Anda di halaman 1dari 3

Secara definisi energi adalah kapasitas untuk melakukan kerja atau kemampuan

untuk melakukan kerja.



Bentuk energi:
Energi Kinetik
Contoh : energi pergerakan
Energi Potensial
Contoh : kapasitas tersimpan untuk melakukan kerja

Pengaturan konversi atau pemindahan energi mengikuti hukum termodinamika
Hukum Termodinamika adalah:
(1) Jumlah energi di alam raya adalah konstan, energi tersebut dapat
dipindahkan atau diubah tetapi tidak dapat diciptakan atau dimusnahkan
(2) Setiap perubahan energi menghasilkan disorder atau entropi

Hubungan energi dengan mahluk hidup memiliki arti pembahasan mengenai
reaksi kimia yang terjadi dalam sel.
Ada dua reaksi yaitu:
(1) reaksi endergonik yaitu reaksi yang membutuhkan input atau pemasukan
energi atau endergonik berarti energi masuk, dan
(2) reaksi eksergonik yaitu reaksi kimia yang melepaskan energi atau
eksergonik berarti energi keluar
ATP adalah molekul yang memiliki 3 bagian yaitu basa adenin, gula
ribosa, dan tiga gusus fosfat yang diikatkan dengan ikatan kovalen.
Ikatan kovalen antar gugus fosfat kedua dan ketiga tidak stabil, sehingga
kita akan mendapatkan pelepasan gugus fosfat, yang berarti hidrolisis ATP
menjadi ADP.
Perpindahan gugus fosfat ke suatu molekul disebut fosforilasi. ATP adalah
sumberdaya dalam sel yang dapat diperbarui dan itu sebabnya dikenal siklus ATP.

Respirasi Seluler Adalah jalur metabolisme yang memanen atau
menghasilkan energi. Istilah respirasi sama dengan bernafas yaitu pertukaran
oksigen (O2) dan karbodioksida (CO2) antara organisme dan lingkungannya.
Respirasi selular yaitu pemanenan atau proses menghasilkan energi secara
aerobik (perlu O2) dari molekul makanan oleh sel. Oleh karena itu pernafasan
dan respirasi seluler sangat berhubungan.
Rumus umum untuk respirasi selular adalah
C6H12O6 + 6O2 .
Ada tiga tipe jalur metabolisme yang menghasilkan energi.
1 Respirasi aerobik : tipe yang paling umum terjadi dalam sel dan merupakan
jalur utama penghasil energi yang menghasilkan ATP (pembentukan ATP),
molekul energi biologi.
Istilah aerobik menunjukkan makna bahwa jalur aerobik tidak dapat
berlangsung tanpa tersedianya oksigen yang cukup. Setiap pernafasan yang kau
ambil, kau memasukkan oksigen yang diperlukan sel untuk melangsungkan jalur
aerobik ini.
2 jalur fermentasi dan
3 transport elektron anaerob.
Kebanyakan bakteri dan protista lain sangat mengandalkan jalur anaerob
untuk membuat atau mengahasilkan ATP yang diperlukannya.
Ketiga tipe jalur metabolisme penghaisl energi tersebut memulai
prosesnya dengan reaksi yang sama yang disebut reaksi glikolisis. Reaksi
glikolisis memecah glukosa menjadi dua molekul asam piruvat. Reaksi glikolisis
terjadi dalam sitoplasma sel tanpa peranan oksigen.
Setelah reaksi glikolisis jalur berikutnya bisa berbeda, bisa aerobik, bisa
anaerob, tergantung kebutuhan sel dan atau ketersediaan oksigen dalam sel.
Apabila jalur melalui aerob yang ditempuh, maka proses akan
dilangsungkan dalam organel mitrokondria.
Dalam mitokondria oksigen adalah penerima elektron terakhir yang
dilepaskan selama proses reaksi.
Apabila jalur anaerob yang dipilih maka proses metabolisme berlangsung
tetap pada sitoplasma sel dan substansi selain oksigen dalam sitoplasma adalah
penerima elektron terakhir.
Dalam ketiga jalur tersebut, reaksi tidak dapat mereka langsungkan
sendiri, tetapi harus dibantu enzim.

Respirasi Aerobik
Respirasi aerobik adalah jalur yang paling banyak menghasilkan energi
ATP dari satu molekul glukosa, yaitu satu molekul glukosa melalui jalur respirasi
aerobik dapat dihasilkan 36 bahkan lebih molekul ATP, bila lewar jalur
fermentasi satu molekul glukosa dihasilkan 2 ATP.