Anda di halaman 1dari 5

MAKALAH

ANALISIS BAHAN BAKU FARMASI


PENYELIDIKAN ANION




Oleh :
Muhammad Ikhsan
1106003541





FAKULTAS FARMASI UNIVERSITAS INDONESIA
DEPOK
2012

PENYELIDIKAN ANION

A. PENGGOLONGAN ANION
1. Golongan I (Golongan Sulfat)
Golongan ini akan mengendap dengan adanya ion barium (Ba
2+
) dalam suasana
larutan yang beramonia. Untuk itu, pengendapan dilakukan dengan NH
4
OH dan
BaCl
2
. Sebagian besar garam Barium dari golongan ini larut larut dalam asam, dan
endapan tidak akan terbentuk dalam suasana asam. Oleh karena itu, dalam analisis
golongan ini harus dalam keadaan sedikit netral atau sedikit basa.
Anion yang termasuk dalam golongan I adalah SO
4
2-
, CO
3
2-
, CrO
4
2-
, AsO
4
3-
, AsO
3
3-
,
PO
4
2-
, SO
3
2-
, dan BO
3
3-

2. Golongan II (Golongan Halida)
Golongan ini akan mengendap dengan adanya ion perak (Ag
+
) dalam larutan asam
nitrat (HNO
3
). Untuk itu, pengendapan dilakukan dengan HNO3 dan AgNO3.
Anion yang termasuk dalam golongan ini adalah Cl
-
, Br
-
, I
-
, S
2-

3. Golongan III (Golongan Nitrat)
Golongan ini adalah anion yang larut dalam berbagai larutan garam.
Anion yang termasuk dalam golongan ini adalah NO3
-
, NO2
-
, CH
3
COO
-


B. PENYELIDIKAN PENDAHULUAN
Penyelidikan pendahuluan dilakukan untuk mengetahui kemungkinan anion yang
terdapat dalam zat asal. Penyelidikan ini dilakukan dengan menambahkan asam sulfat
encer ke dalam zat asal kemudian dipanaskan bila perlu. Reaksi anion dengan asam akan
menghasilkan gas atau warna yang dapat diteliti akibat reaksi penguraian atau reaksi
oksidasi.
Berikut data gas dan warna yang diperoleh dari penyelidikan pendahuluan
Macam Gas Reaksi Gas Zat Asal mungkin
Tidak berbau Mengeruhkan air
kapur
CO2 Karbonat
Berbau sengek Kertas Jood-jood
kali hilang warnanya
SO2 Sulfit
Berbau sengek +
pemisahan S
Kertas Jood-jood
kali hilang warnanya
SO2 Thiosulfat
Berbau telur busuk Kertas Pb Asetat
menjadi hitam
H2O Sulfida
Berbau cuka - CH3COOH Asetat
Warna cokelat Kertas joodkalium
kanji menjadi biru
NO2 Nitrit
Warna kuning hijau Kertas joodkalium
kanji menjadi biru
Cl2 Hipoklorit


C. PEMBUATAN LARUTAN UNTUK PENYELIDIKAN ANION
Garam yang mengandung kation Na, K, dan Amonium dapat langsung digunakan
untuk penyelidikan anion setelah zat tersebut larut dalam air. Hal ini disebabkan karena
garam Na, K, dan ammonium pada umumnya mudah larut dalam air.
Jika disamping kation tersebut terdapat kation-kation lain juga, maka zat tersebut
perlu dimasak dengan Na
2
CO
3
supaya sisa-sisa asamnya membentuk garam-garam Na
yang mudah larut dalam air. Caranya adalah menambahkan 1 gr zat bubuk ke dalam 15-
20 ml larutan Na2CO3 kemudian dimasak dalam cawan selama 10 menit. Air yang hilang
menguap ditambahkan. Campuran disaring, lalu filtratnya ditambahkan air sampai
volume cairan 25 ml. Setelah itu, cairan ditambahkan 20 ml Na2CO3 2 N. Masak dan
uapkan sampai volume 20 ml kemudian saring.

D. PEMERIKSAAN DENGAN SODA EXTRACT (S.E)
1. Prinsip Soda Extract
Na
2
CO
3
mengendapkan ion-ion logam dalam bentuk oksida, hidroksida, karbonat dan
karbonat basa.
2. Pembuatan Soda Extract
Soda Extract dibuat dengan menambahkan 2 gram zat asal dengan 5 gram Na
2
CO
3
kemudian dilarutkan dengan 25 ml air
.
Larutan didihkan selama 30 menit. Endapan
yang dihasilkan disaring dan dicuci. Simpan air cucian pertama. Filtrat yang
diperoleh dicampur dengan air cucian pertama dari endapan hingga jumlah volume
mencapai 50 ml.
3. Penyelidikan atas Asam Pengoksid
Analisis ini dilakukan untuk menguji adanya asam pengoksid (HNO
3
, HClO
3
,
H
2
Cr
2
O
7
, HClO dan HMnO4) di dalam zat asal.
Penyelidikan ini dilakukan dengan cara 1 ml Soda Extract (S.E) diasamkan dengan
H2SO4(encer). Tuang larutan ini, bila perlu saring perlahan-lahan kedalam campuran
diphenylamin dalam H2SO4 (pekat). Apabila dihasilkan warna biru, maka terdapat
asam pengoksid di dalam zat asal tersebut. Sebaliknya, jika tidak berwarna biru
menandakan tidak adanya zat pengoksid di dalam zat asal.


















DAFTAR PUSTAKA


Jeffery, G.H., J. Bassett, J. Mendham, R.C. Denney. 1989. Vogels Textbook of Quantitative
Chemical Analysis Fifth Edition. London : Longman Scientific and Technical
K., Maryati, Ja Kawira. 1999. Buku Penuntun Praktikum. Depok : Laboratorium Kimia Analisis
Kualitatif Jurusan Farmasi FMIPA - UI

Anda mungkin juga menyukai