Anda di halaman 1dari 11

Nama : Syahril Habib

No. BP : 1401081022
Kelas : TK 1B
Laporan Ke : 2 (Dua)


Management File pada Windows 7
I. Teori Dasar
Manajemen file merupakan bagian dari sistem operasi yang mengorganisasi serta menjaga jejak file-file.
Manajemen file penting sebab bisa mengurangi resiko kehilangan file karena terhapus secara tak
sengaja, tertimpa file baru, tersimpan di lokasi yang tidak diketahui serta hal-hal lain yang tidak
diinginkan.
Windows Explorer adalah fasilitas yang berfungsi untuk mengelola file dan folder. Dengan Windows
Explorer dapat mengatur penggunaan drive yang aktif, menggunakan file yang aktif pada local drive,
sistem jaringan, dan sistem koneksi internet.
Keuntungan Manajemen File
Bila file-file dimanajemen dengan baik, maka akan didapat keuntungan antara lain terhindar dari
kehilangan file-file penting akibat:
File terhapus secara tidak sengaja.
File tertimpa file lain
Lokasi penyimpanan file (folder) tidak diketahui lagi.
Namun jika kehilangan file itu terjadi, maka harus bisa dilakukan upaya pemulihan (recovery) dari file
yang bersangkutan. Contoh cara sederhana tapi ampuh untuk mendapatkan kembali file dokumen kita
yang hilang adalah dengan menciptakan cadangan file secara otomatis.

II. Langkah Kerja

A. Windows Explorer

Ada beberapa cara mengaktifkan Windows Explorer
1. Klik Start, All Programs, Accessories, Windows Explorer


2. Atau dengan mengklik Computer pada Start Menu
Nama : Syahril Habib
No. BP : 1401081022
Kelas : TK 1B
Laporan Ke : 2 (Dua)

Muncul Windows Explorer seperti gambar di bawah


B. Managemen Partisi

1. Buka dulu windows explorer, klik kanan Computer -> Manage

2. Muncul tampilan manage seperti gambar di bawah
Nama : Syahril Habib
No. BP : 1401081022
Kelas : TK 1B
Laporan Ke : 2 (Dua)


Untuk melihat banyak partisi pada Manage, klik Disk Management dan akan muncul
partisi yang ada dalam komputer. Pada Disk Manaagement terdapat :
1. Local drive tempat file dan dokumen berharga disimpan
2. System reserved tempat dimana file sysstem disimpan


C. Menampilkan File dan Folder yang tersembunyi

1. buka windows explorer terlebih dahulu
2. masuk kedalam partisi C
Nama : Syahril Habib
No. BP : 1401081022
Kelas : TK 1B
Laporan Ke : 2 (Dua)

3. kemudian klik Organize pada tab menu windows, pilih Folder and search options

4. pilih Tab View klik show hidden files, folder and drive

Fle/Folder yang tadinya tersembunyi sekarang terlihat seperti gambar dibawah
Nama : Syahril Habib
No. BP : 1401081022
Kelas : TK 1B
Laporan Ke : 2 (Dua)


D. Membuat Akun baru

1. Klik Start menu Control Panel, kemudian pilih add or remove user account

2. Akan muncul tampilan dibawah

3. Untuk menambah user baru, pilih create a user account dan isikan nama user baru pada
kolom tersebut. Disana terdapat 2 pilihan dalam membuat menu :
Standart User user yang hanya bertindak sebagai pengguna saja tanpa bisa
merubah pengaturan windows.
Nama : Syahril Habib
No. BP : 1401081022
Kelas : TK 1B
Laporan Ke : 2 (Dua)
Administrator user yang dapat bertindak sebagai admin, dapat mengatur dan
merubah pengaturan pada windows
Jika kolom user sudah diisi, maka klik create account


Dan user yang saya buat tadi sudah muncul pada kolom Account



Satu lagi cara melihat akun yang kita buat yaitu pada windows explorer dengan cara buka
windows explorer local disk (C) Users.




E. Membuat Folder

Inilah user yang
telah dibuat tadi
User yang baru
saja dibuat
Nama : Syahril Habib
No. BP : 1401081022
Kelas : TK 1B
Laporan Ke : 2 (Dua)
Apabila ingin membuat folder di My Documents, ada 3 cara membuat folder tersebut
1. Pilih Documents, pilih New Folder pada Tab Menu

Dan terbuat folder baru pada document

2. Pilih Document, klik kanan pada backgroung document pilih New pilih Folder

Akan muncul folder baru seperti gambar dibawah
Nama : Syahril Habib
No. BP : 1401081022
Kelas : TK 1B
Laporan Ke : 2 (Dua)

3. Pilih Document, tekan tombol alt pada keyboard klik file klik New Folder,
kemudian ketik nama folder

Hasilnya folder 3


F. Membuat File/Folder Hidden

1. Untuk menyembunyikan file/folder, klik kanan file/folder
Nama : Syahril Habib
No. BP : 1401081022
Kelas : TK 1B
Laporan Ke : 2 (Dua)

2. Beri centang pada kolom Hidden, lalu klik OK

3. Folder tadi akan tersembunyi (gambar dibawah menandakan bahwa dapat melihat folder
yang dihidden karena perintah Show hidden files, folder and drive masih tercentang)


G. Ekstensi File

File adalah sebuah naskah yang disimpan dalam disk. Naskah dapat berupa surat, presentasi,
gambar, kumpulan instruksi program, suara dan lain-lain.
Nama : Syahril Habib
No. BP : 1401081022
Kelas : TK 1B
Laporan Ke : 2 (Dua)
Agar dapat melihat ekstensi sebuah file :
1. Pilih Organize pada Tab Menu
2. Pilih Folder and search options
3. Hilangkan Centang pada Hide extensions for knows file types

4. Lalu klik OK, maka semua ekstensi disetiap file akan tampak



Seringkali kita sulit menemukan atau mencari file yang telah dikerjakan atau kita menemui
kesulitan dalam mengelola banyak file dalam banyak folder. Berikut adalah tips yang dikeluarkan oleh
Microsoft sebagai pembuat MS Windows :

1) Gunakanlah My Documents sebagai media penyimpan data. Mengapa? Karena :
a) Folder My Documents HANYA BISA dibuka oleh LOGIN yang sama
b) Mudah dicari : anda dapat mengakses my documents dari manasaja dan setiap kali kita akan
melakukan save atau open dalam setiap aplikasi MS OFFICE selalu mengacu ke My
Documents. Ini akan menyingkat waktu.
c) Mudah dibackup : MS Windows mengistimewakan fasilitas backup untuk semua file/folder
yang ada di My Documents
d) File-file pekerjaan terpisah dengan file program. Jika ada kerusakan pada windows tidak
berefek pada file pekerjaan.

Langkah-langkah men-SETUP My Documents dari Drive C ke Drive D :
Anda tentunya ingin agar file-file dalam My Documents tidak terletak di drive C seperti yang ada
di default.
Menentukan lokasi file-file dan folder My Documents
Nama : Syahril Habib
No. BP : 1401081022
Kelas : TK 1B
Laporan Ke : 2 (Dua)
pada My Documents, klik kanan dan pilih Properties
pada Target Folder Location, klik ikon Move dan pilih lokasi di mana anda akan
meletakkan file-file pekerjaan anda. Sarannya adalah jangan di DRIVE C: -klik apply
Men-share folder, file dalam My Documents
pada My Documents, klik kanan dan pilih Properties
pada Sharing Tab, tentukan pilihan Sharing anda. Saran : beberapa file sebaiknya TIDAK
di-sharing.
Backup file dalam My Documents
pada My Documents, klik kanan dan pilih Properties
pada Tools Tab, pilih Backup Now dan ikuti petunjuk selanjutnya. Saran : sebaiknya file-
file di backup satu bulan sekali.
2) Gunakan penamaan file dan folder yang konsisten apabila memungkinkan, gunakan nama yang
umum dan gunakan singkatan apabila
penamaan terlalu panjang.
3) Gunakan penamaan file dan folder yang singkat dan mudah apabila dilakukan proses pencarian
(Search)
4) Pisahkan antara file-file dan folder PROSES dan ARSIP
Maksudnya adalah file-file dan folder dalam My Documents hanya berisi file/folder pekerjaan
yang anda sedang lakukan atau file-file yang sering anda akses. Selebihnya, agar tidak
membebani My documents, file/folder yang jarang diakses sebaiknya dipisahkan dari My
Documents dan dibuatkan folder tersendiri, misalnya ARSIP. Folder ini bisa dikategorikan
berdasarkan waktu atau subjek.
5) Jika memungkinkan, pisahkanlah folder berdasarkan tipe file yang ada di dalamnya, misalnya
folder gambar, hanya berisi gambar-gambar. Hal ini akan mempercepat proses pencarian.
6) Jangan membuat hirarki folder terlalu dalam.
7) Gunakan Shortcut Link
Jika anda ingin memanggil file/folder yang sama namun dari lokasi yang berbeda-beda, jangan
melakukan duplikasi file/folder. Gunakan Shortcut Link dengan cara pilih file/folder yang
diinginkan, klik kanan pilih Send to dan pilih Desktop(create shortcut)


III. Analisa
Dengan adanya manajemen file ini, semua file dapat tersusun dengan rapi. Bila file-file
dimanajemen dengan baik, maka akan didapat keuntungan antara lain terhindar dari kehilangan
file-file penting akibat:
File terhapus secara tidak sengaja.
File tertimpa file lain
Lokasi penyimpanan file (folder) tidak diketahui lagi.
Namun jika kehilangan file itu terjadi, maka harus bisa dilakukan upaya pemulihan (recovery)
dari file yang bersangkutan. Contoh cara sederhana tapi ampuh untuk mendapatkan kembali file
dokumen kita yang hilang adalah dengan menciptakan cadangan file secara otomatis.



Daftar Pustaka


Jubilee Enterprise, 2010. Rahasia Manajemen File. Yogyakarta : Penerbit ANDI. Hal 29-53
Elcom, 2011. Tips & Tricks Series : Windows 7. Yogyakarta : Penerbit ANDI. Hal 13-15, 40-46, 76-83