Anda di halaman 1dari 4

KASUS 1 :

ANALISIS ATAS CALON KLIEN AUDIT POTENSIAL


PRAKTIKUM AUDIT CA
DISUSUN OLEH:
ACHMAD SYAFII 115020307111034
JURUSAN AKUNTANSI
FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS
UNIERSITAS BRA!IJAYA
2014
P"#$%&'%%& D()*+)(
1) Berdasarkan SA 310 ,"&-"&%( ."&+&/+*%& %+0($1# (&0"."&0"&. Perusahaan2
perusahaan membutuhkan audit tahunan dari KAP independen untuk meningkatkan
kualitas dan kredibilitas laporan keuangan agar lebih dapat dipercaya Stakeholder.
Berdasarkan SA 110 ,"&-"&%( $%&--+&- /%3%4 5 6+&-)( %+0($1# (&0"."&0"&, aktivitas
audit terhadap laporan keuangan perusahaan yang dilakukan oleh KAP yang independen
maka keandalan laporan keuangan yang diungkapkan akan semakin bertambah
serta dapat digunakan sebagai bahan acuan pengambilan keputusan oleh perusahaan serta
oleh pihak-pihak yang berkepentingan seperti pemegang saham, investor, serta pengguna
lainnya.
Berdasarkan SA 507 ,"&-"&%( 8%.1#%& %+0($1# %$%) 8%.1#%& *"+%&-%& %+0($%&. PT
a!u akmur membutuhkan audit independen untuk"
a) #ebagai syarat penga!uan kredit pada beberapa bank lokal.
b) $encana %anggeng #antoso untuk mengubah !enis usaha perusahaan men!adi
perusahaan terbuka dimana salah satu syarat suatu perusahaan bisa go public, yaitu
laporan keuangan telah diaudit oleh kantor akuntan publik.
Bank, bank membutuhkan laporan keuangan perusahaan yang telah diaudit untuk
mendapatkan keyakinan tentang ke&a!aran penya!ian laporan keuangan, kredibilitas, dan
kemampuan keuangan calon debitur.
') enurut PSA 39 N1: 33;, dalam menerima perikatan audit KAP haruslah mempunyai
keahlian spesialis agar dalam melakukan pengu!ian terhadap laporan keuangan dapat
diandalkan kemampuannya. #elain itu !ika suatu KAP mempunyai anggota dengan
spesialis peker!aan sesuai dengan unit bisnis calon klien sebagai mana berdasarkan SA
317 ,"&-"&%( .",%<%,%& 4()&() *8("& maka KAP tersebut nantinya akan mampu
memberikan !asa nasihat pro(essional. #ecara umum, pendidikan, pelatihan, serta
pengalaman auditor memungkinkannya untuk mempunyai pengetahuan tentang masalah-
masalah pa!ak penghasilan serta kompeten dalam menentukan penya!iannya dalam
laporan keuangan. #ehingga dalam kasus ini, auditor harus mempertimbangkan dampak
penggunaan peker!aan spesialis yang dipeker!akan oleh kantor akuntan publiknya
terhadap independensi. Walaupun terdapat dasarnya akuntan tidak diharapkan
mempunyai keahlian sebagai seorang yang terlatih atau memenuhi syarat untuk
melaksanakan praktik pro(esi atau peker!aan lain. )amun, dalam audit, auditor mungkin
men!umpai masalah-masalah yang kompleks serta sub!ekti(, yang secara potensial
material terhadap laporan keuangan. asalah-masalah seperti ini mungkin memerlukan
keterampilan atau pengetahuan khusus serta menurut pertimbangkan auditor memerlukan
penggunaan peker!aan spesialis untuk mendapatkan bukti audit yang kompeten.
*) Berdasarkan SA 31; ,"&-"&%( ."#$(,4%&-%& %$%) *"=+#%&-%& 0%8%, %+0($ 8%.1#%&
*"+%&-%&. #istem bonus atau intensi( biasanya berdasarkan atas indicator kiner!a seperti
tingkat laba bersih. +al ini memungkinkan ter!adinya kecurangan oleh pihak mana!emen
dalam hal memanipulasi laba misalnya memanipulasi nilai pen!ualan kredit ,(ikti()
sehingga tersa!i nilai piutang tinggi namun kolektibilitasnya rendah serta hilangnya
persediaan untuk mengimbangi nilai pen!ualan kredit(ikti(. Pemeriksaan yang dibutuhkan
untuk mendeteksi kecurangan tersebut, yaitu
a) elakukan pemeriksaan atas history debitur sebagaimana tercantum da(tar piutang
b) elakukan Kon(irmasi Piutang.
c) elakukan stock opname secara berkala ataupun insidental ,surprise audit)
d) embandingkan nilai penya!ian pen!ualan di laporan rugi laba dengan laporan arus
kas bagian operasi ,pen!ualan) untuk mengetahui proporsi antara pen!ualan kredit dan
tunai. ,kredit - tunai, merekomendasikan untuk memperketat syarat pen!ualan kredit)
.) B"#0%)%#*%& S%#4%&")2O>8"' A=$, melarang kantor akuntan publik dari ta&aran !asa
lainnya, seperti melakukan konsultasi pada saat melaksanakan audit pada perusahaan
yang sama dan tahun buku yang sama. +al ini untuk menghindari adanya benturan
kepentingan ,conflict of interest) yang mempengaruhi independensi dari auditor
independen.
M"&+#+$ UUAP N1: 5 $%<+& 2011 .%)%8 27, dalam memberikan !asa asurans Akuntan
Publik serta KAP &a!ib men!aga independensi serta bebas dari benturan kepentingan.
Benturan kepentingan sebagaimana dimaksud terdapat pada ayat ,1) meliputi antara lain,
apabila"
Akuntan Publik atau Pihak Terasosiasi mempunyai kepentingan keuangan atau
mempunyai kendali yang signi(ikan terdapat pada klien atau memperoleh man(aat
ekonomis dari klien.
Akuntan Publik atau Pihak Terasosiasi mempunyai hubungan kekeluargaan dengan
pimpinan, direksi, pengurus, atau orang yang menduduki posisi kunci di bidang
keuangan dan/atau akuntansi pterdapat klien
Akuntan Publik memberikan !asa sebagaimana dimaksud dalam Pasal * ayat ,1) serta
!asa lainnya sebagaimana dimaksud dalam Pasal * ayat ,*) dalam periode yang sama
atau untuk tahun buku yang sama.
#ehingga pada kasus ini !ika KAP ingin memberikan !asa berupa men!adi konsultan
pengembangan sistem akuntansi perusahaan calon klien, maka hal tersebut dapat
mempengaruhi independensinya !ika !asa diberikan terdapat pada tahun buku yang
sama seperti yang disebutkan pterdapat poin *. )amun !ika !asa tersebut diberikan
terdapat pada tahun buku yang berbeda maka tidak akan berbenturan dengan
independensi dari KAP tersebut.
#ecara keseluruhan, Tidak terlalu berpengaruh bentuk perusahaan apakah terbuka atau
tertutup, pelaksanaan !asa audit bersamaan dengan konsultasi akan mempengaruhi
independensi auditor.
0) +al-hal yang diobservasi $angga Pra&iro dalam kun!ungan (asilitas toko berdasarkan SA
317 ,"&-"&%( .",%<%,%& 4()&() *8("&.
a) Persediaan dan gudang, melakukan pemeriksaan atas prosedur penerimaan,
pengamanan dan penyimpanan, pengeluaran, pengiriman barang, dan retur barang.
b) Piutang dan pen!ualan, melakukan pemeriksaan atas history pelanggan dan nilai
pen!ualan ,kredit vs tunai) termasuk syarat pen!ualan yang mungkin ternyata berbeda
dengan kantor pusat di #urabaya.
Kon(irmasi pelanggan, untuk meyakini kebenaran nilai pen!ualan.
c) Surprise audit dengan bertindak sebagai calon pembeli untuk mengetahui pelayanan
selama pen!ualan.
1) B"#0%)%#*%& *10" "$(* &1 140 ,"&-"&%( *"#%<%)(%%& (&61#,%)(. 2alam hal ini KAP
memiliki klien lain dalam industri se!enis, memungkinkan perusahaan memutuskan untuk
tidak melaksanakan perikatan audit dengan pertimbangan men!aga rahasia dagang
perusahaan, baik berupa harga beli bahan dari pemasok, strategi pemasaran, strategi
mana!emen, atau struktur permodalan yang meminimalkan cost of capital.