Anda di halaman 1dari 32

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Praktek Pengalaman Lapangan (PPL) STKIP HAMZANWADI Selong
merupakan salah satu kulminasi atau muara program yang memberikan
kesempatan pada mahasiswa untuk memantapkan kompetensi pedagogik,
keperibadian, profesional, dan sosial dalam rangka memperbaiki atau
meningkatkan mutu pembelajaran di kelas. Selain itu, PPL diharapkan dapat
memberikan pengalaman belajar bagi mahasiswa, terutama dalam hal
pengalaman pembelajaran, memperluas wawasan, melatih dan mengembangkan
kompetensi yang diperlukan dalam bidangnya, meningkatkan keterampilan,
kemandirian, tanggung jawab, dan kemampuan dalam memecahkan masalah -
masalah pendidikan.
Dalam Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar
Nasional Pendidikan khususnya terkait dengan penjelasan pada bab V pasal 26
Ayat 4 yang berbunyi Standar kompetensi lulusan pada jenjang pendidikan
tinggi bertujuan untuk mempersiapkan peserta didik menjadi anggota masyarakat
yang berakhlak mulia, memiliki pengetahuan, keterampilan, kemandirian, dan
sikap yang menemukan, mengembangkan, serta menerapkan ilmu, tekhnologi
dan seni yang bermanfaat bagi kemanusiaan. Disamping itu pada Bab VI Pasal
28 Ayat 1 berbunyi Pendidik harus memiliki kualifikasi akademik dan
kompetensi sebagai agen pembelajaran, sehat jasmani dan rohani, serta memiliki
kemampuan untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasional. Penyelenggaraan
PPL secara terpadu juga mengacu pada Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005
tentang Guru dan Dosen, yakni empat kompetensi guru, yaitu kompetensi
2

pedagogik, kompetensi keperibadian, kompetensi profesional, dan kompetensi
sosial.
Pelaksaanaan PPL harus memberikan kesempatan agar terjadi interaksi-
interaksi tersebut yang menumbuh kembangkan kompetensi yang perlu dimiliki
oleh seorang calon guru. PPL diselenggarakan oleh kebanyakan LPTK
dilaksanakan secara individual, yakni seorang mahasiswa atau praktikan
mempersiapkan administrasi pembelajaran dan mengimplementasikannya secara
mandiri dibawah bimbingan guru pamong dan dosen pembimbing lapangan
(DPL). PPL Mahasiswa STKIP HAMZANWADI Selong ini didesain untuk
membangun kebersamaan mahasiswa atau praktikan dalam melaksanakan PPL.
Dalam kebersamaan ini diharapkan terjadi sharing pengalaman dan
pengetahuan dalam menyusun persiapan dan pelaksanaan pembelajaran.
Kebersamaan ini tidak akan mengurangi kemandirian praktikan, karena praktikan
tetap menyusun administrasi pembelajaran secara mandiri, demikian pula harus
memperbaikinya berdasarkan hasil diskusi atau pembahasan yang telah
dilakukan. Dengan adanya kegiatan observasi akan memberikan kesempatan
kepada para praktikan untuk berlatih dalam mengevaluasi pembelajaran yang ada
di dalamnya tersirat adanya keterampilan mengumpulkan data, mengolah, dan
mengemukakan hasilnya. Kemampuan ini sangat penting bagi guru dalam
menjalankan tugasnya sehari-hari untuk senantiasa memperbaiki atau
meningkatkan mutu pembelajarannya yang didasarkan pada hasil observasi.
Dengan demikian, pelaksanaan PPL STKIP HAMZANWADI Selong
melibatkan banyak pihak, yakni : lingkungan sekolah, kepala sekolah, guru
pamong, DPL, dan mahasiswa. Keterlibatan berbagai pihak tersebut berpotensi
menimbulkan terjadinya perbedaan persepsi dalam menangani pelaksanaan PPL
agar semua pihak yang terlibat memiliki kesamaan persepsi yang pada akhirnya
dapat mewujudkan proses dan hasil PPL yang diharapkan.

3

B. Tujuan PPL
Melalui kegiatan PPL, mahasiswa diharapkan mampu :
1. Tujuan Umum:
Melakukan pemantapan kemampuan akademik calon guru.
2. Tujuan Khusus:
a. Terampil dalam mengobservasi kegiatan pembelajaran, mengolah hasil
observasi dan menyampaikannya secara sistematis.
b. Menemukan permasalahan yang menghambat pembelajaran di kelas dan
mengenal permasalahan yang menghambat pembelajaran di kelas dan
mengatasi permasalahan pembelajaran tersebut secara individu atau
kelompok.
c. Mendalami karakteristik dari peserta didik dalam rangka memotivasi
belajarnya.
d. Menyusun administrasi pembelajaran yang baik dan mampu
mengimplementasikannya.
e. Melakukan pembelajaran yang berorientasi pada peserta didik dalam
mengembangkan potensinya.
f. Menerapkan pembelajaran inovatif, yang bertolak dari suatu
permasalahan pembelajaran.
g. Melakukan evaluasi proses dan hasil pembelajaran.
h. Mampu mengkomunikasikan proses dan hasil pembelajarannya secara
lisan dan tertulis.
i. Mampu bekerjasama dalam rangka mengembangkan keperibadiannya
sebagai guru.
C. Manfaat PPL
1. Bagi Mahasiswa PPL STKIP HAMZANWADI Selong
a. Menambah pemahaman dan penghayatan mahasiswa tentang proses
pendidikan dan pembelajaran di SMP Lab. Hamzanwadi Pancor.
4

b. Memperoleh pengalaman tentang cara berfikir dan bekerja secara
interdisipliner, sehingga dapat memahami adanya keterkaitan ilmu dalam
mengatasi permasalahan pendidikan yang ada di SMP Lab. Hamzanwadi
Pancor.
c. Memperoleh daya penalaran dalam melakukan penelaahan, perumusan
dan pemecahan masalah pendidikan yang ada di SMP Lab. Hamzanwadi
Pancor.
d. Memperoleh pengalaman dan keterampilan untuk melaksanakan
pembelajaran dan kegiatan manejerial di SMP Lab. Hamzanwadi Pancor.

2. Bagi Sekolah Menengah Pertama (SMP) Lab. Hamzanwadi Pancor
a. Memperoleh kesempatan untuk dapat andil dalam menyiapkan calon
guru.
b. Mendapatkan bantuan pemikiran, tenaga, ilmu, dan tekhnologi dalam
merencanakan serta melaksanakan pengembangan sekolah.
c. Meningkatkan hubungan kemitraan antar STKIP HAMZANWADI
Selong, pemerintah daerah, dan SMP Lab. Hamzanwadi Pancor.

3. Bagi STKIP HAMZANAWADI Selong
a. Memperoleh umpan balik dari SMP Lab. Hamzanwadi Pancor guna
pengembangan kurikulum dan IPTEK yang sesuai dengan kebutuhan
stakeholders.
b. Memperoleh berbagai sumber belajar dan menemukan berbagai
permasalahan untuk pengembangan penelitian dan kualitas pendidikan.
c. Terajalin kerjasama yang lebih baik dengan pemerintah daerah dan
instansi terkait untuk pengembangan pelaksanaan Tri Dharma perguruan
tinggi.

5

BAB II
PELAKSANAAN PPL
A. PROFIL SEKOLAH

Adapun profil dari SMP Lab. Hamzanwadi Pancor sebagai berikut :

1. Nama : SMP Laboratorium HAMZANWADI Pancor
2. Alamat Sekolah : Jln. Tjut Nyak Dien Pancor Selong
Lombok Timur, Telp. (0376) 21226
3. Kecamatan : Selong
4. Kabupaten : Lombok Timur
5. Propinsi : Nusa Tenggara Barat
6. Yayasan / Badan Penyelenggara: Pondok Pesantren Darunnahdlatain
NW Yayasan Pendidikan
HAMZANWADI Pancor
7. SK. Pendirian Sekolah : Tanggal 31 Desember 1974 Nomor
: 02 / SKPTS / P. 30 / 197
8. Status : TERAKREDITASI (BAN-S/M)
a. SK Tertanggal Penetapannya: Tanggal 13 Desember 2007
b. Nomor : Dp. 000670
c. Keadaan Gedung Sekolah: Permanen
9. Jumlah Ruang Kelas : 9 Ruang
10. Jumlah Jam Belajar Seminggu : 447 Jam
a. Pagi Hari : 447 Jam
b. Sore Hari : - Jam
11. Keadaan Guru dan Pegawai
6

a. Guru Tetap YPH : Laki = 5 orang Perempuan = 7 orang
b. Guru Tetap PNS : Laki = 6 orang Perempuan = 2 orang
c. Guru Tidak Tetap : Laki = - orang Perempuan = - orang
d. Pegawai Tetap : Laki = 3 orang Perempuan = 1 orang
e. Pegawai Tidak Tetap : Laki = - orang Perempuan = - orang
f. f. Pustakawan : Laki = - orang Perempuan = 1 orang
12. Keadaan Murid
Kelas
Banyak
Kelas
Banyak murid
Seluruhnya
Banyak Mutasi
Keluar Masuk
L P Jumlah L P L k P r Jumlah
VII 2 38 29 67 - - - - -
VIII 3 47 46 93 - - - - -
IX 4 56 52 108 - - - - -
Jumlah 9 141 127 268 - - - - -

13. Absen Murid
Kelas
Jumlah
Siswa
Jumlah
Hari
Sekolah
Tidak Hadir Karena
Perse
ntase
Sakit Izin Alpa Jumlah
VII 67 26 4 5 9 18 1,0
VIII 93 26 13 9 11 33 1,3
IX 108 26 15 7 3 25 0,89

14. Keadaan Guru dan Pegawai Menurut Ijazah
7

Jumlah Guru Menurut Ijazah Jumlah Pegawai Menurut Ijazah
S.2 S.1
Sarjan
Muda
D.III SPGLP D.II
S
M
A
S
M
P
SD
Sarj
ana
Mud
a
S. 1
3 15 3 1 1 2
15. Keadaan Guru dan Menurut Bidang Studi
II III IV I II III
a b c d a b c d a b c D a b c d a b c d a b C d
- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -

16. Keadaan Guru Menurut Bidang Studi
Jumlah Guru Menurut Bidang Studi
Aga
ma
PPK
N
P.
Kes
Pe
nj
as
B.
in
do
B.I
ng
IP
S
M
TK
IPA
P.
Ket
TI
K
B.a
rab
B
K
1 2 3 1 3 3 2 2 2 3 1 1 2

B. JADWAL PELAJARAN PPL STKIP HAMZANWADI SELONG
N
O
NAMA Hari
KELA
S
JAM
KE-
WAKTU MAPEL
1. Laili Fitria Ningsih Senin VII 2
VII 1
2,3,4
5,6
08.05-09.50 IPA Terpadu


10.15-11.25 IPA Terpadu
Aprilia Andriana Senin VII 1 2,3,4 08.05-09.50 Matematika


VII 2 7,8 11.25-12.35 Matematika
Suliyana Senin VIII 2 7, 8 11.25- 13.35 Bahasa Inggris
Yuyun Riwani Senin VIII 3 2,3 08.05-08.40 Bahasa Inggris
8


Muhammad Rusan
Zainuri
Senin VIII 2 2, 3, 4 08.05-09.50
Bahasa
Indonesia
2. Suliyana Selasa VIII 3 1,2 07.30-08.40 Bahasa Inggris
Sabri Selasa VIII 2 2,3 08.30 09.15 Matematika
4. Milia Aini Selasa VII 1 4,5 09.20-11.25
Bahasa
Indonesia
Hafizin Selasa IX 1 3,4 08.40-09.50 IPS Terpadu
Hayatul Rosidah Selasa VII 2 1,2 07.30-08.40 IPS Terpadu
Laili Fitria Ningsih Selasa VII 1 1,2,3 07.30-09.15 IPA Terpadu


Selasa VII 2 5,6 10.15-11.25 IPA Terpadu
.
Muhammad Rusan
Zainuri
Selasa

VIII 3

6,7,8 10.50-12.35
Bahasa
Indonesia


Reza Hidayana Selasa
VIII 1,
VIII 2
1,2,3
4,5
07.30-09.15 IPA Terpadu
3. Yuyun Riwani Rabu VIII 2 1,2 07.30-08.05 Bahasa Inggris
Milia aini Rabu VII 2 6,7,8 10.50-12.35 Bhs.indonesia
Reza Hidayana Rabu VIII 3 1,2 3 07.30- 09.15 IPA Terpadu

Muhammad Rusan
Zainuri
Rabu VIII 1 5 10.15-10.50
Bahasa.
Indonesia
Hayatul Rosidah Rabu VII 1 7, 8 11.25-12.35 IPS Terpadu
Siti Raoah Rabu IX 3 1,2 07.30 11.25 IPS Terpadu
Diana Susanti
Rabu
Rabu
Rabu
VIII 1
VIII 2
VIII 3
1,2,
5,6
7,8
07.30- 08.40
10.15-11.25
11.25- 12.35
IPS terpadu
4. Suliyana Kamis VIII 1 1,2 07.30-08.40 Bahasa Inggris

Hayatul Rosidah Kamis
VII 1
VII 2
5, 6
7,8
10.15-11.25
11.25-12.35
IPS Terpadu
Reza Hidayana Kamis
VIII 2
VIII 3
1,2
3,4

07.30-08.40
08.40-10.50

IPA Terpadu
Diana Susanti Kamis
VIII 1
VIII 2
5,6
7,8
10.15-11.25
11.25-12.35
IPS Terpadu
Hafizin Kamis IX 2 3, 4 08.40-09.50 IPS Terpadu

Sabri
Kamis

VIII 3
VIII 1
1,3
7,8
07.30-09.15
11.25-12.35
Matematika
Matematika
Milia Aini Kamis VII 2 4 09.15-09.50 BK
Saprul Murdianto kamis VII 1 7,8 11.40-13.40 Sosiologi
Suliana kamis VIII 1 1,2 07.30-08.40 Bhs. Inggris
5.
Muhammad Rusan
Zainuri
sabtu VIII 2 4,5,6 09.15-11.25 Sosiologi
Sabri sabtu VIII 1 4,5,6 09.15-11.25 Matematika
Hafizin sabtu IX 1 3,4 08.40-09.50 IPS
Siti raoah
sabtu
sabtu
IX 3
IX 4
2
5,6
08.05-08.40
10.15-11.25
IPS
IPS
9

Milia aini sabtu VII 1 4,5,6 09.15-11.25 Bhs indonesia
6. Saprul Murdianto
minggu
minggu
VIII 2
VIII 3
2
3
08.05-08.40
08.40-09.15
BK
BK
Sabri
minggu
minggu
VIII 3
VIII 2
1,2
4,5
07.30-08.40
09.15-10.15
Matematika
matematika
Aprilia Andriana
minggu
minggu
VII 1
VII 2
1,2
3,4,5
07.30-08.05
08.40-10.15
Matematika
Matematika

Muhammad Rusan
Zainuri
Minggu VIII 1 3,4 08.40-10.15 Bhs. Indonesia
Yuyun Riwani minggu VIII 1 1,2 07.30-08.40 Bhs.inggris

C. Kegiatan Siklus I
Dalam pelaksanaan siklus pertama, langkah-langkah yang di lakukan
adalah sebagai berikut :
Langkah perencanaan merupakan langkah awal dalam melakukan
kegiatan pembelajaran di sekolah. Adapun kegiatan yang dilakukan dalam
tahap ini adalah :
a. Melaksanakan observasi KBM di kelas untuk mengidentifikasi
masalah pembelajaran.
b. Membuat dan menyusun administrasi pembelajaran seperti :
Program Tahunan, Program Semester, Analisis Program Semester,
Silabus,KKM, RPP.
c. Mendiskusikan konsep dasar, landasan pemikiran, dan langakah-
langkah metode-metode yang digunakan dalam proses kegiatan
belajar mengajar.
d. Membuat rancangan pembelajaran dengan menggunakan metode
yang telah disiapkan.
e. Membuat lembar observasi untuk melihat rasa ingin tahu dan
tanggung jawab siswa ketika rancangan pembelajaran di
aplikasikan di kelas.
10

f. Menyiapkan alat dan sumber bahan yang diperlukan dalam proses
pembelajaran Matematika.
a. Putaran Pertama
1. Tahap Pembahasan RPP
Untuk siklus I dibgai menjadi beberapa kali putaran pembelajaran. Tahap
pembahasan perangkat putaran pertama khususnya RPP dilakukan pada hari
Selasa, 15 Juli 2014 bertempat di Posko PPL/KKN STKIP HAMZANWADI
SELONG sebagai tempat untuk menyusun administrasi pembelajaran
kemudian di diskusikan dengan guru pamong, DPL, ataupun teman sejawat.
Adapun yang menjadi pemimpin diskusi pada siklus yang pertama ini yaitu
Ibu Erly Zohrian Febrianti M.Pd selaku Dosen Pembimbing Lapangan (DPL)
bertempat di Posko PPL/KKN Lantai 1 SMP Lab. Hamzanwadi Pancor .
Kegiatan ini diikuti oleh seluruh mahasiswa PPL di SMP Lab. Hamzanwadi
Pancor. Selain diajarkan mengenai penyusunan administrasi, mahasiswa PPL
juga disuruh untuk membuat Buku Tamu, Problematika Proses Pembelajaran,
Agenda Mengajar, dan Daftar Absensi.
Setelah melakukan Diskusi bersama Dosen Pembimbing Lapangan (DPL)
pada hari yangsama praktikan juga melakukan Diskusi bersama Guru Pamong
Matematika SMP Lab. Hamzanwadi Pancor Bapak Agus Azwar S. Pd guna
mendiskusikan Rancangan Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dengan materi
pokok Himpunan. Model pembelajaran yang digunakan dalam materi
tersebut adalah dengan menggunakan model CTL ( Contextual Teaching and
Learning ) dengan metode pembelajaran Discovery serta pendekatan
pembelajaran Sciencetific Learning sesuai dengan Kurikulum 2013.
2. Tahap Pelaksanaan
Kegiatan yang di laksanakan dalam tahap ini adalah melaksanakan
tindakan dengan menggunakan pendekatan, strategi, metode serta model
pembelajaran yang sudah ditentukan pada tahap pembahasan RPP, untuk
mengetahui bagaimana kondisi belajar siswa khususnya kelas VII-1, dan VII-
11

2. Pembelajaran Matematika di kelas VII-1 dijadwalkan berada pada hari
Ahad dan Senin tanggal 3-4 Agustus 2014, jam ke 1 dan 2 (07.30 08.40)
untuk hari Ahad dan jam 1, 2, dan 3 (08.05-09.50) untuk hari Senin .
Pembelajaran Matematika di kelas VII-2 dijadwalkan berada pada hari Ahad
jam 3, 4, dan 5 (08.40-10.15) dan jam ke 7 dan 8 (11.25-12.35) untuk hari
Senin.
Adapun langkah pembelajaran yang dilakukan secara garis besar yaitu :
Tahap
Uraian Kegiatan
Pembelajaran
Alat dan Media
Pembelajaran
Estimasi
Waktu
Pendahuluan
- Apersepsi
- Motivasi
10 Menit
Kegiatan
Inti
- Mengamati
Gambar
- Tanya jawab
tentang materi
pengertian
himpunan
- Diskusi
kelompok dan
persentasi
jawaban
80 Menit
Penutup
- Refleksi
- Rangkuman
- Pemberian
tugas
15 Menit
Catatan : Untuk Langkah-Langkah Pembelajaran secara detail dapat dilihat
pada bagian Lampiran.
12

Dengan adanya metode diatas, seluruh siswa merasa antusias dalam
proses belajar mengajar. Terlebih lagi mata pelajaran matematika yang di
laksanakan pada jam terakhir di kelas VII-2, diperlukan semacam metode
yang sifatnya mengkaitkan antara materi dengan peristiwa sehari-hari dan
mengamati lingkungan sekitar sekolah yang berkaitan dengan materi tersebut.
Hasilnya siswa juga aktif dalam belajar karena semua siswa ditugaskan untuk
saling, bekerjasama, membantu, dan bertanggungjawab dalam kelompoknya
dalam mengerjakan LKS yang telah diberikan oleh guru.

3. Tahap Observasi
Pada tahap ini di laksanakan pengamatan terhadap pelaksanaan kegiatan
belajar mengajar di kelas yang dilakukan oleh guru pamong, DPL, dan teman
sejawat. Tahap siklus I dilakukan oleh teman sejawat yaitu Milia Aini (Kelas
VII-1) dan (kelas VII-2). Dari hasil observasi selama proses belajar di kelas di
dapatkan bahwa proses kegiatan belajar mengajar sudah berjalan baik terlihat
dari banyak siswa siswi yang menjawab pertanyaan apersepsi yang diberikan
oleh guru.
Dari putaran yang pertama ditemukan pula siswa-siswa yang aktif dalam
merespon atau menjawab pertanyaan yang diajukan baik oleh guru maupun
siswa yang lain. Di kelas VII-1 yang aktif mengikuti proses belajar yaitu
Jannatun Naula, Saefi Bajang Pratama, Muhlis Ahimawadi, Siti Sakinatul
Khair, dan Zainul Sakbani.
Di kelas VII-2 yang aktif mengikuti proses belajar yaitu Abdul Hanan
Jaelani, Khairul Anwar, Nabila Wahyu Muliani, M. Hasan Wirayuda dan M.
Nur asikin.
Adapun masalah yang ditemukan yaitu masih adanya siswa yang tidak
memperhatikan pelajaran dan sebagian siswi yang bisa dikatakan cari
perhatian kepada guru PPL dan teman sejawat yang melakukan observasi,
terdapat 2 orang siswa yang jahil dan mengganggu temannya yang sedang
13

mengerjakan LKS. Akan tetapi secara keseluruhan, proses kegiatan belajar
mengajar sudah berjalan lancar dan belum ditemukan masalah yang terlalu
berat.Untuk lebih jelasnya observasi yang dilakukan di kelas ( VII-1) dan
(VII-2) dapat dilihat pada bagian Lampiran.

4. Tahap Refleksi
Pada tahap ini kegiatan yang dilaksanakan setelah selesai praktik atau
pelaksanaan observasi. Tahapan ini merupakan refleksi dari proses
pembelajaran yang baru saja dilakukan berdasarkan analisis hasil pengamatan
dari guru pamong, DPL, dan teman sejawat. Kegiatan ini dilakukan dalam
bentuk diskusi baik dengan guru pamong, DPL, maupun praktikan. Diskusi
dimulai dengan permasalahan yang ditemukan selama proses pembelajaran.
Selanjutnya pengamat menyampaikan tanggapan atau saran secara bijak
terhadap proses pembelajarn yang telah dilaksanakan oleh praktikan.
Untuk siklus putaran satu, tahap refleksi dilakukan Senin 11 Agustus
2014 yang diikuti oleh anggota PPL SMP Lab. Hamzanwadi Pancor , jam
14.00 - selesai dengan pemimpin diskusi yaitu Hafizin untuk membahas
permasalahan apa saja yang ditemukan di sekolah dan mencari solusi yang
tepat untuk mengatasi hal tersebut. Adapun permasalahan yang ditemukan
yaitu ada beberapa orang yang tidak memperhatikan guru saat sedang
menjelaskan materi pembelajaran, sebagian siswa putri mencoba mencari
perhatian guru PPL dengan banyak mengkritisi yang dilakukan guru. Mulai
dari cara berpakaian, mengajar, berinteraksi dan lain-lain. Selain itu juga
terdapat siswa yang sangat jahil kepada temannya dan mengganggu temannya
yang sedang fokus mengerjakan soal-soal di LKS.
Solusi yang diperoleh untuk mengatasi hal tersebut yaitu memberikan
peringatan bagi siswa siswi yang tidak memperhatikan guru dan jahil saat
sedang membahas hasil diskusi maupun mengerjakan soal-soal LKS. Sedang
untuk mengatasi siswa dan siswi yang mencari perhatian guru membalasnya
14

dengan apa saja yang membuat mereka senang asalkan tidak mengganggu
proses kegiatan belajar mengajar. Dan solusi tersebut akan digunakan pada
pertemuan selanjutnya apabila masih ditemukan persoalan seperti yang terjadi
pada siklus putaran yang I.

b. Putaran kedua
1. Tahap Pembahasan RPP
Untuk tahap pembahasan RPP dilakukan pada hari Sabtu tanggal 9
Agustus 2014 sebagai tempat untuk menyusun administrasi pembelajaran
kemudian di diskusikan dengan guru pamong, DPL, ataupun teman sejawat.
Adapun yang menjadi pemimpin diskusi pada putaran yang kedua yaitu
Hafizin. Pada saat itu, di bahas tentang lanjutan materi dari pertemuan I yaitu
tentang Himpunan semesta dan Himpunan kosong untuk hari Ahad dan materi
Himpunan Bagian untuk hari Senin. Selain itu di diskusikan pula metode apa
yang cocok sesuai dengan materi pelajarannya. Karena sebagian besar materi
menyangkut dengan kumpulan maka metode yang cocok adalah masih sama
dengan metode dan model pembelajaran pada putaran pertama.

2. Tahap Pelaksanaan
Kegiatan yang di laksanakan dalam tahap ini adalah melaksanakan
tindakan dengan menggunakan metode yang telah di diskusikan pada tahap
perencanaan yaitu metode CTL (Contextual teaching and Learning), yang
dilakukan di kelas VII-1 (hari Ahad-senin tanggal 10-11 Agustus 2014) jam
ke 1 dan 2 (07.30 08.40) untuk hari Ahad dan jam 1, 2, dan 3 (08.05-09.50)
untuk hari Senin . Pembelajaran Matematika di kelas VII-2 dijadwalkan
berada pada (hari Ahad-senin tanggal 10-11 Agustus 2014) jam 3, 4, dan 5
(08.40-10.15) dan jam ke 7 dan 8 (11.25-12.35) untuk hari Senin.
Adapun langkah pembelajaran secara garis besar yang dilakukan yaitu :
15

Tahap
Uraian Kegiatan
Pembelajaran
Alat dan Media
Pembelajaran
Estimasi
Waktu
Pendahuluan
- Apersepsi
- Motivasi
10 Menit
Kegiatan
Inti
- Mengamati
Gambar
- Tanya jawab
tentang
pengertian
himpunan
- Diskusi
kelompok dan
persentasi
jawaban
80 Menit
Penutup
- Refleksi
- Rangkuman
- Pemberian tugas
15 Menit
Catatan : Untuk Langkah-Langkah Pembelajaran secara detail dapat dilihat
pada bagian Lampiran.
3. Tahap Observasi
Pada tahap ini di laksanakan pengamatan terhadap pelaksanaan kegiatan
belajar mengajar di kelas yang dilakukan oleh guru pamong, DPL, dan teman
sejawat. Tahap putaran ke-2 dilakukan oleh teman sejawat yaitu Reza
Hidayana (Kelas VII-1, dan VII-2) . Dari hasil observasi selama proses belajar
di kelas di dapatkan bahwa proses kegiatan belajar mengajar sudah berjalan
akan tetapi pengontrolan terhadap kelas belum maksimal terlihat dari adanya
ditemukan siswa yang keluar masuk kelas tanpa meminta izin.
16

Dari putaran kedua ini ditemukan pula siswa-siswa yang aktif dalam
merespon atau menjawab pertanyaan yang diajukan baik oleh guru maupun
siswa yang lain. Di kelas VII-1 yang aktif mengikuti proses belajar yaitu
Jannatun Naula, Nurmayani Rohmantika, Moh. Wiranto S, Fery irawan, Saefi
Bajang Pratama, Muhlis Ahimawadi, Siti Sakinatul Khair, dan Zainul Sakbani
Di kelas VII-2 yang aktif mengikuti proses belajar yaitu Abdul Hanan Jaelani,
Khairul Anwar, Nabila Wahyu Muliani, M. Hasan Wirayuda dan M. Nur
asikin.
Adapun masalah yang ditemukan yaitu terdapat yang keluar masuk kelas
tanpa meminta izin seperti VII-1 ( Yasiruddin ) dan VII-2 ( M. Zaenul Hasfani
dan Wawan Junaidi )

4. Tahap Refleksi
Untuk tahap refleksi dilakukan pada hari Rabu, 13 Agustus 2014 di Posko
PPL/KKN SMP Lab. Hamzanwadi Pancor, jam 16.00 - selesai dengan
pemimpin diskusi yaitu Hafizin untuk membahas permasalahan apa saja yang
ditemukan di sekolah dan mencari solusi yang tepat untuk mengatasi hal
tersebut. Adapun permasalahan yang ditemukan yaitu ada siswa keluar-masuk
kelas tanpa meminta izin.
Solusi yang diperoleh untuk mengatasi hal tersebut yaitu memberikan
teguran bagi siswa siswi yang keluar masuk kelas saat siswa yang lain sedang
mengerjkan LKS.

c. Putaran Ketiga
1. Tahap Pembahasan RPP
Untuk tahap pembahasan RPP dilakukan hari sabtu tanggal 16 Agustus
2014 bertempat di Posko PPL/KKN SMP Lab. Hamzanwadi Pancor dengan
pemimpin diskusi pada siklus ketiga yaitu Hafizin . Pada saat itu, di bahas
tentang lanjutan materi dari pertemuan sebelumnya yaitu tentang operasi
17

Himpunan untuk hari Ahad dan Diagram Venn untuk materi hari Senin. Selain
itu di diskusikan pula metode apa yang cocok sesuai dengan materi
pelajarannya. Karena sebagian besar materi menyangkut dengan
menyelesaikan masalah sehari-hari menggunakan operasi himpunan dan
diaram venn maka metode yang cocok adalah Snowball Throwing.

2. Tahap Pelaksanaan
Kegiatan yang di laksanakan dalam tahap ini adalah melaksanakan
tindakan dengan menggunakan metode yang telah di diskusikan pada tahap
perencanaan yaitu strategi pembelajaran dengan cara mengamati, diskusi
kelompok, tanya jawab dan penggunaan metode Snowball Throwing yang
dilakukan di kelas VII-1 ( Senin 18 Agustus 2014 ) jam 1, 2, dan 3 ( 08.05-
09.50 ). Pembelajaran Matematika di kelas VII-2 dijadwalkan berada pada
jam 3, 4, dan 5 ( 08.40-10.15 ) dan jam ke 7 dan 8 ( 11.25-12.35 ) sedangkan
karena Hari Ahad tanggal 17 Agustus Libur maka digunakan jam diluar jam
efektif yaitu Hari Selasa tanggal 19 Agustus 2014 jam ( 14.00-15.45 ) untuk
VII-1 dan jam ( 16.00 - 17.05 ) untuk kelas VII-2.
Adapun langkah pembelajaran yang dilakukan secara garis besar yaitu :
Tahap
Uraian Kegiatan
Pembelajaran
Alat dan Media
Pembelajaran
Estimasi
Waktu
Pendahuluan
- Apersepsi
- Motivasi
6 Lembar kertas 10 Menit
Kegiatan
Inti
- Mengamati
Gambar
- Menanya
- Diskusi
kelompok
mengerjakan
50 Menit
18

LKS
- Presntase
kelompok
tentang hasil
diskusi dengan
menggunakan
metode Sowball
Throwing
Penutup
- Pemberian
tugas
- Membuat
Rangkuman
10 Menit
Catatan : Untuk Langkah-Langkah Pembelajaran secara detail dapat dilihat
pada bagian Lampiran.
Langkah langkah yang di tempuh dalam penggunaan metode Snowball
Throwing adalah sebagai berikut :
- Setelah melakukan kegiatan pendahuluan dan masuk ke kegiatan inti
- Guru membentuk kelompok ( 5 - 6 kelompok yang terdiri dari siswa
yang heterogen ) dan memanggil tiap-tiap ketua kelompok untuk
memberikan penjelasan materi secara garis besarnya saja.
- Tiap-tiap ketua kelompok kembali ke kelompoknya kemudian
menjelaskan materi kepada kelompoknya.
- Masing-masing ketua kelompok diberikan selembar kertas kerja
untuk menuliskan pertanyaan apa saja yang menyangkut materi
tersebut.
- Kertas tersebut kemudian diremas dan dibuat seperti bola dan di
lempar dari satu siswa ke siswa lainnya selama 1 menit.
19

- Lemparan terakhir menjadi milik siswa dan menjawab pertanyaan
yang ada di dalamnya secara bergiliran.

3. Tahap Observasi
Pada tahap ini di laksanakan pengamatan terhadap pelaksanaan kegiatan
belajar mengajar di kelas yang dilakukan oleh guru pamong, DPL, dan teman
sejawat. Tahap observasi putaran ke-3 dilakukan oleh teman sejawat yaitu
Milia Aini (Kelas VII-1), (kelas VII-2). Dari hasil observasi selama proses
belajar di kelas di dapatkan bahwa proses kegiatan belajar mengajar sudah
berjalan baik terlihat dari siswa siswi yang interaktif dan banyak siswa
menjawab pertanyaan apersepsi yang diberikan oleh guru.
Dari putaran ketiga ini ditemukan pula siswa-siswa yang aktif dalam
merespon atau menjawab pertanyaan yang diajukan baik oleh guru maupun
siswa yang lain. Di kelas VII-1 yang aktif mengikuti proses belajar yaitu
Jannatun Naula, Nurmayani Rohmantika, Moh. Wiranto S, Fery irawan, Saefi
Bajang Pratama, Muhlis Ahimawadi, Siti Sakinatul Khair, dan Zainul Sakbani
Di kelas VII-2 yang aktif mengikuti proses belajar yaitu Abdul Hanan Jaelani,
Khairul Anwar, Nabila Wahyu Muliani, M. Hasan Wirayuda dan M. Nur
asikin.
Adapun masalah yang ditemukan yaitu banyaknya siswa yang
menggunakan media bola untuk saling lempar antar sesamanya. Sehingga
membuat suasana kegiatan belajar mengajar kurang kondusif.

4. Tahap Refleksi
Untuk tahap refleksi dilakukan di lakukan hari Rabu tanggal 20 Agustus
2014 di Ruang Guru Lantai II SMP Lab. Hamzanwadi Pancor jam 16.00-
selesai dengan pemimpin diskusi yaitu Guru Pamong Matematika kelas VII
Bapak Agus Azwar S. Pd untuk membahas permasalahan apa saja yang
ditemukan di sekolah dan mencari solusi yang tepat untuk mengatasi hal
20

tersebut. Adapun masalah yang ditemukan yaitu banyaknya siswa yang
menggunakan media bola untuk saling lempar antar sesamanya. Sehingga
membuat suasana kegiatan belajar mengajar kurang kondusif.
Dan Solusi yang diperoleh untuk mengatasi hal tersebut yaitu membagi
siswa menjadi beberapa kelompok untuk menghindari banyaknya siswa yang
membuat bola untuk di lemparkan kepada temannya. Dengan adanya hal
tersebut diharapkan pengontrolan terhadap penggunaan media Snowball
Throwing bisa terlaksana dengan baik.
Setelah materi pada Kompetensi Dasar yang 3.2 ini selesai kemudian
dilakukanlah evaluasi untuk mengukur sabagaimana pemahaman siswa
terhadap materi pelajaran yang telah di sampaikan oleh guru. Untuk kelas VII-
1 hari Ahad 24 Agustus 2014) jam ke 1 dan 2 (07.30 08.40). Evaluasi di
kelas VII-2 dijadwalkan berada pada Ahad jam 3, 4, dan 5 (08.40-10.15) dan
Adapun bentuk soal yang di pakai untuk mengevaluasi hasil belajar siswa
yaitu berbentuk Isian berjumlah 4 soal
Indikator Butir soal Skor
3.2.1
Menyatakan
masalah sehari-
hari dalam bentuk
himpunan dan
mendata
anggotanya
1. Buatlah satu buah contoh himpunan dan
bukan himpunan yang ada disekitar
kalian.
10
3.3.2 Menyatakan
suatu himpunan
dengan kata-kata
2. Nyatakanlah himpunan di bawah ini
dengan menggunakan kata-kata, notasi
pembentuk himpunan dan mendaftarkan
anggotanya.
- Himpunan nama-nama hari dalam
15
21

seminggu
3.2.3 Tulislah
masalah sehari-
hari dalam bentuk
himpunan kosong
dan nol
3.2.4 Menyatakan
banyaknya
himpunan Bagian
dari suatu
himpunan
3. Hewan yang dibeli Fendi adalah burung
merak, burung Raja Wali, kucing, dan
ayam. Sedangkan yang di beli ulfa adalah
: kucing dan ayam.
Tentukan himpunan semesta, dan
himpunan bagian hewan yang dibeli
pendi dan himpunan hewan yang dibeli
ulfa ! berikan alasannya !
25
3.2.5 Menyataka
n banyaknya
himpunan Bagian
dari suatu
himpunan
3.2.6 Menentuka
n operasi
himpunan
3.2.7 Menuliskan
masalah sehari-
hari ke dalam
diagram venn
4. Disebuah pasar Jumat di Pancor , Si
maman pedagang buah-buahan, menjual
berbagai macam buah seperti dibawah ini
:
- S = { Apel, jeruk nipis, pear, durian,
pisang, anggur, jambu batu, strawberry }
- Dalam Pasar jumat Ani Membeli Buah
A = {Apel, Jeruk nipis, Jambu Batu,
Strawberry
- Sedangkan budi membeli buah:
B = { Apel, pear, Durian, Pisang,
Anggur, Jambu batu, strawberri )
Buatlah Diagram Venn dari uraian
masalah di atas, Tentukan irisan ,
gabungan, selisih, dan komplemen dari
himpunan diatas !

40
22

Setelah melakukan evaluasi diperoleh hasil sebagai berikut : jumlah
anak yang lulus pada kelas VII-1 yaitu 22 orang dari 32 siswa (Bq. Nuzulia
mardianti W, irwan Efendi, Irwandi, m. Toyipuddin, Ramiah, Roy Nuryadi,
Sahrulkan A, Siti Hendrawati, Tarmizi Toha dan Yasiruddin). Kelas VII-2
lulus 29 orang dari 31 siswa ( Mazriadi dan Baiq Risma Desiani) kecuali dua
orang siswa tidak masuk dan tidak pernah mengikuti evaluasi yaitu (Nurul
Maulida K. Dan M. Sahrul Jihad ). Untuk hasil evaluasi lebih jelasnya dapat
dilihat pada bagian lampiran.

d. Kegiatan Siklus I1
Sama halnya dengan siklus pertama, siklus kedua juga dibagi menjadi
beberapa kali putaran pembelajaran.

a. Putaran Pertama
1. Tahap Pembahasan RPP
Untuk tahap pembahasan RPP dilakukan hari Sabtu, 23 Agustus 2014
bertempat di Posko PPL/KKN SMP Lab. Hamzanwadi Pancor dengan
pemimpin diskusi yaitu Hafizin. Pada saat itu, di bahas tentang materi baru
tentang BILANGAN yang terbagi menjadi 3 kali pertemuan untuk
Kompetensi Dasar 3.1 dan 9 kali pertemuan untyuk Kompetensi Dasar 3.5 dan
4.1. Materi pada pertemuan pertama dan kedua yaitu tentang konsep bilangan
bulat untuk hari Senin dan kelipatan dan faktor untuk Hari Ahad. Selain itu di
diskusikan pula metode apa yang cocok sesuai dengan materi pelajarannya.
Untuk mempermudah pengajaran dan pemahaman siswa digunakanlah model
pembelajaran CTL ( Contextual Teaching n Learning )

2. Tahap Pelaksanaan
23

Kegiatan yang di laksanakan dalam tahap ini adalah melaksanakan
tindakan dengan menggunakan metode yang telah di diskusikan pada tahap
perencanaan yaitu mengamati, tanya jawab Diskusi kelompok.
Adapun langkah pembelajaran yang dilakukan yaitu :
Tahap
Uraian Kegiatan
Pembelajaran
Alat dan Media
Pembelajaran
Estimasi
Waktu
Pendahuluan
- Apersepsi
- Motivasi
10 Menit
Kegiatan
Inti
- Mengamati
Gambar
- Tanya jawab
tentang materi
bilangan bulat
- Diskusi
kelompok dan
persentasi
jawaban dengan
model
pembelajaran
CTL
80 Menit
Penutup
- Refleksi
- Rangkuman
- Pemberian PR
15 Menit
Catatan : Untuk Langkah-Langkah Pembelajaran secara detail dapat dilihat
pada bagian Lampiran.
Langkah langkah yang di tempuh dalam penggunaan model
pembelajaran CTL adalah:
24

1. Kegiatan Awal
- Guru menyiapkan peserta didik secara psikis dan fisik untuk mengikuti
proses pembelajaran.
- Apersepsi, sebagai penggalian pengetahuan awal siswa terhadap materi
yang akan diajarkan.
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan pokok-pokok materi yang
akan dipelajari.
- Penjelasan tentang pembagian kelompok dan cara belajar.
2. Kegiatan Inti
- Siswa bekerja dalam kelompok menyelesaikan permasalahan yang
diajukan guru.
- Siswa wakil kelompok mempresentasikan hasil penyelesaian dan alasan
atas jawaban permasalahan yang diajukan guru.
- Siswa wakil kelompok mempresentasikan hasil kerja kelompok dan
kelompok yang lain menanggapi hasil kerja kelompok yang mendapat
tugas.
- Dengan mengacu pada jawaban siswa, melalui tanya jawab, guru dan
siswa membahas cara penyelesaian masalah yang tepat,
- Guru mengadakan refleksi dengan menanyakan kepada siswa tentang hal-
hal yang dirasakan siswa, materi yang belum dipahami dengan baik,
kesan dan pesan selama mengikuti pembelajaran.
3. Kegiatan Akhir
- Guru dan siswa melakukan refleksi dan membuat kesimpulan
3. Tahap Observasi
Pada tahap ini di laksanakan pengamatan terhadap pelaksanaan kegiatan
belajar mengajar di kelas yang dilakukan oleh guru pamong, DPL, dan teman
sejawat. Tahap ini dilakukan oleh teman sejawat yaitu Milia Aini untuk kelas
VII-1 dan VII-2. Dari hasil observasi selama proses belajar di kelas di
25

dapatkan bahwa proses kegiatan belajar mengajar sudah berjalan baik terlihat
dari siswa siswi yang menjawab pertanyaan yang diberikan oleh guru.
Dari putaran ini ditemukan pula siswa-siswa yang aktif dalam merespon
atau menjawab pertanyaan yang diajukan baik oleh guru maupun siswa yang
lain. Di kelas VII-1 yang aktif mengikuti proses belajar yaitu Jannatun Naula,
Nurmayani Rohmantika, Moh. Wiranto S, Fery irawan, Saefi Bajang Pratama,
Muhlis Ahimawadi, Siti Sakinatul Khair, dan Zainul Sakbani.
Di kelas VII-2 yang aktif mengikuti proses belajar yaitu Abdul Hanan
Jaelani, Khairul Anwar, Nabila Wahyu Muliani, M. Hasan Wirayuda dan M.
Nur asikin.
Adapun masalah yang ditemukan yaitu terdapat siswa yang kentut dalam
kelas VII-1 (Irwan Efendi) sehingga keadaan kelas menjadi ricuh dan ribut.
Di kelas VII-2 terdapat siswa yang tidur di dalam kelas (Muh. Ramdani
Saputra dan Sahrul Jihad) dikarenkan jam VII-2 dilaksanakan pada akhir jam
pelajaran.
Dalam Tahap ini semua tidak ditemukan masalah dalam proses belajar
mengajar namun terdapat satu orang siswa dikelas VII-1 ( Yasiruddin ) yang
terlihat tidur dan mengantuk ketika siswa yang lain sedang berdiskusi
kelompok mengerjakan LKS.

4. Tahap Refleksi
Tahap refleksi dilakukan di lakukan pada hari Selasa tanggal 26 Agustus
2014 di POSKO PPL/KKN SMP Lab. Hamzanwadi Pancor yang dipimpin
oleh Hafizin dan diikuti oleh anggota PPL SMP Lab, jam 1 Hamzanwadi
Pancor jam 16.00 - selesai untuk membahas permasalahan apa saja yang
ditemukan di sekolah dan mencari solusi yang tepat untuk mengatasi hal
tersebut. Adapun permasalahan yang ditemukan yaitu banyaknya siswa yang
tidak bisa menjawab pertanyaan yang di ajukan guru.
26

Solusi yang diperoleh untuk mengatasi hal tersebut yaitu memberikan
teguran bagi siswa - siswi yang tidur di dalam kelas saat guru sedang
menjelaskan materi pembelajaran. Sedang untuk mengatasi siswa yang kentut
saat berlangsungnya pembelajaran yaitu diberikan peringatan supaya jangan
sampai hal tersebut terjadi lagi.

b. Putaran Kedua
1. Tahap Pembahasan RPP
Untuk tahap pembahasan RPP dilakukan pada Kamis tanggal 28 Agustus
2014 bertempat di Lantai II SMP Lab. Hamzanwadi Pancor dengan pemimpin
diskusi Guru Pamong Matematika Bapak Agus Azwar S.pd. Pada saat itu, di
bahas tentang Kompetensi Dasar 3.5 dan 4.1 yang terbagi menjadi 9 kali
pertemuan.Dari Kompetensi Dasar ini digunakan Strategi Pembelajaran
mengamati, tanya jawab, dan diskusi kelompok denagan menggunakan model
pembelajaran CTL ( Contextual Teaching and Learning ).

2. Tahap Pelaksanaan
Kegiatan yang di laksanakan dalam tahap ini adalah melaksanakan
tindakan dengan menggunakan strategi dan model pembelajaran yang telah di
diskusikan pada tahap perencanaan. Penggunaan metode ini dilakukan di kelas
VII-1 (hari Ahad-senin tanggal 31 Agustus dan 1 September 2014) jam ke 1
dan 2 (07.30 08.40) untuk hari Ahad dan jam 1, 2, dan 3 (08.05-09.50)
untuk hari Senin . Pembelajaran Matematika di kelas VII-2 dijadwalkan
berada pada (hari Ahad-senin tanggal 31 Agustus dan 1 September 2014) hari
Ahad-senin tanggal 31 Agustus dan 1 September 2014) jam 3, 4, dan 5
(08.40-10.15) dan jam ke 7 dan 8 (11.25-12.35) untuk hari Senin. Adapun
langkah pembelajaran yang dilakukan yaitu :
Tahap Uraian Kegiatan Alat dan Media Estimasi
27

Pembelajaran Pembelajaran Waktu
Pendahuluan
- Apersepsi
- Motivasi
10 Menit
Kegiatan
Inti
- Mengamati Gambar
- Tanya jawab
tentang materi
bilangan bulat
- Diskusi kelompok
dan persentasi
jawaban dengan
model
pembelajaran CTL
80 Menit
Penutup
- Refleksi
- Rangkuman
- Pemberian PR
15 Menit
Catatan : Untuk Langkah-Langkah Pembelajaran secara detail dapat dilihat
pada bagian Lampiran.

3. Tahap Observasi
Pada tahap observasi di laksanakan pengamatan terhadap pelaksanaan
kegiatan belajar mengajar di kelas yang dilakukan oleh guru pamong, DPL,
dan teman sejawat. Tahap ini dilakukan oleh Dosen Pembimbing Lapangan
(DPL) . Dari hasil observasi selama proses belajar di kelas di dapatkan bahwa
proses kegiatan belajar mengajar sudah berjalan baik, siswa terlihat
melakukan kerja sama yang baik antar kelompok, rasa ingin tahu yang besar,
aktip bertanya serta berani mengeluarkan pendapat dan menarik kesimpulan
28

Dari putaran pembelajaran ini ditemukan siswa-siswi yang aktif dalam
merespon atau menjawab pertanyaan yang diajukan baik oleh guru maupun
siswa yang lain. Di kelas VII-1 yang aktif mengikuti proses belajar yaitu
hampir keseluruhan siswa begitu juga dengan kelas VII-2.
Dalam Tahap ini tidak ditemukan masalah yang berarti yang dapat
mengganggu proses belajar mengajar namun terdapat satu orang siswa dikelas
VII-1 ( Yasiruddin ) yang terlihat mengantuk ketika siswa yang lain sedang
berdiskusi kelompok mengerjakan LKS.

4. Tahap Refleksi
Untuk tahap refleksi dilakukan di lakukan pada hari sabtu tanggal 4
September 2014 di Lantai I Ruang Guru SMP Lab. Hamzanwadi Pancor
yang diikuti oleh praktikan Aprilia Andriana, jam 13.00 - selesai dengan
pemimpin diskusi Guru Pamong Matematika SMP Lab. Hamzanwadi Pancor
untuk membahas permasalahan apa saja yang ditemukan di sekolah dan
mencari solusi yang tepat untuk mengatasi hal tersebut. Adapun permasalahan
yang ditemukan yaitu ada siswa yang kentut dan tidur di saat proses belajar
mengajar sedang berlangsung.
Solusi yang diperoleh untuk mengatasi hal tersebut yaitu memberikan
bimbingan khusus kepada siswa yang bersangkutan.
Karena tidak ditemukan masalah yang berarti yang dapat menghambat
proses KBM dan siswa siswi terlihat atraktif dan antusias dalam mengikuti
proses KBM, serta aktif bertanya dan menjawab pertanyaan guru, dapat
bertanggungjawab dalam kelompok masing-masing, maka pelaksanaan
tindakan pada siklus II dapat dikatakan berhasil sehingga tidak perlu lagi
dilakukan siklus berikutnya.



29

BAB III
HAMBATAN DAN PEMECAHANNYA

Dari hasil pengamatan selama proses pembelajaran dapat diidentifikasi faktor-
faktor penghambat proses pembelajaran sebagai berikut :
1. Adanya siswa yang kurang memiliki pengetahuan dasar sehingga perlu waktu
untuk menjelaskan ulang materi dari awal.
2. Adanya siswa yang tidak mengerti materi pelajaran akan tetapi tidak mau
bertanya, serta kurang bersemangat dalam mengikuti pelajaran terlebih lagi jam
mata pelajaran yang ada di akhir jam sekolah yaitu jam ke 7 dan 8 untuk kelas
VII-2
Untuk menguarangi dan mengatasi hambatan di atas maka alternatif pemecahan
masalahnya dilakukan dengan cara sebagai berikut :
1. Pertemuan sebelumnya siswa diberi tugas yang berkaitan dengan konsep
yang akan dibahas pada pertemuan selanjutnya.
2. Memberikan kesempatan pada siswa untuk bertanya, mengajukan beberapa
pertanyaan tentang materi yang telah dijelalaskan, untuk siswa yang kelihatan
tidak bersemangat dengan memberikan perhatian atau pendekatan
perseorangan mengapa ia kurang bergairah belajar.
3. Menggunakan metode yang bervariasi untuk menghindari siswa yang bosan
dan tidak bersemangat dalam belajar. Strategi pembelajaran seperti
mengamati, tanya jawab dan diskusi kelompok, , penggunaan metode
Sowball Throwing dan model pembelajaran CTL ( Contextual Teaching n
Learning )





30

BAB IV
PENUTUP

A. Kesimpulan
Berdasarkan pelaksanaan kegiatan Praktek Pengalaman Lapangan yang
berlokasi di SMP Lab. Hamzanwadi Pancor, maka kesimpulan yang dapat
diperoleh adalah :
1. Dengan adanya observasi orientasi lapangan, mahasiswa PPL dapat
memperoleh data tentang kondisi sekolah, diantaranya :
a. Kurikulum yang diterapkan di SMP Lab. Hamzanwadi Pancor adalah
kurikulum tingkat satuan pendidikan (KTSP) untuk kelas IX dan
kurikulum 2013 untuk kelas VII dan VIII.
b. Kondisi fasilitas yang menunjang terselenggaranya proses
pembelajaran yang cukup baik, dari segi keamanan maupun sarana
dan pra sarana yang cukup lengkap.
2. Mahasiswa PPL sebagai calon guru memperoleh pengalaman secara
langsung mengenai :
a. Pelakasanaan kegiatan belajar mengajar.
b. Alat-alat dan administrasi keguruan.
c. Mengadakan evaluasi.
3. Mahasiswa PPL sebagai calon guru dapat mengetahui secara langsung
karakteristik siswa yang diajar yang berhubungan dengan kemampuan
belajar.
4. Praktek Pengalaman Lapangan merupakan bagaian integral yang
mencakup kegiatan latihan mengajar pendidikan lainnya.
5. Praktek Pengalaman Lapangan merupakan salah satu usaha untuk
menerapkan teori yang telah di terima di bangku perkuliahan.


31

B. Saran
Adapun saran saran yang dapat penulis paparkan untuk peningkatan
mutu pendidikan adalah sebagai berikut :
1. Mahasiswa yang akan melaksanakan kegiatan PPL hendaknya lebih
mempersiapkan diri sebaik-baiknya terutama persiapan bahan pelajaran,
penguasaan materi pelajaran serta mempersiapkan diri dalam menghadapi
lingkungan sekolah.
2. Sebaiknya dalam proses KBM guru menggunakan metode yang bervariasi
agar siswa tidak cepat jenuh atau bosan.

32