Anda di halaman 1dari 15

PENYARINGAN DAN PENCUCIAN

NUR RATNA SARI


25121119F
D3 ANALIS KIMIA
PENYARINGAN
Tujuan : mendapatkan endapan yang bebas dari
larutan (cairan induk)
Alat-alat:
1. kertas saring
2. filter kroes (krus gooch) yang dilapisi serat
asbes
3. sintered glass (gelas sinter)
Saringan apa yang akan digunakan tergantung
dari sifat endapan juga dari suhu pengerjaan
selanjutnya
1. Kertas Saring
Untuk endapan gelatinous atau endapan yg
akan dipijarkan pada suhu tinggi
Digunakan kertas saring bebas abu yg jika
dipijar hampir tdk meninggalkan abu yaitu
tdk lebih dari 0,1 mg
Diameter kertas saring biasanya 7;9;11;12,5
cm
Kertas saring whatman yg berdasarkan
pori-pori kertas saring ada 3 macam:
- No.40 : untuk menahan partikel/endapan
sedang (misal: Ca oksalat), kecepatan filtrasi
sedang
- No.41 : untuk menahan partikel/endapan
gelatinous (misal: Fe(OH)
3
), kecepatan filtrasi
besar
- No.42 : untuk menahan partikel/endapan
halus (misal: BaSO
4
), kecepatan filtrasi
lambat
Cara mempersiapkan kertas saring
dan menyaring
Bulatan kertas saring dilipat dua kali hingga lipatan
jadi lingkaran dan akan membentuk kerucut
dengan sudut 60
o
. Sobek salah satu lipatan kira-kira
1/3 dari jari-jarinya. Gunanya agar kertas saring
melekat dengan baik pada corong gelas.
Masukkan kertas saring kedalam corong kira-kira 1
cm dibawah bibir corong lalu basahi dengan aquadest
dan tepinya ditekan dengan batang pengaduk
sehingga menempel pada dinding corong
Corong diletakkan pada ring stand, dibawahnya
ditampung dengan beaker glass dan pada waktu
menyaring paruh corong harus menempel pada
beaker glass (menghindari pemercikan cairan)
Cairan didekantir melalui batang pengaduk
Endapan sedapat mungkin dipertahankan
didalam beaker glass
kalau semua larutan sudah tersaring, endapan
ditambah dengan air pencuci
Diaduk dan disaring dengan cara dekantasi
Semua endapan dipindahkan kedalam kertas
saring
Untuk memindahkan endapan secara kuantitatif
kedalam penyaring dipakai alat yg disebut
policeman dan sisa endapan yang menempel
pada beaker glass dicuci dengan air pencuci.
Endapan pada corong dicuci beberapa kali
2. Krus Gooch
Terbuat dari porselin
Sebelum digunakan harus deketahui berat
konstan setelah dipanasi pada suhu yang
sama dengan suhu pemanasan endapan.
Untuk mendapatkan penyaringan yang halus,
maka harus dilapisi dengan serat asbes (kira-
kira 2-3 cm).
Cara penyaringan:
Tempatkan krus pada sumbat karet lalu hisap
yang dihubungkan dengan vakum pomp.
Mula-mula krus diisi asbes 1/3 1/5 volume,
didiamkan sampai 2-3 menit kemudian disedot
dengan vakum pomp sehingga didapat lapisan
setebal 2-3 cm.
Untuk mengontrol apakah lapisan sudah baik,
dapat dilihat dibawah sinar.
Apabila masih ada sinar yang menembus, maka
harus dilapisi lagi.


Larutan dengan endapan dituangkan hati-hati
seperti pada cara menyaring dengan kertas
saring, hanya disini kebagian tengah krus.
Demikian mencuci endapannya tidak boleh
menggunakan botol semprot sebab dapat
merusakkan lapisan asbes
Penghisapan oleh vakum pomp baru dilakukan
bila endapan yang besar telah turun lebih dulu.
Cairan boleh dituang lagi setelah dalam krus
saringan terlihat tuntas.
Setelah dicuci endapannya, maka krus
dikeringkan pada suhu sesuai dengan prosedur

3. Sintered Glass
Saringan ini dibuat dari gelas pyrex yang pada
dasarnya dibuat lubang pori-pori dengan
remukan gelas kaca halus yang merekat pada
dinding (tidak dapat lepas).
Lebih praktis karena tidak perlu menyiapkan
lapisan penyaring seperti pada krus gooch
Gelas sinter hanya dapat digunakan untuk
temperatur 100-150
o
C atau maksimum
400
o
C

Besarnya pori-pori saringan dibedakan
dengan nomor dan diberi kode G:
- G1 diameter 100 -120 mikron
- G2 diameter 40 - 50 mikron
- G3 diameter 20 - 30 mikron
- G4 diameter 5 - 10 mikron

Keuntungan menggunakan gelas
sinter:
1. Terbuat dari gelas yang baik dan tahan
terhadap zat-zat kimia kecuali HF dan Alkali
panas
2. Dapat dikeringkan untuk mendapatkan
berat konstan pada suhu 100-150
o
C
3. Mudah dibersihkan
Pencucian endapan:
Endapan setelah bercampur dengan zat-zat yang
terlarut harus dicuci sebersih-bersihnya. Larutan
pencuci yang digunakan sebaiknya sedikit saja,
agar tidak ada endapan yang kemungkinan dapat
hilang.
Lebih baik mencuci berkali-kali dengan sedikit
cairan pencuci dari pada menambah sebelum
cairan pencuci turun.
Untuk pencuci dapat digunakan aquadet, jika
yakin aquadest ini tidak melarutkan endapan
serta tidak menyebabkan peptisasi.
Syarat air pencuci yang baik :
- tidak melarutkan endapan tetapi mudah
melarutkan zat-zat asing
- tidak menyebabkan dispersi pada endapan
menjadi suspensi
- tidak bereaksi dengan endapan membentuk
senyawa yang menguap atau mudah larut
- mudah menguap pada suhu pengeringan dari
endapan
- tidak mengandung zat-zat yang mengganggu
penyelidikan lapisan


THANKS