Anda di halaman 1dari 19

Sebelum membahas tentang “Pemetaan

Konsep Perbandingan Geopolitik, Sosial-


Budaya, dan Ekonomi antara Negara-negara
Maju dan Negara-negara Berkembang”, ada
baiknya……..
Pemetaan Konsep Perbandingan
Geopolitik, Sosial-Budaya, dan Ekonomi

Disusun dalam rangka memenuhi tugas tengah semester mata kuliah “Perbandingan
Pendidikan” yang diasuh oleh Bpk. Khoirul Umam M. PdI

Disusun oleh:
Dimas Novianto / semester V / 2008120020096
Sofyan Hadi / semester V / 2008120020099
Miqdar Fadhil / semester IV / 2008120020077

SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM (STAI) ALI BIN ABI THALIB


Jl. Sidotopo Kidul no.51 Surabaya Telp. 031-3732301
www.studi.stai-ali.ac.id
KATA PENGANTAR

Puji syukur kami ucapkan kehadirat Allah –Subhanahu wa Ta’ala- yang


telah memberikan rahmat serta hiday-Nya kepada kita semua, sehingga berkat
karunia-Nya pula kami dapat menyelesaikan makalah : “Pemetaan Konsep

Perbandingan Geopolitik, Sosial-Budaya, dan Ekonomi“

Dalam penyusunan makalah ini, kami tidak lupa mengucapkan banyak


terimakasih pada semua pihak yang telah membantu dalam menyelesaikan tugas
makalah ini sehinggga kami dapat menyelesaikan penyusunan makalah ini.
Dan tidak lupa pula kami ucapkan terima kasih kepada Bapak Khoirul
Umam M. PdI. yang telah banyak meluangkan waktunya untuk membimbing
kami dan mengajarkan ilmu kepada kami.
Dalam penyusunan makalah ini kami berharap semoga makalah ini dapat
bermanfaat bagi kami khususnya, maupun kepada pembaca umumnya.
Akhir kata, Semoga Allah –Subhanahu wa Ta’ala- senantiasa meridhoi
segala usaha dan amal shalih kita. Amin

Surabaya, 19 Desember 2009

Penulis

i
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ..................................................................................................................... I

DAFTAR ISI .................................................................................................................................. II

PENDAHULUAN ........................................................................................................................... 1

PEMBAHASAN.............................................................................................................................. 3

I. NEGARA MAJU .................................................................................................................... 3


A. Definisi Negara Maju .................................................................................................... 3
B. Keadaan Geopolitik Negara Maju ................................................................................ 4
C. Keadaan Sosial-Budaya Nagara Maju.......................................................................... 5
D. Keadaan Ekonomi Negara Maju ................................................................................... 6
II. NEGARA BERKEMBANG ...................................................................................................... 7
A. Definisi Negara Berkembang ........................................................................................ 7
B. Keadaan Geopolitik Negara Berkembang..................................................................... 7
C. Keadaan Sosial-Budaya Nagara Berkembang .............................................................. 8
D. Keadaan Ekonomi Negara Berkembang ....................................................................... 9

KESIMPULAN ..............................................................................................................................12

SEGI EKONOMI ............................................................................................................................12


SEGI GEOPOLITIK .........................................................................................................................13
SEGI SOSIAL BUDAYA ..................................................................................................................13

DAFTAR PUSTAKA ....................................................................................................................14

ii
PENDAHULUAN

Sebelum membahas tentang “Pemetaan Konsep Perbandingan Geopolitik,


Sosial-Budaya, dan Ekonomi antara Negara-negara Maju dan Negara-negara
Berkembang”, ada baiknya kita mengtahui makna dari masing-masing istilah
dalam judul tersebut.
Menurut para ahli, Geopolitik secara etimologi berasal dari kata geo
(bahasa Yunani) yang berarti bumi yang menjadi wilayah hidup. Sedangkan
politik dari kata polis yang berarti kesatuan masyarakat yang berdiri sendiri atau
negara ; dan teia yang berarti urusan (politik) bermakna kepentingan umum warga
negara suatu bangsa.1
Secara etimologi geopolitik berasal dari: ge·o·po·li·tik /géopolitik/ n yang
maknanya adalah satu ilmu tentang pengaruh faktor geografi terhadap
ketatanegaraan; atau kebijaksanaan negara atau bangsa sesuai dengan posisi
geografisnya.2
Adapun sosial berasal dari: so·si·al yaitu berkenaan dengan masyarakat:
perlu adanya komunikasi sosial dalam usaha menunjang pembangunan ini; contoh
seseorang suka memperhatikan kepentingan umum (suka menolong, menderma,
dsb): ia sangat terkenal dan sosial pula.3
Sedangkan budaya, ditinjau dari segi kata berasal dari: bu·da·ya adalah
pikiran; akal budi: hasil budaya; atau adat istiadat: menyelidiki bahasa dan
budaya; juga bisa bermakna sesuatu mengenai kebudayaan yg sudah berkembang
(beradab, maju): jiwa yg budaya; contoh sesuatu yg sudah menjadi kebiasaan yg
sudah sukar diubah.4

1
(Sunarso, 2006: 195)

2
KBBI online

3
Idem

4
Idem

1
Selanjutnya, ekonomi berasal dari: eko·no·mi /ékonomi/ yaitu ilmu
mengenai asas-asas produksi, distribusi, dan pemakaian barang-barang serta
kekayaan (seperti hal keuangan, perindustrian, dan perdagangan); atau
pemanfaatan uang, tenaga, waktu, dan sebagainya yang dipandang berharga; dapat
pula berarti tata kehidupan perekonomian (suatu negara); misal urusan keuangan
rumah tangga (organisasi, negara).5
Dari definisi diatas, kita akan mencoba membandngkan ketiga konsep
diatas dalam ruang lingkup negara, yaitu antara Negara-negara Maju dan Negara-
negara Berkembang

5
Idem

2
PEMBAHASAN

I. Negara Maju

A. Definisi Negara Maju


Negara maju adalah sebutan untuk negara yang menikmati standar hidup
yang relatif tinggi melalui teknologi tinggi dan ekonomi yang merata.
Kebanyakan negara dengan GDP per kapita tinggi dianggap negara berkembang.
Namun beberapa negara telah mencapai GDP tinggi melalui eksploitasi sumber
daya alam (seperti Nauru melalui pengambilan phosphorus) tanpa
mengembangkan industri yang beragam dan ekonomi berdasarkan-jasa tidak
dianggap memiliki status 'maju'.
Organisasi seperti Bank Dunia, IMF dan CIA, biasanya setuju bahwa
sekelompok negara maju termasuk:6
Anggota Uni Eropa:
 Belanda
 Austria  Jerman
 Portugal
 Belgia  Yunani
 Spanyol
 Denmark  Irlandia
 Swedia
 Finlandia  Italia
 Britania
 Prancis  Luxemburg
Raya
Negara non-UE:
 Andorra  Norwegia
 Islandia  San Marino
 Liechtenstein  Swiss
 Monako  Vatikan
Negara bukan Eropa:

6
www.id.wikipedia.org

3
 Australia  Jepang
 Kanada  Selandia Baru
 Korea Selatan  Singapura
 Hong Kong  Taiwan
 Israel  Amerika Serikat

B. Keadaan Geopolitik Negara Maju


penguasaan laut yang bertujuan untuk menguasai perdagangan dgn
mempertahankan & memanfaatkan sumber daya laut serta iptek telah di kuasai
begitu pula keadaan perekonomian lebih baik. Sebagian penduduk tinggal di
kota.Fasilitas di segala bidang terpenuhi
Keadaan Geopolitik Negara Maju sebenarnya sangat rendah di bandingkan
dengan dengan negara berkembang mulai dari sumber daya alam tapi dengan
kemnajuan yang di capai negara nagara berkembang dalam bidang teknologi dan
imformasi menjadikannya menjadi negra yang maju, Sumber Daya Alam
Dimanfaatkan secara Optimal sehingga nenghasilkan hasil yang banyak yang
kemudian di expor, sehingga kemampuan sumber daya manusia dalam mengolah
dan berinovasi di bidang pertanian, terutama dalam pemanfaatan teknologi dalam
menciptakan varietas-varietas baru unggulan, pupuk, alat-alat pertanian dan obat-
obatan sangat baik, suatu negara maju sangat minim sumber daya alam atau
bahkan tidak memiliki sumber minyak mentah dari negara lainnya sangat minim,
namun negara tersebut mampu menghasilkan produk olahan minyak bumi dan
memasarkannya ke seluruh penjuru dunia. Kebutuhan minyak mentahnya
tercukupi dengan cara mengimpor dari negara-negara lain yang umumnya
termasuk dalam kategori negara-negara berkembang.
Pemanfaatan teknologi dan kepemilikan modal membuat masyarakat di
negara maju mampu memanfaatkan sumber daya alam secara optimal,
menemukan sumber daya alam baru, ataupun memanfaatkan sumber daya alam
yang telah ada sebagai energi alternatif. Misalnya pemanfaatan tenaga angin, air,
atau energi matahari untuk menggantikan fungsi dari energi minyak bumi.

4
C. Keadaan Sosial-Budaya Nagara Maju
Sosial-budaya di negara-negara maju berbeda dengan negara-negara
Berkembang karna budayanya sangat berpengaruh dengan kemajuanya di bidang
teknalogi dan imformasi yang mereka capai sehingga sosial budaya mereka tidak
di pertahankan orang biasa mengisi waktu kosong atau waktu luangnya dengan
membaca, apakah itu suratkabar, majalah, novel, atau buku non-fiksi. Jika
bepergian kemana pun, mereka terbiasa selalu menyelipkan buku di dalam tas
atau menentengnya di tangan. Sebab itu, bukan pemandangan aneh jika di dalam
subway, di taman-taman, di halte bus, di depan loket berbagai instansi, di pinggir
jalan, maupun di pantai, mereka selalu asyik mengisinya dengan kegiatan
membaca.
Budaya Politik di Negara maju dapat kita lihat di Negara Jepang Dimana
Jepang adalah salah satu dari sedikit negara-negara non-Eropa untuk
memodernisasi sementara tetap mempertahankan budaya sendiri.. Budaya ini
tetap terwujud dalam politik dan ekonomi Jepang. Salah satu aspek dari Jepang
pasca-perang budaya politik adalah bahwa Jepang enggan untuk menerima rasa
bersalah perang. dengan banyak fitur lain dari kehidupan politik Jepang
mencerminkan norma yang kuat dari kelompok menjaga harmoni.. Individu
diajarkan bahwa kelompok pertama datang, dan mereka bersedia menerima kerja
keras, kondisi hidup miskin, dan terbatas kebebasan pribadi untuk mendukung
kelompok. Mempekerjakan ujian sulit untuk menentukan kemajuan. Para
mahasiswa masuk universitas dapat menentukan jenis pekerjaan apa yang ia akan
memperoleh setelah lulus. Perusahaan kesetiaan dan rasa hormat yang kuat..
Beberapa pekerja Jepang menderita karoshi, sebuah penyakit yang disebabkan
oleh terlalu banyak bekerja.. Namun, sikap ini berubah dengan generasi muda,
yang lebih mirip dengan rekan Amerika dan Eropa. Meskipun budaya Jepang
tidak berubah, ia melakukannya perlahan-lahan.

5
D. Keadaan Ekonomi Negara Maju
Umumnya masyakat adalah bermata pencaharian petani dengan
ketergantungan yang tinggi akan hasil sektor pertanian. Negara maju biasanya
memiliki sistem ekonomi berdasarkan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan
dan menahan-sendiri. Aktivitas perekonomian negara maju menggunakan sarana
dan prasarana modern mampu memanfaatkan sumber daya alam secara optimal.
Dan Tidak terlalu tergantung pada alam. Juga Pertanian termasuk peternakan dan
perikanan untuk industrialisasi, dijual, diekspor. Esrta Pendapatan rata-rata
penduduk tinggi.
Sebagaimana yang telah diketahui, bahwa keadaan ekonomi di berbagai
negara berbeda beda satu sama lain. Walau pun ditemukan persamaan, hal itu
tidak menunjukkan 100% sama apabila diteliti dan dilihat secara mendetail.
Pada bagian ini kita akan melihat bagaimana keadaan ekonomi negara maju. Pada
pembahasan sebelumnya telah disebutkan negara-negara maju menurut Bank
Dunia, IMF dan CIA.
Kita ambil contoh profil negara Jepang di bidang ekonominya. Daratan
Jepang banyak terdapat gunung dan pegunungan, sehingga topografinya relatif
kasar. Kondisi ini menyebabkan Jepang memiliki luas wilayah pertanian yang
tidak begitu luas, yaitu hanya ± 16% dari seluruh wilayah daratannya. Akan tetapi,
meskipun luas wilayah pertaniannya relatif sempit, Jepang ternyata mampu
menghasilkan produk pertanian yang berkualitas. Hal ini dipengaruhi oleh
kesuburan tanah dan kemampuan sumber daya manusia dalam mengolah dan
berinovasi di bidang pertanian, terutama dalam pemanfaatan teknologi dalam
menciptakan varietas-varietas baru unggulan, pupuk, alat-alat pertanian dan obat-
obatan. Hasil-hasil pertanian Jepang antara lain padi, kentang, jagung, sayur-
sayuran, teh, jeruk, dan apel. Dan juga, jepang termasuk negara yang tingkat
pemenuhan akan ikan sangat tinggi
Begitu juga Negara maju yang biasanya melakukan relokasi industri
adalah seperti amerika serikat / usa, jerman, prancis, korea, dan sebagainya.
Negara yang menerima relokasi industri adalah cina, india, indonesia, thailand,
vietnam, malaysia, meksiko, dan lain-lain.

6
II. Negara Berkembang

A. Definisi Negara Berkembang


Negara berkembang adalah sebuah negara dengan rata-rata pendapatan yang
rendah, infrastruktur yang relatif terbelakang, dan indeks perkembangan manusia
yang kurang dibandingkan dengan norma global. Istilah ini mulai menyingkirkan
Dunia Ketiga, sebuah istilah yang digunakan pada masa Perang Dingin.
Penerapan istilah 'negara berkembang' ke seluruh negara yang kurang
berkembang dianggap tidak tepat bila kasus negara tersebut adalah sebuah negara
miskin, yaitu negara yang tidak mengalami pertumbuhan situasi ekonominya, dan
juga telah mengalami periode penurunan ekonomi yang berkelanjutan.

B. Keadaan Geopolitik Negara Berkembang


Kondisi geografis suatu negara atau wilayah menjadi sangat penting dan
menjadi pertimbangan pokok berbagai kebijakan, termasuk juga dalam
merumuskan kebijakan keamanan nasional (national security) atau keamanan
manusia (human security). Berbagai bencana alam yang terjadi seperti : angin
puting beliung, gempa bumi, tsunami adalah beberapa ancaman terhadap manusia
yang sebagian besar diantaranya ditentukan oleh kondisi geografis. Penyebaran
konflik komunal tampaknya sedikit terbendung oleh faktor geografis,
sebagaimana terjadi di Afrika, Balkan dan Asia Tengah, dengan demikian posisi
strategis Indonesia juga membawa implikasi geopolitik dan geostrategi tertentu.
Dari uraian di atas dapat disimpulkan bahwa pembangunan geopolitik hanya
efektif apabila dilandasi oleh wawasan kebangsaan yang mantap. Unsur-unsur
dasar Wawasan Nusantara dalam mencapai kesatuan dan keserasian dapat ditinjau
melalui, Satu kesatuan wilayah, Satu kesatuan bangsa, Satu kesatuan sosial
budaya, Satu kesatuan ekonomi, Satu kesatuan pertahanan dan keamana

7
C. Keadaan Sosial-Budaya Nagara Berkembang
Dalam konteks hubungan sosial-budaya, pengembangan hubungan ini
terjalin secara alami dan berkembang serta mempengaruhi satu sama lain melalui
people-to-people contacts.
Hampir seluruh negara-negara yang sedang berkembang mengambil serta
mengadopsi budaya negara-negara yang telah maju. Hal ini terjadi karena
mayoritas penduduk negara-negara yang sedang berkembang ini memandang
kedepan serta menengok kemajuan yang terjadi di suatu negara maju tersebut.
Kita menengok negara kita Indonesia. Apabila kita melihat kebudayaan
negara kita pada awal-awal kemerdekaan, lalu kita membandingkannya dengan
kebudayaan kita pada saat ini, maka kita akan menemukan perbedaan yang sangat
jauh. Dahulu, masyarakat kita memandang suatu hal yang tabu istilah pacaran,
serta menganggapnya suatu aib dalam keluarga apabila terjadi hal yang semacam
itu. Tap sekarang, justru sebaliknya. Masyarakat kita justru memandang bahwa
seseorang yang tidak memiliki pacar adalah orang yang ketinggalan zaman. Serta
orang tua merasa malu jika anak perempuannya tidak memiliki seorang pacar.
Ini hanyalah suatu contoh perubahan kebudayaan yang terjadi di negara kita.
Dan masih banyak lagi kebudayaan-kebudayaan luar yang sedikit demi sedikit di
adopsi oleh negara kita selang berjalannya waktu.
Adapun dalam bidang sosial, maka negara-negara berkembang sangat
bergantung dengan negara-negara lain terlebih lagi kepada negara-negara maju
dan bahkan juga mengadopsi cara mereka bersosialisasi. Hal ini disebabkan
karena negara-negara berkembang ini berusaha serta berupaya untuk mencapai
kehidupan sosial yang stabil.
Diandara contoh ialah apa yang terjadi seperti flu burung. Negara maju
sangat berperan penting dalam hal ini. Mereka mengambil sampel firus ini dan
mereka bawa ke negaranya, lalu bengeluarkan vaksin dan dijual di negara yang
terkena firus tersebut, diantaranya Indonesia, Malaysia, serta beberapa negara di
asia yang trmasuk negara-negara berkembang.

8
D. Keadaan Ekonomi Negara Berkembang
Umumnya masyakat negara berkembang adalah bermata pencaharian petani
dengan ketergantungan yang tinggi akan hasil sektor pertanian,.Pertanian
termasuk peternakan dan perikanan hanya untuk memenuhi kebutuhan sendiri dan
keluarga Pada umumnya aktivitas masyarakat menggunakan sarana dan prasarana
tradisional. Serta Pendapatan relatif rendah. Sehingga Sangat tergantung pada
alam Ketergantungan Pada Sektor Pertanian / Primer karna jumlah tabungan kecil
bagi sebagian masyarakat.
Keadaan ekonomi negara berkembang sangat tergantung pada sumber daya
alam yang ia miliki, Pasar & Informasi Tidak Sempurna karena informasi di pasar
hanya dikuasai oleh sekelompok orang saja sehingga negara berkembang
umumnya memiliki ketergantungan tinggi pada perekonomian luar negeri yang
bersifat rentan akibat hanya mengandalkan ekspor komoditas primer yang tidak
menentu.
Kondisi perekonomian negara berkembang kurang berkompetisi sehingga
masih dikuasai oleh usaha monopoli, oligopoli, monopsoni Negara berkembang
adalah sebuah negara dengan rata-rata pendapatan yang rendah, infrastruktur yang
relatif terbelakang, dan indeks perkembangan manusia yang kurang dibandingkan
dengan norma global.
Konsep Perbandingan antara keduanya

 Unsur Geopolitik
 Unsur Sosial-Budaya
 Unsur Ekonomi

Indikator Pembeda Antara Negara Maju dan Negara Berkembang:7

Negara
No. Indikator Pembeda Negara Maju
Berkembang
Lebih dari Kurang dari
1 Pendapat perkapita (PCI)
US$5000 US$5000
2 Mata pencaharian Industri dan Agraris dan

7
www.firman94.multiply.com

9
jasa pertanian
Tingkat Sumber Daya Manusia
3 Kualitas tinggi Kualitas rendah
(Pendidikan, kesehatan, dll.)
Lebih dari 500 Kurang dari 500
4 Penggunaan energi
galon galon
Lebih dari 60 Kurang dari 60
5 Usia harapan hidup
tahun tahun
Sudah
6 Kebutuhan kalori Belum terpenuhi
terpenuhi
Negara Maju kebanyakan bermata pencaharian di sektor industri dan jasa, dan
PCI >US$5000.
Contoh negara-negara maju:
Eropa
Barat => Inggris, Perancis, Belanda, Jerman
Selatan => Italia, Portugal, Spanyol
Timur => Rusia
Afrika
Afrika Selatan
Amerika
Utara => Amerika Serikat, Kanada
Oceania
Australia, Selandia Baru (New Zealand)
Asia
Singapura, Jepang, Taiwan. Korea Selatan, Hongkong ("Macan Asia")

Masalah-masalah:
 Tingginya tingkat imigrasi
 kekurangan tenaga kerja
 Keterbatasan Sumber Daya Alam (SDA)

Negara berkembang sebagian besar penduduk bekerja di bidang agraris, dan PCI
kurang dari US$5000.

10
Contoh negara-negara berkembang:
Asia
Timur => Cina, Korea Utara
Barat => Arab Saudi, Irak, Iran, Palestina, Kuwait
Tengah => Kazakhstan, Turkmenistan, Uzbekistan
Selatan => India, Srilanka, Bangladesh, Pakistan
Tenggara => Indonesia, Malaysia, Brunei Darussalam, Filiphina, Tahiland,
Kamboja, Timor Timur
Eropa
Bulgaria, Ukraina, Georgia
Oceania
FIJI, Samoa, Papua Nugini, Kaledonia
Afrika
Nigeria, Kamerun, Mesir, Tunisia

Masalah-masalah:
 Tingginya angka kelahiran
 Kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) rendah
 Kekurangan modal
 Persebaran penduduk tidak merata

11
KESIMPULAN
Perbedaan Negara berkembang dengan negara Maju antara lain :

Segi Ekonomi
Sebagian besar pendapatan negara di dapat dari industribagian besar
pendapatan negara di dapat dari industri.Pendapatan perkapita tinggi Sektor
industri mendominasi perekonomian negara
Dari data-data tersebut dapat disimpulkan bahwa kualitas hidup penduduk
di negara maju seperti Belanda jauh lebih baik daripada kualitas hidup di negara
berkembang seperti India. Negara maju memiliki pendapatan perkapita relativ
lebih tinggi daripada negara berkembang. Implikasi dari pendapatan perkapita
yang tinggi adalah kemampuan untuk membeli bahan makanan yang lebih bergizi
dan memadai. Selain itu kemampuan membeli pelayanan kesehatan, obat-obatan
pelayanan pendidikan juga lebih baik daripada yang pendapatan perkapitanya
rendah. Selama ini perbedaan negara berkembang dan negara maju bisa dilihat
dari indikator ekonominya seperti pertumbuhan ekonomi atau GDP.
Negara maju adalah sebutan untuk negara yang menikmati standar hidup
yang relatif tinggi melalui teknologi tinggi dan ekonomi yang merata.
Kebanyakan negara dengan GDP per kapita tinggi dianggap negara berkembang.
Namun beberapa negara telah mencapai GDP tinggi melalui eksploitasi sumber
daya alam (seperti Nauru melalui pengambilan phosphorus) tanpa
mengembangkan industri yang beragam dan ekonomi berdasarkan-jasa tidak
dianggap memiliki status 'maju'
Pengamat dan teoritis melihat alasan yang berbeda mengapa beberapa
negara (dan lainnya tidak) menikmati perkembangan ekonomi yang tinggi.
Banyak alasan menyatakan perkembangan ekonomi membutuhkan kombinasi
perwakilan pemerintah (atau demokrasi), sebuah model ekonomi pasar bebas, dan
sedikitnya atau ketiadaan korupsi. Beberapa memandang negara kaya menjadi
kaya karena eksploitasi dari negara miskin di masa lalu, melalui imperialisme dan
kolonialisme, atau di masa sekarang, melalui proses globalisasi.

12
Segi geopolitik
Pada segi geopolitik, perbedaan negara maju dan berkembang dapat juga
dilihat dari aspek spasial (geo-spatial) khususnya ketersediaan petanya. Indonesia
sebagai salah satu negara berkembang (perasaan dari dulu negara berkembang
terus) juga punya sifat keterbatasan dalam mengakses peta. Peta yang dimaksud
khususnya peta rupa bumi. Publik sangat sulit untuk mengakses peta tersebut
walau yang skala kecil sekalipun. Coba cari peta Indonesia dalam bentuk digital
skala 1 : 1.000.000 misalkan. Seharusnya peta skala yang sangat kecil ini dapat
diakses secara online.
Kenyataannya sulit mendapatkan peta tersebut. Seharusnya hal ini tidak
terjadi lagi. Bandingkan dengan negara maju seperti Jepang. Mudah untuk
mendapatkannya. Kita bisa beli peta skala besar sampai 1 : 5000 bahkan mungkin
skala yang lebih besar di toko, bak membeli kopi susu perah asli Lembang.
Silakan dicek untuk kasus negara berkembang dan maju lainnya. Mungkinkah ini
terkait dengan kebijakan masing-masing negara.
Perkembangan mencakup perkembangan sebuah infrastruktur modern
(baik secara fisik maupun institusional) dan sebuah pergerakan dari sektor bernilai
tambah rendah seperti agrikultur dan pengambilan sumber daya alam. Penerapan
istilah 'negara berkembang' ke seluruh negara yang kurang berkembang dianggap
tidak tepat bila kasus negara tersebut adalah sebuah negara miskin, yaitu negara
yang tidak mengalami pertumbuhan situasi ekonominya, dan juga telah
mengalami periode penurunan ekonomi yang berkelanjutan.

Segi sosial budaya


Sosial-budaya di negara-negara maju, berbeda dengan negara-negara
berkembang. Hal ini disebabkan karna budaya masing-masing sangat berpengaruh
dengan kemajuanya di bidang teknalogi dan imformasi yang mereka capai
sehingga sosial budaya mereka tidak di pertahankan. Adapaun pada negara-negara
merkembang, mereka sangat bergantung kepada negara-negara maju dalam hal
sosial. Dan dalam hal budaya pun mereka banyak mengikuti kebudayaan mereka.

13
DAFTAR PUSTAKA
http://www.republika.co.id/berita/91282/Negara_Berkembang_Perjuangkan_Prote
ksi_GRTKF
http://id.shvoong.com/books/1866293-masalah-sosial-dan-upaya-pemecahannya/
http://rullysyumanda.org/republik-bencana/climate-talk-only/411-negara-maju-
dan-berkembang-debatkan-amandemen-protokol-kyoto.html
http://wikantika.wordpress.com/2008/05/26/beda-negara-berkembang-maju/
http://www.crayonpedia.org/mw/BSE:Negara_Maju_dan_Negara_Berkembang_9
.1_%28BAB_1%29
http://hitsuke.blogspot.com/2009/07/pendapatan-perkapita-negara-maju-dan.html
http://id.wikipedia.org/wiki/Negara_maju
http://id.wikipedia.org/wiki/Negara_berkembang
http://atzdpumpkin.blogspot.com/2008/10/negara-maju-dan-negara-
berkembang.html
http://yanel.wetpaint.com/page/Geopolitik
http://www.scribd.com/doc/23363625/Geopolitik-Indonesia-Wawasan-Nusantara
http://www.lowonganbaru.com/search/geopolitik+negara+maju
http://smadangawi.top-forum.net/sosial-politik-f8/9-mitos-geopolitik-t298.htm
http://openlibrary.org/b/OL1385190M/Pengaruh_geopolitik_dan_geostrategi_Jep
ang_terhadap_implementasi_Wawasan_Nusantara
http://www.unisosdem.org/ekopol_detail.php?aid=7843&coid=3&caid=31
http://robeeon.net/search/WikiAnswers+-+Ciri+ciri+budaya+politik+negara+maju
http://advancedtraining.blogspot.com/2008/05/geopolitik-dunia-dan-krisis.html
http://www.scribd.com/doc/19666371/Konstalasi-Geo-Politik-Dan-Sosio-
Religius-Nasional
http://www.fealacindonesia.org/lang-in/indonesia-dan-latin-amerika/deskripsi-
umum/sosial-budaya.html
http://sap.unila.ac.id/2009/11/16/sistem-sosial-budaya-indonesia-sos-104/
http://www.dw-world.de/dw/article/0,,4965505,00.html
http://www.republika.co.id/berita/91282/Negara_Berkembang_Perjuangkan_Prote
ksi_GRTKF

14
http://www.crayonpedia.org/mw/BSE:Negara_Berkembang_dan_Negara_Maju_9
.1_%28BAB_1%29_IPS
http://studihukum.wordpress.com/2009/10/22/perkembangan-hukum-di-negara-
berkembang-peran-budaya-hukum/
http://static.rnw.nl/migratie/www.ranesi.nl/arsipaktua/ekonomi/Indonesia_ekono
mi20090325-redirected
http://fiskal-moneter.infogue.com/krisis_ekonomi_negara_berkembang
http://gebrak.blogspot.com/2008/11/krisis-ekonomi-negara-berkembang.html

15