Anda di halaman 1dari 36

14

BAB II
KAJIAN PUSTAKA

A. Kerangka Teoritis
1. Pengaruh Media Sosial
1.1 Pengertian Media Sosial
Dalam beberapa dekade belakangan kita seringkali mendengar
kata social media atau media sosial atau jejaring sosial. Tak bisa dipungkiri
lagi, kini media sosial sudah menjadi faktor penting interaksi antar manusia.
Khususnya kaum remaja. Ingat saja bagaimana sulitnya untuk berhubungan
dengan orang lain di luar kota, luar pulau, atau luar negeri beberapa tahun
yang lalu. Tarif telepon yang masih mahal atau surat yang membutuhkan
waktu yang lama dalam pengiriman, membuat orang, relasi, dan keluarga
yang terpisah jauh akan sangat sulit untuk dihubungi. Namun perkembangan
teknologi yang pesat membuat berhubungan dengan orang lain meskipun
terpisah ribuan kilometer dan zona waktu yang berbeda pun menjadi semudah
membalikkan telapak tangan.
Media sosial adalah sebuah media online, dengan para penggunanya
bisa dengan mudah berpartisipasi, berbagi, dan menciptakan isi meliputi blog,
15

jejaring sosial, wiki, forum dan dunia virtual. Blog, jejaring sosial dan wiki
merupakan bentuk media sosial yang paling umum digunakan oleh
masyarakat di seluruh dunia. Menurut Andreas Kaplan dan Michael
Haenlein (http://copypastepengetahuan.blogspot.com/2013/05/media
sosial_25.html), mendefinisikan media sosial sebagai sebuah kelompok
aplikasi berbasis internet yang membangun di atas dasar ideologi dan
teknologi Web 2.0, dan yang memungkinkan penciptaan dan
pertukaran user-generated content.
Media sosial adalah salah satu perkembangan teknologi yang memiliki
andil besar dalam memberikan kemudahan bagi manusia untuk berkomunikasi
dan bersosialisasi. Media sosial merupakan situs dimana seseorang dapat
membuat web page pribadi dan terhubung dengan setiap orang yang
tergabung dalam media sosial yang sama untuk berbagi informasi dan
berkomunikasi. Jika media tradisional menggunakan media cetak dan media
broadcast , maka media sosial menggunakan internet. Media sosial mengajak
siapa saja yang tertarik untuk berpartisipasi dengan memberi feedback secara
terbuka, memberi komentar, serta membagi informasi dalam waktu yang cepat
dan tak terbatas.
Sangat mudah dan tidak membutuhkan waktu yang lama bagi
seseorang dalam membuat akun di media sosial.Kalangan remaja yang
mempunyai media sosial biasa nya memposting tentang kegiatan pribadinya,
curhatannya, serta foto-foto bersama teman-temannya. Semakin aktif seorang
16

siswa di media sosial maka mereka semakin dianggap keren dan gaul. Namun
kalangan remaja yang tidak mempunyai media sosial biasanya dianggap kuno,
ketinggalan jaman, dan kurang bergaul.
Media sosial menghapus batasan-batasan dalam bersosialisasi. Dalam
media sosial tidak ada batasan ruang dan waktu, mereka dapat berkomunikasi
kapanpun dan dimanapun mereka berada. Tidak dapat dipungkiri bahwa
media sosial mempunyai pengaruh yang besar dalam kehidupan seseorang.
Seseorang yang asalnya kecil bisa menjadi besar dengan media sosial, begitu
pula sebaliknya.
Dari uraian diatas dapat disimpulkan bahwa media sosial adalah media
komunikasi yang mampu menimbulkan keserempakan, dalam arti kata
khalayak dalam jumlah yang relatif sangat banyak secara bersama-sama pada
saat yang sama memperhatikan pesan yang dikomunikasikan melalui berbagai
macam media sosial.
Beberapa karakter dari media sosial antara lain :
1. Adanya partisipasi
2. Adanya keterbukaan
3. Adanya percakapan
4. Adanya komunitas
5. Adanya Koneksi

1.2 Jenis Jenis Media Sosial
17

Berikut ini sedikit fakta menarik yang menunjukkan perkembangan
media sosial yang signifikan (Data berdasarkan riset di tahun 2011):
1. Pengguna Twitter sudah mencapai 175 juta member, meningkat 133%
dari tahun 2010 yang berjumlah 75 juta member
2. Tercatat ada sekitar 95 juta tweet per hari, meningkat 250% dari tahun
2010 yang berjumlah 27 juta tweet per hari
3. Facebook memiliki 640 juta pengguna aktif. Setengahnya
mengakses Facebook setiap hari
4. Jika Facebook adalah suatu negara maka Facebook akan menjadi
negara dengan penduduk terbanyak no. 3
5. LinkedIn tercatat sudah memiliki 100 juta pengguna aktif di seluruh
dunia

Menurut survei yang dilakukan Silverpop George Ritzer dan
J.Gooman, Douglas. (Teori Sosiologi Dari Teori Sosiologi Klasik Sampai
Perkembangan Mutakhir Teori Sosial Postmodern . Yogyakarta: Kreasi
Wacana, 2008. Hlm. 617), rata-rata jejaring sosial mengalami kenaikan dalam
enam tahun terakhir.

Jenis jenis media sosial tersebut :

1. Facebook: Jejaring sosial ini memiliki 1 miliar pengguna. Terbesar di
jagad raya ini untuk urusan pengguna. Facebook bukan hanya jejaring
sosial, Mark Zuckerberg menyuntikan beberapa platform lain di situs
ini
2. Twitter: Microblogging ini memiliki setengah miliar pengguna atau
hampir setengah pengguna Facebook. Didirikan tahun 2006, Twitter
cepan mendapat hati di kalangan netizen khususnya pengguna mobile.
3. Google: Google pun tergiur ikut terjun di jejaring sosial. Kini media
sosial ini memiliki 400 juta pengguna. Googleterkenal dengan fitur
Hangout-nya.
4. Instagram: Jejaring sosial ini memiliki harga fantastis, 1 miliar dolar.
Tak hanya sebuah jejaring sosial, Instagram juga sebagai aplikasi
pengolah gambar. Saat ini miliki 100 juta pengguna.
5. Tumblr: Jejaring sosial ini masuk ke ranah blog. Tak kalah bersaing
dengan platform blog lain macam WordPress maupun Blogger. Saat
ini miliki 81 juta pengguna.
18

6. Flickr: Situs berbagi foto ini kini miliki 75 juta pengguna. Flickr masif
digunakan di kalangan pecinta fotografi.
7. Orkut: Tak banyak yang tahu jika Orkut adalah jejaring sosial lain
milik Google. Meski jumlah pengguanya tak banyak, setidaknya
mampu menarik 66 juta pengguna orkut. Situs jejaring sosial ini
dilaunching pada tanggal 22 Januari 2004 oleh Google Inc. Situs ini
merupakan dari karyawan Google sendiri, jadi bukan merupakan hasil
akuisisi dari pihak manapun. Dinamai Orkut, karena nama itu sebagai
bentuk dedikasi Google terhadap kreatornya yang bernama Orkut
Bykkkten. Orkut tidak begitu populer di Indonesia. Orkut juga
mendukung banyak bahasa (multilingual) seperti jejaring sosial pada
umumnya. Orkut memiliki jumlah user sebanyak 200 juta orang
diseluruh dunia
8. MySpace: MySpace masih memiliki gaung dengan 25 juta pengguna.
Kini mereka lebih fokus ke ranah social music.MySpace adalah situs
jaringan sosial populer yang menawarkan jaringan antar teman, profil
pribadi, blog, grup, foto, musik dan video untuk remaja dan dewasa di
seluruh dunia. Markas situs ini terletak di Beverly Hills, California,
Amerika Serikat. Tetapi pada tahun 2005, News Corp membeli
MySpace dengan harga 580 juta dollar AS dan MySpace resmi
berpindah tangan menjadi milik News Corporation.
9. Foursquar: Jejaring sosial berbasis lokasi ini kini miliki 25 juta
pengguna. Kini jejaring sosial tersebut mampu menembus 3 miliar
check-in.
10. Pinterest: Jejaring sosial ini tergolong baru. Namun mampu menarik
25 juta pengguna saat ini. Pinterest sering disebut situs pin online.
Friendster
Sempat menjadi primadona, Friendster kini fokus ke ranah social
game. Kini Friendster miliki 8,2 juta pengguna. Friendster, yang ide
penamaannya berasal dari nama Napster, adalah sebuah situs web
jaringan sosial di mana seorang pengguna akan membuat identitas
maya dan kemudian mengisi data dirinya untuk kemudian
mendapatkan account di Friendster. Dalam Friendster, kita juga dapat
melihat teman dari teman kita dan teman dari teman dari teman kita,
selain melihat teman kita sendiri.Friendster dimulai sejak tahun 2002
oleh Jonathan Abrams dan sekarang sudah melewati masa beta test.
Sejak awal 2005, Friendster juga telah memulai fitur blog.Bahasanya
juga sudah multi-language.Dan kini sudah ada versi untuk mobile-nya.
11. Path: Disebut sebagai smart jounal online, Path tetap menghubungkan
pengguna dengan keluarga, kerabat, dan sahabat. Saat ini miliki 5 juta
pengguna.
12. LinkedIn adalah situs web jaringan sosial yang berorientasi bisnis,
terutama digunakan untuk jaringan profesional. Sampai September
2007 situs ini memiliki lebih dari 14 juta pengguna terdaftar, meliputi
150 industri dan lebih dari 400 bidang ekonomi yang
19

diklasifikasimenurut jasanya.CEO LinkedIn saat ini adalah Dan Nye
dan kantornya berlokasi di Mountain View, California. Perusahaan ini
didanai oleh Greylock, Sequoia Capital, Bessemer Venture Partners,
serta European Founders Fund. LinkedIn mulai meraih keuntungan
(arus kas positif) sejak Maret 2006.
13. FUPEI: Jika melihat judulnya pasti kita terkecoh karena pasti kita
menebak situs ini berbau Jepang atau Cina. Ternyata anda salah, situs
ini buatan anak Indonesia asli. FUPEI adalah kependekan dari Friends
Uniting Program Especially Indonesian adalah sebuah situs jaringan
sosial yang berdiri pada bulan Mei 2004 menyediakan ruang gerak
untuk kegiatan pertemanan bagi penggunanya secara interaktif.
Berawal dari booming situs-situs jaringan sosial seperti friendster pada
tahun 2004, FUPEI yang turut ikut memberikan sebuah ruang untuk
pengguna internet di Indonesia merupakan sebuah bentuk user-
generated-content yang mencakup foto, musik, video, dan lain-lain.
Pengguna-pengguna tersebut kemudian dikenal dengan nama fupeis.
14. Bebo: Bebo adalah sebuah situs jejaring sosial yang popular yang
dibuat pada bulan Januari 2005. Ini banyak dipakai di beberapa Negara
termasuk Irlandia, Kanada, Amerika Serikat, Inggris, Selandia Baru
dan Australia. Versi bahasa Polandia sudah dirilis yang menggunakan
database user yang berbeda. Ada planning untuk merilis versi bahsa
Prancis, German dll. Dibuat oleh suami dan istri Michael dan Xochi
Birch, Bebo diluncurkan secara resmi pada bulan Juli 2005.Lalu AOL
(America OnLine) membelinya pada 13 Maret 2008 sekitar 850 juta
dollar.Bebo adalah kependekan dari Blog early, blog often..
15. Koprol
Ternyata Yahoo! memiliki dua situs jejaring sosial yakni Meme dan
satu lagi Koprol.. Koprol tergolong unik karena jika anda check-in
(log-in) dengan ponsel, ponsel anda dapat berfungsi sebagai GPS tanpa
adanya aplikasi GPS di ponsel tersebut. Setelah anda log-in anda dapat
melihat user lain yang sedang ada di lokasi yang sama (kota yang
sama).
Menurut Leysa Khadzi Fi (2013:9) bagi masyarakat Indonesia
khususnya kalangan remaja, media sosial seakan sudah menjadi candu,
tiada hari tanpa membuka media sosial, bahkan hampir 24 jam mereka
tidak lepas dari smartphone . Media sosial terbesar yang paling sering
digunakan oleh kalangan remaja antara lain; Facebook, Twitter, Path,
Youtube, Instagram, Kaskus, LINE, Whatsapp, Blackberry Messenger.
20

Masing-masing media sosial tersebut mempunyai keunggulan khusus dalam
menarik banyak pengguna media sosial yang mereka miliki.Media sosial
memang menawarkan banyak kemudahan yang membuat para remaja betah
berlama-lama berselancar di dunia maya.
Sedangkan Hardian Maulana dan Gumgum Gumelar ( 2013: 144)
mengatakan beberapa jenis media sosial adalah:
a. Twitter
b. Facebook
c. MySpace
d. Geolge
Rachmah, Amy Julia (2012:35)mengemukakan bahwa Media sosail
dibagi atas enam kelompok besar
1. Jejaring sosial. Jejaring sosial membuka kesempatan bagi setiap orang
untuk membangun akun sendiri dan terhubung dengan orang lain untuk
berbagi konten ataupun informasi. Contohnya, My Space,
Facebook, dan Bebo
2. Blog. Blog adalah jurnal online yang digunakan tiap orang untuk berbagi
biasanya tulisan, video, foto dan lain-lain.
3. Wikis. Website ini membuka kesempatan bagi tiap orang untuk menambah
konten atau untuk mengedit informasi yang terdapat di dalamnya, dan
menjadikan data-data tersebut seperti dokumen bersama. Contohnya,
Wikipedia.
4. Forum. Layanan yang terbuka untuk diskusi secara online, contohnya,
kaskus.com
5. Podcasts, seperti layanan Apple iTunes
6. Content communities, seperti, Flickr, del.icio.us, dan Youtube.

Dari berbagai macam media sosial yang dikemukakan para ahli,
beberapa jenis media sosial secara umum dikelompokkan sebagai berikut:
21


1.2.1 Facebook
Facebook adalah situs jejaring sosial paling populer saat ini dengan
900 juta pengunjung berbeda setiap bulan.Situs ini diprakarsai oleh Mark
Zuckerberg, Eduardo Saverin, Dustin Moskovitz, dan Chris Hughes pada
tahun 2004.Facebook tergolong situs jejaring sosial yang umum.Tidak
dikhususkan untuk suatu relasi sosial tertentu.Minimal umur untuk bisa
menikmati layanan Facebook adalah 13 tahun.
Facebook merupakan salah satu program aplikasi media sosial
berbasis internet. Pencetus dan pengembang aplikasi Facebook adalah Mark
Zuckerberg seorang Universitas Harvard.
Tujuan awal dikembangkannya Facebook ini yaitu sebagai media
untuk saling mengenal antar mahasiswa Harvard. Saling mengenal jati diri
teman teman satu kampusnya dengan tanpa harus bertatap muka langsung.
Mengingat jumlah mahasiswa yang begitu banyak.
Melalui facebook ini kita bisa berkenalan dengan orang baru, reuni
dengan teman-teman lama, juga dapat digunakan untuk kepentingan tertentu
lainnya. Melalui situs ini kita bisa berekspresi , berkomunikasi dengan teman
atau kenalan yang sudah ada. Juga bisa memperluas jaringan pertemanan
dengan cara mengundang atau diundang teman.
22

Merujuk pada penjelasan Team Cyber ( Leysa Khadzi Fi 2013:49)
situs facebook ini memiliki kelebihan sebagai berikut:
a. Data profil facebook real, karena personal press release dan
meningkatkan jaringan pertemanan.
b. Penamaan yang saling terhubung untuk foto-foto, sehingga bisa
menjadi media awal untuk saling berkomunikasi dengan teman teman
lama. Fasilitas ini dapat menjadi kunci penting yang memungkinkan
untuk facebook menjadi ajang reuni atau mencari teman lama
dimanapun berada. Prosesnya bisa melalui foto-foto juga bisa
dideteksi berdasarkan kategori user berikut.
c. Updating facebook lebih mudah karena pemberitahuan ( notifikasi )
tentang banyak hal, sehingga mudah untuk mengetahui tambahan
reaksi teman-teman di facebook sejak log in yang terakhir.
d. Alert ( pemberitahuan sesaat ) dapat dilihat di email yang terdaftar.
e. Facebook juga dimungkinkan untuk chating satu orang dengan satu
orang , meskipun belum ada feature untuk chating bersama (
conprence ).
f. Melalui facebook dapat membuat group sesuai dengan keinginan,
sehingga mudah untuk mengelompokkan rekan sesuai dengan
klasifikasi tertentu
g. Terdapat pasilitas wall to wall atau penulisan pada dinding, yaitu
menuliskan pesan publik diteman facebook yang memungkin untuk
memberikan nilai positif atas teman tersebut.
h. Terdapat jaringan luas untuk pengembangan dan memperkuat proses
jejaring sosial melalui aplication.
i. Facebook memungkinkan memberikan imformasi yang luas.
j. Dapat mengupdate semacam mikro bloging yang merupakan press
release atas semua kegiatan secara langsung.
k. Menu aplikasi yang selalu berkembang yang memungkinka ruang
untuk berkreasi dan berinovasi dalam membual press release yang
dapat berfungsi sebagai pemasaran diri
Manfaat dari facebook yaitu:
a. Menyehatkan jantung
b. Menyediakan lapangan pekerjaan
c. Meningkatkan kepercayaan diri
d. Mengingkatkan harga saham
e. Meningkatkan produktivitas
f. Untuk mencari teman dan melakukan reuni dengan teman.
g. Tempat promosi dan diskusi
23


1.2.2 Twiter
Twitter memiliki pengunjung hingga 300 juta orang setiap bulannya.
Termasuk pemain baru, Twitter langsung melejit menjadi situs jejaring sosial
terkenal kedua di dunia. Banyak yang menggemari Twitter karena ringkas dan
sangat cepat dalam update informasi. Twitter memang berfokus pada layaan
blogging mikro (microblogging) dan RSS untuk pesebaran informasi. Ia
sering disebut-sebut sebagai SMS-nya internet.
Twitter dibangun oleh Jack dorsey, Noah Glass, Evan William,
dan Biz Stone pada 15 Juli 2006. Tingkat pertumbuhan Twitter sangat luar
biasa.Setahun setelah meluncur terdapat lebih dari 400.000 tweet yang lewat
dalam layanan Twitter.Jumlah ini berlipat ganda hingga 100 juta tweet di
tahun 2008.Kini rata-rata tweet harian Twitter adalah 340 juta tweet per
hari.Logo situs ini pun selalu bersanding di samping logo Facebook pada
setiap iklan produk dan promo acara, menunjukkan betapa terkenalnya situs
jejaring sosial ini.
Melalui twiter kita dapat berinteraksi dengan banyak orang, selain itu
kita dapat mendeteksi dan mengkategorikan karakter orang orang sebagai
folower. Hal ini dikarenakan karena :
a. Twiter bersifat verbal
24

Imformasi yang menarik di twiter akan menyebar dengan cepat dan
luas karena kecenderungan pengguna sosial media untuk berbagi
kepada jaringannya.
b. Twiter membentuk komunitas
Para pengguna twiter aka saling berbagi imformasi karena memiliki
minat yang sama sehingga dengan mudah dapat terbentuk komunitas.
c. Twiter membantu seseorang untuk berinteraksi langsung
Dengan twiter seseorang dapat terbantu untuk berinteraksi langsung
dan menjalin hubungan yang dekat dengan folowernya. Hal ini akan
membantu komunikasi dua arah.
d. Real time
Di twiter , segala imformasi akan menyebar dengan luas, termasuk
kegiatan positif dan negatif. Sehingga tindakan apa pun yang kita
lakukan akan memancing banyak individu untuk melakukan penilaian.

1.2.3 Blog
Justin Hall, adalah seorang yang pertama kali menggunakan bloger
pada Januari 1994. Setelah itu blog mulai mewabah dan menjadi sesuatu yang
menarik. Istilah blog merupakan singkatan weblog yakni singkatan dari web
dan blog. Maknanya adalah web yang berisi imformasi yang berentetan
25

peristiwa yang terus berlangsung. Bolg indentik dengan konten yang bersifat
pribadi.
Kata blog dipopulerkan oleh Peter Merholtz pada April 1998. Ia
aladalah founder dari open diary yang merupakan diary online dari para
penulis seluruh dunia.
Blogger adalah seorang penulis ( authtor atau writer ). Blogger bukan
berarti pemilik blog saja melainkan orang yang aktif mengisi blog tersebut
dengan karya tulisnya. Seorang blogger belum tentu memiliki blog , tetapi ia
tetaplah blogger meskipun ia menulis di blog orang lain. Sebaliknya
seseorang yang memiliki blog tetapi tida melakukan aktivitas menulis ia
bukanlah blogger.
Blogging adalah aktivitas menulis baik di blog ataupun ketika menulis
komentar. Blog menjadi alat untk menyampaikan ekspresi dan imformasi
yang disampaikan dengan cara yang mudah dan simple. Sehingga
memudahkan orang orang mendapatkan impormasi secara singkat

1.2.4 Friendster
Friendster merupakan salah satu jejaring sosial pertama yang populer
di Indonesia. Jejaring sosial ini menawarkan konten dimana pengguna bisa
membuat sebuah profil yang bisa terhubung ke profil orang lain. Kita dapat
26

mengunggah foto ataupun menuliskan aktivitas kita di profil yang kita
buat.Jejaring sosial ini populer pada awal tahun 2002 hingga 2006.

1.2.5 YouTube
YouTube adalah sebuah situs yang menyediakan konten untuk berbagi
video, audio, berita, dan lainnya.Kita dapat mencari, mengunggah, ataupun
mengunduh berbagai jenis data di website ini.Umumnya masyarakat
menggunakan jejaring sosial ini untuk berbagi video dan berita.
Dari penjelasan diatas dapat disimpulkan bahwa Media sosial juga
dapat disebut sebagai media online dimana para penggunanya dapat dengan
mudah berpartisipasi, berbagi, dan menciptakan isi meliputi facebook, twiter ,
blog, dan media sosial lainnya, Facebook , twiter, blog merupakan bentuk
media sosial yang paling umum digunakan oleh masyarakat di seluruh dunia
termasuk Indonesia.


1. 3 Pengaruh Penggunaan Media Sosial
Situs jejaring sosial yang marak belakangan ini seperti facebook,
twitter dan google plus adalah produk-produk teknologi yang kini sedang
digemari banyak kalangan termasuk anak-anak dan remaja.Dengan layanan
ini kita dapat berkomunikasi dengan teman lama, memperluas jaringan
27

pertemanan, ataupun sekedar mengetahui keadaan atau status teman atau
kerabat.Di sinilah pentingnya peranan semua pihak baik orang tua, institusi
pendidikan, pemerintah dan masyarakat untuk mengawasi anak, remaja dan
muridnya, khususnya bagai yang masih dibawah umur untuk membekali
mereka menghadapi perkembangan teknologi.Kita seharusnya memberikan
edukasi kepada anak tentang bagaimana menyikapi perkembangan teknologi
yang sangat cepat untuk digunakan semaksimal mungkin untuk kegiatan
positif.Jejaring sosial juga mempunyai dampak yang positif dan juga dampak
negatif.

1.3.1 Pengaruh Positif Jejaring Sosial
Remaja sebagai seseorang yang sudah memulai tahap kematangan
mental, emosional, sosial dan fisik tentunya sudah mulai bisa memilah-milah
mana yang baik atau buruk untuk dirinya terutama dalam penggunaan internet
sebagai media sosial.
Http/Wahyufianlagi-blogspot.com/2013/7 mengemukakan bahwa
pengaruh positif dari penggunaan media sosial antara lain:
1. Memperluas pergaulan. Dengan mengakses situs mereka dapat
memperoleh teman baru, berkenalan dengan mereka dan bahkan mencari
teman lama. Atas dasar hobi yang sama atau latar belakang yang sama,
mereka bisa membuat grup mereka sendiri yang beranggotakan orang-
orang yang memiliki kesenangan yang sama sehingga mereka bisa
bertukar pikiran mengenai topik kegemaran mereka.
2. Media Promosi : dengan pengguna yang banyak di seluruh dunia,
facebook bisa dijadikan media promosi atau sarana belajar bisnis bagi
remaja yang ingin berbisnis.
28


Anna farida ( 2013:136) berpendapat bahwa pengaruh positif dari media
sosial antara lain:
1. Anak dan remaja dapat belajar mengembangkan ketrampilan teknis
dan sosial yang sangat dibutuhkan di era digital seperti sekarang ini.
Mereka akan belajar beradaptasi, bersosialisasi dengan publik dan
mengelola jaringan pertemanan.
2. Memperluas jaringan pertemanan. Berkat situs jejaring sosial ini anak
menjadi lebih mudah berteman dengan orang lain di seluruh dunia.
Meskipun sebagian besar diantaranya tidak pernah mereka temui
secara langsung.
3. Anak dan remaja akan termotivasi untuk belajar mengembangkan diri
melalui teman-teman yang mereka jumpai secara online, karena
mereka berinteraksi dan menerima umpan balik satu sama lain.
4. Situs jejaring sosial membuat anak dan remaja menjadi lebih
bersahabat, perhatian dan empati. Misalnya memberikan perhatian saat
ada teman mereka berulang tahun, mengomentari foto, video dan
status teman mereka, menjaga hubungan persahabatan meski tidak
dapat bertemu secara fisik.



1.3.2 Dampak Negatif Jejaring Sosial :
Http/Wahyufianlagi-blogspot.com/2013/7 mengemukakan bahwa
pengaruh negatif dari penggunaan media sosial antara lain:
1. Menurunnya prestasi belajar:
Siswa yang bermain facebook pada saat pelajaran sedang
berlangsung. Mau diakui atau tidak ini mengakibatkan banyak siswa
khususnya siswa kristen yang dengan mudahnya membolos untuk
membuka situs facebook bahkan membukanya di kelas menggunakan
telepon genggam saat pelajaran berlangsung. Berkaitan dengan hal ini,
29

tentu saja secara otomatis berimbas pada penurunan prestasi akademik
karena dijumpai realita siswa yang kecanduan facebook mengalami
kesulitan dalam memusatkan perhatian dan konsentrasinya dalam
menerima pelajaran.Fokus perhatiannya hanya tertuju pada
facebooknya.Belum lagi ditambah berkurangnya waktu belajar karena
digunakan untuk berlama-lama dalam laman ini. Ini secara langsung
akan mengurangi jam belajar mereka yang akhirnya berdampak pada
menurunnya prestasi belajar.
2. Berkurangnya perhatian terhadap keluarga.
Pada saat seharusnya keluarga bisa berkumpul setelah seharian
beraktivitas, remaja justru malah sibuk mengakses situs
pertemanan.Mereka sibuk dengan dunianya sendiri.Sibuk chatting atau
sibuk memberi komentar sehingga waktu yang seharusnya untuk
bercengkrama dengan keluarga terlewatkan begitu saja.Padahal saat-
saat seperti inilah yang bisa dimanfaatkan untuk sharing tentang segala
sesuatu yang bisa mempererat hubungan antara orang tua dan anak
karena kebanyakan orang tua sibuk bekerja sehingga lupa terhadap
anaknya.
3. Tergantikannya kehidupan social
Karena begitu nyamannya berada dalam dunia maya untuk
mengakses facebook sehingga mengurangi frekuensi bertatap
muka.Ada sebuah hal yang hilang dari interaksi seperti ini. Bertemu
muka sangat lain dan tidak seharusnya digantikan dengan bertemu di
dunia maya. Obrolan, tatapan mata, ekspresi muka, canda lewat
ketawa tidak bisa tergantikan oleh rentetan kata-kata bahkan video
sekalipun.
4. Pornografi
Lewat facebook mereka menjajakan diri.Dengan memajang
foto pada profile, mereka berusaha memikat para calon pelanggan.
Tentu saja ini akan merusak mental para remaja.
5. Mempengaruhi kesehatan
Kebiasaan duduk berlama-lama di depan komputer akan
banyak menimbulkan penyakit karenaorang malas untuk berolahraga.

http://hadirukiyah.blogspot.com/2010/07/pengaruh-internet-
terhadap-kehidupan.htmlmengemukakan bahwa media sosial selain
memiliki pengaruh positif juga memiliki pengaruh negatif yakni:
1. Anak dan remaja menjadi malas belajar berkomunikasi di dunia nyata.
Tingkat pemahaman bahasapun menjadi terganggu. Jika anak terlalu
banyak berkomunikasi di dunia maya.
2. Situs jejaring sosial akan membuat anak dan remaja lebih
mementingkan diri sendiri. Mereka menjadi tidak sadar akan
30

lingkungan di sekitar mereka, karena kebanyakan menghabiskan
waktu di internet. Hal ini dapat mengakibatkan menjadi kurang
berempati di dunia nyata.
3. Bagi anak dan remaja, tidak ada aturan ejaan dan tata bahasa di situs
jejaring sosial. Hal ini membuat mereka semakin sulit untuk
membedakan antara berkomunikasi di situs jejaring sosial dan di dunia
nyata.
4. Situs jejaring sosial adalah lahanyang subur bagi predator untuk
melakukan kejahatan. Kita tidak akan pernah tahu apakah seseorang
yang baru kita dikenal anak kita di internet menggunakan jati diri yang
sesungguhnya atau tidak.

Dari pendapat diatas dapat disimpulkan bahwa media sosial memiliki
pengaruh negatif yang dapat mempengaruhi kehidupan penggunanya baik
anak anak maupun remaja.
Oleh karena itu sangatlah dibutuhkan peran serta orang tua dan guru
dalam mengawasi perkembangan anak dan remaja .Remaja sering dipandang
masih seperti anak-anak, sedangkan mereka menganggap dirinya telah dewasa
dalam tanda kutip. Oleh karena itu, diperlukan kebijaksanaan oleh para
pendidik dalam membimbing remaja.Pendidik diharapkan dapat memahami
kejiwaan dan kebutuhan-kebutuhan mereka.Ajaklah mereka berdiskusi
dimana pendidik dapat mendengarkan dengan sabar segala keluhan
mereka.Pendidik diharapkan tidak bersifat otoriter dan mendikte siswa.


2. Pembentukan Karakter Siswa Kristen
2.1 Pengertian Karakter Siswa Kristen
31

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, Karakter memiliki arti: 1).
Sifat-sifat kejiwaan, akhlak atau budi pekerti yang membedakan seseorang
dari yang lain. 2).Karakter juga bisa bermakna "huruf".
Menurut (Ditjen Mandikdasmen - Kementerian Pendidikan Nasional),
Karakter adalah cara berpikir dan berperilaku yang menjadi ciri khas tiap
individu untuk hidup dan bekerjasama, baik dalam lingkup keluarga,
masyarakat, bangsa dan negara. Individu yang berkarakter baik adalah
individu yang bisa membuat keputusan dan siap mempertanggungjawabkan
tiap akibat dari keputusan yang ia buat.
J.P Chaplin dalam Syafaruddin (2012:177) mengatakan bahwa
karakter atau fiil, hati, budi pekerti, tabiat, adalah suatu kualitas atau sifat
yang tetap terus menerus dan kekal dan dapat dijadikan ciri untuk
mengidentifikasikan seorang pribasi, suatu objek atau kejadian.
Lebih jauh dijelaskannya, bahwa karakter artinya mempunyai kualitas
positif seperti peduli, adil, jujur, hormat terhadap sesama, rela memaafkan,
sadar akan hidup berkomunikasi, dan sebagainya.
Karchensteiner dalam Leysa Khadzi Fi (2013:18) mengemukakan bahwa
karalkter atau watak adalah keadaan jiwa yang tetap. Tempat semua perbuatan
kemauan yang ditetapkan / ditentukan oleh prinsip-prinsip yang ada dalam
keadaan kejiwaan. Jadi watak manusia dapat dibuktikan dalam kemauan dan
perbuatannya.
32

Selain itu, karakter adalah suatu organisasi yang dinamis dari sistem
psikofisik individu yang menentukan tingkah laku dan pemikiran individu
secara khas.
W.B. Saunders, (1977: 126) menjelaskan bahwa karakter adalah sifat nyata
dan berbeda yang ditunjukkan oleh individu, sejumlah atribut yang dapat
diamati pada individu.
Gulo W, (1982: 29) menjabarkan bahwa karakter adalah kepribadian ditinjau
dari titik tolak etis atau moral, misalnya kejujuran seseorang, biasanya
mempunyai kaitan dengan sifat-sifat yang relatif tetap.
Kamisa, (1997: 281) mengungkapkan bahwa karakter adalah sifat-sifat
kejiwaan, akhlak atau budi pekerti yang membedakan seseorang dari yang
lain, tabiat, watak.Berkarakter artinya mempunyai watak, mempunyai
kepribadian.
Wyne mengungkapkan bahwa kata karakter berasal dari bahasa
Yunani karasso yang berarti to mark yaitu menandai atau mengukir, yang
memfokuskan bagaimana mengaplikasikan nilai kebaikan dalam bentuk
tindakan atau tingkah laku. Oleh sebab itu seseorang yang berperilaku tidak
jujur, kejam atau rakus dikatakan sebagai orang yang berkarakter jelek,
sementara orang yang berprilaku jujur, suka menolong dikatakan sebagai
orang yang berkarakter mulia.Jadi istilah karakter erat kaitannya dengan
personality(kepribadian) seseorang.
Alwisol menjelaskan pengertiankarakter sebagai penggambaran
tingkah laku dengan menonjolkan nilai (benar-salah, baik-buruk) baik secara
33

eksplisit maupun implisit.Karakter berbeda dengan kepribadian kerena
pengertian kepribadian dibebaskan dari nilai.Meskipun demikian, baik
kepribadian (personality) maupun karakter berwujud tingkah laku yang
ditujukan kelingkungan sosial, keduanya relatif permanen serta menuntun,
mengerahkan dan mengorganisasikan aktifitas individu.
Secara bahasa: Kata Inggris untuk character diturunkan dari kata
Yunani: charaktr, yang aslinya digunakan untuk menunjuk kepada sebuah
tanda yang tercetak pada sebuah koin. Di kemudian hari, kata character
umumnya diartikan sebagai sebuah tanda pembeda dimana sesuatu dibedakan
dari sesuatu lainnya.
Secara filsafati: Aristoteles menyatakan ada dua kesempurnaan
kemanusiaan: (1). Kesempurnaan pikiran, dan (2). Kesempurnaan karakter
(thikai aretai), atau biasa kita terjemahkan menjadi keluhuran (-keluhuran)
moral atau kesempurnaan (-kesempurnaan) moral. Kata Yunani thikos
(ethical) di atas, berasal dari kata thos (character).Jadi, ketika kita berbicara
tentang sebuah keluhuran moral, kita juga sedang berbicara tentang sebuah
kesempurnaan karakter. Disini, penekanannya tidaklah hanya pada
perbedaan atau individualitas, namun pada kombinasi kualitas-kualitas
yang menjadikan seseorang itu secara etis menjadi pribadi yang terhormat.
Secara Alkitabiah: Ada dua ayat yang mencantumkan kata karakter
ini:
a. Di dalam terjemahan Yunani dari Perjanjian Lama, yaitu: Imamat
13:28, bekas lukabakar.
34

b. Di dalam Perjanjian Baru, yaitu Ibrani 1:3, terdapat kalimat, gambar
yang nyata dari. Jadi, karakter adalah bentuk atau sesuatu yang
tercetak.
Bentuk yang tercetak ini bisa berarti:
1. Untuk menunjukkan identitas.
Pola sidik jari yang tercetak di atas kertas/plastik/kaca, dipakai untuk
menunjukkan identitas dari si pemilik jari.Sidik jari pertamakali digunakan
secara resmi di Eropa sebagai tanda pengenal narapidana pada tahun
1858.Sejak tahun 1880-an, ilmu tentang sidik jari terus berkembang dan
akhirnya dipakai hampir dimana-mana, sebagai alat tanda pengenal dalam
bidang pengusutan kejahatan, untuk mengetahui identitas si penjahat.Atau
bisa juga dibayangkan seperti koin mata uang.Apa yang tercetak di atas koin
itu menjadi petunjuk identitas nilai dari koin itu.
Demikian juga Kristus. Ibrani 1:3 menyatakan bahwa Ia adalah
gambar-wujud Allah. Ia adalah karakter Allah. Ketika seseorang melihat
kehidupan dan Pribadi Yesus Kristus, seseorang itu akan dapat melihat
identitas Allah sendiri. Karena itu Yesus berkata, Barangsiapa telah melihat
Aku, ia telah melihat Bapa (Yohanes 14:9).
Demikian juga hidup orang Kristen.Allah ingin agar kita, anak-
anakNya, memiliki karakter yang membuat orang mengenal identitas dari
Bapa kita.Jadi dasar kita untuk membangun karakter yang baik adalah Sifat-
sifat Allah sendiri. Jadi, saya baik, karena Allah baik; saya setia, karena
Allah setia; dan seterusnya.Demikian, Allah rindu agar karakter kita
35

mencerminkan karakter Allah Tritunggal, sehingga membuat oranglain
mengenal, seperti apakah Allah Tritunggal itu.Beberapa ayat berikut
menunjukkan lebih jelas bagaimana Allah menghendaki kita untuk bertumbuh
mencerminkan Allah sendiri:
a. 1 Petrus 1:15 16 ...tetapi hendaklah kamu menjadi kudus di dalam
seluruh hidupmu sama seperti Dia yang kudus, yang telah memanggil
kamu, sebab ada tertulis: Kuduslah kamu, sebab Aku kudus.
b. Matius 5:48 Karena itu haruslah kamu sempurna, sama seperti Bapamu
yang di sorga adalah sempurna.
c. Roma 8:29 Sebab semua orang yang dipilih-Nya dari semula, mereka
juga ditentukan-Nya dari semula untuk menjadi serupa dengan gambaran
Anak-Nya, supaya Ia, Anak-Nya itu, menjadi yang sulung di antara
banyak saudara.
d. Filipi 2:5 Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran
dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus.

2. Untuk menunjukkan status sah kepemilikan.
Hewan ternak di cap pantatnya dengan besi panas yang sudah dibakar. Bentuk
pola (luka bakar) yang tercetak itu, disebut karakter, dan menunjukkan status
sah kepemilikan.Dengan melihat bentuk pola/luka bakar bekas cetakan itu,
seseorang bisa tahu bahwa seekor ternak itu milik siapa; dan telah dibayar
lunas oleh siapa.Demikian juga hidup orang Kristen. Firman Tuhan dalam 1
Kor.7:23 & 6:20 menyatakan, Kamu telah dibeli dan harganya telah lunas
36

dibayar. Karena itu janganlah kamu menjadi hamba manusia dan
muliakanlah Allah dengan tubuhmu!. Jadi, dari dua ayat di atas kita
mengetahui bahwa kita harus memiliki karakter:
a. Mau melayani Tuhan, dan...
b. Memuliakan Allah dengan tubuh kita.
Dengan menerapkan dua karakter di atas dalam hidup kita, orang akan
melihat bahwa sesungguhnya kita adalah milik Tuhan & Tuhan itulah yang
bertanggungjawab atas hidup kita! Jadi kalau ada orang yang macam-macam
dengan kita, mereka berurusan dengan Tuhan! Kita adalah pribadi yang
terhormat!
Oleh: Ev. Nurcahyo TP M.Divberpendapat bahwa karakter siswa
kristen harus dapat menunjuk kepada kumpulan kualitas-kualitas yang
membedakan satu individu siswa kristen dari individu lainnya, dimana
kualitas-kualitas itu menjadikan seseorang secara etis menjadi pribadi yang
terhormat.

2.2 Jenis Jenis Karakter
Di dalam kepribadian siswa kristen, ada bagian yang bisa diubah dan
ada bagian yangsulit/tidak bias diubah:
Bagian yang bisa diubah: Sikap dan Karakter. Karakter adalah bagian
kepribadian yang berkaitan dengan teguhtidaknya seseorang dalam
mematuhi etika perilaku atau dalam memegang pendirian/pendapat. Karakter
37

cenderung merupakan hasil bentukan dari lingkungan, dan menyangkut
pilihan-pilihan seseorang dalam hidup ini.
Bagian yang tidak bisa diubah: Sifat dan Temperamen. Temperamen adalah
kecenderungan bawaan seseorang dalam memberikan reaksi terhadap
rangsangan-rangsangan yang datang dari lingkungan. Temperamen adalah
bawaanlahir yang ada hubungannya dengan cairan-cairan dalam tubuh
seseorang..
Leysa Khadzi Fi ( 2013: 31) membagi berbagai jenis karakter siswa
kristen yakni :
1. Karakter Flegmetik: Tipe yang cenderung tenang dan nampak tidak
beremosi. Kelemahannya adalah cenderung menjadi orang yang egois.
Contoh tokoh dalam Alkitab:Abraham.
2. Karakter Melankolik: Orang yang perasaannya sensitive dan perenung.
Kelemahan orang melankolik adalah mudah sekali dikuasai oleh
perasaan dan cukup sering murung.Contoh Alkitab: Nabi Musa.
3. Karakter Kolerik: Seorang kolerik berorientasi pada pekerjaan, dan pada
tugas. Kelemahan orang kolerik adalah kurang mampu merasakan
perasaan orang lain Contoh Alkitab: Rasul Paulus.
4. Karakter Sanguin: Tipe periang. Tapi kelemahannya adalah cenderung
impulsive (bertindak mengikuti dorongan hati), bertindak sesuai
emosinya atau keinginannya. Contoh Alkitab: Simon Petrus
Menurut Teori Enneagam yang dikutip oleh Leysa Khadzi Fi (201 : 41)
ada sembilan jenis karakter yakni:
a. Reformer atau perpeksionis
Seseorang yang rasional dan sangat idealis. Punya jiwa kuat dalam
membedakan benar dan salah. Ingin selalu memperbaiki yang salah.
b. Giver/ Helver
Seorang yang jiwa merawat, dan peduli terhadap sesama. Berhati tulus,
lembut dan empati kepada orang lain. Mau berkorban untuk orang lain
dan suka membantu terhadap sesama.
c. Archiver/ Motivator/ Performer
38

Seseorang yang berorientasi pada prestasi, energk, bersemangat dan
percaya diri. Memiiki ambisi untuk maju.
d. Romantic/ Individualist
Seseorang yang sensitif dan intropekstif. Kreatif dalam
mengekspresikan diri.
e. Observer/ Thinker/ Investigator
Seseorang yang memiliki otak yang cerebral kuat. Punya rasa penasaran
tinggi. Ingi mengetahui sesuatu secara mendalam. Mampu
berkonsentrasi pada keahlian-keahlian yang rumit. Mandiri, inovatif,
dan punya kemampuan iventif ( menemukan sesuatu).
f. Loyalist/ Pessimist
Karakter yang selalu menekankan rasa aman. Punya komitmen dan
tanggungjawab serta memiliki pekerja keras. Sering meragukan diri
sendiri serta kurang percaya diri.
g. Generalist/ Optimist. Adventure
Seorang yang selalu sibuk. Punya sikap yang terbuka terhadap orang
lain. Berjiwa spontan dan bersemangat. Selalu mencari pengalaman
pengalaman baru dan kurang bersabar.
h. Challennger/ Leader/ Boss
Karakter yang dominan. Percaya diri dan bergaya bicara pada intinya.
Terkadang cenderung egois dan mendominasi. Merasa dia harus
mengendalikan lingkungan dan orang orang disekitarnya. Cenderung
mudah marah dan tempramental.
i. Peacemaker/ Mediator/ Accomodator
Karakter yang bisa mempercayai orang lain. Emosinya stabil. Cukup
kreatif dan optimis.

Anna Farida ( 2013: 30) mengemukan jenis jenis karakter secara umum
adalah sebagai berikut:
1. Menjadi diri sendiri : dalam hal ini siswa kristen menunjukkan bahwa
aku ada dan aku bukan anak-anak, aku bisa mengambil keputusan sendiri,
aku ingin jadi diriku sendiri. Agar siswa kristen mampu menjadi diri
sendiri yang optimis dan tidak bimbang maka guru PAK memiliki peran
penting dalam mendampingi remaja untuk bisa:
a. Memiliki cita cita yang positif, dan berusaha fokus dalam mencapai
cita citanya.
b. Meyakini nilai nilai yang harus mereka pegang teguh, yaitu agama
dan norma masyarakat yang luhur.
c. Terampil membuat pilihan yang kreatif dan benar.
39

d. Produktif dan inovatif.
e. Menghargai diri sendiri dan orang lain.

2. Religius: Siswa kristen yang dekat dengan nilai nilai religius akan memiliki
konsep diri yang positif. Pada masa transisi siswa kristen nilai religius
yang mereka miliki memiliki peran yang signifikan. Siswa kristen yang
religius lebih tenang dan mudah diajak bicara, relatif teerjaga dari
penyimpangan perilaku, lebih dekat dengan orang tua dan keluarga.
Dengan nilai religius yang diyakini oleh siswa kristen mereka lebih mudah
untuk menentukan tujuan hidup dan memilih cara yang benar untuk
mencapainya. Saat berteman siswa kristen lebih cenderung memilih teman
yang memberikan pengaruh positif bagi perilaku dan kehidupannya.

3. Rasa hormat: Memiliki kesediaan memperlakukan dirinya dan orang lain
dengan cara yang baik dan cara yang sepatutnya.

4. Keberanian: Berani adalah memiliki rasa yang mantap dan penuh rasa
percaya diri, dan dapat menghadapi kesulitan atau bahaya dengan
semangat dan cara yang benar. Tugas guru PAK dalam membentuk
keberanian dalam diri siswa kristen adalah mendampingi siswa kristen
dalam membangun keberanian yang benar dan mewujudkannya.

5. Integritas: Karakter integritas terbangun secara bertahap, dilatih sedikit
demi sedikit dengan program yang jelas. Integritas adalah ketika uccapan
dan perbuatan sesuai dengan yang kita yakini.


6. Karakter yang toleran dan cinta damai: Berkembangnya sikap yang toleran
pada diri siswa kristen akan melahirkan karakter yang cinta damai.

7. Disiplin: Karakter disiplin para siswa kristen dapat dimulai dengan:
a. Memberikan pemahaman tentang manfaat disiplin kepada siswa
kristen.
b. Menetapkan aturan yang sesuai dengan tingkat usia mereka.
c. Menerapkan disiplin pada diri siswa kristen secara konsisten,
d. Melibatkan peran seta orang tua dalam memberikan penguatan yang
positif.
e. Tetapkan konsekuensi yang jelas bersama siswa kristen
f. Memberikan kepercayaan kepada siswa kristen bahwa aturan bisa
dicapai oleh siswa.

8. Kreatif: Siswa yang kreatif mampu menghasilkan karya seni, karya tulis
dan menghasilkan kreasi baru. Siswa yang kreatif akan terus berjuang
mencapai tujuan yang hendak dicapainya.
40

Oleh: Ev. Nurcahyo TP M.Divmenguraikanjenis jenis karakter siswa
kristen adalah:
1. Memiliki kasih.
2. Mengampuni, mengasihi sesama.
3. Kreatif, inovatif, berani, percaya diri.
4. Tidak angkuh, sombong dan aroganan.

Dari uraian pendapat ahli tersebut dapat disimpulkan beberapa jenis
karakter siswa kristen yakni: memiliki kasih, mengampuni, mengasihi
sesama,kreatif, inovatif, berani, percaya diri, tidak angkuh, sombong dan
aroganan.




2.3Faktor- Faktor Yang Mempengaruhi Pembentukan Karakter Siswa Kristen
Dalam pembahasan ini, akan dijabarkan mengenai faktor faktor yang
mempengaruhi karakter siswa kristen yakni:
1. Faktor genetik
Bayi yang baru lahir, menurut beberapa riset ilmiah mempunyai
temperamen yang berbeda. Perbedaan ini terlihat pada usia tiga bulan.
41

Perbedaan tersebut meliputi tingkat aktivitas, rentang atensi, dan adaptabilitas
pada lingkungan.
Hal ini senada pada konsep stadium perkembangan psikologi. Murakami
(2007 ) menunjukkan bahwa gen domain bisa distimulasi dan diaktivasi pada
diri seseorang dalam bentuk potensi baik atau pun buruk.
2. Faktor Lingkungan
Perlekatan merupakan kecenderungan anak untuk mencari kedekatan.
Pola mengasuh pada anak akan mempengaruhi karakter anak. Hurlok dalam
teori peerlekatan menunjukkan bahwa kegagalan anak membentuk perlekatan
pada masa kecil dapat berpengaruh pada masa dewasanya.
3. Faktor stimulasi Gen dan Gaya Berpikir
Kepribadian sepenuhnya dikendalikan oleh gen yang ada dalam sel
tubuh manusia. Gen tersebut ada yang bersifat domain ( tidak aktif) dan ada
yang bersifat aktif. Bila kita sering menyalakan gen yang tidur dengan cara
positif thingking maka karakter dan nasib kita akan lebih baik.
Jadi genetik bukan sesuatu yang kaku, permanen dan tidak dapat diubah.
Setiap orang yang diciptakan Tuhan sudah dilengkapi dengan kepribadian.
Karakter itu adalah pemberian Tuhan yang ditambah dengan lingkungan yang
kita terima atau alami pada masa pertumbuhan.
4. Pemodelan oleh Orang Tua dan Guru
42

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya bahwa pembentukan
karakter membutuhkan ketersediaan model yang akan di contoh oleh anak
didik. Salah satu model yang paling sering berinteraksi dengan anak didik
adalah orang tua sendiri dan guru.Kedua orang ini adalah model ideal dan
sangat mempengaruhi karakter anak.Sehingga diharapkan pada orang tua dan
guru selalu memunculkan perilaku yang positif sehingga patut dijadikan
model.Orang tua dan guru yang tidak memunculkan karakter yang positif
merupakan malapetaka pada pembentukan karakter anak.
5. Media Massa/Sosial
Peranan media dalam pembentukan karakter anak juga sangat besar.
Bahkan saat ini, kebanyakan anak terpengarh media, baik itu televisi, video
games, surat kabar, jejaring sosial dan lain-lain. Anak akan memunculkan
perilaku seusai dengan apa yang dilihat dan didengarnya. Saat ini, interaksi
anak dengan media diatas bahkan sangat besar, sehingga pengaruh media juga
bagi anak sangat besar dalam mempengaruhi dan membentuk karakternya.
Menurut Joseph Klaper (1960) http//:republika.co.id, media sosial
cukup efektif terutama dalam mengubah sikap seseorang pada bidang-bidang
dimana pendapat dan keyakinan orang dalam hal itu lemah, dangkal, dan
kurang dianggap begitu prinsip. Sedangkan dalam hal-hal penting, pengaruh
media, menurut David Philips (1972)http//:republika.co.id),akan kuat daya
43

tularnya terhadap orang-orang rendah diri, kurang kasih sayang, sering gagal,
kehilangan pegangan hidup dan teralienasi
Media sosial secara tidak langsung mempengaruhi kehidupan peserta
didik dewasa ini.

3. Pengaruh Media Sosial Terhadap Pembentukan Karakter Siswa
Kristen
Keberadaan media sosial sangat berpengaruh dalam kehidupan.Selain
dampak positif, dampak negatif yang ditimbulkan dari media sosial juga
beragam. Berbagai macam modus kejahatan di media sosial banyak
ditemukan terutama pada siswa kristen seperti kekerasan, pelecehan, bahkan
tindak kriminal seperti penipuan, pemerasan, pemerkosaan, dan sebagainya.
Mengingat pengaruh negatif media sosial terhadap remaja yang sangat
banyak dan meresahkan, perlu dilakukan arahan, tuntunan, bimbingan,
panduan, dan pengawalan dari pihak-pihak seperti orangtua, guru, dan
pemangku kepentingan dalam pendidikan anak dan remaja.Lembaga yang
peduli terhadap siswa kristen yang kelak akan menjadi penerus bangsa
berinisiatif untuk melakukan edukasi terhadap remaja dan anak-anak dalam
penggunaan media sosial agar pengaruh-pengaruh negatif dari media tersebut
dapat teredukasi

44

3.1 Pengaruh positif media sosial dalam pembentukan karakter siswa
kristen yaitu:
1. Memudahkan untuk berinteraksi dengan orang banyak. Lewat media
sosial, siswa kristen dapat mengatur langkah dan strategi tanpa takut
terlihat seperti seekor cacing kepanasan lagi. Komunikasi lebih mudah
mengalir dibandingkan saat berbicara langsung.
2. Remaja akan termotivasi untuk belajar mengembangkan diri melalui
teman-teman yang mereka jumpai secara online, karena di sini mereka
berinteraksi dan menerima umpan balik satu sama lain. Dengan media
sosial siswa kristen juga dapat menumbuhkan sikap penuh kasih dan
memiliki rasa toleran terhadap sesama.
3. Media sosial membuat siswa kristen menjadi lebih bersahabat,
perhatian, dan empati, misalnya memberi perhatian saat ada teman
mereka yang ulang tahun, mengomentari foto, video dan status teman
mereka, menjaga hubungan persahabatan meski tidak dapat bertemu
secara fisik.
4. Membantu siswa kristen dalam pengapresiasian diri
5. Jarak dan Waktu bukan masalah. Di era media sosial seperti sekarang
ini, hubungan jarak jauh atau long distance bukan lagi halangan besar
(meskipun tetap sulit). Siswa kristen tidak lagi harus mengirim surat
tiap minggu kepada pasangan anda yang sedang bekerja di luar kota
atau luar negeri karena media sosial sudah menghilangkan batasan
jarak dan waktu bagi anda yang harus membina hubungan jarak jauh.
45

6. Media pertukaran data : dengan menggunakan email, newsgroup, ftp
dan www (world wide web : jaringan situs-situs web) para pengguna
internet di seluruh dunia dapat saling bertukar informasi dengan cepat
dan murah.
7. Mempermudah para siswa kristen mengkonsultasikan pelajaran dan
tugas-tugas mereka yang belum mereka mengerti.
8. Kemudahan memperoleh informasi : kemudahan untuk memperoleh
informasi yang ada di internet banyak membantu manusia sehingga
manusia tahu apa saja yang terjadi. Selain itu internet juga bisa
digunakan sebagai lahan informasi untuk bidang pendidikan,
kebudayaan, dan lain-lain.
9. Dengan media sosial siswa kristen juga dapat menumbuhkan karakter
yang peduli, percaya diri, serta memiliki tanggung jawab dengan
mencerminkan sifat dan kepribadian Allah dalam diri mereka.

3.2 Pengaruh Negatif Media sosial Terhadap Pembentukan Karakter
siswa kristen
1. Siswa Kristen menjadi malas belajar berkomunikasi di dunia nyata.
Tingkat pemahaman bahasa pun menjadi terganggu. Jika anak terlalu
banyak berkomunikasi di dunia maya, maka pengetahuan tentang seluk
beluk berkomunikasi di kehidupan nyata, seperti bahasatubuh dan nada
suara, menjadi berkurang.
46

2. Media sosial akan membuat siswa kristen lebih mementingkan diri
sendiri. Mereka menjadi tidak sadar akan lingkungan sekitar mereka,
karena kebanyakan menghabiskan waktu di internet. Hal ini dapat
mengakibatkan anak menjadi kurang berempati di dunia nyata.
3. Siswa kristen, tidak ada aturan ejaan dan tata bahasa di jejaring social.
Hal ini akan membuat mereka semakin sulit membedakan anatara
berkomunikasi di situs jejaring social dan dunia nyata.
4. Menurunnya prestasi siswa kristen di sekolah. Kebanyakan para
remaja yang telah menggunakan media sosial, lebih banyak
menggunakan waktunya untuk berkomunikasi di media sosial
dibandingkan belajar dirumah.
5. Kemungkinan besar siswa kristen menjadi unsur penculikan. Hal ini
sedang marak-maraknya terjadi, yaitu kasus penculikan remaja.
6. Mudahnya akses jaringan pornografi akan membuat rusaknya moral
dan tingkah laku siswa kristen sebagai pelajar. Mudahnya akses media
sosial ternyata juga mempermudah siswa kristen untuk mengakses
jaringan pornografi.
7. Kurangnya sopan santun siswa kristen \ saat ini. Dengan adanya media
sosial, semakin banyak para remaja yang menggunakan bahasa yang
tidak sepantasnya. Dan bagi remaja yang masih polos, tentu akan
menganggap bahwa bahasa tersebut adalah bahasa modern anak zaman
sekarang
47

8. Kurangnya rasa kasih dan cinta sesama karena sifat angkuh dan
sombong yang dominan dalam diri siswa kristen.

Hal yang perlu diperhatikan oleh para pendidik ketika
menghadapi siswakristen antara lain:
a. Remaja sering dipandang masih seperti anak-anak, sedangkan mereka
menganggap dirinya telah dewasa dalam tanda kutip. Oleh karena itu,
diperlukan kebijaksanaan oleh para pendidik dalam membimbing
remaja. Pendidik diharapkan dapat memahami kejiwaan dan
kebutuhan-kebutuhan mereka.
b. Ajaklah mereka berdiskusi dimana pendidik dapat mendengarkan
dengan sabar segala keluhan mereka. Pendidik diharapkan tidak
bersifat otoriter dan mendikte remaja.
c. Membimbing siswa untuk lebih dekat dengan Tuhan dengan
menanamkan nilai nilai dan kepribadian Allah yang penuh kasih, dan
cinta sesama dalam diri siswa kristen.
B. Kerangka Konseptual
Media sosial merupakan situs dimana seseorang dapat membuat web
page pribadi dan terhubung dengan setiap orang yang tergabung dalam media
sosial yang sama untuk berbagi informasi dan berkomunikasi. Jika media
tradisional menggunakan media cetak dan media broadcast , maka media
sosial menggunakan internet. Media sosial mengajak siapa saja yang tertarik
48

untuk berpartisipasi dengan memberi feedback secara terbuka, memberi
komentar, serta membagi informasi dalam waktu yang cepat dan tak terbatas.
Media sosial dapat berupa facebook, twiter, blog.
Karakter adalah sifat-sifat kejiwaan, akhlak atau budi pekerti yang
membedakan seseorang dari yang lain, tabiat, watak. Berkarakter artinya
mempunyai watak, mempunyai kepribadian. Karakter yang baik menurut
lebih dari sekedar perkataan, melainkan sebuah pilihan yang membawa
kesuksesan.Ia bukan anugerah, melainkan dibangun sedikit demi sedikit,
dengan pikiran, perkataan, perbuatan, kebiasaan, keberanian usaha keras, dan
bahkan dibentuk dari kesulitan hidup.Karakter siswa kristen adalah karakter
yang didasari oleh kasih dan memandang pada sifat-sifat Allah.
Pengaruh media sosial terhadap pembentukan karakter siswa
kristen.Media sosial sebagai media yang sangat umum digunakan oleh peserta
didik memberikan pengaruh yang positif dan negatif terhadap pembentukan
karakter siswa kristen. Untuk mengatasi pengaruh negatif dari media massa
dibutuhkkan peran orang tua dan guru. Pengaruh media sosial terhadap
pembentukan karakter siswa kristen yang diharapkan yaitu karakter yang
memiliki kasih, mengampuni, inovatif, kreatif berani dan percaya diri

C. Hipotesa penelitian
Hipotesa penelitian adalah merupakan jawaban sementara dari suatu
49

penelitian yang harus diuji kebenarannya melalui penelitian. Oleh karena itu
hipotesis adalah jawaban yang mungkin benar atau salah. Ia akan ditolak jika
faktanya di sangkal, dan hipotesa akan diterima jika faktanya membuktikan
kebenarannya.
Suryabrata (2008:21) mengatakan bahwa Hipotesa penelitian adalah
jawaban sementara terhadap masalah penelitian, yang kebenarannya masih
harus diuji secara empiris. Hipotesis merupakan jawaban terhadap masalah
penelitian yang secara teoritis dianggap paling mungkin dan paling tinggi
tingkat kebenarannya. Maka yang menjadi hipotesa dalam penelitian ini
adalah ada pengaruh yang positif dan signifikan Media Sosial Terhadap
Pembentukan Karakter Siswa Kristen di SMA N 2 Sidikalang Tahun
Pembelajaran 2014/2015.

Anda mungkin juga menyukai