Anda di halaman 1dari 4

Skenario E Blok 27

I. Klarifikasi Istilah
1. Pemeriksaan antenatal: pemeriksaan kehamilan yang diberikan oleh bidan atau
dokter kepada ibu selama masa kehamilan untuk mengoptimalisasikan kesehatan
mental dan fisik ibu hamil
2. Hipertensi yang tidak terkontrol: tingginya tekanan darah arteri persisten yang
tidak terkontrol
3. Superimposed preeclampsia: gejala dan tanda-tanda preeclampsia yang muncul
sesudah kehamilan 20 minggu pada wanita yang sebelumnya menderita hipertensi
kronis
4. Presentasi bokong: presentasi bokong atau kaki janin pada persalinan, kaki
mungkin berada disisi bokong, tungkai dalam posisi ekstensi di depan badan dan
kaki berada di depan wajah atau satu atau kedua kaki atau lutut dapat keluar ke
vagina ibu.
5. Tension headache: tipe nyeri kepala akibat kerja berlebihan yang terus menerus
ketegangang emosional atau keduanya khususnya dirasakan pada regio oksipital
6. Blurry vision: ketidakjelasan, pandangan suram atau berkabut
7. Malaise: perasaan tidak sehat, tidak nyaman, atau lesu
8. Dizzy: pusing atau perasaan terhadap ruang yang terganggu atau sensasi
terombang ambing dan perasaan adanya pergerakan di dalam kepala
9. Fetal movement: pergerakan janin selama masa kehamilan
10. Persalinan spontan per vaginam: melahirkan bayi melalui vagina dengan kekuatan
ibu sendiri tanpa bantuan apapun dari penolong
11. Riwayat obstetric buruk: keluaran fetal yang sebelumnya kurang baik, apabila
terdapat dua atau lebih dari adanya aborsi konsekutif spontan, kematian neonates,
kematian fetus intrauterine, IUGR, dan anomaly kongenital

II. Identifikasi Masalah
1. Wanita, 38 tahun, G6P5A0 hamil 31 minggu dengan riwayat hipertensi yang tidak
terkontrol 6 tahun yang lalu.
2. Anak terakhir berusia 18 bulan dan saat persalinan ibunya mengalami komplikasi
superimposed preeclampsia pada hipertensi kronis.
3. Ibunya dirujuk ke dokter karena riwayat obstetric yang buruk dan presentasi
bokong
4. Ibu mengeluh tension headache, blurry vision, malaise, dizzy
5. Selama kehamilan dia hanya memakan makanan yang mampu dia beli
6. Ibu merasa lelah karena mengurus anaknya yang masih kecil
7. Pemeriksaan fisik
8. Pemeriksaan penunjang

III. Analisis Masalah
1. Bagaimana perkembangan janin 31 minggu (syahid, bellinda)
2. Bagaimana pemeriksaan antenatal pada kasus (ferdy, puput)
3. Bagaimana hubungan usia dan riwayat kehamilan sebelumnya dengan kehamilan
sekarang? (Maya, kiki)
4. Bagaimana rencana kehamilan yang ideal? (puti, amel)
5. Bagaimana risiko riwayat hipertensi yang tidak terkontrol dengan kehamilan
sekarang? (Bela, raven)
6. Bagaimana hubungan hipertensi yang tidak terkontrol dengan superimposed
preeclampsia? (memey, kardiyus)
7. Apa hubungan presentasi bokong dengan kehamilan 31 minggu dan grande
multipara? (tafdhil, ferry)
8. Apa penyebab dan patofisiologi presentasi bokong? (syahid, bellinda)
9. Apa komplikasi dari presentasi bokong? (ferdy, puput)
10. Bagaimana etiologi dan mekanisme dari: a. tension headache (syahid, bellinda)
b. Blurry vision (ferdy, puput)
c. malaise (maya, kiki)
d. dizzy (puti, amel)
11. Bagaimana hubungan status ekonomi dan status gizi dengan kehamilan sekarang?
(bela, raven)
12. Apa nutrisi yang diperlukan pada kehamilan 31 minggu? (meylinda, kardiyus)
13. Etiologi ibu mudah merasa lelah (tafdhil, ferry)
14. Interpretasi dan mekanisme abnormal dari pemeriksaan fisik
a. Height: 150 cm weight: 80 kg (syahid,
bellinda)
b. TD: 176/113 mmHg PR: 92x/menit
RR: 22x/menit (ferdy, puput)
c. Outer examination: teraba bagian keras
disisi kanan abdomen (maya, kiki)
15. Interpretasi dan mekanisme abnormal dari pemeriksaan penunjang
a. Hb, MCV, MCHC (puti, amel)
b. WBC, platelets, LDH (bela, raven)
c. SGOT/PT, urinalisis, blood group: A (-)
No typical antibodies detected
(Memey, kardiyus)
16. DD dan WD (superimposed preeclampsia)
(tafdhil, ferry)
17. Patofisiologi pada kasus (syahid, bellinda, ferdy, puput)
18. Tatalaksana (semuanya mulai dari tatalaksana awal sebelum dirujuk, presentasi
bokong, superimposed, kontrasepsi, nutrisi) (raven, meylinda, kardiyus, tafdhil,
ferry)
19. Pencegahan (maya, kiki)
20. Prognosis (puti, amel)
21. SKDI (bela)
IV. Hipotesis
Wanita, 38 tahun, G6P5A0 hamil 31 minggu dengan presentasi bokong dan defisiensi
nutrisi, mengalami superimposed preeclampsia dengan komplikasi HELLP syndrome.

V. LI
1. Anatomi system reproduksi wanita (bellinda, syahid, tafdhil)
2. ANC (ferdy, puput)
3. Presentasi bokong (maya, kiki)
4. Superimposed preeclampsia (puti, raven, ferry)
5. Nutrisi ibu hamil (bela, amel)
6. HELLP syndrome (memey, kardiyus)




















22. Definisi, diagnostic, penyebab partial HELLP syndrome