Anda di halaman 1dari 27

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

(RPP)
SEKOLAH : SMK KP MARGAHAYU
MATA PELAJARAN : PRAKARYA DAN KEWIRAUSAHAAN (KERAJINAN)
KELAS/SEMESTER : XI/SATU
MATERI POKOK : PRODUK KERAJINAN DARI BAHAN LUNAK DAN
PENGEMASANNYA
ALOKASI WAKTU : 2 X 2 JP

Kompetensi Inti (KI) :
1. Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya
2. Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli, (gotong royong,
kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan proaktif dan menunjukkan sikap sebagai bagian
dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial
dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.
3. Memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural berdasarkan
rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan
wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan
kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai
dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah
4. Mengolah, menalar dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan
pengembangan dari yang dipelajarinya dari sekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan
metoda sesuai kaidah keilmuan


Kompetensi Dasar (KD)
3.1 Memahami desain produk dan pengemasasan karya kerajinan dari bahan lunak berdasarkan
konsep berkarya dengan pendekatan budaya setempat dan lainnya.
4.1 Mendesain produk dan pengemasan karya kerajinan dari bahan lunak berdasarkan konsep
berkarya dengan pendekatan budaya setempat dan lainnya.
Indikator
- Mengidentifikasi berbagai hasil kerajinan tangan berasal dari bahan lunak
- Memahami hasil kerajinan lunak dengan pendekatan budaya setempat
- Menerapkan konsep budaya setempat dalam pembuatan kerajinan berbahan lunak
- Menggali berbagai konsep budaya setempat yang berkaitan dengan karya kerajinan berbahan dasar
lunak
Tujuan Pembelajaran
- Mencari informasi berbagai hasil karya kerajinan berbahan dasar lunak
- Melihat gambar kerajinan bahan dasar lunak yang sesuai dengan konsep budaya setempat
- Mengetahui pengaruh konsep budaya setempat pada hasil karya kerjinan berbahan dasar lunak
- Menyebutkan peranan kerajinan bernbahan dasar lunak dlam kehidupan sehari-hari masyarakat
Materi Pokok
Produk kerajinan dari bahan lunak dan pengemasannya, meliputi:
1. Kerajinan dari bahan lunak (tanah liat, bubur koran, playdought, gips, dll)
2. Aneka karya kerajinan dari bahan lunak
3. Fungsi karya kerajinan dari bahan lunak
4. Unsur estetika dan ergonomis karya kerajinan
5. Motif ragam hias pada kerajinan dari bahan lunak
6. Teknik pembuatan benda kerajinan dari bahan lunak diantaranya : cetak, dengan tangan, putar, dll
7. Pengemasan karya kerajinan dari bahan luna
Metode Pembelajaran




Sumber Belajar :
Contoh karya kerajinan dengan berbahan dasar lunak (tanah liat, bubur koran, playdought, gips,
dll).
Aneka bahan untuk kerajinan berbahan dasar lunak.
Buku pelajaran, buku referensi yang relevan, majalah, koran, hasil penelitian, audio-visual,
media maya (internet) dan desain produksi dan pengemasan karya kerajinan berbahan dasar
lunak dengan pendekatan budaya setempat.
Langkah Kegiatan/Skenario Pembelajaran
Setelah menjelaskan semua indikator dan tujuan pembelajaran dan hasil akhir dari pembelajaran
ini, siswa mengikuti mencari informasi produk kerajinan berbahan dasar lunak dan pengemasannya,
melihat gambar beberapa desain produk kerajinan berbahan dasar sederhana, menyimak contoh
beberapa desain karya kerajinan berbahan dasar sesuaikan dengan fasilitas yang tersedia, berdiskusi
secara kelompok cara desain karya kerajinan berbahan dasar lunak dengan peralatan yang disesuaikan
dengan fasilitas yang tersedia, berdiskusi kelas cara desain karya kerajinan berbahan dasar dengan
berbagai teknik.
Melalui praktik siswa dapat menggunakan mendesain karya kerajinan, menyajikan produknya,
membuat produk karya kerajinan berbahan dasar lunak dengan berbagai teknik konstruksi, membuat
laporan tertulis, mempresentasikan hasil prakrik dan bekerja dengan teliti, jujur, dan penuh tanggung
jawab.
Selama proses pembelajaran dilakukan penilaian proses pada aktivitas di kelas dan hasil tugas mandiri.

Pertemuan
Rincian Pembagian Waktu
Pendahuluan
psi (Guru bertanya Sebutkan contoh hasil karya kerajinan berbahan dasar lunak, apa saja
yang bisa digunakan untuk bahan kerajinan berbahan dasar lunak)
) 15 menit

Memberi contoh tentang manfaat mempelajari produk desain karya kerajinan berbahan dasar
lunak dan pengemasannya

besar materi tentang desain produk dan pengemasasan karya kerajinan berbahan dasar
lunak


Kegiatan Inti
Mengamati:
Melakukan pengamatan dengan cara membaca dan menyimak dari kajian literatur/media tentang
pengetahuan kerajinan dari bahan lunak, jenis bahan dasar, alat, teknik, dan prosedur pembuatan
karya kerajinan dari bahan lunak agar terbangun rasa ingin tahu dan menunjukkan motivasi internal.
Menanya:
Menggali informasi dan diskusi tentang aneka karya yang berkaitan dengan fungsi karya, bahan dasar,
alat, teknik dan prosedur pembuatan kerajinan dari bahan lunak dan usaha kerajinan dari bahan lunak
yang berkembang di wilayah setempat sehingga dapat mensyukuri anugerah Tuhan, terbangun rasa
ingin tahu sehingga bangga/cinta pada tanah air.
Melakukan konsultasi dengan guru dan sumber belajar lainnya dalam membuat rancangan gagasan
(desain) kerajinan dari bahan lunak untuk menemukan konsep.
Mengumpulkan Data
Melakukan kegiatan observasi dengan teknik wawancara tentang pengetahuan motif ragam hias
daerah, bahan, alat , teknik dan prosedur pembuatan karya kerajinan dari bahan lunak serta tentang
keberhasilan dan kegagalan wirausaha kerajinan dari bahan lunak yang ada di wilayah setempat agar
terbangun rasa ingin tahu, bersikap santun, bangga/cinta tanah air dan bersyukur sebagai warga
bangsa.
Mengasosiasi
Menyimpulkan dan membuat laporan hasil pengamatan/kajian literatur tentang pengetahuan, bahan,
alat, teknik, dan proses yang digunakan pada pembuatan karya kerajinan dari bahan lunak yang ada
dilingkungan wilayah setempat atau nusantara.
Mengamati dan merekonstruksi model karya kerajinan dari bahan lunak dan mengidentifikasi bahan
yang digunakannya untuk melatih rasa ingin tahu, ketelitian, dan rasa syukur terhadap anugerah
kepandaian dari Tuhan yang diberikan oleh pengrajin
Melakukan eksperimen terhadap berbagai bahan dan teknik yang akan digunakan sebagai karya
kerajinan dari bahan lunak dan menampilkan semua hasil temuan dalam buku rancangan (ditempel dan
diberi komentar, peserta didik, kawan, dan guru).
Membuat rancangan gagasan dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk kegiatan pembuatan karya
kerajinan dari bahan lunak dan pengemasannya berdasarkan orisinalitas ide yang jujur, sikap percaya
diri dan mandiri.
Membuat laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang
mendeskripsikan pengetahuan,alat, teknik bahan, dan proses pembuatan karya dan pengemasan
kerajinan dari bahan lunak dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/
konseptual dan prosedura
Mengkomunikasikan
Memaparkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang pengetahuan,alat, teknik bahan, dan proses
pembuatan karya dan pengemasan kerajinan dari bahan lunak, serta tentang keberhasilan dan
kegagalan wirausaha pembuatan karya tersebut yang ada dilingkungan wilayah setempat atau
nusantara.
Mempresentasikan dengan tujuan untuk mengevaluasi/menguji hasil rancangan gagasan (desain)
karya kerajinan dari bahan lunak untuk memperlihatkan kejujuran dalam berkarya.
Penutup
siswa menyimpulkan aneka jenis bahan lunak yang digunakan sebagai bahan kerajinan
aneka jenis bahan kerajinan berbahan dasar lunak

Penilaian Tugas Kelompok/Diskusi, tentang:
1. Aneka jenis bahan lunak yang dapat digunakan sebagai karya kerajinan
2. Pengetahuan, bahan, alat, teknik, dan proses yang digunakan pada pembuatan karya kerajinan
berbahan dasar lunak
3. Aspek yang dinilai:
a. Apresiasi
kemampuan mengidentifikasi jenis kerajinan berbahan dasar lunak di wilayah setempat dan
langkah-langkah pembuatannya, menunjukkan standar produk kerajinan berbahan dasar lunak.
b. Keruntutan berpikir
Kemampuan melaksanakan kerja berdasarkan standar kerja untuk memperoleh produk unggul
c. Pilihan kata
Dalam mengutarakan pendapat dan kualitas gagasan yang akan diimplementasikan dalam
pembuatan desain produk dan pengemasan kerajinan berbahan dasar lunak.
d. Penyusunan laporan
Hasil kerja yang sesuai dengan prinsip yang telah disepakati sebelumnya.
e. Perilaku
Mempunyai sikap jujur yang ditunjukkan oleh kelugasan mengutarakan pendapat, sikap terbuka
dalam menerima masukan dan koreksi
Penilaian Pengamatan, tentang:
1. Ketekunan menyimak masalah dari kajian literatur/media tentang: pengetahuan, pengertian, bahan,
alat, teknik, dan proses pembuatan karya kerajinan berbahan dasar lunak yang ada di lingkungan
wilayah setempat
2. Mengevaluasi/menguji hasil karya kerajinan berbahan dasar lunak
3. Aspek yang dinilai:
1. Kerincian
menyusun laporan dan hasil rekonstruksi kerja kerajinan berbahan dasar lunak berdasarkan prinsip
kerja.
2. Ketepatan pengetahuan kerja terhadap teori dan keselamatan kerja
3. Pilihan kata
Mengutarakan pendapat dan kualitas gagasan yang akan diimplementasikan dalam pembuatan
desain produk kerajinan berbahan dasar lunak
4. Keativitas bentuk laporan
Kemampuan membuat bentuk laporan yang menarik
5. Perilaku
mempunyai sikap jujur yang ditunjukkan oleh kelugasan mengutarakan pendapat, sikap terbuka
dalam menerima masukan dan koreksi
Penilaian Kinerja/ Pembuatan Karya, tentang:
1. Rancangan gagasan dalam bentuk gambar sketsa/tertulis untuk kegiatan pembuatan karya kerajinan
berbahan dasar lunak
2. Pembuatan karya dan pengemasan karya kerajinan berbahan dasar dengan cara/teknik dan prosedur
yang tepat
3. Laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan
pengetahuan, bahan, alat, teknik, dan proses pembuatan dengan tampilan menarik terhadap karya
kerajinan tekstil yang dibuatnya
4. Aspek yang dinilai
a. Proses pembuatan 50%
- Ide gagasan
- Kreativitas
- Kesesuaian materi, teknik dan prosedur
b. Produk jadinya 35%
- Uji karya
- Kemasan
- Kreativitas bentuk laporan
- Presentasi
c. Sikap 15%
- Mandiri
- Disiplin
- Tanggung jawab
Sumber/Referensi
- Buku Pegangan Kurikulum 2013
- Gambar-gambar



PENILAIAN
No Aspek yang dinilai Teknik Penilaian Waktu Penilaian
1. Sikap
a Terlibat aktif dalam pembelajaran sikap
dan perilaku kerja prestatif.
b. Bekerjasama dalam kegiatan
kelompok.
c. Toleran terhadap proses pemecahan
masalah yang berbeda dan kreatif.
Pengamatan
(terlampir)
Selama pembelajaran dan saat
diskusi
2. Pengetahuan
Pengertian sikap dan perilaku kerja
prestatif.
Ciri-ciri karakteristik sikap dan perilaku
kerja prestatif.
Prinsip sikap dan perilaku kerja prestatif.

Pengamatan dan
tes
(terlampir)

Penyelesaian tugas individu
dan kelompok
3.

Keterampilan
Terampil menerapkan konsep/prinsip dan
strategi pemecahan masalah yang relevan
yang berkaitan dengan sikap dan perilaku
kerja prestatif.
Pengamatan
(terlampir)
Penyelesaian tugas (baik
individu maupun kelompok) dan
saat diskusi

PENILAIAN SIKAP
1. Nama Siswa :
2. Kelas/Semester : XI/1
3. Mata Pelajaran : Prakarya dan Kewirausahaan.
4. Topik : Sikap dan Perilaku Kerja Prestatif

Sikap yang dinilai Selalu Sering Kadang-kadang Jarang Tidak Pernah
Aktif
Bekerjasama
Percaya Diri
Toleransi
Displin
Jujur

PENILAIAN KETERAMPILAN
Bubuhkan tanda pada kolom-kolom sesuai hasil pengamatan.


NO NAMA SISWA
Keterampilan Keterampilan Keterampilan Keterampilan
Menerapkan
konsep/prinsip dan
strategi pemecahan
masalah soal no 1
Menerapkan
konsep/prinsip
dan strategi
pemecahan
masalah soal no 2
Menerapkan
konsep/prinsip
dan strategi
pemecahan
masalah soal no 3
Menerapkan
konsep/prinsip
dan strategi
pemecahan
masalah soal no 4
TT KT T ST TT KT T ST TT KT T ST TT KT T ST
1

2
3

4
5

6
7

8
9
10
11

Keterangan:
- TT : Tidak terampil
- KT : Kurang terampil
- T : Terampil
- ST : Sangat terampil







RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)

SEKOLAH : SMK KP MARGAHAYU
MATA PELAJARAN : PRAKARYA DAN KEWIRAUSAHAAN (KERAJINAN)
KELAS/SEMESTER : XI/SATU
MATERI POKOK : MENDESAIN PEMANGKIT LISTRIK SEDERHANA
ALOKASI WAKTU : 2 X 2 JP

Kompetensi Inti (KI)
1. Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya
2. Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (gotong royong,
kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan pro-aktif dan menunjukkan sikap sebagai bagian
dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial
dan alam serta dalam menenpatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.
3. Memahami, menerapkan dan menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, dan prosedural dan
metakognitif berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan teknologi, seni budaya, dan
humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait
penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian
yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah.
4. Mengolah, menalar dan menyaji berbagai hal dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan
pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, bertindak secara efektif dan kreatif
serta mampu menggunakan metode sesuai kaidah keilmuan.
Kompetensi Dasar
3.3 Memahami proses produksi rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana di wilayah setempat
melalui pengamatan dari berbagai sumber
4.1 Mendesain proses produksi karya rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana berdasarkan
identifikasi kebutuhan sumber daya, teknologi, dan prosedur berkarya dengan pendekatan budaya
setempat dan lainnya
Indikator
- Mengidentifikasi proses pembangkit listrik sederhana
- Memahami prinsip pembangkit listrik dengan peralatan yang ada di sekitar masyarakat
- Memahami proses terjadinya aliran listrik dengan menggunakan sumber daya
Tujuan Pembelajaran
- Memahami pembangkit listrik
- Mengetahui proses pengaliran listrik dari sumbernya
- Memahami fungsi listrik dengan berdasarkan kebut
Materi Pokok
Sumberdaya rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana, meliputi:
1. Identifikasi kebutuhan sumberdaya pada usaha rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana
2. Praktek rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana berdasarkan kebutuhan sumberdaya (6M
yaitu Man/manusia, Money/uang, Material/bahan), Machine/ peralatan, Method/cara kerja dan
Market/pasar) dan prosedur yang ditetapkannya (jenis, manfaat, teknik, dan penge-masan)
3. Resiko keberhasilan dan kegagalam dalam pengambilan keputusan
4. Dampak dari pengambilan keputusan (Alternatif perumusan solusi masalah berdasarkan hasil
analisis)han sumbe daya
5. Menerapkan keselamatan kerja
Metode Pembelajaran
trasi dan Eksperimen



Sumber Belajar :
Contoh pembangkit tenaga listrik.
Aneka bahan untuk pembangkit tenaga listrik.
Buku pelajaran, buku referensi yang relevan, majalah, koran, hasil penelitian, audio-visual,
media maya (internet) mengenai pembangkit listrik sederhana dengan pendekatan budaya
setempat.
Langkah Kegiatan/Skenario Pembelajaran
Setelah menjelaskan semua indikator dan tujuan pembelajaran dan hasil akhir dari pembelajaran
ini, siswa mengikuti mencari informasi pembangkit tenaga listrik sederhana, melihat gambar beberapa
desain pembangkit listrik sederhana, menyimak contoh beberapa desain pembangkit listrik disesuaikan
dengan fasilitas yang tersedia, berdiskusi secara kelompok cara pembangkit listrik sederhana dengan
peralatan yang disesuaikan dengan fasilitas yang tersedia, berdiskusi kelas cara mengenai pembangkit
listrik sederhana sesuai dengan peralatan yang ada.
Melalui praktik siswa dapat melihat contoh pembangkit listrik sederhana, memperlihatkan contoh
produknya, membuat laporan tertulis, mempresentasikan hasil prakrik dan bekerja dengan teliti, jujur, dan
penuh tanggung jawab.
Selama proses pembelajaran dilakukan penilaian proses pada aktivitas di kelas dan hasil tugas
mandiri.
Pertemuan
Rincian Kegiatan Waktu
Pendahuluan
psi (Guru bertanya pernahkah melihat pembangkit listrik, peralatan apa saja yang
digunakan)
ntasi (Guru menampilkan gambar yang berhubungan dengan materi pembangkit listrik) 15
menit

Memberi contoh tentang manfaat mempelajari pembangkit listrik sederhana

pembangkit listrik sederhana

enyampaikan tujuan pembelajaran
Kegiatan Inti
Mengamati:
Melakukan pengamatan dengan cara membaca dan menyimak dari kajian literatur/media tentang
proses produksi (teknik, bahan, alat), dan ketentuan keselamatan kerja pada rekayasa pembangkit
listrik sederhana agar terbangun rasa ingin tahu dan menunjukkan motivasi internal.
Menanya:
Menggali informasi yang berkaitan dengan pengertian produksi, proses produksi (teknik, bahan, alat),
dan keselamatan kerja pada rekayasa pembangkit listrik sederhana yang berkembang di tempat
produksi rekayasa setempat sehingga dapat mensyukuri anugerah Tuhan, terbangun rasa ingin tahu
dan bangga/cinta pada tanah air.
Melakukan konsultasi dengan guru dan sumber belajar lainnya dalam membuat rancangan gagasan
(desain) proses produksi (teknik, bahan, alat) dan ketentuan keselamatan kerja pada rekayasa sebagai
pembangkit listrik sederhana untuk menemukan konsep proses produksi.
Mengumpulkan Data
Melakukan kegiatan observasi dengan teknik wawancara tentang proses produksi (teknik, bahan, alat),
dan ketentuan keselamatan kerja pada rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana, serta tentang
keberhasilan dan kegagalan proses produksi di daerah setempat agar terbangun rasa ingin tahu,
motivasi internal, bersikap santun, bangga/cinta tanah air dan bersyukur sebagai warga bangsa.
Mengasosiasi
Menyimpulkan hasil pengamatan/kajian literatur tentang proses produksi (teknik, bahan, alat), dan
ketentuan keselamatan kerja pada rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana yang ada di daerah
setempat atau nusantara.
Membuat laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang
mendeskripsikan, proses produksi (teknik, bahan, alat), dan ketentuan keselamatan kerja pada
rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana yang ada di daerah setempat, serta pengemasannya
dengan tampilan menarik sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual.
Membuat rancangan gagasan (desain) dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk kegiatan proses
produksi (teknik, bahan, alat), dan ketentuan keselamatan kerja pada rekayasa sebagai pembangkit
listrik sederhana berdasarkan kesimpulan pengamatan/ kajian literatur, orisinalitas ide yang jujur, sikap
percaya diri dan mandiri.
Mengkomunikasikan
Memaparkan hasil pengamatan/kajian literatur tentangproses produksi (teknik, bahan, alat), dan
ketentuan keselamatan kerja pada rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana, serta tentang
keberhasilan dan kegagalan proses produksi tersebut dilingkungan wilayah setempat atau nusantara.
Mempresentasikan dengan tujuan untuk mengevaluasi/menguji hasil rancangan gagasan (desain)
proses produksi rekayasa sebagai pembangkit listrik sederhana untuk memperlihatkan kejujuran dalam
berkarya.
Penutup
pembangkit listrik secara sederhana


Penilaian Tugas Kelompok/Diskusi, tentang:
1. Aneka peralatan pembangkit listrik secara sederhana
2. Pengetahuan, bahan, alat, teknik, dan proses yang digunakan pada pembuatan pembangkit listrik
secara sederhana
3. Aspek yang dinilai:
a. Apresiasi
kemampuan mengidentifikasi jenis pembangkit listrik secara sederhana di wilayah setempat dan
langkah-langkah pembuatannya, menunjukkan pembangkit listrik secara sederhana.
b. Keruntutan berpikir
Kemampuan melaksanakan kerja berdasarkan standar kerja untuk memperoleh produk unggul
c. Pilihan kata
Dalam mengutarakan pendapat dan kualitas gagasan yang akan diimplementasikan dalam
pembangkit listrik secara sederhana
d. Penyusunan laporan
Hasil kerja yang sesuai dengan prinsip yang telah disepakati sebelumnya.
e. Perilaku
Mempunyai sikap jujur yang ditunjukkan oleh kelugasan mengutarakan pendapat, sikap terbuka
dalam menerima masukan dan koreksi
Penilaian Pengamatan, tentang:
1. Ketekunan menyimak masalah dari kajian literatur/media tentang: Pengetahuan, pengertian, bahan,
alat, teknik, dan proses pembangkit listrik secara sederhana yang ada di lingkungan wilayah
setempat
2. Mengevaluasi/menguji pembangkit listrik secara sederhana
3. Aspek yang dinilai:
1. Kerincian
menyusun laporan dan hasil rekonstruksi kerja pembangkit listrik secara sederhana berdasarkan
prinsip kerja.
2. Ketepatan pengetahuan kerja terhadap teori dan keselamatan kerja
3. Pilihan kata
Mengutarakan pendapat dan kualitas gagasan yang akan diimplementasikan dalam pembuatan
pembangkit listrik secara sederhana
4. Keativitas bentuk laporan
Kemampuan membuat bentuk laporan yang menarik
5. Perilaku
mempunyai sikap jujur yang ditunjukkan oleh kelugasan mengutarakan pendapat, sikap terbuka
dalam menerima masukan dan koreksi
Penilaian Kinerja/ Pembuatan Karya, tentang:
1. Rancangan gagasan dalam bentuk gambar sketsa/tertulis untuk kegiatan pembangkit listrik secara
sederhana
2. Pembuatan pembangkit listrik secara sederhana dengan cara/teknik dan prosedur yang tepat
3. Laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan
pengetahuan, bahan, alat, teknik, dan proses pembuatan dengan tampilan menarik terhadap
pembangkit listrik secara sederhana
4. Aspek yang dinilai
d. Proses pembahasan 50%
- Ide gagasan
- Kreativitas
- Kesesuaian materi, teknik dan prosedur
e. Produk laporan 35%
- Kreativitas bentuk laporan
- Presentasi
f. Sikap 15%
- Mandiri
- Disiplin
- Tanggung jawab
Sumber/Referensi
- Buku Pegangan Kurikulum 2013
- Gambar-gambar
PENILAIAN
No Aspek yang dinilai Teknik Penilaian Waktu Penilaian
1. Sikap
a Terlibat aktif dalam pembelajaran sikap
dan perilaku kerja prestatif.
b. Bekerjasama dalam kegiatan
kelompok.
c. Toleran terhadap proses pemecahan
masalah yang berbeda dan kreatif.
Pengamatan
(terlampir)
Selama pembelajaran dan saat
diskusi
2. Pengetahuan
Pengertian sikap dan perilaku kerja
prestatif.
Ciri-ciri karakteristik sikap dan perilaku
kerja prestatif.
Prinsip sikap dan perilaku kerja prestatif.

Pengamatan dan
tes
(terlampir)

Penyelesaian tugas individu
dan kelompok
3.

Keterampilan
Terampil menerapkan konsep/prinsip dan
strategi pemecahan masalah yang relevan
yang berkaitan dengan sikap dan perilaku
kerja prestatif.
Pengamatan
(terlampir)
Penyelesaian tugas (baik
individu maupun kelompok) dan
saat diskusi



PENILAIAN SIKAP
1. Nama Siswa :
2. Kelas/Semester : X/1
3. Mata Pelajaran : Prakarya dan Kewirausahaan.
4. Topik : Sikap dan Perilaku Kerja Prestatif

Sikap yang dinilai Selalu Sering Kadang-kadang Jarang Tidak Pernah
Aktif
Bekerjasama
Percaya Diri
Toleransi
Displin
Jujur

PENILAIAN KETERAMPILAN
Bubuhkan tanda pada kolom-kolom sesuai hasil pengamatan.


NO NAMA SISWA
Keterampilan Keterampilan Keterampilan Keterampilan
Menerapkan
konsep/prinsip dan
strategi pemecahan
masalah soal no 1
Menerapkan
konsep/prinsip dan
strategi pemecahan
masalah soal no 2
Menerapkan
konsep/prinsip dan
strategi pemecahan
masalah soal no 3
Menerapkan
konsep/prinsip dan
strategi pemecahan
masalah soal no 4
TT KT T ST TT KT T ST TT KT T ST TT KT T ST
1

2

3

4

5

6

7

8

9

10

11

Keterangan:
- TT : Tidak terampil
- KT : Kurang terampil
- T : Terampil
- ST : Sangat terampil

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
SEKOLAH : SMK KP MARGAHAYU
MATA PELAJARAN : PRAKARYA DAN KEWIRAUSAHAAN (KERAJINAN)
KELAS/SEMESTER : XI/SATU
MATERI POKOK : PROSES PRODUKSI REKAYASA PEMBANGKIT LISTRIK
SEDERHANA
ALOKASI WAKTU : 1 X 2 JP

Kompetensi Inti
Memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural berdasarkan rasa
ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humanioradengan wawasan
kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta
menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan
minatnya untuk memecahkan masalah

Kompetensi Dasar
Memahami Produk Produksi Rekayasa sebagai Pembangkit Listrik Sederhana di Wilayah Setempat
melalui Pengamatan dari berbagai sumber
Indikator :


askan fungsi Pembangkit Listrik
Tujuan Pembelajaran
Melalui proses mencari informasi, menanya, dan berdiskusi siswa dapat:


in Pembangkit Listrik Sederhana
Materi Pembelajaran
Fakta

Konsep
sesuaikan dengan fasilitas yang tersedia
Prinsip
k Sederhana, disesuaikan dengan fasilitas yang
tersedia
Prosedural

fasilitas yang tersedia
Metode Pembelajaran

skusi kelompok


Alat/Media/Bahan

(disesuaikan dengan materi yang akan diajarkan)

Langkah Kegiatan/Skenario Pembelajaran
Setelah menjelaskan semua indikator dan tujuan pembelajaran dan hasil akhir dari pembelajaran
ini, siswa mengikuti mencari informasi produk Pembangkit Listrik Sederhana, melihat gambar beberapa
desain Pembangkit Listrik Sederhana, menyimak contoh beberapa desain Pembangkit Listrik Sederhana
disesuaikan dengan fasilitas yang tersedia, berdiskusi secara kelompok cara desain Pembangkit Listrik
Sederhana denganPeralatan Miniatur disesuaikan dengan fasilitas yang tersedia, berdiskusi kelas cara
desain Pembangkit Listrik Sederhana dengan Peralatan Miniatur.
Melalui praktik siswa dapat menggunaan Peralatan Miniatur untuk desain Pembangkit Listrik
Sederhana, menyajikan produk Pembangkit Listrik Sederhana, membuat produk Pembangkit Listrik
Sederhana, membuat laporan tertulis, mempresentasikan hasil prakrik dan bekerja dengan teliti, jujur,
dan penuh tanggung jawab.
Selama proses pembelajaran dilakuan penilaian proses pada aktivitas di kelas dan hasil tugas
mandiri.
Pertemuan
Rincian Kegiatan Waktu
Pendahuluan
ah siswa sudah pernah mendengar istilah Pembangkit Listrik, apa
saja yang bisa dijadikan sumberPembangkit Listriik)
gambar yang berhubungan dengan materi Rekayasa) 15 menit
Rincian Kegiatan Waktu
manfaat mempelajari Pembangkit Listrik)

ng Rekayasa Pembangkit Listrik Sederhana)

enyampaikan tujuan pembelajaran
Kegiatan Inti
Mengamati
erapa sumber tentang pengertian Pembangkit Listrik

Guru menilai keterampilan siswa mengamati
Menanya
gambar dengan menjelaskan alat
yang diperlukan dan teknik yang digunakan
u mengenai berbagai fungsi dari Pembangkit Listrik
Sederhana

at dari berbagai sumber tentang pengertian Pembangkit Listrik
nya tentang fungsi dari Pembuatan pembangkit Listrik Sederhana
Mencoba
gan Pembangkit Listrik
Mengasosiasi
l, masing-masing terdiri atas 5 orang
endiskusikan pendapat para ahli mengenai pengertian dan Fungsi
dari Pembangkit Listrik
ndiskusikan berbagai PembangkitListrik Sederhana (setiap
kelompok berbeda pembahasan)
Mengomunikasikan
siswa dalam kerja kelompok dan membimbing/menilai keterampilan
menganalisis, menggunakan teoridan menyimpulkan data, serta menilai kemampuan siswa
memahamipengertian Pembangkit Listrik, serta fungsi dari Pembangkit Listrik 60 menit
Penutup
Proses Produksi Pembangkit Listrik Sederhana

Melaksanakan postes 15 menit

Penilaian
1. Mekanisme dan prosedur
Penilaian dilakukan dari proses dan hasil.
Penilaian proses dilakukan melalui observasikerja kelompok, kinerja presentasi, dan laporan tertulis.
Sedangkan penilaian hasil dilakukan melalui tes tertulis.
2. Aspek dan Instrumen penilaian
Instrumen observasi menggunakan lembar pengamatan dengan fokus utama pada aktivitas
dalam kelompok, tanggungjawab, dan kerjasama. Instrumen kinerja presentasi menggunakan lembar
pengamatan dengan fokus utama pada aktivitas peran serta, kualitas visual presentasi, dan isi presentasi
Instrumen laporan praktik menggunakan rubrik penilaian dengan fokus utama pada kualitas visual,
sistematika sajian data, kejujuran, dan jawaban pertanyaan. Instrumen tes menggunakan tes tertulis
uraian dan/atau pilihan ganda
Sumber/Referensi
Buku Pegangan Kurikulum 2013
Buku pembangkit ListrikIndonesia

Teknik Penilaian
No Aspek yang dinilai Teknik Penilaian Waktu Penilaian
1. Sikap
a Terlibat aktif dalam pembelajaran sikap
dan perilaku kerja prestatif.
b. Bekerjasama dalam kegiatan
kelompok.
c. Toleran terhadap proses pemecahan
masalah yang berbeda dan kreatif.
Pengamatan
(terlampir)
Selama pembelajaran dan saat
diskusi
2. Pengetahuan
No Aspek yang dinilai Teknik Penilaian Waktu Penilaian
Pengertian sikap dan perilaku kerja
prestatif.
Ciri-ciri karakteristik sikap dan perilaku
kerja prestatif.
Prinsip sikap dan perilaku kerja prestatif.
Pengamatan dan
tes
(terlampir)
Penyelesaian tugas individu
dan kelompok
3.

Keterampilan
Terampil menerapkan konsep/prinsip dan
strategi pemecahan masalah yang relevan
yang berkaitan dengan sikap dan perilaku
kerja prestatif.
Pengamatan
(terlampir)
Penyelesaian tugas (baik
individu maupun kelompok) dan
saat diskusi

PENILAIAN SIKAP
1. Nama Siswa :
2. Kelas/Semester : XI/1
3. Mata Pelajaran : Prakarya dan Kewirausahaan.
4. Topik : Sikap dan Perilaku Kerja Prestatif

Sikap yang dinilai Selalu Sering Kadang-kadang Jarang Tidak Pernah
Aktif
Bekerjasama
Percaya Diri
Toleransi
Displin
Jujur




PENILAIAN KOGNITIF
Tes tertulis
DAFTAR SOAL TEST PILIHAN GANDA
1. Wirausaha yang ingin sukses juga harus mawas diri dalam arti ..
a. Lebih mengenal kepribadiannya sendiri d. Pendidikannya harus relevan

b. Lebih mengenal orang lain e.Bertanggungjawab pada pekerjaannya.

c. Percaya diri yang tinggi

2. Bekerja pandai memperhitungkan resiko, mampu melihat peluang, dan dapat mencari solusi
sehingga dapat mencapai keuntungan adalah pengertian dari ..........

a. Kerja keras d. Kerja cerdas

b. Kerja ikhlas e. Kerja tuntas

c. Kerja mawas

3

Pendidikan yang cukup akan banyak menolong orang untuk berpikir secara ...........
a. Ilmiah, logis, dan analitis
b. Sekehendak hati
c. Percaya diri yang berlebihan
d. Serabutan
e. Seenaknya
4. Berikut ini yang termasuk dalam kerja tuntas adalah ..
a.Masih menyisakan masalah d. Kurang sempurna

b.Selesai setengah-setengah e. Ada keluhan-keluhan dari konsumen

c.Tidak ada pekerjaan yang tertunda

5. Manfaat perilaku kerja prestatif bagi wirausaha adalah .
a. Menurunkan etos kerja wirausaha.

b. Menghentikan proses kreatif dalam produksi.

c. Melenakan semangat wirausaha.

d. Meningkatkan kelancaran proses produksi.

e. Mempersulit wirausaha dalam menemukan solusi masalah.


Penilaian Keterampilan
Bubuhkan tanda pada kolom-kolom sesuai hasil pengamatan.

NO NAMA SISWA
Keterampilan Keterampilan Keterampilan Keterampilan
Menerapkan
konsep/prinsip
dan strategi
pemecahan
masalah soal no
1
Menerapkan
konsep/prinsip
dan strategi
pemecahan
masalah soal no
2
Menerapkan
konsep/prinsip
dan strategi
pemecahan
masalah soal no
3
Menerapkan
konsep/prinsip
dan strategi
pemecahan
masalah soal no
4
TT
K
T
T
S
T
T
T
K
T
T
S
T
T
T
K
T
T
S
T
T
T
K
T
T
S
T
1
2

3
4

5
6

7
8

9
10

11

Keterangan:
TT : Tidak terampil
KT : Kurang terampil
T : Terampil
ST : Sangat terampil