Anda di halaman 1dari 21

BAB 2

LANDASAN TEORI
2.1 Pengertian CAD
CAD (Computer Aided Design) adalah suatu program komputer untuk
menggambar suatu produk atau bagian dari suatu produk. Produk yang ingin
digambarkan bisa diwakili oleh garis-garis maupun simbol yang memiliki makna
tertentu. CAD bisa berupa gambar 2 dimensi dan gambar 3 dimensi.
Berawal dari menggantikan ungsi me!a gambar" kini perangkat lunak CAD
telah bere#olusi dan terintegrasi dengan perangkat lunak CA$ (Computer Aided
Manufacturing) dan CA% (Computer Aided Engineering). &ntegrasi ini dimungkinkan
karena perangkat lunak CAD saat ini merupakan aplikasi gambar 3 dimensi atau
biasa disebut solid modelling. Solid model memungkinkan kita untuk
mem#isualisasikan komponen dan rakitan yang kita buat se'ara realistik. (elain itu
model mempunyai properti seperti massa" #olume" pusat gra#itasi" luas permukaan
dan lain-lain.
2.2 Pengertian CAM
CA$ (Computer Aided Manufacturing) adalah suatu program komputer untuk
peren'anaan" pengaturan dan pengontrolan pembuatan produk. (istem CA$
men'akup bidang-bidang keahlian seperti CAP (Computer Aided Planning )
2
persiapan peker!aan yang dibantu dengan komputer)" pemrograman *C (Numerical
Control) dan pemrograman robot" pembuatan instruksi peker!aan" peren'anaan
material dan penyediaan perkakas potong dan alat-alat 'ekam" serta men'akup !uga
+$( (Flexible Manufacturing System). ,u!uan dari pengembangan sistem CA$ ini
dipusatkan untuk mengurangi interaksi dengan operator.
(alah satu dari bagian sistem CA$ yang paling berkembang adalah Numerical
Control (*C). &ni adalah teknik menggunakan instruksi-instruksi terprogram untuk
mengontrol sebuah peralatan mesin yang melakukan proses milling" bubut" gerinda"
memotong atau mengubah barang mentah men!adi barang !adi. (istem *C pada
peralatan mesin mengaktikan peralatan dalam merespon urutan program perintah
seperti ke'epatan alat potong" tingkat pemakanan material" pemilihan alat" dimana
program disimpan sebagai data digital. (e!umlah instruksi *C berdasarkan atas data
geometris dari basis data CAD" ditambah inormasi tambahan yang disediakan oleh
operator
2.3 Pengertian CAE
CA% (Computer Aided Engineering) adalah alat analisis berbasis komputer
yang digunakan untuk mengoptimalkan tugas-tugas rekayasa pada setiap tingkatan
siklus hidup suatu produk. Alat yang digunakan untuk tugas-tugas rekayasa seperti -
analisis struktural" analisis stres material" simulasi" dinamika luida" analisis termal"
peren'anaan" mendiagnosis dan analisa data u!i.
2.4 Pengertian Analisa Kelayaan
Analisa kelayakan merupakan penilaian atas in#estasi yang dilakukan untuk
pendirian atau pengembangan usaha dan pengeluaran yang diperlukan untuk
men!alankan kegiatan" serta dibandingkan dengan keuntungan yang diperoleh dari
kegiatan yang dilakukan.
Analisa kelayakan diperlukan karena pada prinsipnya terdapat aktor
ketidakmenentuan dimasa mendatang yang perlu diperkirakan. Dengan semakin
kompleksnya aktor yang terlibat dalam kegiatan usaha yang dipela!ari maka semakin
diperlukan pembahasan yang lebih mendetail atas aspek-aspek penyusun analisa
kelayakan tersebut. Analisa kelayakan ini diterapkan kepada usaha yang sama sekali
baru maupun pengembangan dari usaha yang sudah ada.
.egiatan yang akan di!alankan memberikan dampak yang harus
diperhitungkan. +aktor kegagalan usaha memberi pengaruh yang !elas" hal lain yang
perlu diperhatikan adalah keberadaannya nanti dalam bidang usaha tersebut.
2.! T"#"an Analisa Kelayaan
$enurut (uad /usnan dan (uarsono (2000-1)" tu!uan dilaksanakannya analisa
kelayakan adalah untuk menghindari keterlan!uran penanaman modal yang besar
untuk kegiatan yang tidak menguntungkan.
$enurut $uridin /aming dan (alim Basalamah (2000-22) tu!uan
dilakukannya analisa kelayakan adalah -
2. $emandu pemilik dana (in#estor) untuk mengoptimalkan penggunaan
dana yang dimilikinya.
2. $emperke'il resiko kegagalan in#estasi dan pada saat yang sama
memperbesar peluang keberhasilan in#estasi yang dilakukan.
3. Alternati in#estasi teridentiikasi se'ara obyekti dan teru!i se'ara
kuantitati sehingga mana!er pun'ak mudah mengambil keputusan
in#estasi yang obyekti.
3. Aspek terkait terungkap se'ara keseluruhan dan lengkap sehingga
penerimaan dan atau penolakan terhadap alternati in#estasi didasarkan
atas pertimbangan terhadap semua aspek proyek dan bukan hanya
aspek inansial sa!a.
2.$ As%e&As%e Analisa Kelayaan
Pelaksanaan kelayakan usaha harus memperhatikan aspek-aspek yang
menyusunnya. Aspek kelayakan ini se'ara parsial akan melakukan penilaian layak
atau tidaknya usaha tersebut. (e'ara lengkap aspek kelayakan usaha terdiri dari -
2. Aspek strategis
2. Aspek pasar
3. Aspek teknologi
3. Aspek teknis dan proses
4. Aspek inansial
,idak keseluruhan aspek tersebut harus ditampilkan dalam analisis kelayakan.
5ntuk melakukan analisa ekonomi atau analisa kegiatan usaha perusahaan"
harus diperkirakan apa yang akan ter!adi dalam bidang ekonomi atau dalam dunia
usaha pada masa yang akan datang. 5ntuk itulah diperlukan adanya peramalan
permintaan.
Peramalan adalah suatu perkiraan tingkat permintaan yang diharapkan untuk
suatu produk atau beberapa produk dalam periode waktu tertentu di masa yang akan
datang. 6leh karena itu" peramalan pada dasarnya adalah suatu taksiran" tetapi dengan
menggunakan 'ara-'ara tertentu peramalan dapat lebih daripada hanya suatu taksiran.
Dapat dikatakan bahwa peramalan adalah suatu taksiran yang ilmiah meskipun akan
terdapat sedikit kesalahan yang disebabkan adanya keterbatasan kemampuan
manusia.
Dasar pembuatan peramalan permintaan adalah pengalaman masa lampau dan
analisa pasar. Peramalan yang baik penting sebagai landasan ker!a bagi perusahaan
karena merupakan salah satu syarat untuk memberikan hasil keputusan yang baik
pula.
Pemilihan teknik peramalan yang tepat dapat mengurangi ketidakpastian
dimasa datang" sehingga diharapkan dapat diketahui keadaan yang sebenarnya. Ada
beberapa metode yang dikenal untuk meramalkan permintaan dimasa datang" untuk
menyelesaikan persoalan yang ada" penulis menggunakan 2 metode untuk
meramalkan permintaan di masa yang akan datang" yaitu -
2.$.1 Met'(e Tren( Linier
Dalam metode ini garis trend berbentuk linier atau garis lurus (data permintaan
'enderung naik)" dinyatakan dengan persamaan -
)* + a , - ./0
Dimana - 78 ) #ariable yang diramalkan atau hasil peramalan
a ) nilai trend pada periode dasar
b ) tingkat perkembangan nilai yang diramalkan.
9 ) #ariable tahun
5ntuk men'ari nilai a dan b" dilakukan dengan menggunakan metode least
square" yaitu metode yang meminimalisasikan kesalahan ramalan dengan mengambil
turunan parsial dari !umlah kesalahan ramalan dan menyamakan dengan nol. +ormula
dari metode least square adalah sebagai berikut -
a. Met'(e N'l Be-as
Dalam metode ini penentuan letak angka nol (0) pada skala 9 adalah bebas"
yang berarti !umlah nilai dalam skala 9 dapat sama dengan nol ( :9 ) 0 ) dan dapat
!uga tidak sama dengan nol ( :9 ; 0 ). <ika !umlah dalam skala 9 tidak sama dengan
nol" berarti !umlah nilai 9 dalam skala 9 dapat positi atau negati. Perbedaan
penentuan tahun dasar pada metode nol bebas ini hanya menyebabkan perbedaan
persamaan trendnya sa!a. ,etapi hasil dari perhitungan peramalan pada tahun-tahun
yang bersangkutan akan tetap sama.untuk menentukan nilai a dan b dalam metode nol
bebas ini digunakan ormula sebagai berikut -
:7 ) n.a = b.:9
:97 ) a.:9 = b. :9
2
-. Met'(e Titi Tenga1 Se-agai Ta1"n Dasar
Dalam metode titik tengah sebagai tahun dasar" maka !umkah nilai dalam skala
9 harus sama dengan nol (:9 ) 0)" sehingga nilai a dan b dapat ditentukan dengan
menggunakan ormula sebagai berikut -
a =
:
Y
n
b )
:
Y
n
:

2
Dimana - n ) banyaknya data (tahun)
2.$.2 Met'(e Tren( Es%'nensial
.arena pertambahan atau pengurangan harga trend pada tiap-tiap tahun tidak
selalu sama" maka bentuk kur#a trend eksponensial pada umumnya tidak berbentuk
garis lengkung. .arena pertambahan pada tiap-tiap tahun berbeda pula" maka
garisnya (b) tidaklah berpangkat lebih dari satu. 6leh karena itu bentuk persamaan
garisnya adalah -
78 ) a . b
log 78 ) log (a . b
>
)
log 78 ) log a = > log b
Dimana - 78 ) besarnya permintaan
> ) tahun peren'anaan
a ) komponen yang tetap dari permintaan tiap tahun
b ) tingkat perkembangan tiap tahun
.oeisien a dan b diperoleh dengan rumus -
: (log 7) ) n . log a = :9 . log b
: (9 log 7) ) :9 . log a = :9
2
. log b
.arena :9 ) 0" maka -
: (log 7) ) n . log a = log b.0
log a )
:)
(log Y )
n
:
( log Y ) ) log a.0 =
:

2
.log b
log b )
:
( log Y )
:

2
2.$.3 Stan(ar( Err'r '2 Esti3ate
.arena dalam peramalan terdapat penyimpangan atau ketidakpastian (error)"
besarnya tingkat kesalahan yang akan ter!adi harus diketahui. 5ntuk memperoleh
ke!ituan terhadap suatu ramalan maka perlu di'ari penghilang kesalahan yang
menggunakan standard error of estimate.
Besarnya standard error dari peramalan dapat dihitung dengan rumus -
SEE )
:)
(Y ? Y @ )
? 2
n
Dimana - 7 ) data riil
78 ) data ramalan
n ) banyaknya data ramalan
Standard error of estimate dari peramalan ini diperlukan untuk mengetahui
batas-batas yang mungkin dari peramalan tersebut.
2.4 As%e 5inansial
(tudi mengenai aspek inansial adalah aspek penentu dan paling penting
apakah ren'ana in#estasi layak di!alankan atau tidak. /al tersebut dikarenakan
meskipun studi mengenai aspek-aspek lain selain aspek inansial menyatakan bahwa
proyek tersebut layak" tetapi apabila studi aspek inansial memberikan hasil yang
tidak layak" maka ususlan proyek akan ditolak karena tidak memberikan manaat
ekonomi. Dalam aspek ini" ditemui beberapa hal" yaitu -
2.4.1 De%resiasi
Depresiasi atau penyusutan modal adalah suatu komponen yang penting dalam
analisa ekonomi teknik" terutama yang berkaitan dengan pa!ak. Depresiasi pada
dasarnya adalah penurunan nilai suatu asset isik seperti mesin" peralatan produksi"
bangunan pabrik dan lain-lain karena waktu dan pemakaian asset tersebut.
%ek langsung yang dirasakan perusahaan dari adanya konsep depresiasi adalah
pengurangan !umlah penghasilan yang dikenakan pa!ak" yang artinya menguntungkan
perusahaan. Dampak lain dari adanya penyusutan isik ini adalah penurunan
kemampuan ataupun ungsi ker!a dari asset tersebut.
Dengan adanya penyusutan" akan memberikan alternati untuk memperoleh
kembali in#estasi yang dikeluarkan untuk semua asset atau asilitas produksi dan
selan!utnya pengambilan tersebut akan bisa dimanaatkan untuk keperluan
penambahan atau pembelian asset baru. Penyusutan nilai suatu asset pada umumnya
diperhitungkan setiap tahun sampai asset tersebut tidak dapat dipergunakan atau
apabila dipergunakan sudah tidak ekonomis lagi. 5ntuk menghitung depresiasi" ada 3
(tiga) komponen utama yang digunakan" yaitu -
a. *ilai (ekarang (P)
*ilai sekarang adalah harga dari peralatan pada waktu sekarang. Apabila
perhitungan depresiasi dihitung se!ak peralatan masih baru" maka nilai sekarang
merupakan harga terpasang diperalatan tersebut.
b. *ilai (isa (()
*ilai dari peralatan pada akhir guna pemakaian" dalam hal ini penentuan harganya
adalah dengan memperkirakan kondisi yang ada.
'. 5mur %konomis (*)
5mur produkti yang menun!ukkan lamanya asset tersebut ingin dioperasikan
se'ara ekonomis. ,erkadang untuk menentukan umur sebenarnya sulit ditentukan
dengan baik" sehingga taksiran harga berdasarkan pengalaman dianggap perlu.
$etode depresiasi atau penyusutan yang digunakan disini adalah metode
penyusutan garis lurus atau Straig!t "ine Met!ode. $etode ini memberikan
kemungkinan untuk menyusutkan nilai suatu asset pada la!u konstan selama periode
penyusutan berlangsung. +ormulasi penetapan biaya depresiasi dapat dinyatakan
sebagai berikut -
AD )
(P ? S )
N
Dimana - P ) biaya awal (Ap)
( ) nilai sisa (Ap)
* ) periode tahun depresiasi
2.4.2 Net Cash Flow
Pengertian cas! flo# adalah suatu gambaran tentang perkembangan uang sesuai
dengan waktu. Digunakannya aliran kas ini disebabkan karena dengan kas dapat
dilakukan in#estasi dan dengan kas pula dapat dibayar kewa!iban inansial yang ada.
<ika arus uangnya keluar disebut cas! out flo# sedangkan apabila arus uangnya
masuk disebut cas! in flo#. (elisih dari cas! out flo# dan cas! in flo# disebut net
cas! flo#.
Aliran kas yang berhubungan dengan suatu proyek dapat dikelompokkan
men!adi 3 (tiga) bagian" yaitu -
2. *ilai Cas! Flo#" yaitu pengeluaran-pengeluaran untuk in#estasi pada awal
periode.
2. $perational Cas! Flo#" yaitu aliran kas yang timbul selama operasi proyek
tersebut berlangsung.
3. %erminal Cas! Flo#" yaitu aliran kas yang diperoleh pada waktu proyek
tersebut berakhir.
2.4.3 Penilaian Kelayaan In6estasi
(ebelum melakukan in#estasi" perlu dilakukan studi kelayakan untuk
memperkirakan apakah in#estasi yang dilakukan layak atau tidak" salah satunya
ditin!au dari segi keuangan. $etode yang biasa dipertimbangkan untuk dipakai dalam
penilaian aliran kas dari suatu in#estasi yaitu Paybac& Period" *PB (Net Present
'alue)" &AA ((nternal )ate of )eturn) dan A6& ()eturn $n (n*estment).
2.4.3.1 Met'(e Pe3"li1an In6estasi .Payback Period)
Paybac& Period adalah suatu periode yang diperlukan untuk menutup kembali
pengeluaran yang telah dikeluarkan (initial cas! in*estment) dengan menggunakan
aliran kas. Dengan kata lain paybac& period merupakan rasio antara initial cas!
in*estment dan cas! inflo# yang hasilnya merupakan satuan waktu. (elan!utnya nilai
rasio akan dibandingkan dengan maximum paybac& period yang dapat diterima.
$enurut $urdiin /aming dan (alim Basalamah (2000-C3"203)" a'uan untuk
menghitung masa pemulihan modal adalah sebagai berikut-
2. $etode arus kumulati. $etode ini dipakai sebagai alat penilai kelayakan
apabila arus kas proyek tidak seragam" atau berbeda dari tahun ke tahun.
2. $etode arus rata-rata. $etode ini dipakai apabila arus kas proyek seragam"
atau sama besarnya dari tahun ke tahun selama usia ekonomis proyek.
Persamaan yang digunakan adalah -
Dimana - , ) periode pemulihan modal
&
o
) in#estasi inisial
A ) arus kas yang seragam
.arakteristik metode ini adalah -
2. .riteria kelayakan -
a. &n#estasiDproyek layak !ika masa pemulihan modal lebih pendek
daripada usia ekonomis proyek
b. &n#estasiDproyek tidak layak !ika masa pemulihan modal lebih lama
daripada usia ekonomis proyek
2. .elebihan -
a. $odel mudah menggunakannya dan menghitungnya.
b. (angat berguna untuk memilih proyek yang didasarkan atas masa
pemulihan modal yang ter'epat.
'. &normasi masa pemulihan modal dapat dipakai sebagai alat prediksi
resiko ketidakpastian di masa datang" dimana proyek yang memiliki
masa pemulihan modal yang lebih singkat diidentiikasikan sebagai
proyek yang memiliki masa pemulihan modal yang relati lama akan
memiliki pula resiko mendatang yang lebih besar.
d. $asa pemulihan modal dapat dipakai sebagai alat untuk menghitung
tingkat balikan proyek ((nternal )ate of )eturn atau &AA).
3. .ekurangan -
a. $engabaikan nilai waktu dari uang atau in#estasi.
b. $engabaikan arus kas sesudah periode pemulihan modal di'apai.
'. $engabaikan nilai sisa proyek.
2.4.3.2 Met'(e Nilai Searang .Net Present Value0
$etode nilai sekarang adalah metode penilaian kelayakan in#estasi yang
menyelaraskan nilai akan datang arus kas men!adi nilai sekarang dengan melalui
pemotongan arus kas dengan memakai aktor pengurang (diskon) pada tingkat biaya
modal tertentu yang diperhitungkan. *ilai sekarang" apabila arus kas tidak seragam
atau berbeda dari periode ke periode" dapat dihitung dengan persamaan dibawah ini -
PB
t
) A
t
(2 = i)
-t
Dimana -
PB
t
) nilai sekarang dari arus kas periode ke Et
A
t
) arus kas nominal pada periode ke-t
i ) tingkat bunga yang diperhitungkan
t ) periode 2" 2" ..." n
(edangkan nilai sekarang total adalah
n A
t
,PB ) F
i)2 (2 = i)
t
Dimana-
,PB ) nilai sekarang total
A
t
(2 = i)
t
) nilai sekarang arus kas A setiap periode ke-t
(elan!utnya" nilai sekarang bersih (net present *alue) adalah-
*PB ) -&
o
= ,PB
Dimana -
*PB ) net present *alue (nilai sekarang bersih)
-&
o
) nilai sekarang in#estasi inisial (in#estasi periode awal)
,PB ) nilai sekarang total
.arakteristik metode ini adalah -
2. .riteria kelayakan -
a. &n#estasiDproyek layak !ika *PB bernilai positi (G0).
b. &n#estasiDproyek tidak layak !ika *PB bernilai negati (H0).
2. .elebihan -
a. $enghitung nilai waktu dari uang atau arus kas.
b. $emperhitungkan arus kas selama usia proyek.
'. $emperhitungkan nilai uang sisa proyek.
3. .ekurangan -
a. Iebih sulit pemakaiannya dibandingkan dengan metode pemulihan
in#estasi (Paybac& Period).
b. $ana!emen harus dapat menaksir tingkat biaya modal yang rele#an
selama usia proyek.
'. <ika memiliki nilai in#estasi inisial yang berbeda" serta usia ekonomis
yang berbeda pula" maka *PB yang lebih besar belum men!amin
sebagai proyek yang baik.
d. Dera!at kelayakan tidak hanya dipengaruhi oleh arus kas" melainkan
!uga dipengaruhi oleh aktor usia ekonomis proyek.
2.4.3.3 Met'(e Tingat Penge3-alian Internal .Internal Rate of Return0
$etode tingkat pengembalian internal (&AA) adalah rasio laba dari penanaman
modal dalam !umlah tertentu dan dalam waktu tertentu" dimana nilai sekarang arus
kas masuk adalah sama dengan nilai sekarang pengeluaran in#estasi inisial.
*PB ) 0" sehingga &
o
) ,PB
Dimana - &
o
) nilai sekarang in#estasi inisial (in#estasi periode awal)
,PB ) nilai sekarang total
$odel interpolasi untuk mendapatkan &AA -
J
2
&AA ) pK = (LK - pK)
J
2
Dimana -
pK ) persen tingkat bunga yang lebih ke'il daripada perkiraan &AA
LK ) persen tingkat bunga yang lebih besar daripada perkiraan &AA
J 2 ) aktor diskon kumulati untuk pK pada n yang sesuai dikurangi dengan
masa pemulihan modal.
J 2 ) aktor diskon kumulati untuk pK pada n yang sesuai dikurangi dengan
aktor diskon kumulati untuk LK pada n yang sesuai.
.riteria kelayakan -
2. kriteria kelayakan dari metode ini adalah membandingkan hasil &AA dengan
$AAA (tingkat pengembalian minimum yang diinginkan atau Minimum
Attracti*e )ate of )eturn).
2. in#estasiDproyek layak !ika &AA M $AAA.
3. in#estasiDproyek tidak layak !ika &AA N $AAA.
$AAA (Minimum Attracti*e )ate of )eturn) adalah tingkat pengembalian
minimum modal yang digunakan untuk menilai apakah suatu usulan in#estasi dapat
dikatakan menguntungkan ketika di!alankan. $AAA yaitu pengembalian bebas
resiko (t!e ris& free rate of return)" !ika se!umlah modal diin#estasikan dalam suatu
proyek" in#estor berharap keuntungan (proit) minimal sama dengan !umlah uang
yang diperoleh !ika in#estasi tersebut dimanaatkan untuk hal-hal yang tidak beresiko
(misalnya deposito bank).
Banyak perusahaan menggunakan OACC sebagai $AAA. OACC ( +eig!ted
A*erage Cost of Capital) yang dikembangkan oleh $odigliani dan $iller (2C4P)
adalah perhitungan biaya modal (cost of capital) perusahaan dengan memberi bobot
masing-masing kategori modal (modal pemegang saham" pin!aman bank" obligasi dan
lain sebagainya). OACC merupakan rata-rata tingkat hasil yang diharapkan atas
in#estasi suatu perusahaan.
$enghitung OACC yaitu dengan rumus -
OACC ) Od . .d ( 2 E t ) = Os . .s
Dimana -
Od ) persentase hutang dari modal
.d ) tingkat biaya modal hutang setelah pa!ak
t ) tingkat pa!ak
Os ) persentase modal yang digunakan
.s ) biaya modal saham
Dalam menghitung OACC dilakukan tahap-tahap sebagai berikut -
Q $enghitung biaya hutang (cost of debt)
.b ) i D interest bearing debt
maka
.d ) .b ( 2 E t )
Dimana -
.b ) biaya hutang sebelum pa!ak
i ) besarnya bunga yang dibayar
interest bearing debt ) total hutang !angka pan!ang = hutang !angka
pendek yang berbunga
.d ) biaya hutang setelah pa!ak
t ) tari pa!ak
Q $enghitung biaya modal saham (cost of common stoc&)
.s ) A = ( Am E A ) R
Dimana -
.s ) tingkat pengembalian yang diharapkan
A ) tingkat suku bunga bebas resiko
Am ) tingkat pengembalian pasar
R ) tingkat resiko saham perusahaan
2.4.3.4 Met'(e ROI .Return On Investment0
A6& ()eturn $n (n*estment) atau laba atas in#estasi adalah besarnya
keuntungan yang bisa diperoleh (dalam K) selama periode waktu yang telah
ditentukan untuk men!alankan proyek" untuk menghitungnya digunakan rumus -
)$( )
%otalManfaat ? %otal,iaya
%otal,iaya
<ika dinyatakan dalam persen (K) -
)$( )
%otalManfaat ? %otal,iaya
%otal,iaya
> 200K
.riteria kelayakan -
2. &n#estasiDproyek layak !ika nilai A6& bernilai positi.
2. &n#estasiDproyek tidak layak !ika A6& bernilai negati.
A6& digunakan untuk membandingkan laba atas in#estasi antara in#estasi-
in#estasi yang sulit dibandingkan dengan nilai moneter. (ebagai 'ontoh" suatu
in#estasi senilai 2000 rupiah yang menghasilkan bunga 40 rupiah !elas memberikan
lebih banyak uang daripada in#estasi senilai 200 rupiah yang memberikan bunga 20
rupiah. ,api in#estasi 200 rupiah memberikan A6& yang lebih besar.
2.4.3.! Met'(e Profitability Index
$etode ini adalah metode penilaian kelayakan in#estsi yang mengukur tingkat
kelayakan in#estasi berdasarkan rasio antara nilai sekarang arus kas masuk total
(,PB) dengan nilai sekarang in#estasi inisial (&o).
P& ) TPV
Io
Dimana - P& ) indeks kemampulabaan
,PB ) nilai sekarang arus masuk total
&o ) nilai sekarang pengeluaran in#estasi inisial
.arakteristik metode ini adalah -
2. .riteria kelayakan -
a. &n#estasiDproyek layak !ika P& lebih besar daripada 2 (P& G 2).
b. &n#estasiDproyek tidak layak !ika P& lebih ke'il daripada 2 (P& H 2).
2. .elebihan -
a. $emperhitungkan nilai waktu dari uang atau arus kas.
b. $empertimbangkan seluruh arus kas selama usia ekonomis proyek.
'. $emperhitungkan nilai sisa proyek.
d. $enya!ikan data surplusDdeisit arus kas terhadap nilai in#estasi inisial.
<ika hasil bagi *PB dengan &o positi" maka dinilai surplus dan
sebaliknya.
3. .ekurangan -
$etode ini harus didahului dengan aplikasi metode *PB sehingga
pemakainya memerlukan perhitungan ganda.