Anda di halaman 1dari 13

Catatan Pembekalan Radiologis UKDI (bukan untuk umum)

Tulang: dense
corakan bronovaskuler meningkat bronkitis
hematopneumothorax harus disebut air fluid level
corak bronkovaskuler lebih dari 2/3 medial ke lateral (atau sampai 1/3 lateral) adalah ??
tumor: sangat padat
hidropneumothorax kalau ada air fluid di thorax dan tanpa didahului KLL, biila didahului KLL maka
hematothorax

Scheidel: untuk lihat os. nasi
Stenver untuk lihat mastoid
Towne utuk lihat foramen magnum
Gout ada tofus
OA ditemukan lipping, spur formation
osteosarcoma pada usia decade 2
Ewing's sarcome periostal reactionnya seperti bawang (onion)
abdomen
erect: untuk melihat gambaran step ladder
LLD
AP supine: untuk melihat gambaran usus halus dan colon
atresia ani dengan knee chest position / wangensteen rice position untuk mengetahui jarak anal
dimple dan penurunan usus
perselubungan radioopak fusiform abdomen kanan atas appendisitis
Hipertrofi Pylori Stenosis: Single bubble (tidak bilous)
Atresia duodeni: Double bubble (bilous)
Hirsprung's disease: dilatasi karena ada aganglionik segmen (yang dilatasi bukan yang aganglionik)
Achalasia: bird beak / rat tail
Cancer Colon: apple core



Neurotransmiter
Asetilkolin turun (karena reseptor) = myastenia gravis
Dopa turun (di subst nigra) = parkinson
Dopa naik (di mesolimbik dan striatal) = psikotik
Serotonin kurang = obsesif kompulsif dan depresi (cek lagi)
Gaba kurang = cemas
Glutamat berlebih = mania
Posted by Belajar Kedokteran at 10:59 PM No comments:
Email ThisBlogThis!Share to TwitterShare to FacebookShare to Pinterest
F r i d a y , M a y 1 6 , 2 0 1 4
Batas-Batas Pediatri
Usia <6 bulan dosis Zink 10 mg selama 10-14 hari
Usia >6 bulan dosis Zink 20 mg selama 10-14 hari

<2 tahun Terapi A 50-100 cc/bab
>2 tahun Terapi A 100-200 cc/bab

Usia <12 bulan Terapi C: 30 ml/kgBB dalam 1 jam dilanjutkan 70 ml/kgBB dalam 5 jam
Usia >12 bulan Terapi C: 30 ml/kgBB dalam 1/2 jam dilanjutkan 70 ml/kgBB dalam 2 1/2 jam

Berat <10 kg diazepam supp 5 mg
Berat >10 kg diazepam supp 10 mg
Posted by Belajar Kedokteran at 10:53 AM No comments:
Email ThisBlogThis!Share to TwitterShare to FacebookShare to Pinterest
W e d n e s d a y , M a y 1 4 , 2 0 1 4
Hafalan Wajib UKDI
IM: hepatitis B, DPT, Campak
Oral: polio
SC: heparin, insulin
IC: BCG, tuberkulin

BCG = 0.05 ml; Tuberkulin dan polio(@0.05 ml) = 0.1 ml; polio injeksi dan HB imunoglobulin 0,5 ml; DPT 1 ml

Lahir: menoleh, menangis
6 bulan: kontrol kepala, mengikuti benda dengan mata, memainkan tangan
9 bulan: duduk, menggenggam, bersuara nyaring
12 bulan: berdiri, mengerti dan menggunakan beberapa kata
18 bulan: berjalan, menggenggam benda kecil
30 bulan: lari berputar, bicara beberapa kata bahkan kalimat
3 tahun: bermain, melompat dan memanjat, banyak bicara dan tanya

motorik
kemampuan sosial

BMD:
-1 sampai -2,5: osteopenia
<-2,5: osteoporosis
Osteoporosis+fraktur: osteoporosis berat

Toxoplasma:
Pirimetamin, sulfadiazin trim 2,3
Spiramycin trim 1

Leptospira: doksisiklin
Kolera: tetrasiklin
Disentri: cotrimoxazole

Beda:
kejang fokal kompleks: ada penurunan kesadaran, kejang fokal dan aura
Vs
Absans atipikal: bengong tok

Kala I fase aktif:
3-4 akselerasi
5-8 dilatasi maksimal
9-10 deselerasi
Posted by Belajar Kedokteran at 8:28 AM No comments:
Email ThisBlogThis!Share to TwitterShare to FacebookShare to Pinterest
M o n d a y , M a y 1 2 , 2 0 1 4
Cacing
Ascaris Lumbricoides

Sangat jarang bergejala: jika parah abdominal discomfort
Anak suka main di selokan: rentan cacingan
pemeriksaan mikroskopik: telur dengan 3 lapis dinding: albuminoid, hialin dan vitelin

Tata laksana:
Albendazole 400 mg single dose atau
Mebendazole 500 mg single dose



Trichuris Trichuria

Diare, nyeri perut dan anemia
terinfeksi jika menelan embryonated egg
diagnosis: unembryonated egg di feces (telur berbentuk tempayan)

Tata laksana:
Albendazole 400 mg 3 hari
Mebendazole 2x100 mg 3 hari


Cacing tambang (Ancylostoma duodenale dan Necator americanus)

Gatal di tempat penetrasi cacing (ground itch), anemia
Terinfeksi stadium filariform
Diagnosis: telur dalam feses (telur berdinding tipis)

Tata laksana:
Pyrantel pamoat 10 mg/kgBB 3 hari
Albendazole 400 mg single dose
Prazikuantel adalah drug of choice untuk taeniasis
Albendazole DOC Cutaneus Larva Migran
Posted by Belajar Kedokteran at 10:18 AM No comments:
Email ThisBlogThis!Share to TwitterShare to FacebookShare to Pinterest
Labels: ground itch tatalaksana
S a t u r d a y , M a y 1 0 , 2 0 1 4
Khas Pada Penyakit
Depresi,hipersomnia,retardasi psikomotor:withdrawal amfetamin
Retikulogranuler, UK<34 mgg: Hyaline membran disease
Anak,blast>20%:ALL
Pseudohifa (swab cervix) = candida
Clue cells, whiff test+ (swab cervix) = bakterial vaginosis
Fungus ball () = aspergilosis
Honey comb, dahak 3 lapis (Thorax PA) = bronkiektasis
Cherry pink colour (lebam mayat) = keracunan CO
Japanese flag, cherry red spot (funduskopi) = oklusi arteri retina sentral
Dendritic ulcer() = keratitis HSV
Sentral lesi koin() = ulkus kornea
Pleural line (thorax PA) =Pneumothorax
Wine bottle sign di cervical (thorax PA) = Croup/laringitis
Strawberry appearance, sediaan basah = Trichomonas vaginalis
Boot shaped cor (thorax PA) = ToF
Murmur holosistolik = regurgitasi mitral
Murmur pansistolik = VSD
nyeri berbaring dan bernafas, ST elevasi pada semua sandapan = perikarditis
red currant jelly stool, masa seperti portio/sosis, kuadran kanan bawah kosong/dance sign = intususepsi
bag of worms di skrotum (pf) = varikokel
punched out = multiple mieloma
Filling defect,over hanging edge = Adeno Ca colon
Cobble stone, skip lesion = chron disease
Whorled pattern = mioma uteri
Tanda radang = mastitis
Mastitis + berfluktuasi = abses mammae
tipis mengkilat,vena terlihat,besar = tumor pylloides
Peau de orang, retraksi puting, nipple discharge = ca mammae
bersamaan siklus haid = fibrocystic change
radiolusen dikelilingi sklerotik = osteomyelitis
Kalsifikasi dikelilingi lusen = kondrosarkoma
Av crossing, copper wire = retinopati ht
Gejala BPPV+ nistagmus ke sisi sakit .= neuritis vestibularis
Vertigo+penurunan pndngaran saja,akut = labirintis
bulan sabit = SDH
Bikonvek/oval,lucid interval = EDH
Kalu kuduk+trauma kepala = SAH
Gatal lipatan2,riw alergi,likenifikasi = dermatitis atopik
Kerokan lilin,titik pndarahan pada kerokan, lesi serupa/psoriatik, ekstensor = psoriasis vulgaris
Kubah,delle,keluar nasi = moluskum kontangiosum
Bulat abu2,permukaan verukose,ekstensor = veruka vulgaris
Kulit,mukosa,mata,setelah minum obat = StevenJS
SJS+epidermilisis = TEN
Trias kesadaran turun, miosis,depresi nafas = intoksikasi opioid
Cemas,hipertensi,midriasis = withdrawal opioid
Cemas,tremor,insomnia = withdrawal alkohol dan sedatif
Massa ~ zaitun = Hipertrophy S Pilorus
Coffee bean sign = volvulus
X,webbed neck = sindrom turner
XXY,laki tp mncul payudara = sindrom klinefelter
XYY,kriminal = sindrom jacobs
21,mongoloid face = sindrom down
Susu formula,kemerahan dinding abdomen = necrotican enterocolitis
Nyeri hebat unilateral, gg sensorineural,penurunan lendengaran = herpes zoster oticus
PIP,MCP, tanda2 reuma, pannus, perlahan, RF+ : Reumatoid arthritis
Pseudopolip, haustra hilang/lead pipe, crypt absses+neutrofil : Collitis ulserative
Pengantongan di mukosa, fistula : divertikulitis
Ulkus kornea perifer : mooren's ulcer
Rinorrhea, raccoon eye : fraktur basis cranii anterior
Otorrhea : fraktur basis cranii media
Ring enhancing lesion: Toxoplasmosis cerebri/encephalopaty
HT emergency+kesadaran menurun+edema serebri: encephalopati HT
Battle sign : fraktur basis cranii posterior
Bula tegang, nikolsky -: pemfigoid bulosa
Bula kendur nikolsky +: pemfigus vulgaris
Ulkus tertutup krusta tebal sulit dilepas: ektima
Infeksi jar subkutis eritema tegas: erisipelas
Infeksi jar subkutis eritema tidak tegas: selulitis
Eritema,di lipatan,lampu wood coral red: eritrasma (bukan erisipelas)
Gambaran cemara terbalik: ptiriasis rosea
Ulkus roden, mengkilat,telangiektasis: karsinoma sel basal
Stridor ekspirasi,obstruksi berat: obstruksi intrathorax (trakea,bronkus)
Stridor inspirasi: obstruksi ekstrathorax
Stridor bifasik: obstruksi subglottis
Posted by Belajar Kedokteran at 6:19 AM No comments:
Email ThisBlogThis!Share to TwitterShare to FacebookShare to Pinterest
F r i d a y , M a y 9 , 2 0 1 4
Timeline
Pediatri:

Sepsis neonatarum awitan dini < 3 hari
Sepsis neonatarum awitan lambat > 3 hari
Transient tachypnea of the newborn membaik dalam 3 hari
Hospital acquired pneumonia harus dirawat >48 jam
Ventilator acquired pneumonia harus di ventilator >48 jam

Saraf:

TIA hilang dalam 24 jam
RIND hilang dalam 24 - 72 jam
Stroke tidak hilang setelah >72 jam

Jiwa:

Psikosis postpartum 2 - 3 hari postpartum
Depresi post partum minggu sampai bulan
Stress post partum 6 bulan
Gg waham menetap minimal 1 bulan
PTSD berlangsung dalam 6 bulan
OMSK >6 minggu
Skizofrenia bertahan lebih dari 1 bulan
Baby blues mulai dan berakhir antara 7 - 14 hari
Reaksi stress akut <1 bulan
PTSD minimal 1 bulan - 6 bulan
Psikotik akut, reaksi stres akut <1 bulan
Posted by Belajar Kedokteran at 10:25 PM No comments:
Email ThisBlogThis!Share to TwitterShare to FacebookShare to Pinterest
T h u r s d a y , M a y 8 , 2 0 1 4
Tb anak


0 1 2 3
Kontak dengan
pasien TB
Tidak jelas
Laporan keluarga,
kontak dengan
BTA negatif atau
tidak jelas (BTA)
Kontak dengan
pasien BTA positif
Uji tuberkulin Negatif
Positif (>10 mm
atau >5 mm pada
imunosupresi)
Gizi Kurang:
BB/TB <90%
Buruk:
BB/TB<70%

BB/U<80% BB/U<60%
Demam tanpa
penyebab yang
jelas
>2 minggu
Batuk >3 minggu
Pembesaran
kelenjar limfe
koli, aksila
inguinal.
Pembengkakan
tulang / sendi
panggul, lutut

>1 cm, jumlah >1,
tidak nyeri, ada
pembengkakan

Foto dada Normal/tidak
jelas
Suggest Tb


> 6: terapi OAT
<6 + kontak + usia balita: profilaksis INH
Profilaksis 1: bila ada kontak dengan pasien TB (3 bulan)
Profilaksis 2: bila terinfeksi TB tapi tidak sakit (6 - 12 bulan)


Kelas Kontak Infeksi Sakit Tatalaksana
0 - - - -
1 + - - Profilaksis I
2 + + - Profilaksis II
3 + + + Terapi
Posted by Belajar Kedokteran at 8:11 PM No comments:
Email ThisBlogThis!Share to TwitterShare to FacebookShare to Pinterest
Gangguan Kejiwaan Postpartum
Baby blues muncul dan hilang antara hari ke 7 sampai 14
Psikosis: paling berat, halusinasi dan waham (anaknya jelmaan setan), ada keinginan membunuh anaknya
Depresi postpartum: gejala sama dengan depresi, pada kasus berat disertai keinginan bunuh diri
Posted by Belajar Kedokteran at 6:57 PM No comments:
Email ThisBlogThis!Share to TwitterShare to FacebookShare to Pinterest
Jiwa
Gangguan panik
Serangan ansietas berulang, berlangsung beberapa menit, kadang lebih lama
Gejala primer: palpitasi, nyeri dada, rasa tercekik, pusing, dapat disertai depersonalisasi / derealisasi
Gejala sekunder: takut mati, kehilangan kendali

berikan SSRI (Sertralin, Fluoxetine, Fluvoksamin) 5 minggu - 6 bulan, dapat ditambahkan
Benzodiazepin (alprazolam, lorazepam)

Episode depresif juga berikan SSRI
Posted by Belajar Kedokteran at 6:53 PM No comments:
Email ThisBlogThis!Share to TwitterShare to FacebookShare to Pinterest
T u e s d a y , M a y 6 , 2 0 1 4
Depresi
Klasifikasi depresi menurut PPDGJ

Depresi ringan: minimal 2 gejala utama + minimal 2 gejala tambahan + tidak mengganggu pekerjaan sehari-hari (bisa
dengan atau tanpa gejala somatis)
Depresi sedang: minimal 2 gejala utama+ minimal 3 gejala tambahan + mengganggu pekerjaan sehari-hari (bisa dengan
atau tanpa gejala somatis)
Depresi berat: minimal 3 gejala utama + 4 gejala tambahan + sama sekali tidak bisa melakukan pekerjaan sehari-hari (bisa
dengan atau tanpa gejala psikotik)

Gejala utama
mood depresif
lelah, kurang energi/anergi, aktivitas menurun
minat dan kegembiraan hilang

Gejala tambahan
konsentrasi berkurang
percaya diri berkurang
rasa bersalah dan tidak berguna
pandangan masa depan suram
ide bunuh diri
tidur terganggu
nafsu makan kurang
Posted by Belajar Kedokteran at 7:54 PM No comments:
Email ThisBlogThis!Share to TwitterShare to FacebookShare to Pinterest
Iritabel Bowel Disease VS Inflammatory Bowel Disease
Irritabel Bowel Syndrome

Gangguan usus fungsional yang memiliki karakteristik nyeri atau rasa tidak nyaman pada abdomen dan perubahan pola BAB tanpa
terdapat gangguan struktural

Kriteria diagnosis: nyeri atau rasa tidak nyaman pada abdomen 3 hari per bulan di 3 bulan terakhir disertai 2 gejala berikut:
1. membaik dengan defekasi
2. onset berkaitan dengan perubahan frekuensi BAB
3. onset berkaitan dengan perubahan konsistensi BAB
Inflammatory Bowel Disease

Ulcerative Colitis Crohn disease
Wall
involvement
Mucosal and submucosal
ulcers
Full thickness inflamation
with knite like fissures
Location Awal di rektum, menjalar Dimanapun dari mulut ke
anus dengan skip lesion,
ke sekum ileum terminal yang paling
umum, rektum paling
jarang
Symptomps nyeri kuadran kiri bawah
dengan diare berdarah
nyeri kuadran kanan
bawah (ileum) dengan
diare yang tidak berdarah
Gross
appearance
pseudopolyps, haustra
hilang (gambaran lead
pipe pada imaging)
Cobblestone mucosa,
creeping fat and strictures
(string sign di imaging)
Komplikasi Toxic megacolon dan
karsinoma
Malabsorbsi dengan
defisiensi nutrisional,
nefrolitiasis kalsium
oksalat, fistula dan
karsinoma jika terdapat
penyakit kolon
Associations primary sclerosing
cholangitis and p-ANCA
positivity
ankylosing spondylitis,
sacroilitis, migratory
polyarthritis, erythema
nodosum dan uveitis
Smoking protect against UC increase risk of Chron
disease



Catatan Pembekalan Neurologi UKDI (bukan untuk umum)

STROKE

Onset:
akut: vaskular, stroke
trauma: riwayat trauma
sub-akut: infeksi, imunologi
kronis: neoplasma

Trombotik ICH Emboli
Onset bangun tidur aktivitas aktivitas
Tanda peningkatan
TIK
- + -
Tekanan darah < 200 mmHg > 200 mmHg Normal
Penanganan turunkan tekanan darah
bila sistolik >220
mmHg
bila < 3 jam:
trombolitik
bila > 3 jam anti
agregasi platelet
turunkan tekanan
darah bila sistolik >
180 mmHg

Gambaran
radiologis (CT
Scan)
bulatan hipodens hiperdens hipodens V shaped
(besar??)
Lain-lain Riwayat sindrom
metabolik (+)
bila meningeal sign
(+) maka
merupakan SAH
Disertai penurunan
kesadaran
Riwayat PJK atau AF

Tanda penigkatan TIK: nyeri kepala, muntah proyektil penurunan kesadaran, Cushing sign (hipertermi, bradikardia dan bradipneu)


Stroke pake anti HT IV IV karena mudah dikontrol kadarnya
stroke hemoragik jangan manitol dulu, HT nya ditangani dulu (lebih gawat)

TUMOR

ada hemiparesis: supratentorial
kalo gejala acak/ bermacam-macam: infratentorial


EDH SDH
bikonveks
Lucid interval
evakuasi pendarahan secepatnya
(rujuk/konsul bedah saraf)
bulan sabit
karena trauma berulang


Meningitis Ensefalitis
kaku kuduk
kalo disertai strabismus maka meningitis TB
defisit neurologis (bukan sekedar penurunan
kesadaran)

KEJANG

ada faktor penyebab: acute symptomatic seizure
berulang dua kali: epilepsi
klo konversi: ngga akan menyakiti dirinya (cari tempat yang aman untuk pingsan, nggak berbusa, di tempat yang ramai atau di depan
orang tertentu aja)
mioklonik cuma sekali aja kejangnya
terapi kejang: disangga kepalanya, dilonggarkan kerahnya, miringkan, jangan masukkan apa-apa ke mulut, jangan dipegangi, cari
bantuan

Kejang Demam

parsial: kejang demam kompleks
simetris: kejang demam
MRI/CT Scan bila ada defisit neurologis yang menetap

dosis diazepam suppositoria:
BB < 10 kg: 5 mg
BB > 10 kg: 10 mg
DEMENSIA
harus memenuhi ketiga tanda berikut: gangguan memori, gangguan kognisi lain, gangguan Activities Daily Living (ADL)
khasnya:
Alzheimer: usia >65 tahun DAN muncul perlahan-lahan
Vaskular: mendadak
obsesif kompulsif dan depresi: kekurangan serotonin

HEADACHE
sinusitis klo menunduk makin sakit, nyeri dibelakang tulang alis/ tulasng pipi
kluster: pada satu mata
tension: seperti dibebat di kepala
migraine terdapat fotofobia
menghindari cahaya/ sakit bila melihat cahaya adalah fotofobia (bukan aura)
aura adalah seperti melihat kunang-kunang

VERTIGO
BPPV disertai kambuh pada perubahan posisi kepala, diagnosis dengan manuver Dix Hallpike
Menierre's disease disertai tinnitus dan penurunan pendengaran
Neuritis vestibuler disertai flu like syndrom

BELL'S PALSY
karena kompresi saraf
klinis: lagopthalmus
pengobatannya apa?
lagopthalmus dapat di DD dengan Ramsay Hunt: cek apabila ada bekas herpes di belakang telinga (paling sering)
trigeminal neuralgia: merasa menyengat pipi, dahi, rahang

TIC FASIALIS

....


UMN LMN
Spastik
Refleks fisiologis meningkat
Refleks patologis (+)
Flaksid
Refleks fisiologis menurun
Refleks patologis (-)




pemeriksaan tinggi lesi dengan tes sensorik eksteroseptif (nyeri, rangsang raba)
tes sensorik propioseptif untuk merasakan perubahan posisi

SINDROM CAUDA EQUINA
Saddle back anestesia (anestesi pada kedua pantat): lesi conus
Bila anestesi pada satu pantat saja: lesi epiconus

GUILLAIN-BARRE SYNDROM (GBS/SGB)
kelumpuhan terjadi ascending, autoimun, didahului flu sebelumnya

glove and stocking deficits: poli neuropati

MYASTENIA GRAVIS
pemeriksaan:
tes hitung, watenberg
tensilon/prostigmin/piridostigmin test
EMG
antibodi

PARKINSON
Tremor saat resting
Rigidity
Akinesia/bradikinesia
Postural instability (kalau ada kakek jalannya pelan jangan didorong, nanti jatuh)

Cervicalgia cara memeriksa dengan diprovokasi / Ihermitte test
Post herpetic neuralgia
menyerang sesuai dermatom saraf ..., unilateral

PLEXUS BRACHIAL INJURY
Erb's plasy: waitress tip
Drop hand (saturday night palsy): lesi N. radialis
Carpal Tunnel Syndrom (CTS): lesi N. medianus
pemeriksaan dengan Tinnel test (ketuk pakai hammer di ...) dan phalen test (satukan dorsum masnus selama 1 menit)
Ape hand/ Hand of Benediction: N. ulnaris
Thompson test (dijepit pada m. gastrocnemius) untuk memeriksa ruptur tendon achilles

TETANUS
trismus, risus sardonicus (kaku otot wajah), opistotonus (perut papan) dan gangguan saraf otonom (takikardia, hiperhidrosis,
hipertensi, aritmia, hipersaliva)
penanganan:
24 jam awal
o ATS 10.000 IU iv
o TT 0,5 cc im
eradikasi bakteri kausatif Penicillin 100.000-200.000 IU/kg/hari
manajemen luka




Kumpulan Referensi Kedokteran
M o n d a y , A p r i l 2 1 , 2 0 1 4
Catatan Pembekalan Pediatri UKDI (bukan untuk umum)
Materi yang sering keluar
Resusitasi
Kejang demam
Nutrisi
Imunisasi- jadwal, KIPI
TB
Leukemia akut
sindrom nefrotik
atresia bilier
hemofilia
marasmus kwasiorkor
meningitis

tatalaksaan shock (infus) dan oksigen pada neonatus
antropometri
infeksi cacing
nebulisasi
skor APGAR
nutrisi pada anak
parsial/satu sisi dilanjutkan general: kejang demam kompleks
laboratorium dan pungsi lumbal
diazepam supp- diazepam supp- fenitoin loading (10-20)- fenobarbital
diazepam 0,3-0,5

valproic acid diberikan sampai 1 tahun bebas kejang (setelah tappering off 2-6 bulan)
paling aman untuk semua epilepsi asam valproat
kejang demam berulang dalam 24 jam: kejang demam kompleks
status epileptikus v epilepsi??

TB
mantoux 0,1 ml intrakutan, dibaca setelah 2 jam, yang dibaca diameter tranversal indurasi
edukasi: cari dewasa penular dengan foto thorax serumah

profilasksis TB anak: INH 10 mg

klo ada skrofuloderma, milier??: diagnosis sudah tegak (tidak perlu mantoux)
KDT untuk anak dalam bentuk evervesen
TB form 01, 02
nebulisasi- pilih masker yang menutup mulut dan hidung
salbutamol (2,5 ml) + NaCl = 3-4 ml
pneumonia kecepatan nafas
pneumonia bakteria no COUGH!
croup: diagnosis klinis, tida boleh diberikan antibiotik
DD asma: asma itu nocturnal, batuk bersamaan sesak
bila sudah melibatkan kulit skrofuloderma atau limfadenopati??
batuk + sesak saja: pneumonia biasa (bukan severe pneumonia)- pengobatan amoxicillin p.o atau cotrimoxazole p.o
stridor (suara nafas bunyi)- bila telungkup berkurang maka merupakan hipertrofi timus, bila tidak maka merupakan laringomalasia
DOC pertusis adalah Eritromisin
Nebulisasi dapat dilakukan 2-3 kali
DOC Tonsilitis akut adalah Amoxicillin
Serangan asma persisten: intermiten??
plotting gizi berupa kurus, sangat kurus, tidak boleh bilang gizi buruk
f75/D10%+ , resomal
AB gizi buruk- Cotrimoksazole
bila gizi buruk + penyerta??- Ampicillin DAN Gentamycin
DPT+hepatitis B= DPT kombo*
DPT+hepatitis B+Hemofilus influenza B= pentavalen*
dalam bentuk vial

resusitasi bayi, APGAR skor
menghisap lendir: mouth first then nose
WHO 2014 resusitasi
Vitamin K1 dulu baru Hepatitis B
yang dinilai (bayi baru lahir): nafas, tonus, cukup bulan
bayi prematur imunisasi setelah berumur 2 bulan (termasuk hepatitis B)
epilepsi boleh diimunisasi
alergi boleh diimunisasi asal diberi??
ada anggota keluarga cacar air, yang belum terkena cacar air segera diiimunisasi sebelum 72 jam, bila melewati maka percuma
(sudah tertular)
resusitasi hingga 10 menit saja
BCG 0,05 ml lengan kanan
DPT intramuskular
Campak 9 bulan 0,5 lengan kiri

BCG: klo KIPI dikompres antibiotik
DPT: klo KIPI dikompres dingin
panas dan bercak merah bersamaan: rubella
DPT resepi obat panas, dapat dilakukan walau pasien sedang flu
DPT diberikan minimal usia 6 minggu, BCG batasnya 2 bulan

Dehidrasi
berat terapi C
ringan sedang ORS dalam 4 jam 1 sendok tiap 1-2 menit
zink cara pemberian: dilarutkan dalam air dan ketika perut sedang kosong (untuk 10 hari)
walking disease: sakit tapi masih bisa jalan-jalan
pilihan utama cairan untuk anak adalah Ringer Laktat

Anda mungkin juga menyukai