Anda di halaman 1dari 3

1.

Pengertian pertumbuhan ekonomi menurut para ahli:


a. Menurut Hill Mc Graw : Pertumbuhan ekonomi adalah pertumbuhan output secara
potensial dalam jangka panjang.Pertumbuhan out put per kapita ada tujuanutama
pemerintah karena ini terkait dengan peningkatan pendapatan rata-ratasecara rill
dan peningkatan taraf hidup
b. Menurut Cavley : Pertumbuhan ekonomi adalah peningkatatan out per
kapita.Yangdimaksud dengan peningkatan output percapita adalah persentase
peningkatanoutput setiap orang dalam perekonomian.Beberapa alasan kenapa
penting untuk mengetahui pertumbuhan ekonomi:1.Sebagai gambaran untuk
mencapai hidup ideal serta kemakmuran yangdiharapkan.2.Untuk mengetahui
apakah kebijakan-kebijakan ekonomi yang diterapkan olehpemerintah sudah berjalan
dengan baik sesuai dengan tujuan utamanya untukkemakmuran rakyat
c. Menurut Sadono Sukirno : Pertumbuhan ekonomi ialah proses kenaikan output
perkapita yang terus menerus dalam jangka panjang. Pertumbuhan ekonomi
tersebut merupakan salah satu indikator keberhasilan pembangunan. Dengan
demikian makin tingginya pertumbuhan ekonomi biasanya makin tinggi pula
kesejahteraan masyarakat, meskipun terdapat indikator yang lain yaitu distribusi
pendapatan.

Pengertian Pembangunan Ekonomi menurut para ahli :
a. Menurut Sadono Sukirno (1996: 33) Pembangunan Ekonomi ialah usaha
meningkatkan pendapatan perkapita dengan jalan mengolah kekuatan ekonomi
potensial menjadi ekonomi riil melalui penanaman modal, penggunaan teknologi,
penambahan pengetahuan, peningkatan ketrampilan, penambahan kemampuan
berorganisasi dan manajemen. Pembangunan ekonomi didefinisikan dalam beberapa
pengertian dengan menggunakan bahasa berbeda oleh para ahli, namun maksunya
tetap sama.


b. Menurut Adam Smith Pembangunan Ekonomi merupakan proses perpaduan antara
pertumbuhan penduduk dan kemajuan teknologi (Suryana, 2000:55). Todaro (dalam
Lepi T. Tarmidi, 1992:11) mengartikan pembangunan sebagai suatu proses
multidimensional yang menyangkut perubahan-perubahan besar dalam struktur
sosial, sikap masyarakat, kelembagaan nasional maupun percepatan pertumbuhan
ekonomi, pengurangan ketidakmerataan dan penghapusan dari kemiskinan mutlak.
Pembangunan ekonomi menurut Irawan (2002: 5) adalah usaha-usaha untuk
meningkatkan taraf hidup suatu bangsa yang seringkali diukur dengan tinggi
rendahnya pendapatan riil perkapita.
c. Prof. Meier (dalam Adisasmita, 2005: 205) mendefinisikan Pembangunan Ekonomi
sebagai proses kenaikan pendapatan riil perkapita dalam suatu jangka waktu yang
panjang. Sadono Sukirno (1985:13) mendefinisikan pembangunan ekonomi sebagai
suatu proses yang menyebabkan pendapatan perkapita penduduk suatu masyarakat
meningkat dalam jangka panjang. Definisi tersebut mengandung pengertian bahwa
pembangunan ekonomi merupakan suatu perubahan yang terjadi secara terus-
menerus melalui serangkaian kombinasi proses demi mencapai sesuatu yang lebih
baik yaitu adanya peningkatan pendapatan perkapita yang terus menerus
berlangsung dalam jangka panjang.
Perbedaan Pertumbuhan Ekonomi dan Pembangunan Ekonomi :
Pertumbuhan ekonomi
a. Merupakan proses naiknya produk per kapita dalam jangka panjang.
b. Tidak memperhatikan pemerataan pendapatan.
c. Tidak memperhatikan pertambahan penduduk
d. Belum tentu dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat.
e. Pertumbuhan ekonomi belum tentu disertai dengan pembangunan ekonomi
f. Setiap input dapat menghasilkan output yang lebih banyak
Pembangunan ekonomi
a. Merupakan proses perubahan yang terus menerus menuju perbaikan termasuk
usaha meningkatkan produk per kapita.
b. Memperhatikan pemerataan pendapatan termasuk pemerataan pembangunan dan
hasil-hasilnya.
c. Memperhatikan pertambahan penduduk.
d. Meningkatkan taraf hidup masyarakat.
e. Pembangunan ekonomi selalu dibarengi dengan pertumbuhan ekonomi.
f. Setiap input selain menghasilkan output yang lebih banyak juga terjadi perubahan
perubahan kelembagaan dan pengetahuan teknik.
2. Contoh Rumus Perhitungan Pertumbuhan Ekonomi :
Perhitungan pendapatan nasional secara ini memungkinkan tingkat pertumbuhan
ekonomi secara langsung di hitung dari data pendapatan nasional rill yang tersedia.
Formula yang akan digunakan untuk menentukan tingkat pertumbuhan ekonomi ialah :
g = (PN rill1 PN rill 0)/(PN rill 0 )
Keterangan g = tingkat pertumbuhan ekonomi
PN riil 1 = pendapatan nasional untuk tahun dimana tingkat pertumbuhan ekonominya
dihitung.
PN riil 0 = pendapatan nasional pada tahun berikutnya untuk menentukan tingkat
pertumbuhan ekonomi perhitungan harus dilakukan dengan dua cara yaitu : PN rill a =
100 / IH a x PN masa ini
Keterangan IH a = indeks harga atau pendeflasi pendapatan nasional (GNP deflator )
PN = pendapatan nasional
Contoh soal :
Pada tahun 2007 pendapatan nasional rill adalah Rp 150,2 triliun sedangkan pada tahun
2008 nilai nya telah meningkatkan kepada Rp 158,8 triliun. Dengan demikian tingkat
pertumbuhan yang dicapai Negara itu adalah : g2007 = (158,8-150,2 )/150,2 x 100 =
5.7 persen
Contoh soal : Pada tahun 2002 produk domestic bruto menurut harga yang berlaku Rp
198,4 triliun dan pada tahun 2003 nilainya telah menjadi Rp 224,7 triliun, indeks harga
tahun 2002 adalah 152 dan dalam tahun 2003 harganya 160 . dengan data seperti
terlebih dahulu harus dihitung pendapatan nasional rill tahun 2003, yaitu : PN rill2003
= 152/160 x Rp 224,7 triliun = 213,4 triliun Dengan demikian sekarang kita telah dapat
menghitung tingkat ekonomi pada tahun 2003 : Tingkat pertumbuhan ekonomi =
(213,4-198,4)/198,4 x 100 = 7,5 persen