Anda di halaman 1dari 4

Tujuan dan Kegunaan Studi

Studi ANDAL memiliki tujuan, manfaat dan kegunaan baik bagi PT.Arutmin Indonesia, pemerintah
dan instansi-instansi terkait serta masyarakat di sekitar daerah proyek sebagaimana diuraikan berikut
ini.
1.2.1 Tujuan Studi
Tujuan studi ANDAL adalah:
Menjelaskan kegiatan penambangan batubara yang sedang berjalan, rencana peningkatan produksi
batubara, dan penambahan kegiatan penambangan.
Mengevaluasi rona lingkungan pada saat ini dibandingkan dengan rona lingkungan pada tahun 1990.
Melakukan verifikasi terhadap dampak penting terhadap lingkungan sebagaimana diidentifikasikan
dalam KA ANDAL.
Memprakirakandampakpentingterhadaplingkunganfisik, kimiawi, biologi, sosial, ekonomi,
budayadankesehatanmasyarakatakibatkegiatanproyekdenganmenggunakanmetodologiformal dan non-
formalyang sesuai.
Mengevaluasipentingatautidaknyasuatudampaklingkungan.
Menelaahdanmeningkatkanupaya-upayapengelolaandanpemantauanlingkungan yang
sedangdanakandilaksanakanoleh PT. Arutmin Indonesia.
1.2.2 KegunaanStudi ANDAL
KegunaanstudiANDALuntuk PT. Arutmin Indonesia adalah:
Perwujudansalahsatukomitmen PT. Arutmin Indonesia
terhadaplingkungandalammelaksanakankegiatanpenambangannya.
Bahanpertimbangandalam proses pengambilankeputusandalamaspek-
aspeklingkunganyangberhubungandengankegiatanpenambangan.
Memperolehperijinanlingkungandanperijinan-perijinan lain
sebagaimanaditetapkanolehPemerintahRepublik Indonesia.
Menyempurnakanupayapengelolaandanpemantauanlingkungan yang merupakanpedomanbagi PT.
Arutmin Indonesia untukmeningkatkanefektifitaskinerjalingkungannya, memenuhiperaturan-
peraturandankebijakanlingkunganyangberlakudi Indonesia danmencapaistandarpengelolaanlingkungan
yang bertaraf international.
Membedakandampaklingkunganakibatoperasipenambangan yang dilakukan PT. ArutminIndonesia
dengankegiatan-kegiatanlainnyaterutamaPETI di sekitardaerahproyek.
Dokumeninformasilingkungantambahandenganmengoptimalkannilai data
pengelolaan/pemantauanlingkungan yang telahada.KegunaanstudiANDALbagipemerintahadalah:
Acuanbagipemerintahdalampengambilankeputusan.
Dokumentasikondisilingkungan di daerahoperasitambang yang
bermanfaaatuntukpengelolaankualitaslingkungandanpemanfaatansumberdayaalam di
daerahproyekPT. ArutminIndonesia.
Acuandalammemahamidanmengatasikeresahansosial yang sedangdandiperkirakanakantimbul di
daerahpertambanganPT. Arutmin Indonesia dansekitarnya.
Bahanmasukanbagipemerintahdalammelakukan proses perencanaan, evaluasidan
pengambilankeputusanyangberkenaandengankegiatanproyek.
KegunaanstudiANDALbagimasyarakatadalahuntuk:
Memahamikegiatanproyeksertadampaknyaterhadaplingkungansehinggadiharapkandapat
terciptasuatukerjasama yang produktifantara PT. Arutmin Indonesia denganmasyarakat
setempatdalammenjagakondisilingkungan di sekitarproyekdanmenunjangkegiatan
proyek.
Sumberinformasi yang sangatbermanfaatbagimasyarakatuntukmembedakandan
memahamidampaklingkungan yang disebabkanolehkegiatan PT. Arutmin Indonesia dankegiatan-
kegiatanlainnya.
Berperansertasecaraaktifdalammengoptimalkandampakpositifdanmeminimalkandampaknegatifterhada
plingkungan yang mungkintimbulakibatdanterhadapkeberadaanproyekPT.Arutmin Indonesia.

ANDAL & AMDAL
Dalamhalini, perludiperhatikanperbedaanantaraAnlisisDampakLinkungan (ANDAL)
danAnalisisMengenaiDampakLingkungan (AMDAL).Yang dimaksuddengan AMDAL
adalahhasilstudimengenaidampaksuatukegiatan yang
direncanakandandiperkirakanmempunyaidampakpentingterhadaplingkunganhidup.Analisisinimeliputike
seluruhanpembuatan 5 dokumenpenting yang terdiridari PIL (penyajianinformasilingkungan), KA
(kerangkaacuan), ANDAL, RPL (rencanapemantauanlingkungan), dan RKL
(rencanapengelolaanlingkungan)
Adapun ANDAL adalahtelaahansecaracermatdanmendalamtentangdampakpentingsuatukegiatan yang
direncanakan. Artidampakpentingdisiniadalahperubahanlingkungan yang amatmendasar yang
diakibatkanolehkegiatan.Pengertiandiatas yang
perludigarisbawahiadalahtidaksemuarencanakegiatanharusdilengkapidengan ANDAL,
tetapihanyakegiatan yang dianggapakanmempunyaidampakpentingterhadaplingkunganhidup.
Pengelolaproyek, sepertiPinproperlumengetahuiporseduratautatacaradanperundangan yang
mengaturkegiatan yang berkaitandenganlingkungan, khususnya AMDAL.
KemudianPinprobertindakmewakilipemrakarsaproyekmembantusemuapihak yang
berurusandenganpengkajiandampaklingkungan demi lancarnyamempersiapkan AMDAL
denganmengsuplai data daninformasilainnya.
Membuat ANDAL
Usulanproyekdatangdaripemrakarsa, yaitu orang ataubadan yang
mengajukandanbertnggungjawabatausuaturencanakegiatan yang
dilaksanakan.Usulanporyekkemudianmengalamipenyaringan yang
bertujuanmenentukanperlutidaknyadilengkapi ANDAL.Penyaringandilakukandengan
PenyajianInformasiLingkungan PIL.
Dalampadaitu,
bilapemrakarsasejakawalberpendapatbahwausulanproyeknyaakanmemilikidampakpenting,
makapemrakarsabersamainstansi yang bertanggung-jawabdapatlangsungmembuat ANDAL
denganterlebihdahulumenyiapkankerangkaacuan. Jadi, dalamhalinitidakdiperlukan PIL.Pada PP no.51
tahun 1993 ketentuanmengenai PIL tersebutditiadakan.Bilainstansi yang
bersangkutanmemutuskanperlumembuat ANDAL,
makapemrakarsabersamainstansitersebutmenyusunkerangkaacuan TOR sesuaidenganpdoman yang
ditetapkanbagianalisisdampaklingkungan.
Pemrakarsamembuat ANDAL sesuaipedoman yang ditetapkan, kemudiandiajukankepadainstansi yang
bertanggungjawabuntukdikajidanmendapatkankeputusan.Terdapat 3
kemungkinanhasilpenilainan.Pertama, ANDAL disetujui, kemudianpemrakarsamelanjutkanmembuat RKL
dan RPL.Kedua,
ditolakkarenadianggapkuranglengkapataukurangsempurna.Untukinidiperlukanperbaikandandiajukanke
mbali.Ketiga, ANDAL ditolakkarenadiperkirakandampaknegatif yang
tidakditanggulangiolehilmudanteknologi, yang
telahadalebihbesardibandingkandampakpositifnya.Untukbutirketiga
,pemrakarsadiberikesempatanmengajukankeberatankepadainstansi yang berwenang.
DampakPenting
Telahdisebutkan di atasbahwahanyausulanporyek yang
diperkirakanmenimbulkandampakpentingterhadaplingkungansaja yang diwajibkanmembuat
ANDAL.Dalamhubunganini,
indikasidampakpentingsuatukegiatanterhadaplingkunganhidupditandaiolehhal-halsebagaiberikut;
Jumlahmanusia yang akanterkenadampak, Luaswilayahpenyebarandampak,
Lamanyadampakberlangsung, Intensitasdampak, Banyaknyakomponenlingkungan lain yang
akanterkena, Sifatkumulatifdampak, danBerbalikatautidaknyadampak.
Lebihlanjut, berdasarkanpengalamandantingkatperkembanganilmusertateknologidiidentifikasi 8
kategorikegiatan yang potensialdapatmenimbulkandampakpentingterhadaplingkungan, yaitu; Pertama,
pengubahanbentuklahandanbentangalam.Kedua, ekploitasisumberdayaalambaik yang terbaruimaupun
yang tidakterbarui.Ketiga, proses dankegiatan yang secarapotensialdapatmenimbulkanpemborosan,
kerusakandankemerosotanpemanfaatsumberdayaalam.Keempat, proses dankegiatan yang
hasilnyadapatmempengaruhilingkungansosialdanbudaya.Kelima, Proses dankegiatan yang
hasilnyadapatmempengaruhipelestariankawasankonservasisumberdayaalamdan
/atauperlindungancagarbudaya.Keenam, introduksijenistumbuhan; jenishewan, jasadrenik.Ketujuh,
pembuatandanpenggunaanbahanhayatidannonhayatidan.Kedelapan, penerapanteknologi yang
diperkirakanmempunyaipotensibesarmempengaruhilingkungan