Anda di halaman 1dari 9

2.1.

Pengukuran Beban kerja Mental secara Subjektif


Yaitu pengukuran beban kerja di mana sumber data yang diolah adalah data
yang bersifat kualitatif. Pengukuran ini merupakan salah satu pendekatan
psikologi dengan cara membuat skala psikometri untuk mengukur beban kerja
mental. Cara membuat skala tersebut dapat dilakukan baik secara langsung
(terjadi secara spontan) maupun tidak langsung (berasal dari respon eksperimen).
Metode pengukuran yang digunakan adalah dengan memilih faktor-faktor beban
kerja mental yang berpengaruh dan memberikan rating subjektif
[!
.
2.2. Metode Pengukuran Beban Kerja Psikologis
"erikut adalah beberapa metode pengukuran beban kerka psikologis secara
subjektif.
NASA-TLX
Metode #$%$-&'( (The National Aeronautical and Space
Administration Task Load Index) dikembangkan oleh %andra ). dan 'o*ell +.
%ta,eland. Metode ini dikembangkan berdasarkan munculnya kebutuhan
pengukuran subjektif yang terdiri dari skala sembilan faktor (kesulitan tugas-
tekanan *aktu- jenis akti,itas- usaha fisik- usaha mental- performansi- frustasi-
stres dan kelelahan). .ari sembilan faktor ini disederhanakan lagi menjadi / yaitu
mental demand, physical demand, temporal demand, performance, effort, dan
frustration
[!
.
$dapun tahapan dalam metode #$%$-&'( terdiri dari dua tahap- yaitu sebagai
berikut
[!
.
a. Pemberian rating
Pada tahap ini- peringkat (rating) pada skala 0-100 diberikan untuk masing-
masing deskriptor sesuai dengan beban kerja yang telah dialami subjek dalam
melakukan pekerjaannya. $dapun pengertian dari masing-masing deskriptor
dapat dilihat pada &abel berikut.

Tabel 1. 2ndikator dalam Metode #$%$ &'(
(%umber3 4idyanti- 5006)
b. Pembobotan
Pada tahap ini- dipilih satu deskriptor untuk masing-masing pasangan
deskriptor (ada 17 pasangan deskriptor) yang menurut subjek lebih dominan
dalam pekerjaannya. .ata berupa pilihan-pilihan deskriptor tersebut kemudian
diolah untuk menghasilkan bobot untuk masing-masing deskriptor yang
digunakan pada tahap pertama.
Tabel 2. 8ategori "eban 8erja Metode #$%$-&'(
(%umber3 4idyanti- 5006)
%kor akhir pengukuran #$%$ &'( ini adalah mengalikan bobot dengan
ratingnya. 9bjek dalam penelitian ini adalah : orang pera*at yang bekerja pada
poliklinik bedah- mata- fisioterapi- internist dan neurologi.
'angkah-langkah pengukuran beban kerja mental dengan menggunakan #$%$-
&'( adalah sebagai berikut3
1. Pembobotan hasil kuesioner.
5. Pemberian rating.
;. Perhitungan nilai 44'.
<. Pengkategorian penilaian beban kerja.
HASIL DAN PEMBAHASAN
3.1. Pengukuran Beban Kerja Mental engan Met!e NASA-TLX.
3.1.1. Pe"b!b!tan Ha#$l Kue#$!ner
8uesioner disebar ke pera*at pada poliklinik bedah- mata- fisioterapi-
internist dan neurologi sebanyak : responden. .ata beban kerja mental dengan
menggunakan metode #$%$-&'( menggunakan enam indikator yang diukur
untuk mengetahui seberapa besar beban kerja mental yang dialami oleh pera*at.
indicator tersebut adalah ental demand (M.)- !hysical demand (P.)- Temporal
demand (&.)- !erformance (P)- "rustation le#el (=>). %edangkan pembobotan
merupakan tahap pemberian bobot yang menyajikan 17 pasangan indikator
kemudian diisi oleh responden dengan cara melingkari salah satu pasangan
indikator yang mana menurut mereka lebih dominan.
?asil pembobotan dapat dilihat pada &abel 1.
3.1.2. Pe"ber$an %at$ng
Peringkat (rating)- merupakan tahap lanjutan setelah dilakukannya tahap
pembobotan. Pada tahap ini peringkat atau rating pada skala 1-100 diberikan
untuk setiap indikator sesuai dengan keadaan yang dialami oleh sang pera*at.
?asil dari pemberian rating dapat dilihat pada &abel 5.
3.1.3. Per&$tungan n$la$ ''L
Menghitung $eighted $orkload (44') bertujuan untuk mendapatkan nilai dari
beban kerja mental tiap indikator. "erikut rekapitulasi dari perhitungan nilai
44'.
Tabel 3. Per&$tungan N$la$ Weighted Workload (''L)
3.1.*. Pengkateg!r$an Pen$la$an Beban Kerja
8ategori penilaian beban kerja terdiri dari tiga tingkatan- yaitu rendah dengan
skala inter,al 0 @ 6- sedang dengan skala inter,al 10 @ 56- agak tinggi dengan
skala inter,al ;0 @ <6- tinggi dengan skala inter,al 70 @ 6 dan sangat tinggi
dengan skala inter,al :0 @ 100.
LAMPI%AN
K+ESI,NE% PEN-+K+%AN BEBAN KE%.A SE/A%A PSIK,L,-IS
&opik 3 A$nalisis Pengukuran "eban 8erja Mental %tudi 8asus di
dengan Menggunakan Metode #$%$ @ &'(B.
.alam melakukan penelitian ini- peneliti melakukan pengukuran beban
kerja mental karya*an yang bekerja di perusahaan . .ata
beban kerja mental dengan menggunakan metode #$%$-&'( menggunakan
enam indikator yang diukur untuk mengetahui seberapa besar beban kerja mental
yang dialami oleh pera*at. indicator tersebut adalah ental demand (M.)-
!hysical demand (P.)- Temporal demand (&.)- !erformance (P)- "rustation
le#el (=>).
&ujuan dilakukannya penyebaran kuesioner ini untuk mengetahui besarnya
beban kerja mental yang dialami karya*an selama bekerja. 8arena diketahui
beban kerja yang dialami karya*an selama bekerja bila terlalu tinggi akan
menghasilkan pekerjaan yang tidak optimal- sebaliknya bila beban kerja yang
terlalu rendah maka akan merugikan perusahaan (tujuan perusahaan tidak
tercapai).
Peneliti mengucapkan banyak terimakasih atas kerjasama dan
kesediaannya menjadi responden dalam penelitian ini.
Peneliti
K+ESI,NE% PEN-+K+%AN BEBAN KE%.A SE/A%A PSIK,L,-IS
MEN--+NAKAN MET,DE NASA-TLX
?ari C &anggal 3
'okasi 3
Dnit 8erja 3
#ama 8arya*an 3
1. Pe"b!b!tan
Pilihlah satu dari pasangan kategori ini yang menurut anda lebih signifikan atau dominan
menjadi sumber dari beban kerja mental
8eterangan3
M+#&$' .+M$#. (M.)
P?Y%2C$' .+M$#. (P.)
&+MP9>$' .+M$#. (&.)
P+>=9>M$#C+ (9P)
=>D%&$&29# '+E+' (=>)
+==9>& (+=)
2. %at$ng

8ategori tally jumlah
M.
P.
&.
9P
=>
+=
8ategori >ating "obot #ilai
M.
P.
&.
9P
=>
+=
Fumlah 3G..
&otal "obot 3 17
%kor rata-rata 3G..
>esponden
( GGGGGGG..)
P%,T,K,L 'A'AN/A%A