Anda di halaman 1dari 22

MAKALAH PERALATAN PEMBORAN DAN

PRODUKSI (FISHING TOOLS)


KELOMPOK 3
Arif Budi Nugroho 1111!"
Nur Aid# Afir#$i 111133
Ri%$# O&'#(i#$) 1111""
Ro**) M+ A,fi#$ 11113
-i,d#$ Adi')# -+ 111./
Sof)#$ Ardi#$ N+ 1!101
S1 TEKNIK PERMIN2AKAN
SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI MIN2AK DAN GAS BUMI
BALIKPAPAN
!1"
BAB I
PENDAHULUAN
1+1+ L#'#r B3,#&#$g
Salah satu kegiatan pemboran adalah operasi pemancingan (fishing).
Operasi pemancingan adalah kegiatan memancing (fishing) barang-barang
yang terlepas dan tertinggal didalam lubang. Peralatan yang tertinggal
didalam lubang bor disebut fish. Fish yang tertinggal atau jatuh dalam
lubang bor harus diambil karena kalau tidak diambil akan mengganggu
kelancaran operasi pemboran selanjutnya.
Jenis-jenis fish secara umum dapat dikelompokkan seperti pipa bor atau
pahat yang terjepit, pipa bor yang lepas atau patah, bit yang terlepas
seluruhnya atau sebagian jatuh kedalam lubang bor, casing yang terjepit,
pecah atau lepas, kabel REDA atau kabel logging yang putus, serta hand-
tools lainnya yang terjatuh kedalam lubang bor. Pada proses fishing tersebut,
jenis, ukuran, bentuk fish, situasi dan kondisi lubang bor akan banyak
menentukan cara pemancingan serta alat yang diperlukan.
Sebelum operasi pemancingan dimulai, kita harus menentukan dulu
perincian serta ciri-ciri dari fish tersebut serta kajian mengapa fish
tersebut dapat mengalami kejadian tersebut. Fishing job terjadi akibat
beberapa faktor, diantaranya karena faktor manusia, open hole testing,
faktor formasi, faktor deviation, dogleg, crooed hole dan faktor kegagalan
mekanis. aktor kegagalan mekanis dapat berupa kegagalan pompa,
kegagalan peralatan pengangkat, kegagalan peralatan ba!ah permukaan.
"ntuk operasi pemancingan, peralatan yang digunakan disebut fishing
tools. Fishing tool secara keseluruhan terbagi atas alat pancing itu sendiri
dan alat-alat pembantu untuk melaksanakan operasi pemancingan, termasuk
alat safet!nya agar rangkaian pancing tersebut tidak st"c dengan
sendirinya. Fishing tool berdasarkan cara pengambilan fishn!a ada yang
mengambil, dari dalam dan dari luar fish. #lat pancing dari dalam dan luar
fish ada yang bersifat #ati dan hid"p.
Fishing tools berdasarkan cara kerjanya dapat mengeluarkan fish
tanpa rusak berantakan dan ada yang mengeluarkan alat fish tetapi setelah
dihancurkan sepotong demi sepotong. $erdasarkan fungsinya fishing tools
terdiri atas catch tools, $ash over tools, force #"ltiplier tools, disenge#ent
tools, catch dan retrieving tools, dan fish destr"ction tools.
Jenis operasi fishing terbagi atas open hole fishing dan cased hole
fishing. $eberapa contoh prosedur fishing diantaranya adalah prosedur
memancing j"n, prosedur o"tside casing tool, drill o"t tools dan pipe
c"tter, prosedur pemancingan drill pipe dan pemancingan drill collar. %al
lain yang perlu diperhatikan dalam fishing operation adalah tentang
pertimbangan keekonomisan fishing. &engingat setiap operasi fishing tidak
selalu akan berhasil maka hal-hal mengenai perbandingan biaya operasi
fishing dengan biaya se!a rig harus dipertimbangkan untuk menentukan
keekonomisan operasi fishing tersebut.
1+! Tu4u#$ P35*u#'#$ M#&#,#h
#dapun tujuan yang hendak dicapai sehubungan dengan pembuatan
makalah ini adalah sebagai berikut '
(. &engetahui proses operasi fishing.
). &engetahui alasan mengapa dilakukan fishing tools
*. &engetahui prinsip kerja dari kegiatan fishing dan fishing tools.
+. &engetahui jenis-jenis fishing tools.
,. &engetahui cara mera!at fishing tools.
BAB II
DASAR TEORI
!+1 63$i% Fish
#da bermacam-macam jenis fish yang terdapat didalam lubang bor.
Jenis, ukuran, kekuatan atau co#pression stress dan tension fail"re alat-alat
yang akan dipancing tersebut serta bentuknya dapat bermacam-macam
bergantung dari situasi serta penyebab dari adanya fish tersebut '
(. Pipa bor (D%) atau pahat (&it) terjepit.
). Pipa bor (D%) lepas atau patah.
*. Pahat terlepas seluruhnya atau sebagian terjatuh kedalam lubang bor.
+. Pipa selubung (casing) terjepit, pecah atau lepas.
,. -abel s$ab, kabel logging atau kabel REDA yang putus.
.. Peralatan atau benda-benda lainnya yang terjatuh kedalam lubang bor.
Jenis, ukuran, bentuk ian, situasi dan kondisi lubang bor. Pada proses
fishing tersebut, akan banyak menentukan cara pemancingan serta alat yang
diperlukan.
!+! Id3$'ifi&#%i P3r5#%#,#h#$ P35*or#$
Sebelum kita mulai operasi pembersihan lubang bor dari fish yang
tertinggal maka kita harus menentukan dulu perincian serta cirri-ciri dari
fish tersebut serta kajian kenapa fish tersebut bisa terjadi kejadian seperti itu.
Sebagai contoh, pipa bor terjepit sebelum atau dalam pembebasan,
perlu diketahui ukuran pipa, ukuran lubang bor, tempat jepitan, sebab pipa
bisa terjepit dan seterusnya.
/ontoh lain, pipa bor patah dan tertinggal dalam lubang bor maka perlu
diketahui ukuran pipa, ukuran lubang bor, serta berapa yang tertinggal,
bagaimana bentuk patahan, lokasi terjadinya patahan, apakah lubang bor
miring dan lain sebagainya.
!+3 P3$)3*#* '3r4#di$)# Fishing Job 7
(. aktor &anusia ('"#an Error).
). (pen 'ole )esting.
*. -egagalan &ekanis (*echanical Fail"res).
#+ -egagalan pompa (p"#p fail"res).
*+ -egagalan peralatan pengangkat.
8+ -egagalan peralatan ba!ah permukaan.
+. aktor ormasi.
,. aktor Deviation, Dogleg dan +rooed hole.
!+3+1 F#&'or M#$u%i# ( Human Error)
/ontoh yang umum dari kesalahan manusia adalah menjatuhkan
ha##er, cro$bar, tong jar, petol $rench atau beberapa peralatan-peralatan
kecil lainnya kedalam lubang sumur. %al ini jelas menjadi penyebab
pekerjaan memancing (fishing job).
!+3+! Open Hole Testing
(pen 'ole )esting mempunyai resiko terbesar dari terjepitnya pipa dan
berakhir dengan pekerjaan memancing (fishing job) selama dilakukan
pengujian sumur lubang terbuka (open hole testing). 0i tempat itu, dimana
pengetesan alat-alat dapat 1 bisa tertinggal dan pada formasi yang sedang
dilakukan pengujian untuk !aktu yang cukup lama dapat mengakibatkan
peralatan-peralatan pemboran menjadi terjepit.
!+3+3 Mechanical Failures (&3g#g#,#$ 53&#$i%)
#+ Pump Failures (&3g#g#,#$ 9o59#)
Pada umumnya masalah mekanis yang banyak terjadi adalah
kegagalan pompa. %al ini banyak menimbulkan masalah dalam proses
operasi pemboran sehingga kemungkinan untuk dilakukannya fishing
job besar sekali.
*+ K3g#g#,#$ P3r#,#'#$ P3$g#$g&#'#$ (Hoisting Equipment
Failures)
Salah satu masalah mekanis serius yang banyak terjadi adalah
kegagalan peralatan pengangkat. Salah satu contoh dari masalah-
masalah tersebut adalah putusnya drilling line, gagalnya cro$n bloc
atau traveling bloc, sistem pengereman dari dr"# dra$ $ors. %al-hal
tersebut sangat membahayakan, karena dapat mengakibatkan jatuhnya
peralatan pemboran ke dalam sumur yang dapat berakhir dengan
pekerjaan memancing (fishing job) dan menimbulkan resiko yang
sangat besar bagi para pekerja. )here is no e,c"se for dropping the
blocs.
8+ K3g#g#,#$ B#:#h P3r5u&##$ ( Down Hole Failures)
-egagalan ba!ah permukaan mencangkup hilangnya cone dari bit,
putusnya pipa pemboran, kegagalan pipa mekanis peralatan-peralatan
ba!ah permukaan, $ashed o"t tools joints, craced pins dan split
bo,es. Semua perlengkapan rig seharusnya diberikan pera!atan dengan
hati-hati sekali, kekurangan-kekurangannya harus di inspeksi dan
dilengkapi dan mengoperasikan perlengkapan-perlengkapan rig harus
pada batas design yang telah dianjurkan.
$eberapa faktor yang menyebabkan terjadinya fishing job karena
disebabkan oleh kondisi di ba!ah permukaan. /ara-cara pengoperasian
peralatan ba!ah permukaan perlu diperhatikan ketika melakukan
pemboran pada formasi yang bermasalah.
!+3+" Formation Factor
-hale sangat penting dan special karena lebih dari ,23 pemboran
berada di lapisan shale ini. -emungkinan persentase terbesar penyebab hole
proble# dan fishing jobs biasanya terjadi karena formasi ini. Seperti
masalah slo"ghing shale dan s$elling cla!.
!+3+1 Deviation Dogleg !an "roo#e!
&asalah yang paling sulit biasanya disebabkan oleh pembelokan
lubang, dogleg, dan kondisi lubang yang berbelok-belok (crooed hole)
selama pemboran. &asalah yang terjadinya biasanya e! seats, $all
sticing, meningkatnya drag dan tor."e, accidental side tracing,
pembersihan lubang, stabilitas lubang, kesulitan pada saat r"nning drill
string dan ce#enting casing dan pengunaan casing ketika pemboran dalam.
&asalah juga bisa terjadi selama proses produksi sumur, termasuk
casing, t"bing dan penggunaan rod pada peralatan pengangkatan buatan
(artificial lift).
BAB III
F$%H$&' TOO(%
#lat pancing secara keseluruhan dapat dikelompokkan dalam alat pancing
itu sendiri dan alat-alat pembantu untuk melaksanakan operasi pemancingan,
termasuk juga alat keselamatan agar rangkaian pemancing tersebut tidak terjepit
dengan sendirinya.
(. #lat pancing pipa seperti overshoot, taper tap.
). #lat pancing benda-benda kecil seperti j"n baset, fishing #agnet.
*. #lat pancing kabel (cable spear).
+. #lat pemukul seperti ' b"#per s"b, b"#ber jar dan rotar! jar.
,. #lat pemotong seperti ' inside / internal c"tter dan o"tside / e,ternal c"tter.
.. #lat pancing (safet! joint).
3+1 A,#' 9#$8i$g ()ishing tools)
(. #lat pancing pipa, seperti ' Drill pipe, casing, t"bing dan Drill collar.
). #lat pancing barang jatuhan (j"n).
*. 0ire rope atau kabel.
3+1+1 A,#' 9#$8i$g 9i9#
#lat pancing pipa berdasarkan cara mengambilnya, juga terbagi atas
dua cara yaitu '
(. 0ari luar
). 0ari dalam
#+ A,#' 9#$8i$g 9i9# d#ri ,u#r
(. *ati, seperti Die collar
). 'id"p, seperti Releasable overshot
Die "ollar
&erupakan alat pancing #ati, alat pancing jenis ini apabila
telah dipasang pada ian 4pipa yang dipancing5 maka alat
tersebut tidak dapat dilepas lagi. Jika memancing dengan alat jenis
ini harus dilengkapi dengan alat bantu yang disebut safet! joint.
*eleasable Overshot
&erupakan alat pancing luar yang hid"p. #lat pancing jenis ini
apabila telah dipasang pada fish 4pipa yang dipancing5 dan usaha
melepaskan dari ian yang terjepit tidak berhasil maka alat pancing
dapat dilepas lagi untuk kemudian pemancingan bisa dimulai lagi.
Releasable (vershot mempunyai dua jenis grapple, yaitu '
-piral grapple atau single bo$l
&aset grapple atau do"ble bo$l
&empunyai dua grapple dipasang susun, grapple yang
diba!ah untuk menangkap safet! joint dan yang diatas untuk drill
pipe.
*+ A,#' 9#$8i$g 9i9# d#ri d#,#5
(. *ati, seperti taper tap
). 'id"p, seperti releasable spears
Taper Tap
&erupakan alat pancing dari dalam #ati. #lat pancing jenis
apabila telah dipasang pada fish, maka alat ini tidak dapat
dilepas lagi. Jika memancing dengan alat pancing jenis ini harus
dilengkapi dengan alat bantu yang disebut safet! joint.
*eleasable %pears
&erupakan alat pancing dari dalam hid"p, yang dimaksud dari
dalam adalah cara menangkap ian dari bagian dalam pipa. 0apat
dilepas apabila gagal mencabut pipa yang dipancing.
3+1+! A,#' 9#$8i$g *#r#$g 4#'uh#$ ( +un#)
#lat pancing jatuhan terdiri dari '
(. 1"n baset
). F"ll circle releasing spear
*. 1"n &aset -"b
+. Fishing *agnet
3+! A,#' 9#$8i$g ( )ishing tools) B3rd#%#r&#$ ;#r# K3r4#$)#
Fishing tools berdasarkan cara kerjanya dibagi dua, yaitu '
(. #lat untuk mengeluarkan t"bing, pacer dan alat-alat lain dengan
tanpa rusak berantakan.
). "ntuk mengeluarkan alat tetapi setelah dihancurkan sepotong demi
sepotong.
3+3 A,#' 9#$8i$g ()ishing tools) B3rd#%#r&#$ Fu$g%i$)#
Fishing tools berdasarkan fungsinya, yaitu '
(. +atch tool
). 0ashover tool
*. Force #"ltiplier tool
+. Disengage#ent tool
,. +atch dan Retrieving tool
.. Fish destr"ction tool
3+" 63$i%<63$i% O93r#%i Fishing
1enis operasi fishing bermacam-macam, pada umumnya operasi fishing
terbagi atas beberapa bagian.
#+ Open Hole Fishing
Operasi pemancingan berfungsi untuk mengembalikan atau
memperbaiki kondisi lubang ke keadaan normal sehingga operasi
pemboran dapat di mulai lagi. Operasi pemancingan pada open hole
umumnya terbagi dalam beberapa kelompok.
(. Pemancingan fish yang kecil seperti bits, cone bits, tong
dies dan hand tools.
). Pemancingan rangkaian pemboran ba!ah permukaan dan
lainnya.
*. Pemancingan alat-alat pacer dan alat-alat penyumbat
(pl"g).
+. Pemancingan $ireline.
,. Pemancingan t"b"lar dengan diameter kecil.
.. 6angkaian bengkok atau patah karena perputaran yang
tinggi.
7. 0an lain-lain.
*+ "ase! Hole Fishing
Pemancingan didalam cased hole sama dengan pemancingan pada
lubang open hole, dan peralatan memancing yang digunakan juga sama
dengan peralatan memancing yang dipakai untuk open hole. 8etapi
biasanya masalah formasi yang dihadapi lebih sedikit dibanding open
hole.
3+1 Pro%3dur Fishing
3+1+1 M35#$8i$g Jun#
1"n adalah potongan-potongan atau bagian-bagian peralatan yang
ukurannya kecil-kecil yang harus diambil dari dalam lubang. 1"n harus
diambil karena akan menggangu operasi pemboran. 1"n dapat berupa '
(. +one bit yang lepas
). 2igi-gigi bit yang lepas
*. Peralatan atau perkakas yang jatuh kedalam lubang
+. $agian dari rea#er
,. Patahan-patahan slip
.. Potongan-potongan hasil #illing (gerinda)
#+ A,#' P#$8i$g Jun#
#lat pancing j"n adalah sebagai berikut '
(. inger 8ype Junk $asket.
). $oot Sub.
*. /ore 8ype Junk $asket.
+. 6e9erse /irculation retrie9ers.
,. ishing &agnet.
.. Jet $ottom %ole /utter.
3+= P3r#:#'#$ Fishing Tools
Pera!atan Fishing tools dapat dilakukan dengan cara '
Perbaiki permukaan 3#pression &loc setiap selesai dipakai.
8ambahkan )"ngsten +arbide pada permukaan 2"ide -hoe dan *illing
)ools.
Periksa piston pada Fishing 1ar : &"#per -"b, bila sudah rusak segera
diganti.
Periksa keausan ulir pada )aper )ap : Die +ollar.
Periksa keausan 4nife dan -pring pada 3nternal %ipe +"tter.
Periksa keausan 2rapple pada (vershot.
Periksa kondisi )ool 1oint )hread dan diberi grease.
Periksa kondisi 0ashover %ipe &od! dengan )"bescope.
Fishing )ools &od! perlu dicat agar tidak rusak oleh korosi.
3+0 P3r'i5*#$g#$ K33&o$o5i%#$ Fishing
$ila fish tidak dapat dipancing pada usaha-usahanya yang pertama,
timbul pertanyaan sampai kapankah pe#ancingan akan diteruskan
mengingat bah!a tidak selalu pemancingan akan berhasil.
%al-hal yang perlu dipertimbangkan dalam pemancingan dan jika akan
melakukan side tracking antara lain '
(. %arga 1 nilai drill collar atau ian.
). $iaya penyumbatan (ce#ent pl"g5 yang menyangkut !aktu dan
material.
*. $iaya side tracing, menyangkut !aktu, jasa pembelokkan dari biaya
pemboran kembali.
+. 0itambah nilai kerugian karena sumur tidak vertial lagi.
%arga dari nilai seluruh kerugian tadi diperhitungkan sebagai nilai 5
hari se!a rig, bila fish akan dipancing maka biaya pemancingan terutama
akan menyangkut !aktu 4 se!a atau atau penyusutan harga rig 5 serta se!a
alat pancing. 0alam hal ini perlu dipelajari dan diperbandingkan angka
keberhasilan pemancingan yang pernah ada.
$iasanya pemancingan akan dimulai dengan cara serta alat yang paling
baik atau memungkinkan keberhasilan yang paling tinggi. Operasi ini
bisanya akan memakan !aktu paling banyak (-) hari yang pertama. $ila
usaha ini belum berhasil kemungkinan akan berhasil pada hari-hari yang
berikutnya makin mengecil berarti biaya pemancingan akan dapat lebih
besar dari nilai se!a rig ( 5 hari se!a rig5 bila dilakukan side tracing.
BAB III
KESIMPULAN
(. Fishing )ools sangat diperlukan dalam kegiatan pemboran sumur,
karena )ools ini digunakan untuk memancing sebagian peralatan
pemboran ( Drill &it, Drill +ollar, Drill %ipe, +asing, )"bing, 0ire Rope,
0ireline 6ogging )ools, %acer dan 'andling )ools) yang tertinggal di
dalam sumur, sehingga kegiatan pemboran sumur bisa dilanjutkan kembali.
). Penyebab utama terjadi Fish '
Drill &it sangat rusak, sehingga +one tertinggal di dasar sumur.
Drill -tring mengalami torsi yang berlebihan, sehingga Drill -tring patah.
Dril -tring bocor.
Drill -tring terjepit 1 tersemen, sehingga Drill -tring harus dipotong.
0ireline 6ogging )ools terjepit.
0ireline 7 0ire Rope mengalami tarikan yang berlebihan.
+asing collapse.
8ubing mengalami tarikan 1 &"cling yang sangat berlebihan.
Packer tidak bisa di ; release.
$agian 'andling )ools / -#all )ools terjatuh ke dalam sumur.
*. &acam-macam Fishing )ools adalah sebagai berikut '
#lat Penduga ish.
#lat Pera!atan Permukaan di atas ish.
#lat Pera!atan Permukaan di dalam ish.
#lat Pera!atan Permukaan di luar ish.
#lat Pengantar rangkaian ishing 8ools.
#lat Pengaman rangkaian ishing 8ools.
#lat Penangkap ish 4 dari luar 1 dalam 5.
#lat Penggetar ish 4 ke atas 1 ba!ah 5.
#lat Pemotong ish.
+. /ara &era!at ishing 8ools adalah sebagai berikut '
Perbaiki permukaan 3#pression &loc setiap selesai dipakai.
8ambahkan )"ngsten +arbide pada permukaan 2"ide -hoe dan *illing
)ools.
Periksa piston pada Fishing 1ar : &"#per -"b, bila sudah rusak segera
diganti.
Periksa keausan ulir pada )aper )ap : Die +ollar.
Periksa keausan 4nife dan -pring pada 3nternal %ipe +"tter.
Periksa keausan 2rapple pada (vershot.
Periksa kondisi )ool 1oint )hread dan diberi grease.
Periksa kondisi 0ashover %ipe &od! dengan )"bescope.
Fishing )ools &od! perlu dicat agar tidak rusak oleh korosi.
DAFTAR GAMBAR

8aper 8ap 8ang Spear

<asho9er Shoe Junk $asket

Control Finger & Spiral Grapple Control Overshot

Basket Grappel & Basket Control Grappel Grappel Tang & Spiral Grapple Control

6otary Shoe 0ie /ollar

&illing Pipe =ut &illing /ontainer

/able Spear Pilot &ills

O9ershoot <hole %ook

&ouse 8rap 8ubing Spear

Safety Joint 6elease Spear1/asing Spear
0#8#6 P"S8#-#
-as!ir $adu, >r, - F$%H$&' -. Jilid >, PP8. &>?#S, /epu, )22).
Prasetia, #ndi @ka, S8. . P$PE %T$"/$&' 0&D F$%H$&' - &odul -uliah
8ekbor Aanjut, #-#&>?#S $#AO=?#=, >ndramayu, )22+.
Short, James #, - P*E1E&T$O& F$%H$&' 0&D "0%$&' *EP0$* ., Penn
<ell Publishing $ooks, 8ulsa, Oklahoma , "S#, (BB,.
8jondro, $ambang, >r. . F$%H$&' TOO(% .. 8raining $ook, $andung, )22*.
. 0ggressive 0gile 0ccomplishe! -. P%>A>PS P@86OA@"& /O&P#=C.
http'11petroleumsystems.blogspot.com1)2()12+1fishing-tools.html
!!!.scribd.com