Anda di halaman 1dari 30

HOME CARE NURSING

MODUL MATA KULIAH ELEKTIF II



1











MATA KULIAH ELEKTIF II
HOME CARE NURSING


Fasilitator:

Ns. Niken Safitri Dyan K, M.Si.Med
Ns. Sri Padma Sari, MNS



PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN
FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS DIPONEGORO
Kampus PSIK FK UNDIP
Jl. Prof. H. Soedarto, SH Tembalang Semarang 50275
Telp. (024) 76480919, Fax. (024) 76486849
www.keperawatan.undip.ac.id
2

IDENTITAS PEMILIK

Nama : ....................................................................................
NIM : ....................................................................................
Tempat/ tgl lahir : ....................................................................................
Alamat Rumah : ....................................................................................
....................................................................................
Nomor Telp. : ....................................................................................
Alamat Kos : ....................................................................................
....................................................................................
Nomor Telp. : ....................................................................................
Golongan Darah : ....................................................................................

Pemilik,


........................

Pas foto
2 x 3
3

KATA PENGANTAR

Segala puji dan syukur penyusun panjatkan kehadirat Allah SWT
yang telah melimpahkan rahmat dan karunia serta berkah-Nya yang
begitu besar kepada penyusun sehingga dapat menyelesaikan modul
mata kuliah Elektif II (Home Care Nursing).
Modul ini diharapkan dapat memberikan acuan bagi mahasiswa
untuk melaksanakan pembelajaran dengan sistem Student Centered
Learning (SCL) yang sekarang ini diterapkan di PSIK FK UNDIP, khususnya
pada topik-topik pembelajaran home care nursing. Selain itu, dengan
penerapan Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK) yang telah
dilaksanakan, modul ini dapat memberikan jalan bagi proses pendidikan
dengan pendekatan metode pembelajaran yang berorientasi pada
mahasiswa sehingga dapat memfasilitasi mahasiswa dalam mencapai
kompetensi yang diharapkan. Proses pembelajaran yang dilaksanakan
membutuhkan acuan sebagai pedoman dasar pelaksanaan teknis
kegiatan. Dengan demikian, modul ini memberikan gambaran tentang
target yang harus dicapai, strategi dan metode pembelajaran, dan
evaluasi yang akan dilaksanakan.
Terima kasih dan penghargaan yang sebesar-sebesarnya
penyusun sampaikan kepada semua pihak yang telah mendukung dalam
penyusunan modul ini. Penyusun menyadari bahwa modul ini masih
memerlukan masukan dan saran demi perbaikan di periode berikutnya.
Dan akhirnya, penyusun berharap semoga modul ini dapat bermanfaat
bagi semua pihak dalam pelaksanaan proses pembelajaran.

Semarang, Agustus 2014
Tim Penyusun,
4

DAFTAR ISI


HALAMAN JUDUL ............................................................................ 1

IDENTITAS PEMILIK .................................................................... ...... 2

KATA PENGANTAR ........................................................................... 3

DAFTAR ISI ....................................................................................... 4

RENCANA PEMBELAJARAN .............................................................. 5

STUDY GUIDE

Unit I Konsep The Neighborhood............................................. 14

Unit II Konsep Home Care Nursing .............................................. 20

Unit III Aspek Etik, Legal, dan Sosial Budaya dalam Home Care
.......................................................................................... 22

Unit IV Referral System dan Aplikasi Praktik Home Care
.......................................................................................... 24

DAFTAR PUSTAKA ........................................................................... 26

JADWAL PEMBELAJARAN ............................................................... 27
5

RENCANA PEMBELAJARAN

MATA KULIAH : Elective II (Home Care Nursing)
KODE M.A. : KUP 230
BEBAN STUDI : 2 SKS
PERIODE WAKTU : Semester Gasal
PENEMPATAN : Semester VII

I. DESKRIPSI MATA KULIAH
Mata kuliah ini merupakan mata kuliah pilihan bagi mahasiswa PSIK
FK UNDIP. Mata kuliah ini berfungsi untuk mendukung mahasiswa
dalam mengembangkan asuhan keperawatan dalam keluarga.
Konsep keperawatan home care dengan fokus pada promosi
kesehatan, pencegahan penyakit, dan pemeliharaan kesehatan
dalam keluarga juga didiskusikan dalam mata kuliah ini.

II. LEARNING OUTCOMES
1) Menunjukkan empati melalui komunikasi profesional dalam
berbagai konten keperawatan.
2) Menunjukkan inisiatif dalam memfasilitasi tanggapan dan solusi
untuk peningkatan kesehatan dan kesejahteraan individu atau
kelompok dengan memodifikasi perilaku.
3) Memberikan asuhan keperawatan berdasarkan pertimbangan
etis, sosial, aman secara budaya, dan disertai penggunaan
informasi secara profesional.
4) Menunjukkan aplikasi pengetahuan dan keterampilan yang
efektif dalam keperawatan dan terkait disiplin ilmu untuk
pemberian asuhan yang holistik, person-centered, berbasis
bukti asuhan keperawatan dalam berbagai pengaturan klinis
dan komunitas bagi kehidupan manusia.
5) Bekerja baik secara mandiri maupun kolaborasi dalam berbagai
konteks klinis.
6) Menerapkan pemikiran kritis, pemecahan masalah,
pengambilan keputusan, dan keterampilan pemanfaatan bukti
klinis untuk berbagai masalah berbasis praktik dan isu-isu untuk
membuat penilaian informatif dan/ atau memfasilitasi hasil
yang efektif.
6

7) Menunjukkan kemampuan untuk menerapkan keterampilan
belajar secara kritis reflektif dan sepanjang hayat dalam
mengejar pengembangan pribadi dan profesional.
8) Membangun hubungan interpersonal sebagai dasar pemberian
asuhan keperawatan dan kolaborasi dengan tim kesehatan.

III. PERFORMANCE OBJECTIVE
1) Mengaplikasikan teknik komunikasi dalam kehidupan sehari-
hari.
2) Mengaplikasi prinsip-prinsip modifikasi perilaku pada setting
komunikas dan keluarga.
3) Menunjukkan martabat manusia dan keragaman budaya dalan
konteks etik dan legal.
4) Menunjukkan penggunakan proses keperawatan dalam
perawatan holistik.
5) Menunjukkan usaha dalam pencarian sumber untuk
meningkatkan proses kepemimpinan.
6) Meningkatkan critical thinking, pemecahan masalah,
pembuatan keputusan dan keterampilan penggunaan bukti
dalam fenomena keperawatan.
7) Menunjukkan praktik critical reflective dalam kebiasaan hidup
yang positif.
8) Menunjukkan hubungan interpersonal dalam lingkungan
perawatan sesuai strategi kolaboratif.

IV. PROFESSIONAL SKILLS
Setelah mempelajari modul ini, mahasiswa semester VII (jalur
reguler) PSIK FK UNDIP yang mengambil mata kuliah elektif II (Home
Care Nursing) mampu:
1) Menganalisis pelayanan keperawatan untuk komunitas yang
berada di luar jangkauan.
2) Mengidentifikasi persyaratan dan sumber daya dalam
membangun pelayanan keperawatan home care
3) Mengidentifikasi kebijakan, etik, dan kepercayaan budaya
terkait dengan praktik keperawatan.
4) Menentukan referral system pelayananan kesehatan dan
networking.
7

V. PEMETAAN MATA KULIAH
1 2 3 4 5 6 7
No. Kompetensi
Dasar (KD)
Pokok Bahasan Sub Pokok
Bahasan
Metode
Pembelajaran
Softskill* Pustaka
1. Menganalisis
pelayanan
keperawatan
untuk komunitas
yang berada di
luar jangkauan
1. The
Neighborhood








1.1. Neighborhood
boundaries
1.2. Housing
1.3. Open spaces
1.4. Transportation
1.5. Protective
service
1.6. Neighborhood
life

Small Group
Discussion

Field study

Cooperative-
Collaborative
Learning

Aktif
Kreatif
Berpikir kritis
Bertanggung
jawab
Tidak plagiat
Komunikasi
terapeutik
Menghargai
Kerja sama



Rice, R.
(1996).
Home health
nursing
practice:
concepts &
application.
2
th
ed. St.
Louis:
Mosby.

Birchenall, J
& Streight, E.
(2003).
Mosbys
Textbook for
the home
care aide. 2
th

ed. St. Louis:
Mosby.

8

2. Mengidentifikasi
persyaratan dan
sumber daya
dalam
membangun
pelayanan
keperawatan
home care
1. Konsep
Home Health
Nursing






















1.1. Sejarah
1.2. Filosofi dan
pengertian
1.3. Home Health
Care:
Penerapan
Teori dalam
Praktik Klinik
1.4. Trend dan
issue home
care di
Indonesia
1.5. Trend dan
issue home
care nursing
di Indonesia
1.6. Peran
perawat
1.7. Persiapan dan
implementasi
1.8. Menyusun
Rencana
Perawatan
dan
Dokumentasi
Ceramah

Diskusi, Tanya
jawab





















Aktif
Berpikir kritis
Bertanggung
jawab
Menghargai

Rice, R.
(1996).
Home health
nursing
practice:
concepts &
application.
2
th
ed. St.
Louis:
Mosby.

Birchenall, J
& Streight, E.
(2003).
Mosbys
Textbook for
the home
care aide. 2
th

ed. St. Louis:
Mosby.


9








2. Kebutuhan
home care
pada
keluarga





3. Gambaran
aplikasi home
care di
Indonesia



1.9. Pengontrolan
infeksi di
rumah
1.10. Pendidikan
pasien di
rumah

3.1. Kebutuhan
biolohis
3.2. Kebutuhan
psikologis
3.3. Kebutuhan
social
3.4. Kebutuhan
spiritual

3.5. Home care
yang dikelola
rumah sakit
3.6. Home care
yang dikelola
perorangan








ISS-IT








Kuliah pakar


10

3. Mengidentifikasi
kebijakan, etik,
dan kepercayaan
budaya terkait
dengan praktik
keperawatan
1. Isu-isu Legal
dan Etik dalam
Home Care











2. Isu-isu
Dokumentasi
1.1. Aspek Legal
1.2. Perijinan dan
akreditasi home
care
1.3. Kebijakan
home care di
Indonesia
1.4. Malpraktik
1.5. Aspek etik
1.6. Kepercayaan
dan budaya
dalam home
care nursing

2.1. Penyimpanan
Data
2.2. Hak dan
Tanggung
Jawab
Pasien



Discovery
Learning










Ceramah,
Diskusi, Tanya
Jawab


Aktif
Antusias

Rice, R.
(1996).
Home health
nursing
practice:
concepts &
application.
2
th
ed. St.
Louis:
Mosby.

Birchenall, J
& Streight, E.
(2003).
Mosbys
Textbook for
the home
care aide. 2
th

ed. St. Louis:
Mosby.

4. Menentukan
system referral
pelayanan
1. Kolaborasi dan
sistem rujukan
dalam tim
1.1. Sistem rujukan
dalam
pelayanan
home care
Mind mappring



Bertanggung
jawab
Kerja sama
Berpikir kritis
Rice, R.
(1996).
Home health
nursing
11

kesehatan dan
networking
pelayanan
home care



2. Aplikasi home
care nursing
1.2. Strategi
pengelolaan
dan komunikasi
antarprofesi

2.1. Pasien dengan
masalah fisik
Pasien anak
Pasien
remaja
Pasien
dewasa
Pasien usia
lanjut
2.2. Pasien dengan
masalah
reproduksi dan
maternitas
2.3. Pasien dengan
masalah
psikologis
Pasien anak
Pasien
remaja





Case
presentation




Project Based
Learning (PjBL)
Tidak plagiat practice:
concepts &
application.
2
th
ed. St.
Louis:
Mosby.

Birchenall, J
& Streight, E.
(2003).
Mosbys
Textbook for
the home
care aide. 2
th

ed. St. Louis:
Mosby.


12

Pasien
dewasa
Pasien usia
lanjut





13



14

UNIT 1. KONSEP THE NEIGHBORHOOD


POKOK BAHASAN : The Neighborhood

SUB POKOK BAHASAN : 1. Neighborhood boundaries
2. Housing
3. Open spaces
4. Transportation
5. Protective services
6. Neighborhood life

PROFESSIONAL SKILLS : Menganalisis pelayanan keperawatan untuk
komunitas yang berada di luar jangkauan.

WAKTU : 7 x 50 menit

TUJUAN :
1. Mahasiswa mampu mengenal konsep The Neighborhood.
2. Mahasiswa mampu mengidentifikasi berbagai kondisi pasien yang
membutuhkan perawatan di luar pelayanan kesehatan.
3. Mahasiswa mampu mempertimbangan berbagai aspek dan kondisi
di lingkungan sekitar untuk melakukan pelayanan keperawatan.

METODE PEMBELAJARAN : Small Group Discussion
Field Analysis
Collaborative Learning

METODE EVALUASI : Uji Tulis
Oral Presentation


15

PETUNJUK PEMBELAJARAN:
1. Pada pertemuan minggu I, mahasiswa dibagi menjadi 8 kelompok.
Masing-masing kelompok menyelesaikan kasus yang diberikan
dengan metode Small Group Discussion (SGD).
2. Diskusikan dalam kelompok kasus-kasus yang diberikan sesuai
dengan berbagai permasalahan yang muncul baik dari segi fisik,
psikologis, sosial, budaya, ekonomi, maupun pertimbangan-
pertimbangan yang lain.
3. Tuliskan hasil diskusi kelompok ke dalam kertas kerja dan
dikumpulkan setelah jam pembelajaran selesai, maksimal jam
15.00 WIB.


Kasus 1
Keluarga Tn. A (35 tahun) memiliki anak 2 orang, An. B (7 tahun) dan
anak C (2 tahun). Salah satu anak Tn. A menderita penyakit tallasemia
yang diderita sejak kecil. Tn. A bekerja sebagai buruh pabrik dengan
penghasilan 1,5 juta. Sedangkan istrinya, Ny. D, adalah seorang ibu
rumah tangga. Keluarga mengatakan jarang membawa anak B di
pelayanan kesehatan karena tidak ada biaya. Anak B dibawa ke rumah
sakit jika anak B merasakan lemas atau pingsan saja. Saat ini anak B tidak
mau makan. Menurut Ibu, anak B memang susah makan sejak kecil.
Berat badan anak B saat ini adalah 15 kg. Keluarga mengatakan sedih
memiliki anak yang sakit-sakitan terus. Anak B mendapatkan transfusi
darah dan menghabiskan biaya yang banyak saat dirawat. Anak B tidak
mau bersekolah karena sering tidak masuk sekolah akibat sakit. Anak C
saat ini sedang menderita batuk pilek sejak 1 minggu. Keluarga belum
membawa anak C ke pelayanan kesehatan dengan alasan belum sempat.



16

Kasus 2
Keluarga Tn. E (25 tahun) memiliki Bayi F (8 bulan). Bayi F baru saja
pulang dari rumah sakit karena dirawat akibat diare selama 3 hari.
Keluarga Tn. E merupakan keluarga dengan status sosial ekonomi
menengah ke bawah. Istri Tn. E, Ny. G bekerja sebagai buruh cuci
pakaian, sedangkan Tn. E bekerja sebagai tukang ojek. Bayi F jarang
dibawa ke posyandu karena Ny. E sibuk bekerja. Bayi F sering masuk
rumah sakit akibat diare. Kondisi lingkungan rumah kotor, sekeliling
rumah banyak sampah berserakan karena berdekatan dengan tempat
pembuangan samapah. Bayi F tidak mendapatkan ASI sejak bayi dengan
alasan ASI tidak keluar. Saat ini mendapatkan susu formula dengan dot
yang hanya dicuci tanpa di rebus. Saat ini bayi F menderita batuk pilek.
Keluarga tidak mau membawa bayi F ke pelayanan kesehatan dengan
alasan biaya yang dikeluarkan cukup banyak jika di bawa ke pelayanan
kesehatan.



Kasus 3
Ny. A (23 th) G1P0A0 hamil 8 minggu, merasa mual dan muntah. Ny A
jadi malas makan karena setiap selesai makan pasti muntah. Semenjak
hamil belum mengalami pertambahan berat badan, malah turun 2 kg. Ny
A sudah memeriksakan diri ke bidan dan diberikan obat anti mual dan
penambah nafsu makan. Keluarga merasa kondisi Ny A adalah normal
karena setiap wanita hamil pasti mual dan muntah.


17

Kasus 4
Ny B (25 th) P1A0 melahirkan 3 hari yang lalu. Saat ini kondisi Ny B masih
lemah dan belum mau beraktifitas karena merasa sakit di jalan lahir. Bayi
Ny B lebih banyak diasuh oleh ibu Ny B (nenek bayi). By Ny B minum susu
formula dari dot dengan alasan ASI Ny B belum lancar dan masih sedikit.
NY B juga mengatakan ragu-ragu untuk menyusui bayinya karena
khawatir badannya bertambah gemuk dan menjadi jelek. Keluarga
mengatakan keputusan untuk menyusui bayinya atau tidak diserahkan
kepada Ny B, keluarga hanya mendukung saja. Menurut keluarga, bayi
yang minum susu formula pun bisa sehat dan aktif seperti bayi yang
minum ASI bahkan lebih gendut.

Kasus 5
Seorang lansia 70 th tinggal sendiri di rumah, tidak ada yang menemani
karena tempat tinggal anak-anaknya jauh dan sibuk bekerja. Dari hasil
skrining tanda dan gejala perawat menyimpulkan ia suspect TBC. Lansia
tersebut sudah kurang jelas melihat sesuatu, hanya beraktivitas di dalam
rumah dengan meraba-raba benda yang ada. Ia merasa sudah tidak
semangat lagi untuk pergi keluar rumah dan merasa dirinya tidak
berguna lagi karena tidak bisa melakukan segala sesuatu dengan tepat.
Pada saat perawat melakukan kunjungan ke rumah terlihat barang-
barang tidak tertata rapi, lantai licin, dan di kamar mandi tidak ada
pegangan.

Kasus 6
Lansia usia 75 tahun dinyatakan sudah tidak dapat sembuh lagi dari
kanker stadium 3 dan diprediksi bertahan hidup paling lama 6 bulan. Dari
pengkajian oleh perawat ditemukan lansia tersebut menyatakan ingin
segera meninggal daripada menderita sakit berlama-lama. Keluarga
menyatakan tidak tahu bagaimana menyikapi dengan tepat kondisi yang
sekarang dialami lansia. Menurut keluarga sekarang lansia tersebut lebih
sering menyendiri dan malas berbicara dengan siapapun. Selain itu lansia
18

juga malas mandi, ganti baju, maupun bersih-bersih kamar sendiri
sehingga tubuh dan kamar menjadi kotor dan bau.

Kasus 7
Pasangan suami istri Tn. SY (65 tahun) dan Ny. SM (60 tahun) tinggal
berdua di rumah. Mereka tidak dikaruniai anak. Di usia tersebut, Tn. SY
masih bekerja sebagai tukang becak. Ny. SM mengalami keterbatasan
aktivitas akibat hipertensi yang dideritanya sejak lama. Saat kambuh, Ny.
SM akan mengalami penurunan pendengaran dan badanya terasa sakit
semua. Dia jarang periksa ke Puskesmas atau pun pelayanan kesehatan
lain yang ada di dekatnya. Dia lebih memilih beristirahat dan
mengkonsumsi obat-obatan yang dibeli di warung untuk meringankan
keluhannya. Selain itu, Tn.Y juga memberikan obat-obat tradisional
seperti ar daun alpukat dan mentimun untuk menurunkan tekanan
darahnya.

Kasus 8
Ny. H (55 tahun) mempunyai 5 orang anak. Saat ini dia tinggal bersama
3 orang anaknya yang berumur 28 tahun, 15 tahun dan 13 tahun.
Suaminya sudah meninggal sejak tahun 2000 yang lalu karena hipertensi.
Beberapa minggu ini, di telapak kaki Ny.H terdapat luka yang tidak
kunjung mengering. Menurut informasi yang diperoleh, Ny. H tidak
mempunyai penyakit DM. Namun, dia juga menyatakan bahwa dirinya
sudah lama sekali tidak pernah datang memeriksakan diri ke Puskesmas.
Dengan luka yang ada, Ny.H menjadi terganggu untuk melakukan
aktivitas dan mencukupi kebutuhan keluarganya. Apalagi luka yang
dialaminya justru semakin membesar. Selama ini, dia hanya menutup
lukanya dengan kassa tanpa melakukan pengobatan dan perawatan
apapun.


19

4. Pada minggu II, secara berkelompok, mahasiswa melaksanakan
proses pembelajaran dengan metode field study.
5. Mahasiswa melakukan studi lapangan untuk identifikasi dan
analisis situasi dan kondisi klien di wilayah tertentu terkait
dengan home care.
6. Mahasiswa melakukan identifikasi terkait dengan
neighborhood boundaries, housing, open spaces,
transportation, protective service, neighborhood life.
7. Setelah identifikasi dilakukan, mahasiswa menyusun hasil
temuan di lapangan dalam dokumentasi tertulis.
8. Pada minggu III, mahasiswa di setiap kelompok berpencar dan
membentuk kelompok baru dan selanjutnya saling
menyampaikan hasil temuan kelompok secara bergiliran.


20

UNIT 2. KONSEP HOME CARE NURSING


POKOK BAHASAN : 1. Konsep Home Care Nursing
2. Kebutuhan Home Care pada Keluarga
3. Aplikasi Home Care di Indonesia

SUB POKOK BAHASAN : 1. Sejarah, filosofi dan pengertian
2. Home Care Nursing
3. Peran Perawat
4. Persiapan dan Implementasi Home Care
5. Menyusun Rencana Perawatan dan Dokumentasi
6. Pengontrolan Infeksi di rumah
7. Pendidikan Pasien di Rumah
8. Home care yang dikelola RS dan perorangan

PROFESSIONAL SKILLS : Mengidentifikasi persyaratan dan sumber
daya dalam membangun pelayanan keperawatan home care

WAKTU : 4 x 50 menit

TUJUAN :
1. Mahasiswa mampu mengidentifikasi trend, issues, dan pelayanan
dalam home care.
2. Mahasiswa mampu mendeskripsikan hierarki keperawatan,
kepemimpinan, dan pemerintah dalam home care.
3. Mahasiswa mampu memahami peran dan tanggung jawab perawat
dalam home care.

METODE PEMBELAJARAN : Ceramah, Diskusi, dan Tanya Jawab
ISS-IT

METODE EVALUASI : Uji Tulis
21

PETUNJUK PEMBELAJARAN:
1. Pada minggu IV, mahasiswa akan melaksanakan pembelajaran
dengan metode CTJ. Sebelum proses perkuliahan dimulai,
mahasiswa sebaiknya membaca referensi yang disarankan.

PERTANYAAN PEMICU:
1. Apakah keperawatan home care?
2. Bagaimana sejarah keperawatan home care?
3. Apakah tujuan keperawatan home care?
4. Apa saja jenis-jenis keperawatan home care?
5. Bagaimana trend dan issue keperawatan home care saat ini?
6. Apa saja persyaratan yang dibutuhkan untuk membangun
keperawatan home care?

2. Pada minggu V, dilaksanakan proses pembelajaran dengan metode
ISS-IT. Kelas dibagi menjadi 2 area, di mana masing-masing area
dibagi menjadi 4 kelompok yang masing-masing terdiri atas 4
mahasiswa. adapun masing-masing kelompok dalam area
berdiskusi tentang 1 topik tentang Kebutuhan Home Care pada
Keluarga dan selanjutnya menyampaikan kepada kelompok
bentukan baru. Adapaun topik untuk masing-masing kelompok
adalah:
1) Kebutuhan biologis
2) Kebutuhan psikologis
3) Kebutuhan sosial
4) Kebutuhan spiritual


22

UNIT 3. ETIK, LEGAL, DAN ASPEK SOSIAL BUDAYA DALAM HOME
CARE


POKOK BAHASAN : 1. Isu-isu Legal dan Etik dalam Home Care
2. Isu-isu Dokumentasi

SUB POKOK BAHASAN : 1. Aspek Legal dan Etik home care
2. Perijinan dan akreditasi home care
3. Kebijakan home care di Indonesia
4. Malpraktik
5. Kepercayan dan Budaya dalam Home Care

PROFESSIONAL SKILLS : Mengidentifikasi kebijakan, etik, dan
kepercayaan budaya terkait dengan praktik keperawatan

WAKTU : 6 x 50 menit

TUJUAN :
1. Memahami kebijakan pemerintah terkait home care
2. Mengerti aspek etik dan kepercayaan budaya terkait praktik
keperawatan home care

METODE PEMBELAJARAN : 1. Ceramah
2. Diskusi dan Tanya Jawab
3. Discovery Learning

METODE EVALUASI : Uji Tulis




23

PETUNJUK PEMBELAJARAN:
1. Pada minggu VIII, mahasiswa melaksanakan proses pembelajaran
dengan metode Discovery Learning. Mahasiswa, secara individu
membuat makalah yang terkait dengan topik Isu Legal, Etik,
Kepercayaan, dan Budaya dalam Home Care. Adapun komponen
yang tercakup dalam makalah meliputi:
1. Aspek Legal dan Etik dalam Home Care
2. Perijinan dan Akreditasi Home Care
3. Kebijakan Home Care di Indonesia
4. Kepercayaan dan Budaya dalam Home Care

Pertanyaan Pemicu:
a. Bagaimana kebijakan pemerintah terkait keperawatan home
care?
b. Bagaimana etik dan legal praktik keperawatan home care?
c. Bagaimana kepercayaan dan budaya terkait keperawatan home
care?

2. Pada minggu IX, mahasiswa mendapatkan materi perkuliahan
melalui metode CTJ pada topik Isu-isu Dokumentasi. Mahasiswa
diharapkan dapat mempelajari materi melalui sumber pustaka
sebelum perkuliahan dimulai.

24

UNIT 4. REFERRAL SYSTEM DAN APLIKASI PRAKTIK HOME CARE


POKOK BAHASAN : 1. Sistem Rujukan dalam Pelayanan Home
Care
2. Aplikasi Home Care Nursing

SUB POKOK BAHASAN : 1. Sistem rujukan dalam home care
2. Strategi pengelolaan dan komunikasi
antarprofesi
3. Pengelolaan pasien dengan masalah fisik
4. Pengelolaan pasien dengan masalah
reproduksi dan maternitas
5. Pengelolaan pasien dengan masalah
psikologis

PROFESSIONAL SKILLS : Menentukaan referral system pelayanan
kesehatan dan networking

WAKTU : 6 x 50 menit

TUJUAN :
1. Mengidentifikasi Bentuk Kolaborasi dan Sistem Rujukan dalam
Pelayanan Home Care.
2. Memahami prosedur kolaborasi dan kerja sama pada praktik home
care.
3. Menganalisis proses pemberian pelayanan keperawatan pada home
care.
4. Menyusun standar pelayanan keperawatan pada kasus-kasus
tertentu.


25

METODE PEMBELAJARAN : 1. Discovery Learning
2. Mind Mapping
3. Case Presentation
4. Project Based Learning (PjBL)

METODE EVALUASI : 1. Uji Tulis
2. Case (Project) Presentation

PETUNJUK PEMBELAJARAN:
1. Untuk Project Based Learning (PjBL):
1) Pada akhir masa perkuliahan, mahasiswa mengumpulkan tugas
kelompok yang berupa hasil dokumentasi kunjungan ke
pelayanan keperawatan yang memberikan layanan home care.
2) Dokumentasi dibuat dalam bentuk laporan tertulis maupun film
(video) yang mencakup pengelolaan dan standar operasional
prosedur yang berlaku di home care tersebut.
3) Dalam hal ini, kelas dibagi menjadi 8 kelompok.
4) Proses pelaksanaan dan pembuatan project bisa dilakukan sejak
awal masa perkuliahan.
5) Dateline pengumpulan project adalah Selasa, 23 Dsember 2014
pukul 14.00 WIB.
2. Pada minggu X, mahasiswa melaksanakan kegiatan pembelajaran
untuk mempelajari topik Kolaborasi dan Sistem Rujukan dalam
Pelayanan Home Care dengan metode Mind Mapping. Mahasiswa
merumuskan framework tentang topik tersebut secara berkelompok.
3. Pada minggu XI, mahasiswa mempresentasikan hasil PjBL secara
berkelompok. Waktu presentasi dan diskusi yang dialokasikan untuk
masing-masing kelompok adalah 30 menit. Kelompok harus
mempresentasikan temuan dan rekomendasi yang diberikan atas
hasil analisis yang dilakukan.


26

VII. REFERENSI
Sumber Pustaka yang tercantum di bawah ini tidak mengikat.
Anda bisa menggunakan referensi apapun yang mendukung
dalam proses pembelajaran.

Giddens, Jean. The Neighborhood Access Card (six month
subscription). Pearson Publishers, 2010. ISBN-10: 0-13-253983-7 or
ISBN-13: 978-0-13-253983-8

Rice, Robyn. Home Care Nursing Practice: Concepts and
Application. 4
th
ed. Mosby, 2006.

Robyn, Rice. Home Health Nursing Practice: Concepts and
Application. 2
nd
ed. Mosby, 1992.

27

VIII. JADWAL PERKULIAHAN
MINGGU SESI UNIT KOMPETENSI POKOK BAHASAN METODE
PEMBELAJARAN
FASILITATOR
I
Kamis, 16/10/2014
07.30-08.20
PENJELASAN MATA
AJAR

Class lecture,
diskusi
NSD
Kamis, 16/10/2014
08.20-10.00
UNIT. I
KONSEP THE
NEIGHBORHOOD
The
Neighborhood
Small Group
Discussion
NSD, SP
II
Kamis, 23/10/2014
07.30-08.20
The
Neighborhood
Field Study NSD, SP
Kamis, 23/10/2014
08.20-10.00
Kamis, 23/10/2014
10.00-11.40
III
Kamis, 30/10/2014
07.30-08.20 The
Neighborhood
Cooperative-
Collaborative
Learning
NSD, SP
Kamis, 30/10/2014
08.20-10.00
IV
Kamis, 06/11/2014
07.30-08.20
UNIT II.
KONSEP HOME CARE
NURSING
Konsep Home
Care Nursing
CTJ NSD
Kamis, 06/11/2014
08.20-10.00
V
Kamis, 13/11/2014
07.30-08.20
ISS-IT NSD, SP
28

Kamis, 13/11/2014
08.20-10.00
Kebutuhan Home
Care pada
Keluarga
VI
Kamis, 20/11/2014
07.30-08.20

UJI TULIS I
Kamis, 20/11/2014
08.20-10.00
VII
Kamis, 27/11/2014
07.30-08.20

Gambaran
Aplikasi Home
Care di Indonesia
Kuliah Pakar EK
Kamis, 27/11/2014
08.20-10.00
VIII
Kamis, 04/12/2014
07.30-08.20
UNIT III.
ASPEK ETIK, LEGAL,
DAN SOSIAL BUDAYA
DALAM HOME CARE
Isu-isu Legal dan
Etik dalam Home
Care
Discovery
Learning
NSD, SP
Kamis, 04/12/2014
08.20-10.00
Kamis, 04/12/2014
10.00-11.40
Isu-isu
Dokumentasi
CTJ SP
IX
Kamis, 11/12/2014
07.30-08.20
Kolaborasi dan
Sistem Rujukan
dalam Tim
Pelayanan Home
Care
Mind Mapping NSD, SP Kamis, 11/12/2014
08.20-10.00
29

X
Kamis, 18/12/2014
07.30-08.20 UNIT IV.
REFERRAL SYSTEM
DAN APLIKASI
PRAKTIK HOME CARE
Aplikasi Home
Care Nursing
Project Based
Learning (PjBL)


Case
Presentation
NSD, SP
Kamis, 18/12/2014
08.20-10.00
Kamis, 18/12/2014
10.00-11.40