Anda di halaman 1dari 6

RANCANG BANGUN KONTROL SUHU DAN TIMBANGAN

BERAT
BADAN OTOMATIS PADA INKUBATOR BAYI
Nama : M. Aji Adi Wibowo.
Nim: 141945920622
Konsentrasi : Teknik Elknikektro Fakultas Teknik
universitas widiagama malang.
Inkubator import memang mempunyai keunggulan teknologi
tersendiri antara lain pengaturan suhu otomatis, terapi sinar UV,
pengontrolan supply oksigen, perekam jantung EKG, dan kebutuhan lain
bayi yang prematur akut. Penggunaan inkubator ini masih dipelopori rumah
sakit besar namun tidak untuk klinik bersalin di daerah pedesaaan.
Pembelian dan perawatan inkubator ini sangat mahal, disamping itu
kelebihan atau fitur-fiturnya kurang dibutuhkan untuk klinik pedesaan
yang mayoritas hanya menangani bayi lahir normal atau bayi prematur
biasa.

Bagian- bagian alat yang digunakan untuk inkubator:
1. Sensor Suhu LM35.
2. Strain Gauge Load Cell.
3. Penguat Instrumentasi.
4. Penguat Non Inverting.
5. Penyangga Buffer
6. Mikrokontroler ATMega 16

1. Sensor Suhu LM35
LM35 merupakan sensor suhu dengan tegangan keluaran
linier tehadap suhu dalam derajat celcius (C ). Komponen
semikonduktor ini sangat presisi, dan memiliki resolusi sebesar 10
mV/C dengan rentang daya operasi antara 4 Volt hingga 30 Volt.






Sensor suhu LM35 memiliki spesifikasi
sebagai berikut :
1. Dikalibrasi langsung dalam celcius.
2. Memiliki faktor skala linier +10.0 mV/C.
3. Memiliki ketepatan 0,5C pada suhu +25C.
4. Memiliki jangkauan maksimal suhu antara -55C sampai dengan
+150C.
5. Sesuai untuk aplikasi jarak jauh.
6. Memiliki harga yang cukup murah.
7. Dapat bekerja pada tegangan catu 4 sampai 30 Volt.
8. Arus yang mengalir kurang dari 60A.
9. Self heating yang rendah yaitu 0,08 C.
10. Impedansi output sebesar 0,1 untuk arus 1 mA

2. Strain Gauge Load Cell.
Strain gauge Load Cell adalah sensor yang digunakan
mengubah tekanan menjadi signal elektrik, hal ini karena adanya
perubahan resistansi dengan sebuah tekanan dalam bentuk deformasi
(regangan). Load Cell terdiri dari 4 susunan Strain Gauge dengan
konfigurasi jembatan Wheatstone. Keluaran signal listrik hanya
beberapa milivolt sehingga memerlukan penguat instrumentasi
diferensial sebelum dapat digunakan
3. Penguat Instrumentasi.
Isyarat analog yang dihasilkan oleh suatu sensor atau tranduser
biasanya mempunyai nilai yang amat kecil oleh karena itu diperlukan
suatu penguat khusus yang dapat memperkuat isyarat tersebut dengan
tepat. Penguat instrumentasi adalah suatu penguat loop tertutup
(closed loop) dengan masukan diferensial. Fungsi utama penguat
instrumentasi adalah memperkuat tegangan yang keluar dari suatu
sensor atau tranduser secara tepat dan akurat. Salah satu penguat
instrumentasi yang bermutu tinggi adalah penguat Burr-Brown INA125
yang mem iliki spesifikasi sebagai berikut:
1. Tegangan referensi yang presisi yaitu 1.24V, 2.5V, 5V, dan
10V.
2. Ada fasilitas Sleep Mode.
3. Tegangan Opset yang rendah : 250V max.
4. Offet Drif rendah : 2V/C max.
5. CMRR tinggi 100dB.
6. Noise yang rendah 38nV/HZpada frekuensi 1KHz
Penguat instrumentasi ini sudah terbentuk dalam satu paket
IC yang berfungsi memperkuat signal keluaran dari Load
Cell. Adapun tegangan keluaran dari penguat ini dapat
dihitung dengan
persamaan:

Rangkaian yang akan dijelaskan dan dianalisa dalam tulisan ini akan
menggunakan penguat operasional yang bekerja sebagai komparator dan
sekaligus bekerja sebagai penguat.
Signal keluaran penguat jenis ini sefase dengan signal masukannya.
Adapun besar penguatan dari penguat ini adalah: