Anda di halaman 1dari 2

Kasus 1

Pasien Ny. Karti umur 48 tahun datang ke RSMS dengan keluhan sering kencing pada malam hari sehingga sering terbangun
pada malam hari. Keluhan dirasakan sejak 1 minggu yang lalu dan sangat mengganggu tidurnya. Pasien juga mengeluhkan
sering keinginan untuk lapar dan haus. Pasien sering mengalami pusing senut-senut yang mengganggu aktivitas. Pasien
merupakan seorang ibu rumah tangga dan bekerja sehari-hari menjaga toko klontong dirumahnya. Pasien senang dengan
makan ikan asin dan makan goreng-gorengan.

Pemeriksaan fisik
Vital Sign
TD = 160/110 mmHg RR =
26x/menit
N = 94 x/menit S = 36,8 c
TB = 150 cm BB =
95 kg
Kepala : Mesocephal, rambut tidak mudah rontok warna
hitam
Mata: konjungtiva anemis -/-, sklera ikterik -/-, isokor
pupil 3/3
Hidung dan mulut = discharge -
Thoraks
Paru= SD ves +/+, Whezzing -/-, ronkhi basah -/-
Jantung= S1>s2, Gallop (-), Murmur (-)
Abdomen= cembung, supel, BU + N
Hepar dan lien = tidak teraba
Ekstremitas = dalam batas normal

Hasil Lab
Hb = 14,8 g/dL
Leukosit = 5670 /ul
Hematokrit = 45%
Eritrosit = 5,1 10
6
/ul
Trombosit = 253.000/uL
Trigliserid = 211
HDL = 18
LDL = 179
Kolesterol total = 215
GDS = 364

Pertanyaan
1. Diagnosis pada kasus ini?
2. Alasan mendasari diagnosis penyakit ini ?
3. Patofisiologi?
4. Pemriksaan penunjang yang dibutuhkan?
5. Tatalaksana?
6. Komplikasi?
Kasus 2

Ny. W usia 47 tahun datang ke poli penyakit dalam dengan keluhan padangan kabur pada kedua matanya. Keluhan ini
dirasakan sejak 3 hari yang lalu dan mengganggu aktivitas bekerja. Pasien juga sering mengeluh sering kencing, cepat haus
dan lapar. Pasien bekerja di kantor kecamatan dan lebih sering bekerja di depan komputer. Pasien senang dengan makan-
makanan yang banyak mengandung gula. Pasien juga mengakui jarang berolahraga dan lebih senang bersantai dirumah.

Pemeriksaan fisik
TD : 120/70 mmHg
RR : 22 x/menit
N : 72 x/menit
S : 36,1 C
BB : 63 kg
TB : 155 cm
Kepala : Mesocephal, rambut tidak mudah rontok warna
hitam
Mata: konjungtiva anemis -/-, sklera ikterik -/-, isokor
pupil 3/3, lensa bening +/+
Hidung dan mulut = discharge -, sianosis -
Thoraks
Paru= SD ves +/+, Whezzing -/-, ronkhi basah -/-
Jantung= S1>s2, Gallop (-), Murmur (-)
Abdomen= cembung, supel, BU + N, caput medusa -,
striae -
Hepar dan lien = tidak teraba
Ekstremitas = dalam batas normal

Hasil Lab
Hb = 16,1 g/dL
Leukosit = 7820 /ul
Hematokrit = 42%
Eritrosit = 5,0 10
6
/ul
Trombosit = 157.000/uL
Trigliserid = 111 mg/dl
HDL = 43 mg/dl
LDL = 90 mg/dl
Kolesterol total = 102 mg/dl
GDS = 211 mg/dl

Pertanyaan
1. Apakah diagnosis pada kasus ini?
2. Alasan mendasari diagnosis penyakit ini ?
3. Jelas mekanisme sekresi insulin?
4. Patofisiologi penyakit ini ?
5. Pemeriksaan penunjang yang dibutuhkan?
6. Tatalaksana?




KASUS I
Ny. Santika Asmadibrata, 45 tahun, datang dengan keluhan pusing sejak 5 hari yang lalu. Keluhan ini sudah
dirasakan sebanyak 3 kali sejak awal bulan ini. Selain pusing, Ny. Santika juga mengaku pegal-pegal pada tengkuk,
penglihatan kabur, telinga berdenging, terkadang muntah tidak menyemprot. Selain itu, belakangan ini beliau juga
mengeluhkan penurunan berat badan walaupun sering makan & ngemil, kesemutan di tangan & kaki yang hilang timbul,
dan sering kencing terutama malam hari. Akibatnya Ny. Santika tidak bisa melakukan aktivitas kesehariannya sebagai
seorang Buruh Pabrik.
Selama ini, Ny. Santika mengkonsumsi obat dari warung untuk mengurangi sakitnya. Namun karena obatnya kali
ini tidak berefek, beliau akhirnya berobat ke PUSKESMAS. Berdasarkan pengakuannya, beliau menderita tekanan darah
tinggi yang naik-turun sejak usia 30 tahun. Tekanan darah tinggi terakhir mencapai 180/ 100 mmHg.
Ny. Santika berasal dari keluarga dengan status ekonomi sedang. Ayah & Ibu-nya juga menderita tekanan darah
tinggi. Ayahnya, 4 tahun lalu meninggal akibat komplikasi kencing manis, stroke, dan darah tinggi. Ny. Santika juga
mengaku kurang olahraga & sering makan gorengan.

PEMERIKSAAN FISIK
Kondisi Umum/ Kesadaran : Tampak sakit/ Compos Mentis
BB : 80 kg
TB : 150 cm
Vital Sign : TD : 170/100 mmHg
HR : 110 x/menit
RR : 19 x/menit
S : 37.3
o
C
Status Generalis :
Kepala : Mesochepal
Mata : Conjunctiva anemis (-/-), Sklera Ikterik (-/-),
Reflek Pupil (+/+) melambat
Mulut : Cianosis (-)
Leher : Deviasi trachea (-), pembesaran kelenjar getah bening (-/-) Thorax :
Dinding thorax dbn, fremitus vocal (+/+) dbn,
batas paru-jantung Dextra: LPS 2 s.d. LPS 4, Sinistra: LPD 2
s.d. LPD 4
Apex Cordis: SIC 5 LMCS, ictus cordis dbn
batas paru-hepar LMCD 7, Peranjakan Hepar + 2 cm BACD LMCD
Cor : S1>S2, regular, Murmur (-), Gallop (-)
Paru : Suara Dasar Vesikular (+/+), Wheezing (-), Rhonky (-)
Abdomen : BU (+) 5 x/menit, timpani all region, supel & tidak teraba massa.
Ekstremitas : akral dingin (-/-)

PEMERIKSAAN HEMATOLOGI
Darah Rutin : Eritrosit : 4.5 x 10
6
/uL
Hb : 13.7 g/dL
Ht : 40 %
Leukosit : 7500 /uL
LED : 22.4 mm/jam
GDS : 300 mg/dL
GDP : 250 mg/dL
GD2PP : 321 mg/dL
HbA1c : 12 %
Fruktosamin : 8 mmol/L

JAWABLAH PERTANYAAN DI BAWAH INI
1. Berdasarkan uraian kasus di atas, apakah diagnosis dan diagnosis banding Anda?
2. Apa alasan diagnosis kerja Anda?
3. Jelaskan fisiologi pembentukan dan ekskresi hormon Insulin?
4. Jelaskan patofisiologi dari diagnosis kerja Anda?
5. Bagaimana terapi medikamentosa dan non-medikamentosa yang Anda berikan?
6. Jelaskan komplikasi dari diagnosis kerja Anda?