Anda di halaman 1dari 4

NAMA : FAHRUL FAUZI

PRODI/KELAS : D3-TEKNIK MESIN / 1E


NIM : 1331210011
Alat Ukur Listrik dan Cara Kerjanya







B. Cara Kerja :
Elektromagnetik peka terhadap arus listrik, maka elektromagnetik dapat digunakan untuk
mendeteksi arus listrik. Alat untuk mendeteksi dan mengukur arus listrik disebut galvanometer.
Galvanometer terbuat dari kumparan yang dihubungkan dengan rangkaian listrik yang hendak
diukur arusnya. Kumparan tersebut dapat berputar bebas pada tumpuannya, dan diletakkan di
daerah medan magnet oleh magnet permanen.

Jika arus listrik mengalir pada kumparan, maka gaya magnetik menyebabkan kumparan berputar.
Kumparan tersebut tidak dapat terus berputar karena ditahan pegas. Saat kumparan berputar,
jarum penunjuk yang dilekatkan pada kumparan tersebut ikut berputar, dan menunjuk angka
tertentu. Karena kumparan akan berputar pada arah yang berlawanan jika arus dibalik, maka
galvanometer dapat digunakan untuk mengukur besar serta menunjukkan arah arus listrik dalam
rangkaian.





CARA KERJA ALAT MENGUKUR DAYA MOMENT.

DIAL GAUGE atau ada yang menyebutnya dial indicator adalah alat ukur yang dipergunakan
untuk memeriksa penyimpangan yang sangat kecil dari bidang datar, bidang silinder atau
permukaan bulat dan kesejajaran. Konstruksi sebuah alat dial indikator seperti terlihat pada
gambar di atas, terdiri atas jam ukur (dial gauge) yang di lengkapi dengan alat penopang seperti
blok alas magnet, batang penyangga, penjepit, dan baut penjepit.
CARA PEMBACAAN DAN PENGGUNAAN ALAT
Saat akan digunakan dial indikator tidak dapat digunakan sendiri, tapi memerlukan kelengkapan
seperti di atas yang harus diatur sedemikian rupa pada saat pengukuran. Posisi dial gauge harus
tegak lurus terhadap benda kerja yang akan diukur.

Dial Test Indikator

Pada dial indikator terdapat 2 skala. Yang pertama skala yang besar (terdiri dari 100 strip) dan
skala yang lebih kecil. Pada skala yang besar tiap stripnya bernilai 0,01 mm. Jadi ketika jarum
panjang berputar 1 kali penuh maka menunjukkan pengukuran tersebut sejauh 1 mm. Sedangkan
skala yang kecil merupakan penghitung putaran dari jarum panjang pada skala yang besar.

Pembacaan Dial Test Indikator
Sebagai contoh, jika jarum panjang pada skala besar bergerak sejauh 6 strip dan jarum pendek
bergerak pada skala 3 maka artinya hasil pengukurannya adalah3,06 mm. Pengukuran ini
diperoleh dari :
skala pada jarum panjang dibaca : 6 x 0,01 mm = 0,06 mm
skala pada jarum pendek dibaca : 3 x 1 mm = 3 mm
maka hasil pengukurannya adalah 0,06 mm + 3 mm = 3,06 mm.
Skala dan ring dial indikator dapat berputar ke angka 0 agar lurus dengan penunjuk. Penghitung
putaran ukur jam berfungsi menghitung jumlah putaran penunjuk. Yang perlu diperhatikan
dalam menggunakan dial indicator adalah keadaan permukaan benda yang akan diukur harus
bersih, posisi spindel dial (ujung peraba) tegak lurus pada permukaan komponen yang diperiksa,
dan metode pengukuran yang digunakan.
Metode Pengukuran
1. Letakkan V-block di atas plat datar dan letakkan poros di atas block.
2. Sentuhkan spindel dial gauge pada permukaan poros. Aturlah tinggi dial gauge lock
sedemikian rupa sehingga menyentuh permukaan poros.
3. Putarlah poros perlahan-lahan dan temukan point pada permukaan pembacaan paling kecil.
Putarlah outer ring sampai penunjukkan pada 0.
4. Putarlah poros perlahan-lahan. Bacalah jumlah gerakan pointer.
Adapun metode pengukuran yang digunakan dial indikator adalah sebagai berikut:
(a) benda kerja yang dipindahkan, dial indikator tetap pada posisi diam.
(b) Dial indikator yang dipindahkan, benda kerja tetap pada posisi diam.
(c) Benda kerja diputar, dial indikator tetap pada posisi diam.