Anda di halaman 1dari 2

Asam Salisilat

Asam salisilat (asam ortohidroksibenzoat) merupakan asam yang bersifat


iritan lokal, yang dapat digunakan secara tropikal. Nama IUPAC asam salisilat
adalah Asam2-hidroksibenzoat dengan rumus molekul C
7
H
6
O
3,
memiliki
beberapa nama dagang yaitu MEDIPLAST, PROPA PH, STRI-DEX
.
Terdapat
berbagai turunan yang digunakan sebagai obat luar, yang terbagi atas 2 kelas,
ester dari asam salisilat dan ester salisilat dari asam organik. Di samping itu
digunakan pula garam salisilat. Turunannya yang paling dikenal asalah asam
asetil salisilat (aspirin).
Asam salisilat mendapatkan namanya dari spesies dedalu (bahasa
Latin: salix), yang memiliki kandungan asam tersebut secara alamiah, dan dari
situlah manusia mengisolasinya. Asam salisilat pada awalnya ditemukan oleh
Indian Amerika pada kulit pohon dan daun pohon willow dan meadow sweet.
Keterangan ini didapat dari hasil penelusuran tulisan Hippocrates. Dia menulis
tentang bubuk pahit yang dikenal dapat mengurangi sakit, nyeri, dan demam.
Suku Indian Amerika akan mengunyah kulit yang mengandung bentuk asli dari
asam salisilat yang dikenal dengan acetyl salicylic acid, dan digunakan untuk
menyembuhkan sakit kepala dan penyakit lainnya yang memerlukan anti-
inflamasi.
Penggunaan Asam Salisilat
Asam salisilat adalah obat topikal murah yang digunakan untuk
mengobati sejumlah masalah kulit, seperti jerawat, kutil, ketombe, psoriasis,
dan masalah kulit lainnya. Asam salisilat juga bisa digunakan untuk
mengawetkan makanan, antiseptik, dan campuran dalam pasta gigi. Asam
salisilat digunakan pula sebagai bahan utama untuk aspirin. Ketika digunakan
untuk jerawat, asam salisilat akan mencegah sel-sel kulit mati menutup folikel
rambut sehingga mencegah penyumbatan pori-pori yang dapat menyebabkan
jerawat. Asam salisilat juga membantu menghilangkan sel-sel kulit mati dari
lapisan kulit. Untuk mengobati kutil, diperlukan dosis asam salisilat yang tinggi.
Asam salisilat akan melunakkan kutil sehingga lebih mudah diangkat. Asam
salisilat juga banyak terkandung dalam beberapa sayuran seperti brokoli,
paprika, dan mentimun.



Manfaat Asam Salisilat
Banyak manfaat dan kegunaan asam salisilat. Anda bisa menggunakan
asam salisilat sebagai obat tanpa memerlukan resep dari dokter. Asam salisilat
aman digunakan dan hanya memiliki sedikit efek samping yang biasanya akan
hilang seiring dengan waktu. Asam salisilat juga mengandung Beta Hydroxy
Acid (BHA), yang merupakan bahan populer untuk memerangi kerutan dan
keriput . Asam salisilat mudah digunakan dan bisa diperoleh di hampir semua
toko obat atau apotek.
Efek Samping Asam Salisilat
Namun, seperti halnya obat lain, asam salisilat juga memiliki efek
samping, mulai dari yang ringan hingga berat. Beberapa efek samping ringan
yang sering terjadi adalah kulit kering. Jika hal ini terjadi, pelembab ringan
yang bebas minyak biasanya dapat membantu mengatasi kulit kering ini. Iritasi
kulit adalah efek samping yang umum terjadi akibat asam salisilat. Jika
mengalami iritasi kulit ringan, kurangi penggunaan asam salisilat. Namun, jika
iritai kulit yang terjadi parah, maka hentikan secara total penggunaan asam
salisilat. Efek samping lain yang serius, biasanya disebut dengan keracunan
asam salisilat, termasuk diantaranya adalah sakit kepala yang parah, napas
cepat, atau telinga berdengung.