Anda di halaman 1dari 16

1

PENANGANAN BANJIR DI JAKARTA



Analisis Sistem dan Keputusan
Formulasi Masalah
Oleh:
Purnomo Reski 9112202309
Jumat, 17 Oktober 2014 2
Tahapan Proses Analisa Sistem

Jumat, 17 Oktober 2014 3
Alur Formulasi Problem
Jumat, 17 Oktober 2014 4
Apa yang menjadi masalah?
Problem Content
Sering terjadi banjir di Jakarta
Jumat, 17 Oktober 2014 5
K. Cipinang
K. Sunter
K. Jati Kramat
K. Cakung
K. Buaran
1. TOTAL TERDAPAT 13 SUNGAI MENGALIR KE JAKARTA
K. Mookervart
K. Angke
K. Grogol
K. Krukut
K. Pesanggrahan
Cengkareng Drain
K. Ciliwung
Banjir Kanal Barat
Renc.Banjir
Kanal Timur
K.Baru Tmr
K.Baru Brt
Cakung Drain
Problem Situation : Cause & Effect
Jumat, 17 Oktober 2014 6
(2). CURAH HUJAN > KEMAMPUAN PRASANA PENGENDALI BANJIR
Sumber : BMG , 1 Februari 2008
DAERAH mm Kategori
Priok 88 Lebat
Kemayoran 193 Sangat Lebat
P Buwono 168 Sangat Lebat
Halim

136 Sangat Lebat
Kedoya 157.3 Sangat Lebat
Cengkaren
g
317 Sangat Lebat
Tangerang

262.5 Sangat Lebat
Cileduk 160 Sangat Lebat
Depok 55 Lebat
Dermaga 76 Lebat
Citeko 70 Lebat
Gn Mas 74 Lebat
Curah hujan intensitas sedang : 20 - 50 mm
Problem Situation : Cause & Effect
Jumat, 17 Oktober 2014 7
Penyempitan sungai
Pemukiman di Bantaran dijadikan tempat hunian/ bangunan liar
Membuang sampah sembarangan/ di sungai


(3). PERILAKU MASYARAKAT
Problem Situation : Cause & Effect
Jumat, 17 Oktober 2014 8
Jumlah penduduk + 9,057 Juta (BPS tahun 2007)
Siang hari penduduk + 10,2 Juta, termasuk para penglaju dari
wilayah BODETABEK
Kepadatan Penduduk 13.000-15.000 Jiwa/km2, dan pada
daerah tertentu mencapai 20.000-30.000 Jiwa/km2
(Tambora, Kali Anyar Tanah Sereal)
Total penduduk Jabodetabek 25 Juta Jiwa
(4). KONDISI DEMOGRAFI
Problem Situation : Cause & Effect
Jumat, 17 Oktober 2014 9
RUANG TERBUKA HIJAU (RTH) di daerah hulu yang semakin
berkurang akibat pesatnya pembangunan dan perubahan tata
guna lahan yang menambah kecepatan run-off air ke Jakarta.
(5). PERUBAHAN LAHAN TERBANGUN DI JABODETABEK
2005
Lahan Terbangun
Catatan : perbandingan gambar citra
Landsat 1992 dan 2005
1992
2005
Problem Situation : Cause & Effect
Jumat, 17 Oktober 2014 10
(6). PENURUNAN MUKA TANAH (LAND SUBSIDENCE)

Data lokasi penurunan muka tanah Jakarta
Pada lokasi tertentu
penurunan bisa s/d -1,2 m
(Cengkareng)
Problem Situation : Cause & Effect
Friday, October 17, 2014
11
1. Menambah potensi daerah genangan air/banjir.
2. Penurunan muka air tanah.
3. Penurunan elevasi tanggul di daerah pantai.
4. Penurunan elevasi sistem drainase (makro &
mikro) sehingga mengurangi fungsi drainase kota.
Problem Situation : Cause & Effect
PENURUNAN MUKA TANAH (LAND SUBSIDENCE)
Jumat, 17 Oktober 2014 12
ASPEK
SOSIAL
ASPEK
EKONOMI
ASPEK
LINGKUNGAN
Terganggunya aktivitas masyarakat dan
pemerintahan
Aktivitas terkonsentrasi untuk mengatasi
banjir
Terganggunya kehidupan keluarga yang
terkena banjir
Terganggunya aktivitas perekonomian
Terganggunya jalur distribusi
Terjadinya kerugian ekonomi
Rusaknya infrastruktur dan Sarpras
Rusaknya sanitasi lingkungan
Berjangkitnya penyakit pasca banjir
Problem Environment
Influences
Jumat, 17 Oktober 2014 13
Constraint
Problem Environment
DATARAN RENDAH
Luas daratan : 661,52
Km2
Luas Laut : 6.977,7 Km2
40% dataran rendah di
bawah muka laut pasang
Dilalui 13 Sungai dari
wilayah Bodetabek.
DKI JAKARTA
Friday, October 17, 2014
14
Hal-hal yang menjadi constraint dari problem
Kondisi Geografis Jakarta
Tata Kota yang sudah terbentuk
Cuaca yang tidak menentu
Koordinasi dan keterkaitan antara pemerintah setempat
dengan pusat
Problem Environment
Constraint
Jumat, 17 Oktober 2014 15
- Pemetaan daerah rawan banjir
- Peningkatan kesadaran masyarakat
- Sistem peringatan dini
- Sistem tanggap darurat
- Konservasi DAS
- Pengendalian tata ruang
- Penataan permukiman daerah rawan banjir
- Pembangunan waduk
- Rehabilitasi situ
- Penghijauan kembali hutan
- Pembangunan banjir kanal dan normalisasi kali/sungai
- Pembangunan polder & sistem pengendalian banjir
- Antisipasi air pasang
- Pencegahan land subsidence
Beberapa Alternatif Problem Solving
Jumat, 17 Oktober 2014 16
TERIMA KASIH