Anda di halaman 1dari 3

Kuantitatif vs Kualitatif

Data kuantitatif adalah data yang dipaparkan dalam bentuk angka-angka. Misalnya adalah
jumlah pembeli saat hari raya idul adha, tinggi badan siswa dalam satu kelas, dan lain-lain.
Sedangkan Data kualitatif adalah data yang disajikan dalam bentuk kata-kata yang
mengandung makna. Contohnya seperti persepsi konsumen terhadap botol air minum dalam
kemasan, anggapan para ahli terhadap psikopat dan lain-lain.

Mentah vs Olahan
Data mentah adalah hasil pencatatan peristiwa atau karakteristik elemen yang dilakukan
pada tahap pengumpulan data. Agar data yang telah dikumpulkan tersebt lebih berguna maka
perlu diolah. Data olahan adalah data yang didapat dari hasil pengamatan dan sudah diolah
melalui proses atau metode tertentu.

Primer vs Sekunder
Data primer adalah secara langsung diambil dari objek / obyek penelitian oleh peneliti
perorangan maupun organisasi. Contoh : Mewawancarai langsung penonton bioskop 21
untuk meneliti preferensi konsumen bioskop. Sedangkan Data sekunder adalah data yang
didapat tidak secara langsung dari objek penelitian. Peneliti mendapatkan data yang sudah
jadi yang dikumpulkan oleh pihak lain dengan berbagai cara atau metode baik secara
komersial maupun non komersial. Contohnya adalah pada peneliti yang menggunakan data
statistik hasil riset dari surat kabar atau majalah.

Pengukuran vs Pengamatan
Data pengukuran adalah data yang didapat daripenentuan besaran, dimensi atau kapasitas,
biasanya terhadap suatu standar atau satuan pengukuran. Pengukuran tidak hanya terbatas
pada kuantitas fisik, tetapi juga diperluas untuk mengukur hamper semua benda yang bisa
dibayangkan, seperti tingkat ketidakpastian atau kepercayaan konsumen. Sedangkan Data
pengamatan adalah data yang diperoleh dari hasil pengamatan atau observasi dengan proses
pengambilan data dalam penelitian di mana peneliti atau pengamatan melihat situasi
penelitian.

Deskrit vs Kontinyu
Data diskrit adalah data yang nilainya adalah bilangan asli. Contohnya adalah berat badan
ibu-ibu pkk sumber ayu, nilai rupiah dari waktu ke waktu, dan lain-sebagainya. Sedangkan
Data kontinyu adalah data yang nilainya ada pada suatu interval tertentu atau berada pada
nilai yang satu ke nilai yang lainnya. Contohnya penggunaan kata sekitar, kurang lebih, kira-
kira, dan sebagainya. Dinas pertanian daerah mengimpor bahan baku pabrik pupuk kurang
lebih 850 ton.

Pengukuran dan Simulasi
Data pengukuran adalah data yang didapat daripenentuan besaran, dimensi atau kapasitas,
biasanya terhadap suatu standar atau satuan pengukuran. Pengukuran tidak hanya terbatas
pada kuantitas fisik, tetapi juga diperluas untuk mengukur hamper semua benda yang bisa
dibayangkan, seperti tingkat ketidakpastian atau kepercayaan konsumen sedangkan Data
simulasi adalah data dari suatu proses peniruan dari sesuatu yang nyata beserta keadaan
sekelilingnya (state of affairs). Pengamatan simulasi ini secara umum menggambarkan sifat-
sifat karakteristik kunci dari kelakuan sistem fisik atau sistem yang abstrak tertentu.


Skala Pengukuran
Nominal
Contohnya :
Status kewarganegaraan
Status perkawinan
Warna kulit
Bahasa sehari-hari
Kota tempat tinggal
Ordinal
Contohnya :
Tingkat kesembuhan penyakit
Prestasi kerja
Urutan juara dalam pertandingan
Senioritas pegawai
Pangkat kepolisian
Interval
Contohnya :
Tingkat kecerdasan (IQ)
Frekuensi denyut jantung
Besar sudut (derajat)
Tekanan udara
Tingkat radiasi
Rasio
Contohnya :
Nilai ujian
Dosis obat
Kadar zat kimia dalam makanan
Banyaknya sel kanker
Luas suatu ruangan