P. 1
Hubungan Antara Kbm Dengan Tujuan Nasional

Hubungan Antara Kbm Dengan Tujuan Nasional

|Views: 168|Likes:
Dipublikasikan oleh espensa

More info:

Published by: espensa on Dec 20, 2009
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/19/2010

pdf

text

original

MENGAJAR

Oleh: Sumarno

HUBUNGAN ANTARA KBM DENGAN TUJUAN NASIONAL
TUJUAN NASIONAL

TUJUAN DEPT. PENDIDIKAN Tujuan Pendidikan nasional Tujuan Pendidikan Institusional Tujuan Pendidikan Kurikuler Tujuan Instruksional Umum Tujuan Instruksional Khusus Keseluruhan usaha pendidikan masyarakat Indonesia Jenjang pendidikan sekolah tertentu dan jenis pendidikan tertentu Kesatuan kurikulum tertentu yang mencakup sejumlah bidang studi. Kesatuan bidang studi tertentu yang mencakup sejumlah pokok bahasan Satuan pokok bahasan atau topik pelajaran
tertentu

TUJUAN DEPT. YANG LAIN
………………………………….

………………………………….

………………………………….

………………………………….

………………………………….

(WS.Winkel, Psikologi Pengajaran, PT. Gramedia Widisarana Indonesia, Jakarta, 1996)

APAKAH ARTI MENGAJAR ?

Mengajar adalah upaya menciptakan kondisi agar terjadi kegiatan belajar.
(Media

Pembelajaran, Drs. Aristo Rahadi, Dirjen Dikdasmen Depdiknas, 2003)

Guru mengajar itu hanyalah supaya siswa dapat belajar dengan lebih baik. Dengan kata lain, guru adalah pengelola proses belajar siswa. Siswa tidak dapat diperlakukan sebagai penerima pasif, yang tinggal menelan apa saja yang disajikan oleh guru.
(WS. Winkel, Psikologi Pendidikan dan Evaluasi belajar, Gramedia Jakarta, 1984)

APAKAH BELAJAR ITU?

Belajar adalah usaha yang dilakukan seseorang melalui interaksi dengan lingkungannya untuk mengubah perilaku.
(Media Pembelajaran, Drs. Aristo Rahadi, Dirjen Dikdasmen Depdiknas, 2003)

Belajar adalah suatu aktifitas mental/psikis, yang berlangsung dalam interaksi aktif dengan lingkungan, yang menghasilkan perubahanperubahan dalam pengetahuan, pemahaman, keterampilan dan nilai – sikap. Perubahan itu bersifat secara relatif konstan dan berbekas.

(WS.Winkel, Psikologi Pengajaran, PT. Gramedia Widisarana Indonesia, Jakarta, 1996)

KAPANKAH KEGIATAN BELAJAR TERJADI PADA PESERTA DIDIK?

Kegiatan belajar terjadi pada peserta didik bila mana peserta didik secara aktif melakukan interaksi dengan berbagai sumber belajar

APAKAH WUJUD INTERAKSI ANTARA SISWA DENGAN SUMBER BELAJAR?
Wujud interaksi antara siswa dengan sumber belajar bisa bermacam-macam, a.l:

Mendengarkan ceramah dari guru. Berlatih mengerjakan soal. Melakukan percobaan secara perorangan atau kelompok. Melakukan pengamatan secara perorangan atau kelompok. Mendiskusikan hasil percobaan/pengamatan.

 

APA SAJA BENTUK-BENTUK PERUBAHAN PERILAKU?
Perubahan perilaku berupa:

Dari tidak tahu sama sekali, menjadi samar-samar. Dari kurang mengerti menjadi mengerti. Dari tidak terampil menjadi terampil Dari anak pembangkang menjadi penurut. Dari pembohong menjadi jujur.

KAPANKAH PERUBAHAN PERILAKU TERJADI?
Perubahan perilaku sebagai hasil belajar hanya mungkin terjadi jika ada interaksi antara siswa dengan sumber-sumber belajar.

BENARKAH SETIAP MENGAJAR SELALU MENGHASILKAN KEGIATAN BELAJAR?
Setiap mengajar belum tentu menghasilkan kegiatan belajar, sebab:

Dalam kegiatan belajar tidak selalu ada pengajar. Kegiatan belajar bisa terjadi walaupun tidak ada kegiatan mengajar. Kegiatan mengajar tidak selalu dapat menghasilkan kegiatan belajar.

BAGAIMANA KEGIATAN MENGAJAR DIKATAKAN BERHASIL?
Kegiatan mengajar dikatakan berhasil, bilamana guru dapat menghasilkan /mengakibatkan kegiatan belajar pada diri siswa.

BAGAIMANAKAH HAKEKAT GURU MENGAJAR?

Mengajar merupakan upaya menciptakan kondisi agar terjadi kegiatan belajar. Mengajar tidak selalu harus diartikan sebagai kegiatan menyajikan materi pelajaran, meskipun menyajikan materi merupakan bagian dari pembelajaran Peran yang seharusnya dilakukan guru adalah mengusahakan agar setiap siswa dapat berinteraksi secara aktif dengan berbagai sumber belajar yang ada. Guru hanya merupakan salah satu (bukan satu-satunya) sumber belajar bagi siswa.

MENGAJAR SESUAI DENGAN BAB IV PASAL 19 PP NOMOR 19 TAHUN 2005
Proses pembelajaran pada satuan pendidikan di selenggarakan secara interaktif, inspiratif, menyenangkan, menantang, memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif, serta memberikan ruang yang cukup bagi prakarsa, kreatifitas, dan kemandirian sesuai dengan bakat, minat, dan perkembangan fisik serta psikologis peserta didik.

Sumber belajar…

1. INTERAKTIF

Mengajar bukan hanya sekedar menyampaikan pengetahuan dari guru ke siswa. Mengajar dianggap sebagai proses mengatur lingkungan yang dapat merangsang siswa untuk belajar. Proses pembelajaran adalah proses interaksi baik antara guru dan siswa, antara siswa dan siswa,antara siswa dengan lingkungannya

PP No. 19

2. INSPIRATIF

Proses pembelajaran

memungkinkan siswa untuk mencoba dan melakukan sesuatu.

Berbagai informasi dan proses pemecahan masalah dalam pembelajaran bukan harga mati, yang bersifat mutlak, akan tetapi merupakan hipotesis yang merangsang siswa untuk mau mencoba dan mengujinya. Pembelajar mesti membuka berbagai kemungkinan yang dapat dikerjakan siswa. Biarkan siswa berbuat dan berpikir sesuai dengan inspirasinya sendiri, sebab pengetahuan pada dasarnya bersifat subyektif, yang bisa dimaknai oleh setiap subyek belajar.
PP No. 19

3. MENYENANGKAN

Pembelajaran diupayakan agar siswa terbebas dari rasa takut, dan menegangkan. Menata ruangan yang apik dan menarik. Pengelolaan pembelajaran yang hidup dan bervariasi dengan menggunakan model pembelajaran, media dan sumber belajar yang relevan serta perilaku guru yang mampu membangkitkan motivasi belajar siswa.
PP No. 19

4. MENANTANG

Pembelajaran diupayakan mampu mengembangkan rasa ingin tahu siswa melalui kegiatan mencoba-coba, berpikir secara intuitif atau bereksplorasi. Informasi dari guru hendaknya tidak memberikan informasi yang sudah jadi yang siap “ditelan” siswa.

PP No. 19

5. MOTIVASI

Dalam pembelajaran guru harus dapat menunjukkan pentingnya pengalaman dan materi belajar bagi kehidupan siswa, dengan demikian siswa akan belajar bukan hanya sekedar untuk memperoleh nilai atau pujian akan tetapi didorong oleh keinginan untuk memenuhi kebutuhannya.

PP No. 19

APA YANG DIMAKSUD SUMBER BELAJAR ?

Sumber belajar adalah semua sumber yang dapat digunakan untuk memberi fasilitas belajar siswa.

MELIPUTI APA SAJA SUMBER BELAJAR ITU?

Sumber belajar meliputi pesan, orang, bahan, peralatan, teknik dan lingkungan/latar.

APA YANG DIMAKSUD PESAN?
Yang dimaksud pesan adalah:  Ajaran atau informasi yang disampaikan oleh komponen belajar lain yang berupa ide, fakta, ajaran, nilai dan data.  Dalam sistem persekolahan, pesan berupa seluruh mata pelajaran yang disampaikan kepada peserta didik.
Sumber belajar….

ORANG SEBAGAI SUMBER BELAJAR

Orang adalah manusia yang berperan sebagai pencari, penyimpan, pengolah dan penyaji pesan. Contohnya: guru, dosen, pustakawan, petugas laboratorium, instruktur, widyaiswara, pelatih olah raga, tenaga ahli dan masih banyak lagi, bahkan termasuk siswa itu sendiri.

Sumber belajar….

BAHAN SEBAGAI SUMBER BELAJAR

Bahan, merupakan perangkat lunak (software) yang mengandung pesan-pesan belajar, yang biasanya disajikan menggunakan peralatan tertentu. Contohnya: buku teks, modul, transparansi (OHP), kaset program audio, kaset program video, program slide, film, program CAI, dll
Sumber belajar….

ALAT SEBAGAI SUMBER BELAJAR

Alat, adalah perangkat keras (hardware) yang digunakan untuk menyajikan pesan yang tersimpan dalam bahan. Contohnya: OHP, tape recorder, video player, proyektor slide, proyektor film, komputer.

Sumber belajar….

TEKNIK SEBAGAI SUMBER BELAJAR

Yang dimaksud teknik, yaitu prosedur atau langkahlangkah tertentu yang disiapkan dalam menggunakan bahan, alat, lingkungan dan orang untuk menyampaikan pesan. Misalnya: demontrasi, diskusi, praktikum, pembelajaran mandiri, sistem pendidikan terbuka/jarak jauh, tutorial tatap muka, dll.

Sumber belajar….

LATAR/LINGKUNGAN SEBAGAI SUMBER BELAJAR

Maksudnya adalah situasi di sekitar terjadinya proses belajar mengajar dimana pembelajar menerima pesan. Lingkungan dibedakan menjadi dua macam, yaitu lingkungan fisik dan lingkungan non-fisik

Contoh lingkungan fisik: gedung sekolah, perpustakaan, laboratorium, aula, pasar, dll. Contoh lingkungan non-fisik: tata ruang belajar, ventilasi udara, cuaca, kebisingan/ketenangan lingkungan belajar, dll.
Selesai…..

Sumber belajar….

Sekian Terima kasih …………

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->