P. 1
Proses Administrasi Bisnis Perkebunan

Proses Administrasi Bisnis Perkebunan

|Views: 3,905|Likes:
Dipublikasikan oleh erfan

More info:

Published by: erfan on Dec 21, 2009
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/15/2013

pdf

text

original

Metode praktek yang penulis gunakan adalah sebuah metode mengumpulkan data yang
sesuai dengan keadaan yang sebenarnya sehingga dapat memberikan penge-
tahuan yang sebelumnya yang kemudian dapat ditarik kesimpulan. Tehnik me
ngumpulkan data yang penulis lakukan yaitu dengan cara :

a. Pengamatan kegiatan

Praktek Kerja Lapang ini bertujuan untuk mengetahui secara langsung sistem
administrasi yang kemudian dipelajari untuk disesuaikan dengan Standard
Operating Procedure
atau SOP perusahaan.

b. Penghayatan kegiatan

Penghayatan kegiatan dengan cara turut serta berperan melaksanakan kegiatan
administrasi perusahaan.

c. Diskusi

Diskusi yang dilakukan yaitu dengan cara tanya jawab, dengan personil yang
berkaitan dengan pekerjaan yang di lakukannya.

d. Studi pustaka dan pengumpulan atau pencatatan data perusahaan

Studi pustaka dan pengumpulan atau pencatatan data perusahaan dengan cara
mengumpulkan bahan bahan dari berbagai sumber dan mempelajari literatur-
literatur dari perusahaan perkebunan sendiri, yang berhubungan dengan topik
pembahasan untuk memperoleh dasar teoritis.

Muchammad Erfan/doc.2008.LPP Yogya

8

BAB II
GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN

2.1 Sejarah Perusahaan
2.1.1 Proses Pendirian

Sejarah perusahaan Pabrik Gula Padjarakan, menurut Jaarboek
Suikerfabrikanten Op Java 1913/14 Pabrik Gula Padjarakan didirikan pada Tahun
1830, pada jaman Pemerintahan Hindia Belanda, oleh suatu perusahaan Belanda
yang bernama Anemaet & Co. Tempat kedudukan Pabrik Gula Padjarakan adalah
di desa Sukokerto Kecamatan Padjarakan Kabupaten Probolinggo Propinsi Jawa
Timur.

Sejak didirikan sampai kedatangan Jepang di Indonesia ± Tahun 1942
tidak ada catatan / dokumen yang pasti yang dapat menceritakan riwayat Pabrik
Gula Padjarakan. Selama Pemerintahan Jepang di indonesia ± Tahun 1942 s/d
1945, Pabrik Gula Padjarakan tidak beroperasi, bahkan komplek perumahan
Pabrik Gula Padjarakan di jadikan markas tentara Jepang, sehingga sejak masa
pemerintahan Jepang tersebut Pabrik Gula Padjarakan tidak aktif beroperasi, yang
akhirnya berakibat sebagian besar mesin-mesinnya banyak yang rusak.
Baru mulai Tahun 1948 tepatnya menurut dokumen yang ada Tanggal 23
Desember Tahun 1948, Pabrik Gula diambil alih oleh Javanch Kultur Matchappy
N.V dan mulai di bangun kembali. Karena Pabrik sudah berhenti selama ± 6
Tahun, maka dengan perbaikan yang memakan waktu ± 3 Tahun akhirnya pada
masa giling Tahun 1951 Pabrik Gula Padjarakan baru dapat mulai beroperasi
kembali, sebagai pabrik swasta milik orang Belanda.
Dalam rangka perjuangan masuknya Irian Barat ke wilayah Republik
Indonesia maka dengan surat Penguasa Militer / Menteri Pertahanan No.1063/
PMT/1957 Tanggal 5 Desember 1957 perusahaan milik Belanda diambil alih oleh
Pemerintah Republik Indonesia (termasuk PG Padjarakan) dan di beri nama
Perusahaan Perkebunan Negara Baru atau di singkat PPN Baru.
Pada Tahun 1960 diadakan penggabungan antara Perusahaan Perkebunan
dalam lingkup PPN Lama dengan PPN baru menjadi suatu Lembaga Badan
Pimpinan Umum urusan Perkebunan Negara di singkat BPU-PPN berkedudukan
di Jakarta dengan perwakilan BPU - PPN Jawa Timur Surabaya.
Pada Tahun 1963 diadakan reorganisasi menjadi BPU-PPN Gula Jawa

Timur Inspeksi Daerah VII.

Pada Tahun 1963 diadakan reorganisasi lagi atas dasar Peraturan
Pemerintah No 13 Tahun 1968 dari BPU-PPN Gula Jawa Timur Inspeksi Daerah
VII menjadi PNP XXIV (Perusahaan Negara Perkebunan XXIV Pabrik Gula
Padjarakan).

Muchammad Erfan/doc.2008.LPP Yogya

9

Pada Tahun 1974 dengan Peraturan Pemerintah No.44 Tahun 1974
Tanggal 13 Desember 1974 di reorganisasi lagi dari PNP XXIV PG Padjarakan
menjadi PTP XXIV (Persero) PG Padjarakan.
Pada Tahun 1975 dengan Peraturan Pemerintah No.15 Tahun 1975
Tanggal 28 April 1975 diadakan penggabungan antara PTP XXIV dengan PTP
XXV menjadi PTP XXIV-XXV (Persero) yang mana sampai dengan saat ini
masih tetap dengan nama PTP XXIV-XXV (Persero) Pabrik Gula Padjarakan.
Pada Tahun 1997 diadakan reorganisasi kembali menjadi PTPN XI
(Persero) yang merupakan penggabungan dari PTP XX (Persero) dengan PTP
XXIV-XXV (Persero) sampai sekarang masih tetap dengan nama PTP Nusantara
XI (Persero) PG. Padjarakan.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->