Anda di halaman 1dari 2

BOREHOLE ENVIRONMENT

a. Zona Terinvasi (Flushed Zone)


Merupakan zona infiltrasi yang terletak paling dekat dengan lubang bor serta
terisi oleh filtrat lumpur yang mendesak kandungan semula (seperti gas, minyak,
maupun air). Air formasi atau hidrokarbon yang terdapat pada formasi terdesak
kedalam oleh filtrat lumpur pemboran. Daerah ini disebut daerah terinvasi dengan
tahanan jenisnya dan kejenuhan airnya

b. Zona Peralihan (Transition Zone)
Merupakan zona infiltrasi yang lebih dalam dari zona terinvasi, dimana dalam
zona ini ditempati oleh campuran dari filtrat lumpur dengan kandungan semula.
Karena zona ini posisinya semakin jauh dari lubang bor maka semakin berkurang
filtrasi dari lumpur pemboran.

c. Zona tak terinvasi (Uninvaded Zone)
Merupakan zona yang terletak paling jauh dari lubang bor, dimana dalam
zona ini seluruh pri batuan terisi oleh kandungan semula dan sama sekali tidak
dipengaruhi oleh adanya air filtrat Lumpur.

Zona hidrokarbon yang terdiri dari minyak dan gas, pergerakan hidrokarbon yang
terdesak lebih cepat daripada air formasi terutama yang terjadi pada zona annulus
yang mempunyai kejenuhan air formasi tinggi.
Formasi yang terdiri dari batuan yang retak-retak dimana filtrate lumpur
mengalir melalui celah-celah retakan dan berhenti pada bagian yang tidak retak dan
keluludannya rendah. Dalam hal ini hanya sebagian kecil dari cairan formasi yang
dipindahkan oleh filtrate lumpur pemboran sehingga hubungan antara tahana jenis
dan kejenuhan (saturasi) dengan rumus Archie tidak berlaku.

Link: http://tambgeophy-kov.blogspot.com/2012/09/zona-infiltrasi-jenis-log-
hidrokarbon.html