Anda di halaman 1dari 3

1

Bab I
Pendahuluan
A. Latar Belakang
Salah satu tugas soiologi adalah meneliti bagaimana cara-cara masyarakat
dalam industri mebatasi posisi mereka dan memempelajari susuan simbolisme,
serta menjelaskan pengaruh organisasi ditinjau dari sikap individu dalam
memandang diri mereka sendiri. Ada sejumlah konsep lain yang berhubungan
dengan masalah ini, dan tugas kita yang pertama ialah mencoba mencoba
membatasi konsep-konsep tersebut kedalam hubungannya satu sama lain dan
melihat bagaimana pandangan masing-masing mengenai masalah ini. Ada dua
kelompok besar dari konsep tersebut, yaitu: yang pertama ialah konsep yang
membahas tentang evaluasi pekerjaan, seagai suatu aktivitas sosial atau sebagai
suatu lembaga, da yang kedua ilah konsep yang membahas sikap subyektif
peranan dalam pekerjaan tertentu.
Kelompok pertama terdiri dari dua buah konsep yaitu knsep ideologi dan
konsep nilai ideologi yang seringkali dipeang oleh anggota masyarakat atau
oleh suatu kelompok sosial tertentu yang menunjukan suatu pengelompokan dari
aturan-aturan mengenai ilai, sikap, keperayaan dan opini yang ada didalam
masyarakat atau kelompok sosial tertentu. Konsep ideologi berfungsi untuk
mengatur untuk mengendalikan serta mengarahkan aturan-aturan sosial dan juga
menciptakan harapan serta menghilangkan rasa takut. Nilaiadalah suatu konsep
dari sesuatu yang diinginkan yang bersifat sangat spesifik dengan membedakan
mana yang baikdan mana yang buruk.
Faktor faktor yang mendasar yang terkait erat dengan kinerja adalah
kepuasan kerja yang berkaitan dengan kesejahteraan. Kepuasan kerja dilatar
belakangi oleh faktor faktor, yaitu imbalan jasa, rasa aman, pengaruh antar
pribadi, kondisi lingkungan kerja, kesempatan untuk pengembangan, kondisi
lingkungan kerja, kesempatan untuk pengembangan dan peningkatan diri.
Teori motivasi Maslow menjelaskan bahwa imbalan jasa merupakan hirarki
kebutuhan yang paling rendah guna memenuhi kebutuhan fisiologis seperti
pangan, sandang, dan papan. Rasa aman merupakan hirarkii kebutuhan kedua dari
bawah. Pengaruh antar pribadi atau disebut juga kebutuhan social merupakan
kebutuhan ketiga dari bawah. Kesempatan untuk berkembang merupakan
2

kebutuhan keempat dari bawah. Kebutuhan untuk meningkatkan diri dalam
rangka aktualisasi diri merupakan kebutuhan kelima dari bawah. Berdasarkan
uraian tersebut dapat diketahui bahwa kinerja dipengaruhi oleh motivasi dan
kepuasan kerja.
Pengambilan keputusan sering dilakukan dalam kehidupan sehari-hari.
Membuat keputusan dan pemecahan masalah merupakan salah satu peranan yang
dilakukan oleh seoarang pemimpin, dalam hal ini semua fungsi manajemen
dilaksanakan, yaitu perencanaa, pengorganisasian, pengarahan, dan pengawasan.
Nilai penting untuk mempelajari perilaku organisasi karena nilai menjadi
dasar untuk memahami sikap dan motivasi karena nilai mempengaruhi persepsi
manusia. Nilai umumnya mempengaruhi sikap dan perilaku, sebagai contoh
seseorang yang memasuki organisasi dengan keyakinan bahwa penentuan gaji
berdasarkan kinerja bukan berdasarkan senioritas dan kenyataanya orang tersebut
mendapati organisasi dengan penentuan gaji berdasarkan senioritas tentunya
orang tersebut kecewa. Rasa kecewa inilah yang akan menimbulkan
ketidakpuasan kerja, berbeda jika nilai-nilai orang tersebut selaras dengan
kebijakan upah.
B. Rumusan Masalah
Sesuai dengan latar belakang diatas, maka secara umum yang menjadi
pembahasan dalam makalah ini adalah bagaimana konsep sikap subyektif dalam
pekerjaan, dengan sub masalah sebagai berikut:
1. Apa yang dimaksud dengan ideologi kerja?
2. Apa yang dimaksud nilai-nilai kerja?
3. Apa yang dimaksud dengan sikap dalam bekerja?
4. Apa yang dimaksud motivasi kerja?
5. Apa yang dimaksud kepuasan kerja?



3

C. Tujuan
Adapun tujuan umum dari makalah ini adalah memberikan penjelasan
tentang konsep sikap subyektif dalam pekerjaan, adapun tujuan khusus sebagai
berikut.
1. Untuk menjelaskan tentang ideologi kerja.
2. Untuk menjelaskan tentang nilai-nilai kerja.
3. Untuk memjelaskan tentang sikap dalam bekerja.
4. Untuk menjelaskan tentang motivasi kerja.
5. Untuk menjelaskan tentang kepuasan kerja.
D. manfaat
Manfaat yang ingin diperoleh dalam makalah ini adalah.
1. Manfaat teoristis
Hasil makalah ini diharapkan dapat memberikan sumbangan pemikiran bagi
mahasiswa khususnya mahasiswa program studi pendidikan sosiologi tentang
bagaimana cara bersikap subyektif dalam pekerjaan.
2. Manfaat Praktis
a. Bagi mahasiswa program pendidikan sosiologi, melalui makalah ini
dapat menambah khazanah ilmu pengetahuan dan dapat menjadi bahan masukan
para mahasiswa sebagai calon guru mata pelajaran sosiologi.
b. Bagi masyarakat, dapat memberikan pengetahuan bagi masyarakat
tentang bersikap subyektif didalam pekerjaan.