
TEKANAN
Tekanan didefinisikan sebagai gaya normal (F)
persatuan luas (A). secara mikroskopik dalam uap
atau gas tekanan muncul dari pergeseran terus
menerus dari pergerakan molekul pada bidang
batas wadahnya, jadi tekanan yang dikenakan
akan sebanding dengan jumlah, massa, dan
aktivitas molekul-molekulnya.
4
HUKUM DALTON
Teori dasar hukum Dalton yakni
bahwa tekanan campuran gas pada
suhu tetap dalam suatu ruangan
sama dengan jumlah tekanan tiap
gas itu masing masing dalam
ruangan tersebut
5
Dengan demikian hukum Dalton
boleh diungkapkan sebagai tekanan
jumlah bagi campuran gas di dalam
suatu isipadu tertentu pada suhu
malar ialah hasil tambah tekanan
separa masing-masing gas
komponen.

6
METODOLOGI PENELITIAN
Tujuan dari praktikum kali ini adalah :
Mengetahui penggunaan hukum dalton.
Mengetahui hubungan tekanan dan
volume pada 2 tabung dengan suhu
yang sama.
Mengukur tekanan campuran gas dalam
tabung
7
I. Tujuan Penelitian
II. Alat dan Bahan
2 buah tabung silinder
Selang penghubung
Kran
Alat pengukur tekanan
Pentil
Pompa udara
Termometer

8
III. Gambar Rancangan Alat
9
IV. Cara Kerja
1. Menutup kran yang terdapat pada
selang penghubung di kedua
buah tabung.
2. Melihat posisi tekanan pada alat
pengukur tekanan memastikan
bahwa alat pengukur dalam
keadaan nol
10
3. Memompa Tabung 1 Sampai
tekanan yang di tentukan,
mencatat tekanan pada tabung 1
4. Memompa Tabung 2 hingga
tekanan tertentu, mencatat
tekanan pada tabung 2 (tekanan
pada tabung 1 bedakan dengan
tabung 2).
11
5. Membuka kran penghubung
secara bersamaan, membaca dan
mencatat tekanan pada saat
setimbang.
6. Meng ulangi langkah 1 5
sebanyak 5 kali percobaan.

12
RECOVERY ALAT
Galvanometer adalah alat untuk
mendeketsi adanya arus atau tidak.
Alat ini dipakai sebagai alat indikator
(petunjuk nol) untuk mengetahui
keadaan kesetimbangan.
13
14
Dalam keadaan tak ada arus yang lewat
galvanometer, maka jarum pada kedudukan nol.
Bila ada yang lewat pada galvanometer maka
jarum akan menyimpang kearah kiri atau kekanan,
tergantung arah arus yang lewat.
Besarnya simpangan juga tergantung
besarnya arus yang lewat. Dalam
memakai galvanometer, maka harus
diperhatikan bahwa jarum jangan sampai
menyimpang terlalu besar sehingga jarum
tertahan. Hal ini akan mengakibatkan
jarum menjadi bengkok dan galvanometer
menjadi rusak.
15