Anda di halaman 1dari 5

1

WRAP UP SKENARIO 2
BLOK MUSKULOSKELETAL










DISUSUN OLEH:
KELOMPOK A4

Ketua : Andini Zulmaeta (1102013027)
Sekretaris : Alim Muslimah Suryantoro (1102013020)
Anggota :
1. Akhdan Aufa (1102013018)
2. Alhumairah Aulia Akis (1102013019)
3. Alif Caesar Rizqi Pratama (1102012015)
4. Amirtha Mustikasari Tuasikal (1102013022)
5. Amorrita Puspita Ratu (1102013023)
6. Andhani Putri Kusumaningtyas (1102013024)
7. Andina Dewanty Gunawan(1102013026)
8. Diah Daryanti Salim (1102012063)




FAKULTAS KEDOKTERAN UMUM
UNIVERSITAS YARSI
2013/2014
2


SKENARIO 2
NYERI DI ATAS TUMIT
Seorang laki-laki berusia 50 tahun datang ke UGD Rumah Sakit dengan keluhan nyeri sekali di
pergelangan kaki kanannya sejak 1 jam yang lalu. Keluhan ini dirasakan pada saat bermain tenis
lapangan, ketika berlari tiba-tiba kaki kanannya berbunyi krek dan langsung terjatuh disertai rasa
nyeri sekali serta tidak bisa berjalan. Pada pemeriksaan fisik didapatkan keadaan umum baik,
tanda vital baik. Pergelangan kaki kanan nyeri bila ditekan dan test Simmonds tidak didapatkan
plantar fkexi kaki kanan.


















3

KATA-KATA SULIT
1. Test Simmonds : pemeriksaan ekstremitas bawah untuk menguji pecahnya tendo
Achilles. Jika positif, maka tidak akan terdapat gerakan di kaki.
2. Plantar flexi : gerakan meluruskan telapak kaki pada pergelangan kaki.


PERTANYAAN
1. Mengapa kaki kanan tidak dapat melakukan plantar flexi?
2. Mengapa terjadi kelainan pada kaki kanan, tetapi keadaan vitalnya baik?
3. Jika terjadi rupture tendo Achilles apakah bisa kembali normal?
4. Apa yang menyebabkan nyeri?
5. Adakah tes lain selain test Simmonds untuk menguji keadaan tendo Achilles?
6. Apakah factor usia mempengaruhi keadaan tendo Achilles?
7. Bagaimana penatalaksanaan awal bila terjadi rupture tendo Achilles?
8. Mengapa bisa terjadi rupture?
9. Apa fungsi dari tendo Achilles?
10. Apa saja reaksi dalam tubuh saat terjadi rupture tendo Achilles?
JAWABAN
1. Karena tendo Achilles robek.
2. Karena saat terjadi rupture pada tendo Achilles, tidak akan berpengaruh pada
metabolisme tubuh dan tanda vital (tekanan darah, dll).
3. Keadaan bisa kembali normal jika dilakukan operasi.
4. Karena terjadi rupture, sehingga saraf disekitar lokasi rupture akan menghantarkan sinyal
ke sistem saraf pusat dan akan menimbulkan rasa nyeri.
5. Pemeriksaan radiologi (x-ray)
-MRI
-Test Obrien : dengan cara memasukkan jarum ke Calcaneus
-Test Copeland : memasang tourniquet pada betis
6. Ya, sering terjadi pada usia 30-50 tahun. Selain usia, factor trauma, olahraga ekstrim, dan
obat-obatan (kortikosteroid dan fluorokuinolon) juga bisa mempengaruhi.
7. Stabilisasi awal : pergelangan kaki harus dipertahankan agar tidak bergerak
(splinted)
- Operasi : menyambungkan tendon yang terputus
- Obat-obatan : NSAID dan analgesic
8. Karena olahraga ekstrim, factor trauma, dan mengkonsumsi obat-obatan tertentu yang
bisa merangsang terjadinya tendo Achilles.
9. Sebagai penyambung dari 3 otot (m. gastroknemius, m. soleus, dan m.tibialis posterior).
10. Nyeri berat, tumit tidak bisa digerakkan naik turun, bengkak dan kaku serta tampak
memar.
4

HIPOTESIS







































Nyeri pada bagian atas tumit dan tidak
bisa berjalan
Pemeriksaan Fisik :
1. Test Simmonds positif
2. Nyeri tekan
3. Bengkak dan memar (kemerahan)
4. Tidak bisa berjalan
5. Kaku
Pemeriksaan Penunjang :
1. Radiologi (foto polos pada
ekstremitas bawah
2. MRI
Diagnosis
Ruptur Tendo Achilles
Penatalaksanaan :
1. Farmakologi: obat NSAID dan analgesic
2. Non-farmako: stabilisasi awal (splinted)
3. Merujuk ke dokter bedah tulang untuk tindak
lanjut (operasi)
Laki-laki 50 tahun
-main tenis
-diduga mengkonsumsi obat-obatan
-tidak melakukan pemanasan sebelum berolahraga

5

SASARAN BELAJAR

LI 1. Memahami dan Menjelaskan Anatomi Tendo Achilles
LO 1.1 Memahami dan Menjelaskan Makroskopik Tendo Achilles
LO 1.2 Memahami dan Menjelaskan Mikroskopik Tendo Achilles
LO 1.3 Memahami dan Menjelaskan Kinesiologi Tendo Achilles
LI 2. Memahami dan Menjelaskan Ruptur Tendo Achilles
LO 2.1 Memahami dan Menjelaskan Definisi Ruptur Tendo Achilles
LO 2.2 Memahami dan Menjelaskan Etiologi Ruptur Tendo Achilles
LO 2.3 Memahami dan Menjelaskan Klasifikasi Ruptur Tendo Achilles
LO 2.4 Memahami dan Menjelaskan Patofisiologi Ruptur Tendo Achilles
LO 2.5 Memahami dan Menjelaskan Manifestasi Klinis Ruptur Tendo Achilles
LO2.6 Memahami dan Menjelaskan Pemeriksaan Fisik dan Penunjang Ruptur Tendo
Achilles
LO2.7 Memahami dan Menjelaskan Diagnosis dan Diagnosis Banding Ruptur Tendo
Achilles
LO 2.8 Memahami dan Menjelaskan Penatalaksanaan Ruptur Tendo Achilles
LO 2.9 Memahami dan Menjelaskan Komplikasi Ruptur Tendo Achilles
LO 2.10 Memahami dan Menjelaskan Prognosis Ruptur Tendo Achilles