Anda di halaman 1dari 1

MEKANISME KERJA KEMOTRIPSIN

Enzim Kemotripsin adalah suatu enzim yang berfungsi sebagai katalis dalam proses hidrolis
protein, Dimana didalamnya terdapat protease, protease inilah yang berperan dalam
pemecahan protein atau dalam pemutusan ikatan peptida.
2 fase dalam mekanisme kemotripsin yaitu :
Pembentukan C terminal
Pembentukan N terminal
Dimana kedua fase dibagi menjadi beberapa tahap yaitu :
Positioning
His
57
sebagai General Base (GB)
Nukleofil attack
His
57
sebagai General Acid (GA)
Positioning adalah penempatan rantai polipeptida dan enzim kemotripsin. Dimana
kemotripsin yang merupakan pemisah antara C dan N terminal berada pada ikatan C-HN.
Lalu akan ada His
57
yang bekerja sebagai General Base (GB). His
57
bekerja dengan cara
menerima proton dari Ser
195
. Kemudian N akan mendonorkan elektron ke ikatan H. Ini
menyebabkan Ser
195
aktif nukleofilnya dan kelebihan elektron. Nukleofil yang aktif adalah
nukleofil OH dan akan menyerang ikatan C=O menjadi C-O. Akan terjadi ikatan yang
sementara antara H dan O. His
57
yang akan mengambil proton sehinggan His
57
GA akan aktf
dan membentuk C-Terminal. C terminal merupakan leaving group. ikatan C-HN
mendonorkan ke H membentukikatan H sementarasehingga memotong ikatan peptida.
Ikatan H di enzim untuk protonasi leaving group. Tahap pertama selesai dengan terbentuknya
C terminal.
Tahap berikutnya kembali dimulai dengan positoning. Namun dalam tahap kedua
akan terbentuk N terminal. Positoning terjadi pada molekul air. Air berperan sebagai
penyumbang proton yang dibutuhkan pada proses His
57
GB . Air akan kelebihan elektron.
Nukelofil akan menyerang ikatan karbonil C=O menjadi C-O. Ikatan H sementara juga
terbentuk seiring itu elektron akan kembali ke ikatan C. Donor elektron akan kembali ke H
dan akan membentuk Ser
195
sebagai leaving group. Sisanya yaitu ikatan poli peptida dengan
gugus OH dari H
2
O terbentuk menghasilkan N-terminal.

MICHAEL
260110130087
Farmasi 2013 B