Anda di halaman 1dari 11

LAPORAN PRAKTIKUM

KAPITA SELEKTA IPA


(SUB. BAGIAN MIKROBIOLOGI)
Acara : Sterilisasi, Isolasi, Morfoloi !a" Pe#$%ata" Me&ia
Ole' :
NAMA : A() )ABIBI
NIM : *+*,*-,-*-+.
KELAS : A
NILAI :
LABORATORIUM PEN/AKIT TUMBU)AN
0URUSAN )AMA !AN PEN/AKIT TUMBU)AN
1AKULTAS PERTANIAN
UNI2ERSITAS 0EMBER
+-*+
BAB * PEN!A)ULUAN
*.* Latar Bela3a"
Mikroba merupakan jasad yang tak kasat mata namun dala perkembangannya
kita dituntut untuk mengetahui secara mendetail oleh sebab itu dalam kegiatan
praktikum ini praktikan harus menumbuhkan atau menanam mikroba dalam sebuah
media. Dalam kegiatan praktikum penanaman mikroba diperlukan beberapa proses
menunjang perkembangannya. Beberapa kegiatan harus dilakukan dalam penelitian
yang melibatkan mikrobia agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diharapkan ketika
penelitian ini berlangsung. Beberapa kegiatan penting dan bersinggungan dengan
aktivitas mikrobiologi adalah sterilisasi, isolasi, morfologi, dan pembuatan media.
Proses sterilisasi yang tidak sempurna dapat menyebabkan munculnya kontaminasi
mikroba baik yang berasal dari peralatan tersebut atau kontaminasi mikroba dari
lingkungan. Aktivitas yang dilakukan diupayakan berlangsung secara cepat dan dapat
meminimalkan atau menghilangkan potensi kontaminasi mikroba seefektif mungkin.
Media untuk membiakkan bakteri haruslah steril sebelum digunakan.
Pencemaran terutama berasal dari udara yang mengandung banyak mikroorganisme.
Pemindahan biakan mikroba yang dibiakkan harus sangat hati-hati dan mematuhi
prosedur laboratorium agar tidak terjadi kontaminasi. leh karena itu, diperlukan
teknik-teknik dalam pembiakan mikroorganisme yang disebut dengan teknik
inokulasi biakan.
!elain itu, diperlukan juga cara untuk mencegah atau mengurangi kontaminasi
mikroba dengan mikroba lain. !ecara lebih spesifik diperlukan pula pengetahuan
mendasar akan kondisi seperti apa yang bias dijadikan lokasi atau tempat untuk
penanaman atau penumbuhan mikroba.
*.+ T%4%a"
Dari latar belakang yang telah saya paparkan sebelumnya, dapat saya
simpulkan beberapa tujuan pembuatan laporan ini adalah"
- Mengetahui dan memahami cara mengisolasi bakteri dan jamur.
- Mengetahui cara pembuatan media untuk pembiakan bakteri dan mikrobia.
- Mengetahui dan memahami cara sterilisasi alat laboratorium.
- Mengidentifikasi dan menganalisis morfologi bakteri dan mikrobia.
BAB + METO!OLOGI
+.* 5a3t% &a" Te#6at
Adapun #aktu dan tempat pada praktikum mikrobiologi ini dilaksanakan pada"
$ari%&anggal " 'um(at-Minggu, )-* ktober%+ovember ),-)----,-
.aktu " ,/.,,-,0.,, .1B,-*.,,--2.2, .1B,,/.,,-,0.,,.1B
+.+ Alat &a" Ba'a"
Adapun alat yang digunakan "
-. 'arum preparat
). byek glass
2. Deg glass
*. Mikroskop
3. Pensil
4. 5ertas gambar
/. Penghapus
6. 7aminar
0. Autoclave
-,. 8a#an Petridis
--. &abung reaksi
Adapun bahan yang digunakan "
-. Biakan jamur tempe dari medium hasil isolasi
). 7arutan laktofenol, alkohol 039, a:uades, kapas steril
2. Air sungai dan air sa#ah
*. Media PDA
3. Media +A
+.7 (ara Ker4a
+.7.* Meto&e Goresa"
).2.-.- 8airkan nutrien agar dalam penangas air
).2.-.) Dinginkan sampai suhu 3,

8
).2.-.2 &uangkan medium +utrien agar tersebut kedalampetridis sterilisasi secara
aseptik, biarkan sampai dingin dan padat.
).2.-.* Ambil - ose susoensi bahan yang mengandung bakteri atau campuran biakan
bakteri tersebut secara aseptik, kemudian buat goresan pada permukaan agar.
).2.-.3 Baliklah petrindis yang telah diberi etket dan bungkus kembali
).2.-.4 inkubasikan pada suhu 2/

8 selama *6 jam.
).2.-./ !esudah inkubasi akan tampak koloni-koloni yang terpisahyang berasal dari
satu sel bakteri.
).2.-.6 Pilihlah dari masing-masing tipe koloni satu saja yang merupakan satu jenis
bakteri.
).2.-.0 Ambil secara aseptik dengan ose satu koloni yang dikehendaki dan
suspensikan dalam air steril.
).2.-.-, Periksa dengan pengecatan gram
+.7.+ Meto&e Ta$%ra"
).2.).- !uspensikan bahan yang mengadung bakteri seencer mungkin, maksudnya
kelak supaya terjadi koloni-koloni yang terpisah sehingga mudah diisolasi.
).2.).) 8airkan nutrien agar dalam penangas air
).2.).2 Dinginkan nutrien agar tersebut sampai suhu 3,

8, selanjutnya inokulasi
dengan - ose suspensi bahan yang mengandung bakteri atau campuran bakteri
secara aseptik.
).2.).* ;ojog secara hati-hati agar tercampur merata.
).2.).3 &uangkan ke dalam petridis secara aseptik dan ratakan.
).2.).4 Beri etiket, bungkus dan selanjutnya amati pertumbuhannya dan sel bakteri
dengan pengecatan gram atau lainnya.
BAB 7 )ASIL !AN PEMBA)ASAN
7.* )asil
Pengamatan bakteri
No Asal Ba'a"
Meto&e
Ketera"a"
Strea3 6late Po%r 6late
- Air sa#ah
<- cc= -,
--
A. A. 5elainan #arna "
putih
Pembentukan "
lebat
B. .arna koloni "
putih
Bentuk koloni "
oval
Bentuk tepi " halus
'umlah " 23
!ifat gram " gram
negative
) Air sungai
<- cc=
-,
--
B.
Pengamatan 'amur
No. 0e"is Ba'a" Ga#$ar Ketera"a"
*. 0a#%r Te#6e Bentuk sel" bulat
.arna " putih
+. Belo (4a#%r
tira#)
7. !a%" sa3it
8. 1%sari%# SP
7.+ Pe#$a'asa"
!terilisasi merupakan suatu usaha untuk membebaskan alat-alat atau bahan
dari segala bentuk kehidupan, terutama mikrobia. &ujuan utama sterilisasi adalah
untuk meminimalisir atau meniadakan potensi kontaminasi dari mikroba yang tidak
diharapkan sehingga hal tersebut dapat menghambat aktivitas mikroba yang akan
ditumbuhkan atau dapat membahayakan keselamatan dari pelaksana tersebut.
Beberapa macam sterilisasi ialah sterilisasi dengan pemanasan < pemijaran, udara
kering, uap panas, uap panas nertekanan= dan sterilisasi dengan penyaringan.
1solasi ialah salah satu rangkaian kegiatan penelitian dengan cara memisahkan
mikrobia tersebut dengan lingkunganya di alam dan menumbuhkan sebagai biakan
murni dalam medium buatan. Ada dua cara mengisolasi, yaitu dengan cara goresan
<streakplate= dan cara taburan <pourplate=.
Mikroorganisme dapat ditumbuhkan dan dikembangkan pada suatu substrat
yang disebut medium.Medium yang digunakan untuk menumbuhkan dan
mengembangbiakkan mikroorganisme tersebut harus sesuai susunanya dengan
kebutuhan jenis-jenis mikroorganisme yang bersangkutan. Beberapa
mikroorganisme dapat hidup baik pada medium yang sangat sederhana yang hanya
mengandung garam anargonik di tambah sumber karbon organik seperti gula.
!edangkan mikroorganime lainnya memerlukan suatu medium yang sangat kompleks
yaitu berupa medium ditambahkan darah atau bahan-bahan kompleks lainnya.
Medium semi solid dan solid menggunakan bahan pemadat <seperti amilum,
gelatin, selulosa dan agar-agar=. >ntuk medium padat%solid kita dapat menggunakan
agar-agar dengan kadar -,39--,69, dan pada medium semi solid kadarnya setengah
dari medium padat, sedangkan pada medium cair tidak diperlukan pemadat.
Agar biakan bakteri dapat dibuat, maka medium dan alat-alat yang diperlukan harus
disterilisasi sebelum inokulasi. !terilisasi yaitu suatu proses untuk mematikan semua
organisme yang dapat menjadi kontaminan. Metode yang la?im digunakan untuk
mensterilisasikan media dan alat-alat ialah dengan pemanasan. 'ika panas digunakan
bersama-sama dengan uap air disebut sterilisasi basah <menggunakan autaklaf=,
sedangkan jika tanpa uap air disebut sterilisasi kering <menggunakan oven=.
BAB 8 KESIMPULAN
Dari praktikum yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bah#a terdapat tiga
percobaan untuk mengetahui bagaimana cara sterilisasi pada bakteri air sa#ah,
bakteri air sungai, dan jamur serta membahas tentang bagaimana morfologi dari
bakteri @ bakteri tersebut dan juga mengenalkan alat @ alat yang digunakan untuk
melakukan praktikum tersebut.
!A1TAR PUSTAKA
+obeanagbio.),--.teknik sterilisasi alat .
http"%%noberanagbio.blogspot.com%),--%--%bab-i-pendahuluanA-2.html .Diakses pada
)6 ktober ),-).
Pratidina et al.),,6.Isolasi dan Identifikasi mikrop dari tempe sorgum
coklat.http"%%isjd.pdii.lipi.go.id%admin%jurnal%0),603-,3A-*---3-2-.pdf.Diakses pada
)6 ktober ),-).
Putu.),--.Isolasi dan identifikasi Rhizopus
oligosporus.http"%%###.scribd.com%doc%)6/6/-00%1solasi-Dan-1dentifikasi-Bhi?opus-
ligosporus. Diakses pada )6 ktober ),-)
Aguskrisno.),--. isolasi mikroorganisme dalam proses pembuatan enzim.
'tt6:99a%s3ris"o$lo.:or&6ress.co#. Diakses pada 2- oktober ),-)