Anda di halaman 1dari 7

CHAPTER 9 ELI KUSUMAWATI

LAYOUT DECISIONS 14/370798/PFA/1389






























Types of Layout (Jenis-jenis Tata Letak)
1. Tata letak kantor (Office layout )
Adalah cara mengelompokan pekerja, perlengkapan mereka, dan ruang dengan mempertimbangkan kenyamanan,
keamanan, dan pergerakan informasi. Perbedaan utamanya pada aliran informasi.
2. Tata letak Toko Eceran (Retail layout )
Tata letak yang disebut slotting. Biaya penempatan (Slotting Fees) adalah biaya yang dibayar oleh produsen untuk
menempatkan produk mereka pada rak rantai toko eceran atau supermarket. Tiga elemen Servicescape :
1. Kondisi yang berkenaan dengan lingkungan
2. Tata letak yang luas dan mempunyai fungsi
3. Tanda-tanda, simbol, dan artefak yang merupakan karakteristik desain bangunan yang memiliki arti sosial
3. Tata letak Gudang dan penyimpanan (Warehouse layout)
Tujuannya menentukan titik optimal diantara biaya penanganan bahan dan biaya-biaya yang berkaitan dengan luas ruang
dalam gudang.
a. Cross-Docking berarti menghindari penempatan bahan atau barang-barang dalam gudang dengan langsung memproses
mereka saat diterima. Membutuhkan penjadwalan yang ketat, identifikasi produk yang datang secara akurat.
b. Random Stocking
Sistem Random stocking yang terkomputasi meliputi tugas Membuat daftar lokasi terbukaatau yang
tersedia,membuat catatan persediaan sekarang secara akurat dan juga lokasinya, mengurutkan barang-barang dalam
urutan tertentu untuk meminimalkan waktu perjalanan yg dibutuhkan untuk mengambilpesanan
c. Kustomisasi
4. Tata letak dengan posisi tetap( Fixed Position layout)
Proyek tetap berada dalam satu tempat, sementara para pekerja dan peralatan datang ketempat tersebut contonya proyek
kapal, jalan layang, jembatan, rumah, meja operasi diruang operasi rumah sakit
5. Tata letak yang berorientasi proses (Process-oriented layout)
Meminimalkan biaya penangan bahan yang bergantung pada jumlah muatan, biaya memindahkan muatan
N = Jumlah total stasiun kerja atau departemen
I,j = Setiap Departemen
Xij = jumlah beban yang dipindahkan dr Departemen
Cij = biaya untuk memindahkan beban antara departemen i dan j
6. Tata letak sel kerja (Work-cell layout)



- Requirements of work Cells
- Staffing and Balancing Work Cells
7. Tata letak berorientasi pada produk (Product-oriented layout)
Lini Fabrikan (Fabrication linie)
Lini Perakitan (assembly line)

Tata letak yang baik :
1. Peralatan pengangan bahan
2. Kapasitas dan persyaratan luas ruang
3. Lingkungan hidup dan estetika
4. Aliran informasi
5. Biaya pergerakan antar wilayah kerja yang berbeda

Biaya minimum =

=1

=1
Xij Cij
Waktu Takt = Waktu Kerja Total yang mungkin
Barang yang dibutuhkan

Karyawan yang dibutuhkan = Waktu Total yang Mungkin
Waktu takt

The Strategic Importance of Layout Decisions (kepentingan Sstrategis Keputusan Tata Letak)
Tata Letak memiliki dampak strategi karena tata letak menentukan daya saing perusahan dalam hal kapasitas, proses,
fleksibilitas, biaya, kualitas lingkungan kerja, kontak dengan pelanggan dan citra perusahaan
CHAPTER 10 ELI KUSUMAWATI
JOB DESIGN AND WORK MEASUREMENT 14/370798/PFA/1389



















Apa prosedur




Kapan Siapa


bagaimana


dimana



Trained and experienced person can establish a standart by following these eight steps:
Define the task to be studien, Devide the task into precise element, Decide How many times to meansure the task,
time and record elemental times and ratings of performance, compute the Average observed (actual) time,
determine peerformance rating (work pace)and then compute the normaltime for each element, addthe normal
times for each element to develop a total normal time for the task, computa the standar time

Strategi Sumber Daya Manusia Untuk Keunggulan Bersaing (Human Resource strategy for competitive advantage)
- Tujuannya mengelola tenaga kerja dan merancang pekerjaan sehingga orang-orang dapat diberdayakan secara
efektif dan efisien
- Kualitas lingkungan kerja berarti sebuah pekerjaan tidak hanya cukup aman dan cukup bayarannya, tetapi juga
mencapai tingkat memadai dalam persyaratan baik fisik maupun psikologis.
Batasan batasan dalam strategi Sumber Daya Manusia
1. Bauran produk dapat menentukan apakah tenaga kerja yang ada merupakan tenaga kerja musiman atau tetap
2. Teknologi, peralatan dan proses mungkin memiliki implikasi pada keamanan dan kandungan pekerjaan
3. Keputusan lokasi mungkin berdampak pada lingkungan kerja dimana para karyawan bekerja

STRATEGI
SUMBER DAYA
MANUSIA
Strategi Produk
- Keahlian diperlukan
- bakat diperlukan
- Bahan-bahan digunakan
- keamanan
Jadwal
- Waktu satu hari
- Waktu satu tahun (musiman)
- Stabilitas jadwal

Strategi proses
- Teknologi
- Mesin dan peralatan yang digunakan
- keamanan
Perbedaan perorangan
- Kekuatan dan kelelahan
- Pemrosesan dan tanggapan informasi

Strategi lokal
- Iklim
- Suhu
- Kebisingan
- Cahaya
- Kualitas udara
Strategi tata letak
- Posisi yang tetap
- Proses
- Lini perakitan
- Sel kerja
- produk
Tiga area keputusan strategi sumber daya manusia yaitu
1. Perencanaan Tenaga Kerja
2. Rancangan Kerja
3. Standar tenaga kerja
Standar tenaga kerja merupakan jumlah waktu yang diperlukan untuk melaksanakan sebuah pekerjaan atau sebagian
pekerjaan.
Standard time = total normal time
1 - Allowance factor
Average observed time = sum of the times recorded to perform each element
Number of observations

Normal time = Averange observed time x performance rating factor