Anda di halaman 1dari 49

KIMIA UNSUR

PERIODE KETIGA
Oleh :

KELOMPOK 4 :

MARIA RAMSAH L (16)


MARISKA RAMDHIANTY
(17)
MAYANG WULAN SARI (18)
MESA GUSTYA SITI ULFIANA (19)
M. DONI MUNGGARAN (20)
Guru Pengajar : Dra. Siti Nuraeni

Kelas XII IPA 1


Tahun Pelajaran 2009-2010
SMAN 1 CIANJUR
Unsur
UnsurPeriode
Periode33indeks
indeks

Natrium Na

Magnesium Mg Basa
Logam Reduktor
AluminiumAl Amfoter
Padat
Silikon Si Metaloid

Fosfor P Asam
Oksidator
Non logam
Belerang S
Gas
Klor Cl Tidak asam
Gas Mulia Inert
tidak basa
Argon Ar
Tabel Perbandingan Unsur
Natrium | Magnesium | Aluminium | Silikon | Fosfor | Sulfur | Chlor | Argon | tabel

Natrium (Na)
Sifat Fisis

Nomor atom : 11
Konfigurasi e- : [Ne] 3s1
Jari-jari atom : 1,86 Å
Titik Leleh : 97,81
Titik Didih : 903.8 C
Elektronegatifitas: 0.93
Energi Ionisasi : 495.8
kJ/mol
Tingkat Oks. Max : 1+
Wujud : Padat
Natrium | Magnesium | Aluminium | Silikon | Fosfor | Sulfur | Chlor | Argon | tabel

Kegunaan
•Dipakai dalam pebuatan ester
Natrium (Na)
•NACl digunakan oleh hampir semua makhluk
•Na-benzoat dipakai dalam pengawetan makanan
•Na-glutamat dipakai untuk penyedap makanan
•Isi dari lampu kabut dalam kendaraan bermotor
•NAOH dipakai untuk membuat sabun, deterjen, kertas
•NAHCO3 dipakai sebagai pengembang kue
•Memurnikan logam K, Rb, Cs
•NACO3 Pembuatan kaca dan pemurnian air sadah
•Mereduksi lelehan KCl, bertujuan untuk memperoleh logam kalium
•Untuk membentuk Natrium Karbida (Na2C2)

Na + C2H2 Na + C2 Na2C2
Natrium | Magnesium | Aluminium | Silikon | Fosfor | Sulfur | Chlor | Argon | tabel

Natrium (Na)
Sifat kimia Natrium

• Cepat bereksi dengan air membentuk


NaOH dengan reaksi
2Na + 2H2O 2NaOH + H2
• Merupakan reduktor kuat
Natrium | Magnesium | Aluminium | Silikon | Fosfor | Sulfur | Chlor | Argon | tabel

Catatan
•Merupakan logam lunak, bewarna putih keperakan, reaktif, dan
Natrium (Na)
punya kerapatan 0,97 gr/ml
•Bereaksi dengan cepat dengan air membentuk sodium hidroksida
dan hidrogen
•Dapat bereaksi dengan Alkohol namun lebih lambat dibanding
dengan air
•Tidak bereaksi terhadap nitrogen
•Mudah ditemui pada sumber air alami
•Dihasilkan dengan elektrolisis lelehan NaCl
Prosesnya disebut proses Downs,
yaitu dengan menambah 58% CaCl2 dan KF
pada elektrolisis lelehan NaCL.
Tujuan penambahan untuk
menurunkan titik lebur NaCl hingga mencapai 550 C
Natrium | Magnesium | Aluminium | Silikon | Fosfor | Sulfur | Chlor | Argon | tabel

Magnesium (Mg)
Sifat Fisis
Nomor atom : 12
Konfigurasi e- : [Ne] 3s2
Jari-jari atom : 1,60 Å ;

Titik Didih : 1105 C


Titik Leleh : 648.8 0C
Elektronegatifitas: 1,31
Energi Ionisasi : 737.7
kJ/mol
Tingkat Oks. Max : 2+
Wujud : Padat
Natrium | Magnesium | Aluminium | Silikon | Fosfor | Sulfur | Chlor | Argon | tabel

Magnesium (Mg)
Kegunaan

• Dipakai pada proses produksi logam, kaca, dan semen


• Untuk membuat konstruksi pesawat. Logamnya disebut magnalum
• Pemisah sulfur dari besi dan baja
• Dipakai pada lempeng yang digunakan di industri percetakan
• Untuk membuat lampu kilat
• Sebagai katalis reaksi organik
• Untuk antasid (Mg(OH)2) , pencahar (MgSO4) , bata tahan api

(MgO) , tapal, gigi dankosmetik (MgCO3)


Natrium | Magnesium | Aluminium | Silikon | Fosfor | Sulfur | Chlor | Argon | tabel

Magnesium (Mg)
Logam magnesium dapat diperoleh dengan cara
mengelektrolisis lelehan MgCl2 dengan elektroda karbon.
Reaksi elektrolisis tersebut sebagai tersebut.
MgCl2(l) Mg2+(aq) + 2Cl-(aq)

Katode Mg2+(aq) + 2e Mg(s)

Anode 2Cl-(aq) Cl2(g) + 2e +

MgCl2(l) Mg(s) + Cl2(g)


Natrium | Magnesium | Aluminium | Silikon | Fosfor | Sulfur | Chlor | Argon | tabel

Catatan Magnesium (Mg)


•Berupa logam bewarna putih keperakan dan sangat ringan
•Banyak dipakai di industri karena ringan dan mampu membentuk aloi yang kuat
•Termasuk unsur reaktif
•Sebagian besar logam dapat dihasilkan dengan bantuan magnesium
•Banyak ditemukan di alam dan dalam mineral
•Senyawa yang terbentuk umumnya ikatan ion, namun ada juga berupa ikatan kovalen
•Magnesium umumnya dapat diperoleh melalui pengolahan air laut sbg:
Ca(OH)2 ditambahkan pada air laut agar meganesium mengendap sebagai Mg(OH) 2.
Asam klorida kemudian ditambahkan sehingga diperoleh kristal magnesium klorida
Ca(OH)2 (S) + Mg2+  Mg(OH)2 (S) + Ca 2+
Mg(OH)2 (s) + 2H+ + Cl-  MgCl2.6H2O
•Untuk menghindari terbentuknya MgO pada pemanasan
megnesium klorida, sebelum elektrolisis leburan kristal yang terbentuk
ditambahkan magnesium klorida yang mengalami hidrolisis sebagian
ke dalam campuran leburan natrium dan kalsium klorida
•Magnesium akan diperoleh pada katoda
sedangkan pada anoda akan terbentuk Cl2-
Natrium | Magnesium | Aluminium | Silikon | Fosfor | Sulfur | Chlor | Argon | tabel

Alluminium (Al)
Sifat Fisis

Nomor atom : 13
Konfigurasi e- : [Ne] 3s2 3p 1
Jari-jari atom : 1,43 Å ;

Titik Didih : 2467 C


Titik Leleh : 660.37 oC
Elektronegatifitas: 1,61
Energi Ionisasi : 577.6 kJ/mol
Tingkat Oks. Max : 3+
Wujud : Padat
Natrium | Magnesium | Aluminium | Silikon | Fosfor | Sulfur | Chlor | Argon | tabel

Kegunaan Alumunium (Al)


•Banyak dipakai dalam industri pesawat
•Untuk membuat konstruksi bangunan
•Dipakai pada berbagai macam aloi
•Untuk membuat magnet yang kuat
•Tawas sebagai penjernih air
•Untuk membuat logam hybrid yang dipakai pada pesawat
luar angkasa
•Membuat berbagai alat masak (Al 90% Mg 10%)
•Menghasilkan permata bewarna-warni: Sapphire, Topaz, dll
Natrium | Magnesium | Aluminium | Silikon | Fosfor | Sulfur | Chlor | Argon | tabel

Catatan Allumunium (Al)


•Berupa logam lunak bewarna perak
•Merupakan penghantar panas yang sangat baik dan dapat menghantar listrik
•Sulit terkorosi karena membentuk lapisan oksida di permukaannya
•Tidak beracun, non-magnetik dan sulit terbakar
•Sumber utamanya adalah biji bauksit
•Alumunium dapat diperoleh melalui proses Hall, yaitu:
Pembuatan aluminium
biji bauksit dimurnikan dengan menambah NaOH dan HCl sehingga diperoleh
Al2O3
Al2O3 (s) + 2NAOH (aq)  2NaAIO2 (aq) + H2O
2NaAIO (aq) +HCL (aq)  Al(OH)3 + NaCl (aq)
Al(OH)3  Al2O3 (s) + 3H20
Al2O3 yang diperoleh kemudian disaring
dan dilelehkan baru kemudian dielektrolisis
Anoda : 3O2-  O2(g) + 6e
Katoda : 2Al3 + 6e  2Al
Sebelum elektrolisis, ditambahkan kriolit (NaAIF6)
Natrium | Magnesium | Aluminium | Silikon | Fosfor | Sulfur | Chlor | Argon | tabel

Silikon (Si)
Sifat Fisis

Nomor atom : 14
Konfigurasi e- : [Ne] 3s2 3p 2
Jari-jari atom : 1,17 Å ;
Titik Didih : 2355 C
Titik Leleh : 1410 oC
Elektronegatifitas: 1,90
Energi Ionisasi : 786.4 kJ/mol
Tingkat Oks. Max : 4+
Wujud : Padat
Natrium | Magnesium | Aluminium | Silikon | Fosfor | Sulfur | Chlor | Argon | tabel

Silikon (Si)
Kegunaan
•Dipakai dalam pembuatan kaca (SiO2)
•Terutama dipakai dalam pembuatan semi konduktor
•Digunakan untuk membuat aloi bersama alumunium,
magnesium, dan tembaga
•Untuk membuat enamel
•Untuk membuat IC
•Tanah liat untuk membuat semen
•SiC untuk pemotong
Natrium | Magnesium | Aluminium | Silikon | Fosfor | Sulfur | Chlor | Argon | tabel

Silikon (Si)
Catatan
•Merupakan unsur elektropositif yang paling banyak
dijumpai
•Memiliki sifat kimia seperti logam yang lain
•Ditemukan pada banyak senyawa dioksida dan berbagai
macam silicate yang ada di alam
•Pembuatan silikon
SiO2 + 2C Si + 2CO reduksi
Si + 2Cl2 SiCl4 dimurnikan
SiCl4 + 2H2 Si + 4HCl
Natrium | Magnesium | Aluminium | Silikon | Fosfor | Sulfur | Chlor | Argon | tabel

Fosfor (P)
Sifat Fisis

Nomor atom : 15
Konfigurasi e- : [Ne] 3s2 3p 3
Jari-jari atom : 1,10 Å ;

Titik Didih : 280 C


Titik Leleh : 44.1 C
Elektronegatifitas: 2.19
Energi Ionisasi : 1011.7
kJ/mol
Tingkat Oks. Max : 5+
Wujud : Padat
Natrium | Magnesium | Aluminium | Silikon | Fosfor | Sulfur | Chlor | Argon | tabel

Catatan Fosfor (P)


• berupa nonlogam
• bervalensi banyak
• banyak ditemui dalam batuan fosfat anorganik dan dalam semua sel
hidup tetapi tidak pernah ditemui dalam bentuk unsur bebasnya.
• Fosforus amatlah reaktif, memancarkan pendar cahaya yang lemah
ketika bergabung dengan oksigen, ditemukan dalam berbagai
bentuk, dan merupakan unsur penting dalam makhluk hidup.
Kegunaan fosforus yang terpenting adalah dalam pembuatan pupuk,
dan secara luas digunakan dalam bahan peledak, korek api, kembang
api, pestisida, odol, dan deterjen.
Sifat umum :
a. Fosfor mudah reaksi dengan oksigen membentuk oksidanya
P4 + 5O2 2P2O5
b. Oksida fosfor dengan air membentuk asam fosfat
P2O5 + 3H2O 2H3PO4
Natrium | Magnesium | Aluminium | Silikon | Fosfor | Sulfur | Chlor | Argon | tabel

Perbedaan fosfor merah dan fosfor putih Fosfor (P)


No. Sifat-sifat Fosfor merah Fosfor putih
1 Bentuk kristal Amorf Tetrahedron
2 Titik didih Menyublim tanpa 280°C
meleleh pada 420°C

3 Titik lebur >44°C 44,1°C


4 Massa jenis 2,05 – 2,34 g/cm3 1,83 g/cm3
5 Kelarutan Tidak larut pada Larutan dalam CS2
pelarut eter ATAU TERPENTIN,
terpentin, atau CS2 TETAPI TIDAK
LARUT DALAM AIR

6 Sifat racun Tidak beracun Beracun


7 Kereaktifan Tidak reaktif Sangat reaktif harus
simpan dalam air

8 Sifat dalam gelap Tidak bersinar bersinar


Natrium | Magnesium | Aluminium | Silikon | Fosfor | Sulfur | Chlor | Argon | tabel

Kegunaan Fosfor (P)


•Fosforus putih untuk pembuatan asam sulfat.
•Fosforus merah untuk korek api.
•Sebagai bahan dasar pada pembuatan pupuk fosfat dan
superfosfat, amohpos, atau NPK di industri pupuk

Pembuatan fosfor

Proses wohler
Ca3(PO4)2 + SiO2 6CaSiO3 + P4O10

P4O10 + 10C P4 + 10CO


Natrium | Magnesium | Aluminium | Silikon | Fosfor | Sulfur | Chlor | Argon | tabel

Sulfur (S)
Sifat Fisis

Nomor atom : 16
Konfigurasi e- : [Ne] 3s2 3p 4
Jari-jari atom : 1,04 Å ;

Titik Didih : 44.67 C


Titik Leleh : 119 C
Elektronegatifitas: 2,58
Energi Ionisasi : 999.6 kJ/mol
Tingkat Oks. Max : 6+
Wujud : Padat
Natrium | Magnesium | Aluminium | Silikon | Fosfor | Sulfur | Chlor | Argon | tabel

Kegunaan Sulfur (S)


•Dipakai sebagai bahan dasar pembuatan asam sulfat
•Digunakan dalam baterai
•Dipakai pada fungisida dan pembuatan pupuk
•Digunakan pada korek dan kembang api
•Digunakan sebagai pelarut dalam berbagai proses
•Elektrolit accu
•Tawas
•Pupuk ZA (NH4)SO4

•Gips MgSO4
•Obat pencahar / garam inggris
•Bahan vulkanisasi karet
•Seng sulfida digunakan sebagai bahan pelapis pada layar televisi
Natrium | Magnesium | Aluminium | Silikon | Fosfor | Sulfur | Chlor | Argon | tabel

Catatan Sulfur (S)


-Zat murninya tidak berbau dan tidak berasa
-Secara alami banyak terdapat di gunung berapi
-Komponen murninya tidak beracun namun senyawa yang terbentuk
kebanyakan berbahaya bagi manusia
-Senyawa sulfur yang utama adalah SO2, dan SO3. SO2 berupa gas yang
mudah larut dalam air sehigga menyebabkan hujan asam
-Efek yang ditimbulkan dapat sikurangi dengan cara
melewatkan air yang terkontaminasi pada padatan CaCO3.
-SO3 merupakan bahan utama membuat asam sulfat
-SO3 diperoleh dari oksidasi SO2 dengan katalis vanadium
Natrium | Magnesium | Aluminium | Silikon | Fosfor | Sulfur | Chlor | Argon | tabel

Chlor (Cl)
Sifat Fisis

Nomor atom : 17
Konfigurasi e- : [Ne] 3s2 3p 5
Jari-jari atom : 0,99 Å ;
Titik Didih : -34.6 C
Titik Leleh : -100.98 C
Elektronegatifitas: 3.16
Energi Ionisasi : 1251.1 kJ/mol
Tingkat Oks. Max : 7+
Wujud : gas
Natrium | Magnesium | Aluminium | Silikon | Fosfor | Sulfur | Chlor | Argon | tabel

Kegunaan Chlor (Cl)


•Dipakai pada proses pemurnian air
•Cl2 dipakai pada disinfectan
•KCl digunakan sebagai pupuk
•ZnCl2 digunakan sebagai solder

•NH4Cl digunakan sebagai pengisi batere


•Digunakan untuk menghilangkan tinta dalam proses daur ulang kertas
•Dipakai untuk membunuh bakteri pada air minum
•Dipakai pada berbagai macam industri
•PVC, polimer viniklorida
•Klorat dan perklorat untuk bahan peledak dan roket
Natrium | Magnesium | Aluminium | Silikon | Fosfor | Sulfur | Chlor | Argon | tabel

Chlor (Cl)
Catatan
•Merupakan gas diatomik bewarna kehijauan
•Termasuk gas yang beracun
•Dalam bentuk padat dan cair merupakan oksidator yang
kuat
•Mudah bereaksi dengan unsur lain
•Merupakan zat yang paling banyak terkandung di air laut
•Diperoleh dengan cara mengelektrolisis larutan NaCl
Natrium | Magnesium | Aluminium | Silikon | Fosfor | Sulfur | Chlor | Argon | tabel

Sifat-sifat kimia Chlor (Cl)


•Klorin merupakan unsur nonlogam yang sangat reaktif
terhadap logam
•Klorin bereaksi hebat dengah hirogen dan
menghasilkan ledakan jika berada di bawah sinar
matahari. Dalam keadaan gelap reaksi ini berjalan
lambat
•Dengan asam hipoklorit (HClO), klorin bereaksi dengan
lambat. Reaksi ini menghasilkan oksigen dan ozon.
Cl2 + H2O H+ + Cl- +HClO
2HClO 2H+ + 2Cl- + O2
Natrium | Magnesium | Aluminium | Silikon | Fosfor | Sulfur | Chlor | Argon | tabel

Argon (Ar)
Sifat Fisis

Nomor atom : 18
Konfigurasi e- : [Ne] 3s2 3p 6
Jari-jari atom : 0.97 Å
Titik Didih : -185.7 C
Titik Leleh : -189.2 C
Elektronegatifitas: -
Energi Ionisasi : 1520.5 kJ/mol
Tingkat Oks. Max : -
Wujud : gas
Natrium | Magnesium | Aluminium | Silikon | Fosfor | Sulfur | Chlor | Argon | tabel

Kegunaan Argon (Ar)


•Sebagai pengisi bola lampu karena Argon tidak bereaksi dengan kawat
lampu
•Dipakai dalam industri logam sebagai inert saat pemotongan dan
proses lainnya
•Untuk membuat lapisan pelindung pada berbagai macam proses
•Untuk mendeteksi sumber air tanah
•Dipakai dalam roda mobil mewah
•Pembuatan silikon
•Lampu bohlam (pink dan biru)
Natrium | Magnesium | Aluminium | Silikon | Fosfor | Sulfur | Chlor | Argon | tabel

Catatan Argon (Ar)


•Merupakan gas yang tidak bewarna dan berasa
•Tidak reaktif seperti halnya gas mulia yang lain
•Dapat diperoleh dengan cara memaskan udarea dengan

CaC2
•Terdapat sekitar 1% argon di atmosfer
•Terbentuk di atmosfer sebagai akibat dari proses sinar
kosmik
Natrium | Magnesium | Aluminium | Silikon | Fosfor | Sulfur | Chlor | Argon | tabel

Tabel Perbandingan
Unsur
Sifat
Na Mg Al Si P S Cl Ar

Nomor atom 11 12 13 14 15 16 17 18

No massa 23 24 27 28 31 32 35,5 40

Jari-jari ( Å ) 2,23 1,72 1,82 1,46 1,23 1,09 0,97 0,88

Titik Didih 892 1107 2467 2355 280 445 -35 -186

Titik Lebur 98 651 660 1410 44 119 -101 -189

Energi Ionisiasi 495 738 577 787 1060 1000 1260 1520
Elektronegitifitas 1,00 1,25 1,45 1,74 2,05 2,45 2,85 -
Tingkat Oks.
+1 +2 +3 +4 +5 +6 +7 -
Max
Wujud padat padat padat padat padat padat gas Gas

Back
Natrium | Magnesium | Aluminium | Silikon | Fosfor | Sulfur | Chlor | Argon | tabel

Energi ionisasi -> Ar


Keelektronegatifan -> Cl
Asam -> Cl
Oksidator -> Cl

Jari2 Atom -> Na


Logam -> Na
Basa -> Na
Konduktor -> Na
Reduktor ->Na

Kemiripan sifat diagonal


Kemiripan Sifat Diagonal
Li Be B C
Na Mg Al Si
• Li dan Mg mudah bereaksi dengan Nitrogen di udara .
hasil pembakaran Li : Li2O dan Li3N
• Be dan Al bersifat Amfoter, yakni bisa menghasilkan
asam dan basa, Be(OH)2, H2BeO2, Al(OH)3, HAlO2 .
• B dan Si bersifat Metalloid, yaitu unsur non logam
mempunyai sifat2 fisik logam (mangkilap,
menghantarkan listrik, dapat ditempa END
1. Sifat dibawah ini yang semakin
berkurang (makin kecil) dari kiri
ke kanan dalam periode ketiga
adalah…

a. Energi ionisasi
b. Keelektronegatifan
c. Sifat konduktor
d. Sifat oksidator
e. Sifat asam
2. Sifat unsur periode ketiga yang
makin bertambah dari kiri ke kanan
adalah…

a. Jari-jari atom
b. Basa
c. Sifat logam
d. Bilangan oksidasi maksimum
e. Sifat reduktor
3. Unsur periode kedua yang sifatnya
mirip dengan silikon adalah…

a. Berilium
b. Litium
c. Magnesium
d. Aluminium
e. Boron
4. Unsur periode ketiga yang memiliki
titik leleh paling tinggi…

a. Magnesium
b. Silikon
c. Aluminium
d. Natrium
e. Argon
5. Unsur yang memiliki sifat
pengoksidasi paling kuat adalah…

a. Cl
b. P
c. Mg
d. Na
e. Si
6. Unsur periode ketiga yang sifatnya
amfoter adalah…

a. Mg
b. Al
c. Cl
d. Ar
e. Si
7. Unsur periode ketiga yang
dipergunakan sebagai bahan
semikonduktor adalah…

a. Si
b. S
c. Ar
d. Cl
e. Al
8. Unsur yang dipakai untuk pembuatan
ester adalah …

a. Na
b. Mg
c. Al
d. P
e. Ar
9. Diketahui empat unsur periode
ketiga, yaitu P, Mg, Cl dan Na. Urutan
unsur-unsur tersebut berdasarkan
sifat pereduksinya adalah …

a. Na, Cl, Mg, P


b. Cl, P, Mg, Na
c. Cl, P, Na, Mg
d. P, Cl, Na, Mg
e. Na, Mg, P, Cl
10. Di antara unsur periode ketiga
dibawah ini yang memiliki sifat
basa paling kuat adalah …

a. Al
b. Mg
c. P
d. Na
e. Ar
11. Unsur periode ketiga dibawah ini
yang merupakan unsur logam
adalah …

a. Al, P, S
b. Cl, S, Si
c. Cl, P, S
d. Al, Mg, Si
e. Al, Mg, Na
12. Pada pembakaran logam
magnesium di udara, akan
terbentuk …

a. MgO
b. Mg3N2
c. Mg2N3
d. MgO dan Mg3O2
e. MgO dan Mg2O3
13. Unsur periode ketiga dibawah ini
yang berwujud gas pada suhu
ruangan adalah …

a. Mg dan Ar
b. Mg dan Cl
c. P dan Si
d. Cl dan Si
e. Cl dan Ar
14. Asam berikut yang paling mudah
melepaskan ion hidrogen adalah…

a. H3PO4
b. HAIO2
c. HClO4
d. H2SiO3
e. H2SO4
15. Urutan kelompok unsur-unsur periodik
ketiga dari kiri ke kanan adalah …

a. logam - metaloid - non logam - gas mulia


b. logam - non logam - metalloid – gasmulia
c. logam - metalloid - gas mulia - non logam
d. metalloid – logam - non logam – gas mulia
e. metalloid – logam - gas mulia - non logam
Thank You For Joining Our Presentation