Anda di halaman 1dari 8

LAPORAN teknologi basis data

PERTEMUAN KE 1 dan 2



Disusun Oleh :
Nama : Mohamad Hanafi
Nim : 095410134
Jurusan : TEKNIK INFORMATIKA

LABOROTARIUM TERPADU
SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA DAN KOMPUTER
AKAKOM
YOGYAKARTA
2011

PERTEMUAN KE-1
PEMODELAN BASIS DATA DAN TRANFORMASI KE MODEL R

1. PEMBAHASAN
Model data Entity-Relationship Diagram(ER) dibangun berdasarkan persepsi dari dunia nyata
mengandung himpunan dari obyek-obyek yang disebut entity (entitas) dan hubungan antara
ibjek-objek tersebut (relasi). Ada tiga tipe entitas dalam model basis data, yaitu:
1) Entitas kuat (regular entity) adalah enttitas yang mandiri keberadaanya dan sevara umum
menggambarkan obtek nyata.
2) Entitas lemah (eak entity) adalah entitas yang keberadaanya bergantung pada
keberadaan entitas lain.
3) Entitas asosiatif adalah entitas yang terbentuk dari hubungan banyak ke banyak antara
entitas-entitas yang lain.
Untuk membedakan antara entitas satu dengan yang lain, setiap entitas memiliki atribut yang
menjadi penciri dari entitas tersebut. Contoh pada praktikum:
Hubungan antara beberapa entitas seperti kredit_rumah merupakan relasi yang menghubungkan
nasabah dengan pengambilan kredit apabila dalam mengambil jenis_kredit tersebut dari PT.ABC
apabila nasabah tidaki Memiliki identitas yang jelas (KTP/SIM/Pasport, dll) Memiliki sisa
penghasilan cukup untuk membayar angsuran (besarab angsuran maksimal 60 % dari gaji yang
diterima) dibuktikan dengan bukti penerimaan Memiliki surat keterangan dari Kantor/tempat
kerja/RT/RW dan Jumlah angsuran maksimal 60 kali (5 Tahun) maka PT.ABC tidak menerimanya
untuk mengkredit yang disediakan oleh PT.ABC. struktur logic dari sebuah database secara grafik
digambarkan sebagai berikut:



Setiap entitas dapat ditaranformasi ke skema relasi . nama yang diberikan pada relasi secara
umum adalah sama dengan nama entitas, sedangkan nama atribut-atribut dari entitas menjadi
atribut relasi, dengan atribut mengidentifikasi pada entitas berubah menjadi kunci primer pada
relasi.
Aturan tranformasi Diagram ER/EER ke model Relasional
1) Transforamsi Entitas kuat
Untuk setiap entitas kuat pada diagram ER dibuatkan suatu relasi yang memuat
semua atribut tunggal dari entitas tersebut. Sedangkan untuk atribut komposit
hanya dimuat komponen atributnya saja.
Contoh:
a. Nasabah(NIK,Nama,Alamat,kota)
Kunci utama : NIK
b. Jenis_kredit(no_kredit,kredit_rumah,kredit_kendaraan,
kredit_barangelektronik,kredit_KLKrumahtangga)
Kunci utama:no_kredit
c. Faktur_kredit(no_faktur,KTP,sisa_penghasilancukup,sur
at_keterangan,jml_angsuran)
Kunci utama:ni=o_faktur
2) Tranforamsi atribut bernilai banyak
Setiap entitas yang mempunyai atribut bernilai banyak dibuat relasi baru dimana
kunci utama dari relasi asal dengan atribut bernilai banyak.
a. Jual (no_nota, kd_kust, tgl_jual, jml_jual)
Kunci utama : (no_nota + kd_kust)
Kunci asing (foreign key): kd_kust yang bereferensi pada relasi Barang
3) Tranformasi entitas lemah
Setiap Entitas lemah dibuat relasi yang membuat semua atribut tunggal pada
entitas tersebut dimana kunci utamanya adalah gabungan dari kunci parsial dan
kunci utama dari induknya.
Dt_Jual (no_nota, kd_brg, jml_jual, hrg_satuan)
Kunci utama : (no_nota+kd_brg)
Kunci asing : kd_brg yang bereferensi ke kd_brg pada relasi barang
4) Transformasi Relationship Berderajat Satu 1:N
Untuk setiap relationship berderajat satu dengan kardinalitas satu ke banyak
pada entitas, maka pada relasi yang mempresentasikan entitas tersebut perlu
ditambahkan kunci asing yang bereferensi ke kunci utama dari relasi itu sendiri.
Pegawai (nip, nama, tgl_lhr, alamat, kdpos, kd_atasan)
Kunci utama : nip
Kunci asing : kd_atasan yang berefeensi pada nip
Contoh relasi adalah seperti berikut :


2. TUGAS

3. LISTING
Telampir

PERTEMUAN KE-2
PEMROSESAN SQL PADA TABEL JAMAK



1. PEMBAHASAN
SQL mempunyai kemampuan untuk menggabungan dua tabel atau lebih guna mendapatkan
informasi yang diinginkan, dengan proses yang dilakkan dengan nama JOIN, suatu opersi join
mengkombinasikan product, selection, dan mungkin projection. Operator join secara
horisontal mengkombinasikan / menggambungkan data dari satu baris tabel dengan baris
dari yang lain atau tabel yang sama ketika kriteria tertentu ditemukan. Kriteria melibatkan
suatu hubungan diantara olom didalam gabungan tabel relasional.
a. CROSS JOIN / CARTESIAN JOIN : menghasilkan kombinasi semua baris yang terdapat
dalam tabel-tabel yang digabungkan baik yang tidak berpasangan maupun yang
berpasangan.
b. INNER JOIN : menghasilkan output yang berupa kombinasi baris-baris yang memiliki
pasangan saja. Kombinasi baris yang bukan pasangan akan dieleminasi. Baris-baris yang
tidak memiliki pasangan pada tabel lainnya tidak dimunculkan.
c. OUTHER JOIN adalah join yang menghasilkan semua data dari sebuah tabel dan
membatasi data dari tabel lain. Dalam SQL dapat dibedakan menjadi LEFT JOIN dan RIGHT
JOIN.
LEFT OUTHER JOIN / LEFT JOIN : jika yang terletak disebelah kiri operator left Outher Join
ada yang tidak memilki pasangan dengan tabel yang terletak dikanan operator Left
Outher Join baris ini akan tetap disertakan dalam hasil penggabungan.
RIGHT OUTHER JOIN / RIGHT JOIN : jika tabel yang terletak di sebelah kanan operator
RIGHT OUTHER JOIN ada yang tidak memiliki pasangan dengan tabel yang terletak
dikanan operator Right Outher Join, baris ini tetap disertakan dalam hasil penggabungan.
d. UNION
UNION merupakan operator yang digunakan untuk menggabungan hasil query, dengan
ketentuan jumlah, nama dan tipe kolom dari masing-masing tabel yang akan ditampilkan
datanya harus sama.

Pada pelaksanaan praktikum kemaren adalah sebagai berikut :
Tabel nasabah :
mysql> select * from nasabah;
+--------+------+---------+--------+------------+
| nama | nik | tgl | alamat | kota |
+--------+------+---------+--------+------------+
| ayu | 2103 | 2405200 | dawung | ngawi |
| dadang | 2104 | 2306200 | sadang | bojonegoro |
| dewi | 2105 | 1302200 | temas | sragen |
| totok | 2106 | 4012004 | bungur | klaten |
| | | | | |
+--------+------+---------+--------+------------+
5 rows in set (0.01 sec)
Pada tahap pertama yaitu membuat tabel nasabah seperti pada tampilan diatas tabel
tersebut yaitu merupakan tabel rincian konsumen yang akan mengkredit pada PT.ABC

Tabel jenis_kredit:
mysql> select * from jenis_kredit;
+------+-----------+------------+-------------------+--------------
-----+
| nik | rumah | kendaraan | barang_elektronik |
kelengkapan_rumah |
+------+-----------+------------+-------------------+--------------
-----+
| 2104 | kredit | tdak_pesan | kredit | tdak_pesan
|
| 2105 | tidak | iya | tidak | iya
|
| 2106 | pesan | tidk_kredi | pesan | pesan
|
| 2103 | tidak_psn | tidak_pesa | mesan | mesan
|
+------+-----------+------------+-------------------+--------------
-----+
4 rows in set (0.00 sec)
Pada tabel jenis_redit yaitu PT.ABC mengeluarkan pengkreditan yang dimana nasabah
ingin mengkredit sesuai dengan keinginanya.

Tabel Persetujuan :
mysql> select * from persetujuan;
+--------+-------------+----------------+--------------+
| ktp | penghasilan | srt_keterangan | max_angsuran |
+--------+-------------+----------------+--------------+
| hanafi | 2000000 | dari_desa | 200000 |
| ayu | 8000000 | dari_kanto | 209000 |
| heni | 1200000 | dari_camat | 210000 |
| ismail | 400000 | dari_kabup | 220000 |
+--------+-------------+----------------+--------------+
4 rows in set (0.00 sec)
Tabel persetujuan yaitu aturan yang dikeluarkan pada PT.ABC yang dimana nasabah harus
perstujuan pada PT.ABC pada tabel tersebut kurang lengkap maka rincian persetujuan
adalah sebagai berikut :

1. Memiliki identitas yang jelas (KTP/SIM/Pasport, dll)
2. Memiliki sisa penghasilan cukup untuk membayar angsuran (besarab angsuran
maksimal 60 % dari gaji yang diterima) dibuktikan dengan bukti penerimaan
3. Memiliki surat keterangan dari Kantor/tempat kerja/RT/RW
4. Jumlah angsuran maksimal 60 kali (5 Tahun)

Jika salah satu diatas tidak terpenuhi maka proses dalam pengkreditan dibatalkan
dianggap nasabah tidak mampu untuk mengkredit.

Pada tabel berikut merupakan cross join antara tabel nasabah, jenis_kredit, dan
persetujuan :
mysql> select a.nama,a.nik,b.rumah,c.max_angsura
-> from nasabah a,jenis_kredit b,persetujuan
+--------+------+-----------+--------------+
| nama | nik | rumah | max_angsuran |
+--------+------+-----------+--------------+
| ayu | 2103 | kredit | 200000 |
| ayu | 2103 | tidak | 200000 |
| ayu | 2103 | pesan | 200000 |
| ayu | 2103 | tidak_psn | 200000 |
| ayu | 2103 | kredit | 209000 |
| ayu | 2103 | tidak | 209000 |
| ayu | 2103 | pesan | 209000 |
| ayu | 2103 | tidak_psn | 209000 |
| ayu | 2103 | kredit | 210000 |
| ayu | 2103 | tidak | 210000 |
| ayu | 2103 | pesan | 210000 |
| ayu | 2103 | tidak_psn | 210000 |
| ayu | 2103 | kredit | 220000 |
| ayu | 2103 | tidak | 220000 |
| ayu | 2103 | pesan | 220000 |
| ayu | 2103 | tidak_psn | 220000 |
| dadang | 2104 | kredit | 200000 |
| dadang | 2104 | tidak | 200000 |
| dadang | 2104 | pesan | 200000 |
| dadang | 2104 | tidak_psn | 200000 |
| dadang | 2104 | kredit | 209000 |
| dadang | 2104 | tidak | 209000 |
| dadang | 2104 | pesan | 209000 |
| dadang | 2104 | tidak_psn | 209000 |
| dadang | 2104 | kredit | 210000 |
| dadang | 2104 | tidak | 210000 |
| dadang | 2104 | pesan | 210000 |
| dadang | 2104 | tidak_psn | 210000 |
| dadang | 2104 | kredit | 220000 |
| dadang | 2104 | tidak | 220000 |
| dadang | 2104 | pesan | 220000 |
| dadang | 2104 | tidak_psn | 220000 |
| dewi | 2105 | kredit | 200000 |
| dewi | 2105 | tidak | 200000 |
| dewi | 2105 | pesan | 200000 |
| dewi | 2105 | tidak_psn | 200000 |
| dewi | 2105 | kredit | 209000 |
| dewi | 2105 | tidak | 209000 |
| dewi | 2105 | pesan | 209000 |
| dewi | 2105 | tidak_psn | 209000 |
| dewi | 2105 | kredit | 210000 |
| dewi | 2105 | tidak | 210000 |
| dewi | 2105 | pesan | 210000 |
| dewi | 2105 | tidak_psn | 210000 |
| dewi | 2105 | kredit | 220000 |
| dewi | 2105 | tidak | 220000 |
| dewi | 2105 | pesan | 220000 |
| dewi | 2105 | tidak_psn | 220000 |
| totok | 2106 | kredit | 200000 |
| totok | 2106 | tidak | 200000 |
| totok | 2106 | pesan | 200000 |
| totok | 2106 | tidak_psn | 200000 |
| totok | 2106 | kredit | 209000 |
| totok | 2106 | tidak | 209000 |
| totok | 2106 | pesan | 209000 |
| totok | 2106 | tidak_psn | 209000 |
| totok | 2106 | kredit | 210000 |
| totok | 2106 | tidak | 210000 |
| totok | 2106 | pesan | 210000 |
| totok | 2106 | tidak_psn | 210000 |
| totok | 2106 | kredit | 220000 |
| totok | 2106 | tidak | 220000 |
| totok | 2106 | pesan | 220000 |
| totok | 2106 | tidak_psn | 220000 |
| 2103 | 0 | kredit | 200000 |
| 2103 | 0 | tidak | 200000 |
| 2103 | 0 | pesan | 200000 |
| 2103 | 0 | tidak_psn | 200000 |
| 2103 | 0 | kredit | 209000 |
| 2103 | 0 | tidak | 209000 |
| 2103 | 0 | pesan | 209000 |
| 2103 | 0 | tidak_psn | 209000 |
| 2103 | 0 | kredit | 210000 |
| 2103 | 0 | tidak | 210000 |
| 2103 | 0 | pesan | 210000 |
| 2103 | 0 | tidak_psn | 210000 |
| 2103 | 0 | kredit | 220000 |
| 2103 | 0 | tidak | 220000 |
| 2103 | 0 | pesan | 220000 |
| 2103 | 0 | tidak_psn | 220000 |
+--------+------+-----------+--------------+
80 rows in set (0.06 sec)
Pada tampilan diatas adalah keluaran dari tebel nasabah, jenis_kredit dan Persetujuan
yang digabung menjadi satu yang menggunakan perintah seperti berikut :
mysql> select a.nama,a.nik,b.rumah,c.max_angsuran
untuk kategori a itu digunakan untuk merumuskan nama dan nik kalau yang b digunakan
untuk pendeklarasian rumah dan seterusnya seperti pada pendeklarasian yang ada diatas
-> from nasabah a,jenis_kredit b,persetujuan;
Sehingga memudahkan pada proogram mysql untuk menjalankan deklarasi tersebut.

2. TUGAS

3. LISTING
terlampir