Anda di halaman 1dari 5

Tiger Diet

Diet harimau (tiger diet) adalah diet yang dianjurkan hanya mengonsumsi makanan
sumber protein hewani dan lemak tanpa batas. Kebanyakan orang yang sedang berusaha
menurunkan berat badan mereka dengan cepat sering menggunakan model diet tinggi protein
atau diet rendah karbohidrat ini, binaragawan pun sering memakai metode ini untuk
mengurangi lemak pada tubuh mereka.
Seperti diketahui bahwa karbohidrat merupakan sumber energi utama bagi tubuh
selain lemak dan protein, itu sebabnya tubuh cenderung memilih karbohidrat untuk
memenuhi kebutuhan energi. Sisa karbohidrat yang tidak terpakai akan tersimpan menjadi
lemak, membuat beberapa orang beranggapan bahwa pola makan yang telah diatur
sedemikian rupa menjadi diet tinggi protein dan rendah lemak, sehingga lemak dapat dibakar
dengan olahraga secara rutin dan energi dapat tercukupi melalui asupan protein yang tinggi.
Penerapan diet rendah karbohidrat tinggi protein tidak berbahaya jika dilakukan
dalam kurun waktu singkat, misalnya empat hingga 6 bulan saja. Jika lebih dari itu, maka ada
risiko yang akan diterima tubuh Anda. Diet tinggi protein, rendah karbohidrat telah banyak
dipromosikan dalam tahun-tahun terakhir ini sebagai metode yang efektif untuk menurunkan
berat badan. Diet ini umumnya merekomendasikan pesertanya untuk mendapatkan 30 sampai
50 persen kalorinya dari protein.
Prinsip tiger diet ini adalah dengan membatasi karbohidrat secara dramatis ke tingkat
yang minim, maka tubuh akan memasuki kondisi metabolik yang berbeda atau disebut
ketosis, dimana tubuh akan membakar lemaknya sendiri untuk mendapat energi.
Normalnya, tubuh akan membakar karbohidrat untuk energi. Karbohidrat adalah sumber
energi utama untuk otak, jantung, dan organ-organ lain. Seseorang yang berada dalam
kondisi ketosis akan mendapat energi dari ketones, yaitu potongan-potongan kecil karbon
yang di dapat dari membakar lemak yang disimpan.
Saat tubuh berada dalam kondisi ketosis, maka rasa lapar cenderung untuk berkurang,
sehingga memperbesar kemungkinan untuk makan lebih sedikit dibanding jika tidak sedang
berada dalam kondisi ketosis. Namun, ketosis juga bisa menyebabkan masalah kesehatan,
misalnya kegagalan ginjal. Sebagai hasil dari kedaan ketosis, tubuh akan berubah dari mesin
pembakar karbohidrat menjadi mesin pembakar lemak.
Jadi, tubuh yang tadinya bergantung pada makanan berkarbohidrat tinggi yang kita
makan untuk mendapat energi, dan menyimpan sisanya sebagai lemak, sekarang menjadikan
lemak tersebut sebagai sumber energi utama. Tujuannya adalah untuk menghasilkan
penurunan berat badan.
Beberapa makanan yang mengandung karbohidrat yang harus dihindari antara lain
gula putih, soda, nasi putih, roti, junk food, minuman bergula, alkohol, jus olahan, kentang,
bit, jagung, ubi, pasta, jeli, permen, dan makanan yang mengandung tinggi karbohidrat
lainnya, serta mengganti dengan bahan makanan sumber protein tinggi. Namun, buah dan
sayur masih boleh dikonsumsi. Untuk mendapatkan diet tinggi protein yang sehat, perlu
memilih bahan makanan tinggi protein namun rendah lemak, antara lain daging merah tanpa
lemak, ayam tanpa kulit, telur, ikan (salmon, patin, tuna, ikan teri), susu rendah lemak dan
olahannya (yogurt non fat, cottage cheese), kacang-kacangan (almond, walnut, mente, kacang
tanah), olahan kedelai (tahu dan susu kedelai), polong-polongan, biji-bijian (biji labu, biji
bunga matahari). Metode memasakpun harus diperhatikan untuk menghindari kelebihan
lemak dan kalori pada makanan. Metode pemasakan yang baik adalah poaching, dry frying,
grilling, roasting, dikukus, ditim, direbus.
Tiger diet ini memang sangat disarankan bagi seseorang yang sedang melakukan diet
untuk menurunkan berat badan. Tidak terlalu sulit memang melakukan diet dengan makanan
yang tinggi protein dan rendah karbohidrat. Hal yang perlu dilakukan hanya menyingkirkan
nasi yang tinggi karbohidrat dengan makanan yang tinggi protein. Berikut manfaat tiger diet:
1. Mengurangi berat badan
Makanan tinggi protein seperti daging merah maupun daging putih ini ternyata
mampu menurunkan berat badan dengan cepat. Bahkan dalam sepekan, anda bisa
menurunkan bobot tubuh anda 3 hingga 4 kilogram. Cukup fantastis memang,
namun sebaiknya dalam melakukan diet makanan yang tinggi protein dan rendah
karbohidrat ini dengan diimbangi dengan konsumsi air putih dalam jumlah yang
banyak. Setidaknya 2 liter setiap harinya.
2. Mengurangi rasa lapar
Daging dan juga ikan tergolong dalam jenis makanan tinggi protein tergolong
memiliki kandungan serat yang tinggi. Maka dari itu, makanan tinggi protein ini
akan mengurangi rasa lapar bagi anda yang sedang diet karena memberikan rasa
kenyang yang lebih lama. Itulah sejumlah makanan yang tinggi protein dan rendah
karbohidrat yang bisa anda jadikan panduan bagi anda yang sedang menjalani diet
untuk menurunkan berat badan.
Sedangkan dampak negatif dari tiger diet adalah dapat menyebabkan beberapa penyakit,
antara lain:
1. Kegagalan ginjal
Mengkonsumsi terlalu banyak protein akan membebani ginjal, yang membuat anda
menjadi rentan terhadap penyakit ginjal. Seseorang yang melakukan diet ini untuk
waktu lama mempunyai risiko mendapatkan masalah ginjal, batu ginjal, dan dalam
kondisi yang parah akan menyebabkan gagal ginjal.
2. Risiko penyakit kardiovaskuler
Diet tinggi protein (terdiri dari daging merah, produk whole dairy, dan makanan
tinggi kadar lemak) itu berhubungan dengan kolesterol tinggi. Penelitian
menunjukkan adanya hubungan level kolesterol dengan peningkatan resiko dari
berkembangnya penyakit jantung, stroke, dan kanker.
3. Osteoporosis dan batu ginjal
Diet tinggi protein juga terbukti bisa menyebabkan orang untuk membuang kalsium
lebih banyak dari biasanya melalui urine mereka. Untuk jangka panjang, ini bisa
meningkatkan resiko dari osteoporosis dan batu ginjal.
4. Kanker
Salah satu alasan dari diet tinggi protein bisa meningkatkan resiko dari penyakit
tertentu adalah karena menghindari makanan berkarbohidrat dan vitamin, mineral,
serat, serta antioksidan yang dikandungnya. Karena itu, penting untuk
mendapatkan protein dari diet seperti whole grain, buah, dan sayuran. Diet protein
tinggi merekomendasikan asupan lebih daging. Makan daging setiap hari,
terutama daging merah, meningkatkan kemungkinan seseorang tiga kali berisiko
terkena usus besar atau kanker kandung kemih.
5. Kondisi metabolic yang tidak sehat (ketosis)
Diet rendah karbohidrat bisa menyebabkan tubuh memasuki kondisi metabolis
yang berbahaya (ketosis) karena membakar lemak, bukannya glukosa, untuk
mendapat energi. Selama kondisi ketosis, tubuh akan membentuk zat-zat yang
dikenal sebagai ketones, yang bisa menyebabkan organ-organ menjadi gagal dan
mengakibatkan gout, batu ginjal, atau gagal ginjal. Ketones juga menghilangkan
selera makan, menyebabkan mual dan nafas bau.. Ketosis bisa dicegah dengan
makan karbohidrat minimal 100 gram per hari.
6. Sembelit
Makanan yang tinggi karbohidrat juga diperkaya dengan serat. Serat meningkatkan
gerakan usus. Kurangnya dalam tubuh menyebabkan sembelit.
Untuk itu, dalam menjalani tiger diet ini, ada beberapa tips yang dapat dilakukan, antara lain:
1. Cobalah untuk menghindari asupan karbohidrat yang sudah diproses sebanyak
mungkin, sebab tubuh akan mencerna karbohidrat jenis ini dengan cara yang tidak
sehat. Beberapa di antaranya adalah gula putih, soda, minuman bergula, alkohol,
pizza, nasi putih, dan jus olahan.
2. Konsumsi buah-buahan dan sayuran segar. Meskipun keduanya mungkin
mengandung karbohidrat, anda tetap bisa mengkonsumsinya.
3. Ganti produk susu dengan produk non-susu atau nabati, misalnya susu biasa dengan
susu kedelai.
4. Konsumsi banyak protein dan lemak baik. Misalnya daging, ikan, telur, kacang-
kacangan, kedelai, dan alpukat.
5. Jika memungkinkan, cobalah untuk mengonsumsi buah-buahan dan sayuran serta
makanan organik.
6. Jangan terburu-buru, sediakan waktu yang cukup untuk makan. Usahakan untuk
makan perlahan-lahan sampai merasa cukup kenyang.
7. Setiap kali merasa lapar, usahakan untuk makan meskipun hanya beberapa butir
kacang-kacangan.
8. Selama melakukan diet ini, hindari makanan cepat saji, junk food, dan makanan
olahan lainnya. Jika memungkinkan lebih baik memasak sendiri di rumah.
9. Untuk minuman, sebaiknya hanya air putih, kopi, atau teh tanpa gula. Hindari
minuman lain yang bergula seperti minuman soda dan jus olahan.
10. Memperhatikan metode pemasakan.
Berikut adalah food guide dari tiger diet












Sumber/Daftar Pustaka
Anonim. Diet Tinggi Protein, Rendah Karbohidrat. (Online), (http://1001-
diet.blogspot.com/2011/06/diet-tinggi-protein-rendah-karbohidrat.html), diakses 13
Oktober 2014.
Anonim. Efek Samping Diet Tinggi Protein. (Online), (http://www.wedaran.com/15539/efek-
samping-diet-tinggi-protein/), diakses 13 Oktober 2014.
Anonim. 2012. Menu Diet Karbohidrat. (Online), (http://marijadisehat.wordpress.com/2012/
10/31/menu-diet-karbohidrat/), diakses 13 Oktober 2014.
Anonim. 2013. Diet Rendah Karbohidrat dan Bahayanya. (Online),
(http://www.dietcepatalami.com /diet-rendah-karbohidrat-dan-bahanya/), diakses 13
Oktober 2014.
Anonim. 2014. Manfaat Diet Makanan Yang Tinggi Protein dan Rendah Karbohidrat.
(Online). (http://diethuteri.com/2516/manfaat-diet-makanan-yang-tinggi-protein-dan-
rendah-karbohidrat/), diakses 13 Oktober 2014.
Anonim. 2014. Tips Bagi yang Menjalani Diet Rendah Karbohidrat. (Online),
(http://www.jpnn.com/read/2014/02/21/217759/Tips-Bagi-yang-Menjalani-Diet-
Rendah-Karbohidrat-), diakses 13 Oktober 2014.
Surono, Agus. 2012. Beragam Program Diet. (Online), (http://intisari-
online.com/read/beragam-program-diet), diakses 13 Oktober 2014.
Tupper, Naomi. 2012. What to eat on a high protein low carb diet?. (Online),
(http://www.caloriesecrets.net/what-to-eat-on-a-high-protein-low-carb-diet/), diakses
13 Oktober 2014.