Anda di halaman 1dari 52

Anggota :

Debeta Indra Utama


Mohammad Fadilah Rachman
Prita Widi Utami
Ridho Muliadin Harahap
Reisa Devi Maharani
Yusuf Bakhtiar Kuncoroningrat
Semua penurunan dalam aset bersih dana untuk
Operasi periode ini
Capital outlay/capital lease
Pelunasan hutang
Internal pemerintah
Kecuali
Transfer antardana operasi
Transfer sisa ekuitas antardana
Pengukuran lebih berfokus pada belanja(penurunan
pada sumber finansial bersih) dari pada beban

Pengakuan dilakukan pada periode disaat
kewajiban dana terjadi, jika dapat diukur

Pengecualian
Pokok dan bunga yang belum jatuh tempo pada
GLTD
Inventory (dengan metode konsumsi)
Item yang dibayar di muka
Peralatan, kendaraan, capital lease umumnya
didanai dari dan dijurnal dalam
General Fund(GF)
Special Revenue Fund (SRF)
Capital outlay pemerintah umum utama
biasanya dijurnal dalam
Capital Project Fund
Bahkan bila secara parsial dibiayai dari transfer dari
GF atau SRF
Alasan pengakuansaat jatuh tempo
Kebanyakan pemerintah menganggarkan saat
jatuh tempo
Apropriasi sama dengan pembayaran yang
dilakukan selama tahun anggaran
Abaikan perbedaan-perbedaan anggaran-GAAP

Item-item yang lazim pada level negara seperti
Pembagian pendapatan (mis: gas, pajak
penjualan)
Hibah
Kepada pemerintah lokal
Kabupaten-kabupaten
Kota-kota
Semua belanja dana pemerintah, kecuali
Capital Outlay
Pelunasan Hutang
Internal pemerintah

% untuk personal service merupakan yang
terbesar dalam penggunaan dana pemerintah
Perimbangan alternatif pengakuan segera atas
pembayaran
Sumber keuanagan tidak lagi diperoleh
Pemberlakuan konsep Quick asset
Banyak dana pemerintah dianggarkan saat jatuh
tempo
Meminimalisir perbedaan anggaran-GAAP
Sistem Akuntansi merupakan alat untuk
melakukan kontrol atas belanja dalam
beberapa hal
Keuangan (anggaran dan GAAP)
Keabsahan (bantuan dana dan pemenuhan
kontrak)
Efisiensi (statistik dan kuantitatif)
Managerial
Sistem Akuntansi memiliki peran managerial
untuk mengontrol:
Kesalahan penerapan aset
Belanja ilegal
Apropriasi belanja yang berlebihan
Belanja untuk tujuan ilegal
Menggunakan metode dan prosedur yang tidak
tepat
Belanja yang tidak bijak atau tidak sesuai
Alokasi dan pembagian dari apropriasi

Pre-audit atau persetujuan belanja
Dapat dimulai dengan persetujuan pesanan
pembelian dan kontrak encumbrance
Dapat mencegah belanja ilegal atau berlebihan
Pemerintah biasanya menggunakan sistem
Voucher


Personal Service

Material dan Perlengkapan

Jasa dan biaya lainya


Akuntansi Jasa Pegawai
Tahap tahapnya adalah sebagai berikut :
1. Memastikan apakah orang itu adalah pegawai yang jujur
2. Menentukan tingkat gaji
3. Menetapkan jumlah yang didapat oleh pegawai
4. Membebankan belanja belanja tsb pada akun yang sesuai
Expenditure XXX
Voucher Payable XXX
5. Mencatat Pembayarannya
Voucher Payable XXX
Cash XXX
Langkah-langkah pembelian perlengkapan
dan jasa
Mempersiapkan rekuisisi
Penetapan harga
Pemesanan atau eksekusi persetujuan
Menerima pesanan
Menerima invoice dan menyetujui hutang
Membayar invoice

1. Akuntansi untuk pembelian
2. Dua metode persediaan
Metode konsumsi
Metode pembelian

Persediaan dengan Metode konsumsi
Belanja=biaya atas barang yang digunakan selama periode tersebut
Apropriasi berdasarkan taksiran penggunaan
Perubahan pada persediaan ditampakkan pada belanja
Tidak membutuhkan cadangan, tetapi kadangkala dicadangkan secara
penuh
debet= Unreserved Fund Balance
Kredit= Reserved for Inventory

Persediaan dengan Metode Pembelian
Belanja= biaya yang diakui selama periode tersebut
Apropriasi berdasarkan taksiran pembelian
Jumlah material persediaan harus dilaporkan
Perubahan jumlah persediaan harus dilaporkan sebagai Sumber
Keuangan lainnya
Cadangan dibutuhkan
Debet=Unreserved Fund Balance
Kredit=Reserved for Inventory


Saat Pembelian
Metode Konsumsi
Sistem Periodik
Expenditures xx
Voucher Payable xx

Sistem Perpetual
Inventory of Supplies xx
Voucher Payable xx
Metode Pembelian
Sistem Periodik
Expenditures xx
Voucher Payable xx
Ketika digunakan
Metode Konsumsi
Sistem Periodik
Tidak Dijurnal
Tidak Dijurnal

Sistem Perpetual
Expenditures xx
Inventory of Supplies xx
Metode Pembelian
Sistem Periodik
Tidak Dijurnal
Tidak Dijurnal
Saat Mencatat Persediaan Akhir
Metode Konsumsi
Sistem Periodik
Inventory of Supplies xx
Expenditures xx
( ketika terjadi kenaikan
persediaan )
Sistem Perpetual
Tidak Dijurnal
Tidak Dijurnal

Metode Pembelian
Sistem Periodik
Inventory of Supplies xx
OSF increases xx
( ketika terjadi kenaikan
persediaan )
Saat Dilakukan Pencadangan
Metode Konsumsi
Unreserved Fund Balance xx
Reserve for Inventory
Supplies xx
Metode Pembelian
Unreserved Fund Balance xx
Reserve for Inventory
Supplies xx

Pembayaran Dimuka
Terdapat dua metode akuntansi :

Metode Konsumsi
Metode Pembelian
Metode Pembelian tidak melaporkan jumlah
beban dibayar dimuka pada Neraca
Polis asuransi dua tahun dibeli seharga $88.000 di awal 20X1,
jurnalnya :

Ketika dibeli :
Expenditures 88.000
Voucher Payable 88.000

Akhir tahun 20X1 :
(a). Metode Pembelian tidak ada jurnal
(b). Metode Komsumsi
Prepaid Insurance 44.000
Expenditure 44.000

Awal tahun 20X2 :
(a). Metode Pembelian tidak ada jurnal
(b). Metode Komsumsi
Expenditure 44.000
Prepaid Insurance 44.000


CAPITAL LEASE
Terkadang Pemerintah menyewa aktiva daripada membelinya
Kodifikasi GASB mewajibkan bahwa:
1. GCA yang diperoleh dalam perjanjian leasing harus
dikapitalisasi dalam akun GCA pada permulaan leasing; dan
suatu kewajiban jangka panjang dalam jumlah yang sama
(dikurangi pembayaran awal) harus dicatat bersamaan dalam
akun GLTL.
2. Jika suatu Capital Asset diperoleh dengan Capital Lease,
perolehannya harus dilaporkan dalam Dana Pemerintah yang
sesuai seperti (1) Capital outlay expenditure dan (2) Sumber
Pembiayaan Lain, seolah-olah Long-term Debt telah
diterbitkan untuk membiayai perolehan Capital Asset itu
3. Capital Lease yang sedang berlangsung tidak perlu dilaporkan
melalui Capital Project Fund, demikian juga cicilan hutang
Capital Lease tidak harus dilaporkan melalui Debt Service
Fund, kecuali penggunaan dana itu diperlukan secara hukum
atau kontrak.


Contoh Soal :
Sebuah departemen pemerintah umum mengadakan
capital lease peralatan. Biaya yang dapat dikapitalisasi
dari peralatan itu (sesuai statement No. 13 FASB) adalah $
900.000 dan pemerintah membayar dimuka $ 40.000 pada
awal leasing. Pembayaran bulanan pertama setelah
permulaan leasing adalah $ 18.000, termasuk bunga $
5.000

Jurnal untuk general capital leases - permulaan
Dana yang melakukan pembayaran lease
Dr Capital outlay expenditure 900.000
Cr Other financing source 860.000
Cr Cash 40.000

Jurnal untuk general capital leases - permulaan
General capital assets accounts
Dr Equipment under lease 900.000
Cr Net assets -invested in capital assets 900.000
General long-term liabilities accounts
Dr Net assets - invested in capital assets 860.000
Cr Capital leases payable 860.000

Akuntansi untuk pembayaran tahunan capital lease

Dana yang melakukan pembayaran lease
Dr Expenditures debt service principle 13.000
Dr Expenditures debt service interest 5.000
Cr Cash 18.000

General long-term liabilities
Dr Capital leases payable 13.000
Cr Net assets - invested in capital assets 13.000
Tujuan
Untuk memperbaiki

1. Budget management
2. Budget control

Pengalokasian

Pembagi-bagian (subdivisions) dilakukan eksekutif atas
apropriasi yang disetujui legislatif
Legislatif = Police Department
Executive = Police + Objek Pengeluaran : gaji, perlengkapan, capital
outlay dll.

Memerlukan akun-akun dari expenditure ledger yang lebih
detail.

Penjadwalan
Pembagian otoritas/ pelaksanaan apropriasi berdasarkan
periode waktu (bulanan atau kuartalan)
Untuk meyakinkan bahwa tidak terjadi penggunaan
anggaran yang berlebihan dan terburu-buru di awal tahun
anggaran.
Untuk memfasilitasi pengaturan cash management


Dampak terhadap akuntansi :
Pengklasifikasian apropriasi menjadi unallotted vs. allotted
Unreserved fund balance 423.000
Unalloted appropriation 388.000
Allotments 35.000
Hanya apropriasi yang dijadwalkan yang mencerminkan
belanja yang valid pada suatu masa yang ditentukan.
Apropriasi dijadwalkan (penjadwalan) mengontrol expenditure
ledger menggantikan appropriations


Alasan untuk melakukan revisi

Meningkatkan jumlah apropriasi karena :
Peningkatan pendapatan
Mendapat dana bantuan yang belum diantisipasi dalam anggaran
Dr Estimated revenues
Cr Appropriations
Mengurangi jumlah apropriasi karena:
Penurunan Pendapatan
Dr Appropriations
Cr Estimated revenues

Meningkatkan apropriasi karena :
Keadaan darurat
Biaya yang tak dapat diantisipasi
Tanpa diikuti peningkatan Estimated arevenue
Dr Unreserved fund balance
Cr Appropriations



GASB Codification menyatakan:
Hutang jangka panjang umum tidak terbatas pada kewajiban yang
timbul dari setiap penerbitan hutang, tetapi bisa juga termasuk
kewajiban tidak lancar untuk komitmen lain yang tidak dicatat
sebagai kewajiban lancar dalam dana pemerintahan.

Belanja dan kewajiban dana pemerintahan untuk:
klaim dan keputusan pengadilan
ketidakhadiran yang dikompensasi
keuntungan pelunasan khusus
biaya ganti rugi pembebasan dan paska pembebasan
lahan
Harus diakui sebesar kewajiban yang biasanya
diharapkan dilikuidasi dengan sumber daya keuangan
yang tersedia yang dapat dibelanjakan, sebesar
kewajiban yang jatuh tempo setiap periode.
Dilikuidasi dengan sumber daya keuangan yang
tersedia yang dapat dibelanjakan berhubungan
dengan belanja akrual untuk:
o Pelunasan hutang
o Klaim dan keputusan pengadilan (Claim and
Judgment)
o Ijin sakit dan berlibur yang terutang
o Kontribusi dana pensiun
Encumbrance
Jika ditemukan kesalahan pengklasifikasian belanja
sebagai encumbrance, jurnal penyesuaian:

Reserve for Encumbrances 19.000
Expenditures 20.000
Encumbrances 19.000
Account Payable (or Accrued Liabilities) 20.000
Untuk mencatat reklasifikasi encumbrance sebagai belanja pada akhir
tahun
Pelunasan Hutang
(Debt Service)
pemerintah diperbolehkan mengakrualkan belanja pelunasan hutang
GLTL jika:
1. pembayaran pelunasan hutang harus jatuh tempo <30 hari pada
tahun fiskal berikutnya.
2. Sumber daya yang digunakan untuk membayar hutang ini harus
sudah disediakan oleh dana pelunasan hutang pada akhir tahun
berjalan
Walaupun bunga pada GLTL biasanya dicatat saat jatuh
tempo, bukannya terutang pada akhir tahun; bunga pada
wesel jangka pendek dana pemerintahan (non GLTL) dan
hutang lain diakui pada akhir tahun:
Expenditures 36.000
Accrued Interest Payable 36.000
Untuk mencatat bunga terutang pada akhir tahun dari wesel bayar jangka pendek
Buku Besar Belanja (Belanja):
Interest 36.000
Klaim dan Keputusan Pengadilan
(Claim and Judgement-CJ)
GASB Codification mengharusan kewajiban untuk CJ diakui dalam akun,
jika informasi yang tersedia sebelum penerbitan laporan keuangan
mengindikasikan:

Kemungkinan aset telah mengalami penurunan nilai atau kewajiban telah
timbulsampai tanggal laporan keuangan
Jumlah kerugian dapat diestimasi




Jika kriteria pengakuan CJ dipenuhi, dicatat sebagai berikut:
Jumlah yang dihitung sesuai dengan ketetapan FASB Statement No. 5,
harus diakui sebagai belanja dan kewajiban yang jumlahnya terutang
dengan expendable available financial resources.
Kewajiban akrual yang tersisa harus dilaporkan dalam akun GLTL


Jika kriteria tidak dipenuhi, CJ yang ada akan diungkapkan dalam
Catatan Atas Laporan Keuangan (CALK) Pemerintah.

Jurnal PenyesuaianCJ
Ilustrasi:
Dalam tahun 20X1
Expenditures $300.000
Cash or Vouchers Payable $300.000
Untuk mencatat belanja CJ yang dibayar atau dengan voucher dalam tahun 20X1
Buku Besar Belanja (Belanja):
Claims and Judgement $300.000
Asumsikan juga bahwa pada akhir tahun 20X1:

Total CJ sebesar $900.000
Diestimasikan bahwa kewajiban CJtermasuk legal fees dan telah
bersih dari pemulihan asuransisebesar $200.000
$50.000 dari total $200.000 kewajiban Cj yang tak tercatat jatuh tempo
dan dijadwalkan akan dibayar pada awal 20X2 dari aktiva bersih GF yang
tersedia pada akhir 20X1.

Adjusting Entry Akhir tahun 20X1

Expenditures $50.000
Accrued Liabilities (CJ) $50.000
Untuk mencatat belanja tambahan 20X1 untuk kewajiban lancar CJ yang
diharapkan dibayar dari aktiva dana yang ada.
Buku Besar Belanja (Belanja):
Claims and Judgement $50.000
Asuransi, Asuransi Sendiri, dan Tanpa
Asuransi
Ilustrasi:
Dalam tahun 20X1
Expenditures $50.000

Cash or Receivable from Insurance Company $200.000

Cash or Vouchers Payable $250.000
Untuk mencatat penyelesaian klaim bersih dari pemulihan asuransi terkait
Jika:
1) jumlah pemulihan asuransi tidak tentu tidak dapat diestimasikan
pada akhir tahun 20X1, tetapi
2) disetujui dan diterima pada tahun 20X2 setelah laporan keuangan
20X1 diterbitkan pemerintah, dalam situasi ini jurnalnya adalah:
Dalam tahun 20X2
Receivable from Insurance Company $200.000
Insurance Recovery Proceeds $200.000
Untuk menyelesaikan klaim (pemulihan asuransi tidak dapat diestimasi
Expenditures $250.000
Cash or Vouchers Payable $250.000
Untuk menyelesaikan klaim (pemulihan asuransi tidak dapat diestimasi
Dalam tahun 20X1
Ketidakhadiran yang Dikompensasi
(Compensated Absence-CA)
Standar GASB mengharuskan pemberi kerja dari pemerintah
untuk mengakrualkan kewajiban ini di masa depan jika
memenuhi:
Hak pekerja untuk menerima kompensasi atas
ketidakhadirannya di masa depan dapat dihubungkan dengan
jasa yang telah diberikan
Kemungkinan bahwa pemberi kerja akan mengkompensasi
pekerja sebesar keuntungan.
Ilustrasi:
Dalam tahun 20X1





Akhir tahun 20X1
Expenditures $300.000
Cash or Vouchers Payable $300.000
Untuk mencatat belanja CA yang dibayar atau dibuatkan voucher pada tahun 20X1
(tidak ada yang terutang pada akhir tahun 20X0)
Expenditures $300.000
Accrued Vacation and Sick Leave Payable $300.000
Untuk mencatat belanja tambahan untuk kewajiban CA yang jatuh tempo dibayar
pada awal 20X2 dari aktiva dana yang ada.
Iuran Dana Pensiun
GASB Statement No. 27 mengharuskan :
pemberi kerja SLG menggunakan metode penaksiran yang dapat
diterima dalam menghitung kewajiban iuran pemberi kerja sesuai
dengan tunjangan dana pensiun tertentu dan sesuai dengan persyaratan
undang-undang dan kontraktual untuk iuran dana pensiun tertentu.
GASB juga menyatakan bahwa belanja dan kewajiban iuran dana
pensiun harus diakui sebagaimana mengakui CJ/CA.

Jika beberapa iuran dana pensiun yang diperkirakan belum
dibayar atau dibuatkan voucher sebagai hutang pada akhir tahun:
1. jumlah yang biasanya akan dilikuidasi dengan sumber daya keuangan
yang tersedia yang dapat dibelanjakan akan dicatat sebagai belanja
dan kewajiban dana.
2. jumlah yang tersisa akan dicatat sebagai kewajiban dalam akun
GLTL.

Jika sebuah pemerintah yang
tidak memiliki kewajiban iuran dana pensiun dalam dana
pada awal tahun,
telah membebankan iuran dana pensiun yang dibayarkan
pada tahun berjalan pada belanja, dan
memiliki iuran dana pensiun yang diharuskan secara
aktuarial tambahan yang tidak didanai (belum dicatat)
sebesar $800.000, yang mana $100.000 dianggap sebagai
kewajiban jatuh tempo dari GF,

Jurnal penyesuaian dalam GF pada akhir tahun adalah:

Expenditure $100.000
Current Liability-Pensiun Contribution $100.000
Untuk mencatat belanja tambahan untuk bagian lancar dari iuran dana pensiun
yang diharuskan secara actuarial yang tidak didanai pada akhir tahun
Belanja suatu unit pemerintah dikelompokkan dalam
beberapa cara untuk memenuhi beberapa tujuan
laporan keuangan dan manajemen

Klasifikasi belanja menurut GAAP didasarkan atas :
Dana (Dana Umum)
Fungsi atau Program (Public Safety)

Klasifikasi lain yang direkomendasikan adalah
berdasarkan :
Unit Organisasi (Police)
Aktifitas (Criminal Investigation)
Karakteristik (Current Operating)
Kelas Objek (Personal Services)


4 Tipe kejadian :
Jenis belanja yang tidak dapat diukur
secara langsung, perkiraan estimasinya
dapat dipertimbangkan.
Kapan pengakuan belanja dapat
diterima,
Perubahan metode persediaan yang
digunakan,
Standar GASB, pengakuan pengeluaran
dengan kebijakan atau aturan baru
yang dapat digunakan sebagai standar.

Perubahan Di Antara Prinsip
Alternatif
asumsikan jika pemerintah mengubahnya dari
model FIFO menjadi metode rata-rata pada akuntansi
persediaan Dana Umum. Pada persediaan FIFO pada
akhir tahun tercatat $400.000, sedangkan penilaian
berdasarkan metode rata-rata sebesar $300.000.

Pada awal tahun jurnalnya pada saat perubahan metode
menjadi rata-rata ditetapkan sbb:
Cumulatif effect of change in accounting principle $100.000
Inventory of materials and supplies $100.000

(untuk mencatat efek perubahan akuntansi persediaan dari FIFO
menjadi rata-rata)



Perubahan Standar GASB
Jika aturan baru atau hasil revisi standar ini
membutuhkan prinsip pengakuan
pengeluaran yang berbeda daripada yang
digunakan oleh akuntansi dana pemerintah
saat ini, negara bagian atau provinsi harus
mengubah standar akuntansinya untuk
menuruti standar yang baru atau revisinya.
GASB Codification menyatakan bahwa
pengeluaran/belanja pemerintah
diklasifikasikan berdasarkan
(1) fungsi atau program
(2) aktivitas/kegiatan,
(3) unit organisasi,
(4) karakter/sifat,
(5) kelas objek, berdasarkan
pendanaannya