Anda di halaman 1dari 4

TIROID

Kelenjar tiroid terletak tepat dibawah ke dua sisi laring dan terletak disebelah anterior trakea.
Kelenjar tiroid terdiri atas banyak folikel, setiap folikel terdiri atas barisan lingkaran epitel folikel, di
tengah ada lumen yang berisi cairan koloid. Koloid merupakan ruang penyimpanan tiroglobulin, yang
disintesis oleh sel tiroid dan disekresikan ke dalam lumen untuk berpatisipasi sintesis hormone tiroid.











Untuk menghasilkan hormone tiroid, kelenjar tiroid memerlukan yodium yang terdapat di dalam
makanan dan minuman. Iod dalam darah dipompa secara aktif ke dalam sel tiroid dan kemudian
diangkut secara cepat ke dalam koloid. Disana, terjadi katalisasi oleh enzim yang mengoksidasi iod
menjadi iodine. Iodine melekat pada residu asam amino tirosin daam tiroglobulin. Selanjutnya terjadi
reaksi kimia pada residu tirosin dan menghasilkan tirolsin (T
4
) dan Triidotironin (T
3
).
Tiroksin (T
4
) merupakan bentuk yang dihasilkan oleh kelenjar tiroid yang memiliki efek ringan
terhadap kecepatan metabolism tubuh. Tiroksin akan dirubah di dalam hati dan organ lainya dalam
bentuk aktif, yaitu triiodotironin (T
3
). Perubahan ini menghasilkan sekitar 80% bentuk hormone
aktif,sedangkan 20% dihasilkan oleh kelenjar tiroid sendiri.




Mekanisme penyesuaian kadar hormone tiroid dalam tubuh
Hipofisis

TRH


Hipofisis anterior

TSH

Kelenjar tiroid

Tiroksin dan Triiodotironin

Efek hormone Tiroid
meningkatkan sintesis protein untuk pertumbuhan tubuh
terhadap pertumbuhan menyebabkan Hipotiroidisme dan Hipertiroidisme
dalam metabolism kabohidrat :
glikolisis
glukogenesis
kecepatan absorpsi dari saluran cerna
sekresi insulin
Pada plasma dan hati. Meningkatnya hormone tiroid menurunkan jumlah kolesterol,fosfolipid,
trigliserida dalam darah, dan sebaliknya jika hormone tiroid menurun maka jumlah koleserol,
fosfolipid, dan trigliserida dalam darah meningkat yang dapat menyebabkan pengendapan
lemak secara berlebihan di dalam hati.
Metabolism vitamin. Jika sekresi hormone
Meningkatkan laju metabolism basal di sebagian besar tubuh
System kardiovaskular :
aliran darah dan curah jantung
frekuensi denyut jantung
kekuatan denyut jantung
volume darah
tekanan arteri
respirasi

metabolism dalam jaringan mempercepat pemakaian O
2


Vasodilatasi sebagian besar jaringan tubuh

aliran darah

Curah jantung

Saluran cerna. Meningkatkan kecepatan sekresi getah pencernaan dan pergerakan saluran
System Saraf Pusat. Meningkatkan kecepatam berpikir
Terhadap fungsi otot :
Sedikit peningkatan hormone tiroid menyebabkan otot beraksi dengan kuat
Jika berlebih otot menjadi lemah karena berlebihnya katabolisme protein
Efek pada kelenjar endokrin lain adalah meningkatnya hormone tiroid dapat meningkatkan
kecepatan sekresi sebagian besar kelenjar endokrin lain, misalnya :
sekresi hormone tiroksin , hormone insulin untuk metabolism glukosa
sekresi hormone tiroksin, hormone paratiroid untuk pembentukan tulang
Pada fungsi seksual :
Jika kekurangan pada pria menyebabkan hilangnya libido dan jika berlebih
menyebabkab impotensi
Jika kekurangan pada wanita menyebabkan menoragia dan polimenore

Hipertiroidisme ditandai dengan membesarnya kelenjar tiroid 2-3 kali lipat disertai dengan
banyaknya hyperplasia dan lipatan-lipatan sel-sel folikel ke dalam folikel. Hipertiroidisme disebabkan
oleh adanya antibody immunoglobulin yang dapat berikatan dengan reseptor membrane yang mengikat
TSH, antibody ini disebut TSI ( munoglobulin perangasang tiroid) sehingga sekresi hormone tiroid tidak
terkendali.
Manifestasi klinis:
Mudah terangsang
Intoleransi terhadap panas
Berat badan berkurang
Diare
Kelemahan otot
Cemas
Kerusakan mata
Takikardia
Kulit halus, memerah, dan keringat
berlebih

Diagnosis, pengukuran langsung konsentrasi tiroksin bebas di dalam plasma
Pengobatan, pengangkatan sebagian besar kelenjar tiroid melalui pembedahan atau pemberian dua
obat thionamid yaitu propilthiourasil (PTU) dan methimazol (Tapazole).

Hipotiroidisme disebabkan oleh autoimunitas juga tetapi imunitasnya lebih merusak kelenjar
tiroid daripada merangsang kelenjar, yang dapat menyebabkan peradangan pada kelenjar tiroid
tioriditis, selanjutnya menyebabkan fibrosis sehingga sekresi hormone tiroid berkurang atau tidak ada
sama sekali.
Manifestasi klinis :
Kretinisme
Retardasi mental
Mandibula kecil
Lidah besar dan leher pendek
Kecapatan jantung lambat
Berkurangnya volume darah
Berat badan meningkat
Konstipasi
Keterlambatan mental
Kurangnya pertumbuhan rambut
Miksedema (seluruh tubuh bengkak)
Arteriosklerosis

Diagnosis, tes kadar TRH
Pengobatan, pemberian satu tablet atau lebih yang berisi tiroksin

Sungsang Cedera Testis Anorkhia
Anorkia adalah tidak ada testis secara congenital pada pria, bisa unilateral atau bilateral:
hypogonadisme adalah keadaan yang dihasilkan dari fungsi gonad menurun secara abnormal, dengan
retardasi pertumbuhan, perkembangan seksual dan cirri-ciri sesk sekunder terhambat.