Anda di halaman 1dari 2

Nama : Tyo Maulana Pamungkas

Kelas : V-A

ISI KANDUNGAN SURAH At-Tin
Isi kandungan :
Surat At-Tin (surat yang ke 95) terdiri dari 8 ayat, turun setelah surat Al-Buruuj. Surat At-Tin
termasuk ke dalam kelompok surat Makkiyah karena turun sebelum Nabi Muhammad SAW
hijrah ke kota Madinah. Nama surat ini diambil dari kata at-tiin yang terdapat pada ayat pertama
yang berarti buah tin.
Isi Kandungan QS. At-Tin adalah :
1. Buah tin dan zaitun merupakan kinayah (ungkapan) tentang Damaskus (tempat diutusnya
Nabi Nuh as) dan Baitul Maqdis (tempat diutusnya Nabi Isa as).
2. Bukit Sinai yaitu sebuah gunung (bukit) tempat Allah berbicara langsung kepada Nabi
Musa as.
3. Yang dimaksud dengan negeri yang aman adalah kota Mekkah. Allah bersumpah dengan
tiga tempat tersebut sebagai isyarat perintah untuk mengetahui dan memepercayai
turunnya wahyu Allah kepada para ulul Azmi dari kalangan Rasul.
4. Manusia diciptakan sebagai mahluk yang paling baik diantara mahluk lainnya, baik
secara jasmaniah maupun rohaniah. Ia dapat berdiri tegak, berbicara, berilmu, mengatur
lagi bijak. Hal itu disebabkan manusia dibekali dengan akal pikiran dan hati yang dapat
berfungsi dengan baik. Sehingga memungkinkan bagi manusia untuk menjadi khalifah di
muka bumi ini.
5. Manusia akan berubah menjadi mahluk yang hina dan rendah derajatnya di hadapan
Allah apabila ia tidak bersyukur, selalu bermaksiat, dan tidak menaati perintah Allah
SWT. Tempat kembalinya adalah neraka yang menyengsarakan.
6. Manusia yang akan selamat dari kehinaan adalah orang yang beriman dengan sungguh-
sungguh dan membuktikannya dengan ibadah dan amal saleh. Mereka akan mendapatkan
pahala yang tidak ada putus-putusnya, yaitu balasan surga dengan segala kenikmatannya
dan kekal di dalamnya.
7. Melalui Rasulullah sebagai pembawa risalah dan uswatan hasanah, kita menjadi tahu
tentang ajaran islam. Kita tidak boleh mendustakan ajaran yang dibawa oleh beliau,
karena mendustakan ajaran yang berarti sama saja mendustakan Allah dan balasannya
adalah neraka.
8. Allah adalah hakim yang paling adil, manusia akan mendapatkan balasan sesuai dengan
apa yang telah diusahakannya selama hidup di dunia. Jika baik amalnya maka akan
dibalas dengan kebaikan pula yaitu surga dan ridho-Nya, dan jika buruk amalnya maka
akan mendapatkan balasan yang buruk pula yaitu neraka dan murka-Nya.