Anda di halaman 1dari 23

PASAK

Dibuat oleh :
Kartika L
M. Assad POLBAN
Mukhamad Khoeron

18/10/09 TEKNIK KONVERSI ENERGI


Definisi
Pasak adalah elemen mesin yang dipakai
untuk menetapkan bagian-bagian mesin
seperti roda gigi, sproket, puli dan kopling
pada poros.

Momen yang timbul diteruskan oleh pasak


dari poros ke naf atau sebaliknya.
Definisi lanjutan
Sepotong logam (mild steel) yang diselipkan di
antara poros dan hub suatu puli atau elemen
mesin lain untuk mencegah gerak relatif di
antara keduanya.

Dengan demikian pasak dapat disebut sebagai


sambungan tidak tetap seperti halnya baut
dan sekrup, yang dapat dilepas kembali.
Macam-macam Pasak
 Menurut Pemasangannya
- Pasak memanjang (pasak melintang)

 Menurut Bentuk dan konstuksinya


- Pasak benam
- Pasak belah
- Pasak tirus
- Pasak tangensial
- Pasak bulat
Pasak benam
Pasak benam merupakan pasak memanjang yang paling banyak digunakan.
Pasak ini dipasang pada konstruksi roda yang dapat dgesekan pada poros.
Alur pasak dibuat sejajar dengan kelonggaran 0,2-0,4 mm
Pasak belah
Pasak belah mudah dibuat, tetapi membuat poros lebih lemah. Dengan
pasak ini torsi yang dapat diteruskan kecil.
Pasak tirus
Pasak tirus dibuat dengan kemiringan lereng 1 : 100 dengan satu ujungnya
sebagai kepala untuk memasang dan melepas pasak. Pemasangan pasak ini
dengan dipres, sehingga torsi diteruskan melalui gesekan selain pasak itu
sendiri. Dengan pengepresan, kontruksi sambungan pasak ini tidak teliti dan
pusat naf dapat bergeser sehingga sedikit eksentris terhadap porosnya.
Pasak tangensial
Pasak tangensial memberikan sambungan mati kuat sekali, karena naf dan
poros dalam arah keliling (tangensial) diprategangkan. Torsi dan kejutan
besar dapat ditahan oleh pasak ini. Pelemahan akibat atur pasak lebih kecil.
Tapi luar satu sama lain membentuk sudut 120°. Ukuran tinggi pasak h dan
tebal pasak b secara empiris h = d/10 dan b = 3 h.
Pasak bulat
Pasak bulat dipergunakan untuk torsi yang kecil. Pembuatan lubang dibuat
setelah naf dan poros terpasang.
Macam-macam Pasak (lanjutan)
• Letak porosnya
- Pasak pelana
- Pasak rata
- Pasak singgung
Perhitungan Kekuatan Pasak
Kekuatan pasak dapat ditinjau terhadap dua hal yaitu Tegangan geser dan
Tekanan bidang permukaan
Tegangan Geser
Tekanan bidang permukaan
Contoh

1. Rencanakan pasak dengan data berikut


daya yang dipindahkan poros pada cakera rim
20 pk pada putaran 100 rpm. garis tengah poros
60 mm. panjang leher poros (naf) cakera rim 100
mm. bahan poros da pasak S 30 C, dan bahan
cakera rim besi tuang (lihat Gambar 6.9).
Jawab
Rangkuman

 kesulitan dalam penyelesaian soal supaya diatasi


dengan mempelajari kembali tinjauan beban
yang terjadi pada pasak, yaitu beban geser pasak
pantakan antara pasak dengan poros & antara
pasak dengan naf, dan tekanan bidang.
 Tahan lentur penampang pasak melintang dapat
diperiksa pada mata kuliah kekuatan bahan.
 Perhatikan konversi satuan, khususnya dalam
menentukan gaya tangensial yang bekerja pada
pasak.
LANJUTAN Rangkuman

 Sambungan pasak selalu berhubungan lengan


poros atau batang tempat elemen mesin lainnya,
seperti roda gigi, puli dipasangkan secara tidak
tetap.
 Pada umumnya bahan pasak dibuat sama dengan
bahan poros, sedangkan naf biasanya dibuat dari
besi tuang.
 Beban bolak-balik yang terjadi diperhitungkan
dengan cara memberi faktor keamanan v = 8,
sedangkan untuk pembebanan yang biasa faktor
keamanan diambil lebih rendah, misalnya v = 5.
Alhamdulillah

Terimakasih
Hatur nuhun
matur nuwun

hatur thank u