Anda di halaman 1dari 7

SENYAWA-SENYAWA RAKSA (I)

Merupakan senyawa yang unik, ditemui dalam


bentuk ion Hg
2
2+
,ion Hg
+
tidak dikenal.
Pada Hg
2
2+
, atom raksa bergabung dengan ikatan
kovalen.
Senyawa raksa (I) umumnya bersifat diamagnetik.
Senyawa raksa (I) umumya tidak stabil pada
pemanasan atau jika terkena sinar.
SENYAWA-SENYAWA RAKSA (I)
Hg
2
2+
(aq) Hg (s) + Hg
2+
(aq)
Pada T = 25
o
C, konstanta kesetimbangganya adalah:
K = = 6,0 x 10
-3

Harga K yang kecil ini menyatakan bahwa pada
kondisi normal kecenderungan ion raksa (I) kecil
untuk berdisproporsionasi menjadi ion raksa (II) dan
raksa.

[Hg
2+
]
[Hg
2
2+
]
SENYAWA-SENYAWA RAKSA (I)
Penambahan anion (misal: ion sulfida) pada raksa
(II), menyebabkan reaksi disproporsionasi
berjalan ke kanan:

Hg
2
2+
(aq) Hg (s) + Hg
2+
(aq)
+
S
2-
(aq)
HgS (s)
SENYAWA-SENYAWA RAKSA (I)
Penambahan H
2
S pada larutan raksa (I):
Hg
2
2+
(aq) + H
2
S (g) Hg (s) + HgS (s) + 2 H
+
(aq)

Penambahan NaOH pada larutan garam raksa (I):
Hg
2
2+
(aq) + 2 OH
-
(aq) Hg (s) + HgO (s) + H
2
O (l)
SENYAWA-SENYAWA RAKSA (I)
Senyawa raksa (II) membentuk senyawa
kompleks yang sangat stabil dengan banyak ligan
dibandingkan dengan senyawa raksa (I), sehingga
reaksi disproporsionasi berjalan ke kanan.
Hg
2
2+
(aq) Hg (s) + Hg
2+
(aq)

+
ligan pembentuk
kompleks
Hg
2+
(aq)
(sebagai senyawa kompleks)
SENYAWA-SENYAWA RAKSA (I)
Berikut beberapa contoh persenyawaan raksa (I)








(sumber: Merck
Index , Lide &
Frederikse (Eds.),
1998)
SENYAWA-SENYAWA RAKSA (I)
Senyawa-senyawa raksa (I) yang paling dikenal
adalah raksa (I) klorida dan raksa (I) nitrat.