Anda di halaman 1dari 1

SUMMARY

Kasus video porno Ariel, Luna dan Cut Tari telah melahirkan tiga wacana
(discourse) tentang pelaku yang masing-masing diantaranya diwacanakan oleh
Negara, tersangka, dan pakarintelektual di !ndonesia" Negara, mewacanakan
pelaku dalam kasus video terse#ut adalah Ariel dengan tuduhan se#agai
pemroduksi, pemilik dan penye#ar video porno$ Luna dengan tuduhan se#agai
pemeran dalam video$ Cut Tari dengan tuduhan se#agai pemeran dalam video
terse#ut$ %ed&oy%' dengan tuduhan se#agai pencuri laptop Ariel yang #erisi
video porno Ariel kemudian video Ariel dise#arkan$ (), %*, A+, dan K dengan
tuduhan se#agai pengunggah" ,er#agai tuduhan kepada para pelaku setelah
Negara melalui aparat kepolisian, saksi ahli dan ke&aksaan menemukan #ukti-
#ukti hasil analisa video dan u&i -isik yang mengarah kepada keterli#atan mereka"
Namun #er#agai tudingan oleh Negara kepada pelaku, di#antah oleh pihak
tertuduh dan kelompok intlektual" .enurut pihak tersangka Ariel mengaku
se#agai kor#an dari %' yang menye#arkan video koleksi pri#adi" (isamping itu,
kasus Ariel dinilai tidak #isa di&erat pasal // )ornogra-i se#a# video itu di#uat
sekitar tahun 0112 dan 0113 sementara // )ornogra-i di#uat tahun 0114" disinalh
menurut Ariel, Negara telah melakukan se#uah kriminalisasi terhadap warga sipil
dengan penggunaan pasal-pasal hukuman yang dipaksakan kepada pihak tertuduh"
!hwal pemaksaan hukuman kepada Ariel &uga dikemukakan oleh se&umlah pakar
hukum yang men&elaskan se#a# Ariel adalah kor#an dari %'"
.eru&uk pada hasil ka&ian tesis ini peneliti menga&ukan dua saran kepada
Negara" Pertama, Negara harus memperkuat analisa seputar apa dan #agaimana
#atasan pornogra-i dalam perspekti- hukum, sosial dan #udaya" 5al ini #ertu&uan
agar masyarakat dapat menghindari penggunaan kata pornogra-i se#agai alat
kriminalisasi terhadap seseorang" Kedua, meski tesis ini tidak secara khusus
mem#ongkar potensi media massa dalam menye#arkan pornogra-i yang dikemas
dalam #erita atau pun gosip namun gagasan untuk menciptakan masyarakat melek
media men&adi penting utnuk diwu&udkan" /ntuk itulah di#utuhkan analisis
-raming (analisis politik pem#eritaan), untuk mencari kecenderungan pem#eritaan
media massa tentang kasus pornogra-i atau skandal seks" 6e#a# tak sedikit media
massa mem#erikan ilustrasi -oto yang terkesan vulgar dengan mengam#il
potongan-potongan gam#ar video porno untuk dilekatkan pada #erita" )roses
pem#eritaan semacam inilah media massa cenderung #erperan se#agai pemerluas
pornogra-i"
7leh se#a# itu, pada tingkat sosiologi media, peran komunitas harus le#ih
dikem#angkan dalam rangka mengham#at perluasan pornogra-i dalam media"
Tekanan-tekanan komunitas diharapkan le#ih #erperan dalam menciptakan se#uah
budaya tanding yaitu dengan menghidupkan #entuk-#entuk ke#udayaan yang
kritis terhadap media" .isalnya dari kalangan akademisi atau L6. yang mampu
#erperan akti- dalam meningkatkan #udaya melek media di kalangan pem#aca
atau pemirsa media dengan cara meningkatkan sikap kriti, analitis dan selekti-
atas #eragam #erita atau in-ormasi" 6ehingga dalam mengonsumsi meda
masyarakat tidak mudah hanyut dalam perangkap rasa penasaran yang #erpotensi
pada apa yang dise#ut pem#iakan pornogra-i dan hasrat"