Anda di halaman 1dari 7

KELOMPOK SULFAT

Sulfat terdiri dari anion sulfat (SO


4
2-
). Mineral sulfat adalah kombinasi logam dengan
anion sufat tersebut. Pembentukan mineral sulfat biasanya terjadi pada daerah evaporitik
(penguapan) yang tinggi kadar airnya, kemudian perlahan-lahan menguap sehingga formasi
sulfat dan halida berinteraksi.
Pada kelas sulfat termasuk juga mineral-mineral molibdat, kromat, dan tungstat. Dan sama
seperti sulfat, mineral-mineral tersebut juga terbentuk dari kombinasi logam dengan anion-
anionnya masing-masing.
Contoh-contoh mineral yang termasuk kedalam kelas ini adalah barite (barium sulfate),
celestite (strontium sulfate), anhydrite (calcium sulfate), angelsit dan gypsum (hydrated
calcium sulfate). Juga termasuk didalamnya mineral chromate, molybdate, selenate, sulfite,
tellurate serta mineral tungstate.
6.1.1 Barit (BaSO
4
)
Mineral yang cukup melimpah di alam ini,
merupakan mineral bijih yang paling utama bagai
Barium. Selain itu, juga sebagai bahan tambahan
penting untuk lumpur pengeboran minyak bumi.
Barit sering digunakan sebagai bahan tambahan
untuk pembuatan kertas dan karet serta bahan
pewarna karena warnanya yang putih.
http://www.galleries.com/minerals/sulfates/barite/barite.jpg

6.1.2 Celestite (SrSO
4
)
Mineral ini adalah sumber utama untuk mendapatkan
logam Strontium dan garamnya juga biasa digunakan
sebagai bahan utama pembuatan kembang api
karena dapat menghasilkan api yang berwarna
merah terang. Dalam industri, Celestite digunakan
sebagai bahan campuran karet, cat, serta elemen
baterai. Pada varietas yang tidak berwarna dan
transparan, dapat menjadi bahan kaca serta keramik
(varietas yang berkilau).
http://www.galleries.com/minerals/sulfates/celestit/cel
estit.jpg
6.1.3 Anhidrit (CaSO
4
)
Mineral ini, terutama diperlukan untuk menghasilkan
asam sulfur, dengan kandungan belerangnya, serta
salah satu bahan baku kertas dan batu hias karena
kenampakannya yang indah.
http://www.galleries.com/minerals/sulfates/anhydrit/anhy
drit.jpg
6.1.4 Anglesit (PbSO
4
)
Dengan kandungan timbalnya, mineral bijih ini
diekstraksi untuk mendapatkan logam timbal dan
menjadi bahan studi untuk mempelajari deposit mineral
bijih secara umum.
http://www.galleries.com/minerals/sulfates/anglesit/angl
esit.jpg



6.1.5 Gipsum (Ca SO
4
. 2H
2
O)
Gipsum biasanya digunakan sebagai perekat pada
bangunan-bangunan kuno serta bahan campuran
dalam semen. Selain itu, juga dijadikan ornamen, baik
untuk pahatan maupun dilebur lalu dicetak menjadi
ornamen interior dalam bangunan, termasuk eternit.
http://www.galleries.com/minerals/sulfates/g
ypsum/gypsum.jpg
7 KELOMPOK PHOSPHAT
Kelompok ini dicirikan oleh adanya gugus PO4
3-
, dan pada umumnya
memiliki kilap kaca atau lemak, contoh mineral yaitu:
7.1 Apatit (Ca,Sr, Pb,Na,K)
5
(PO
4
)
3
(F,Cl,OH)
Mineral ini biasanya digunakan sebagai bahan
baku pembuatan pupuk fosfat dan pembuatan
asam fosfat. Sementara kristal yang transparan
dan berwarna indah dipotong dan dibentuk
menjadi batu mulia walaupun cukup lunak (kekerasan 5).
http://www.galleries.com/minerals/phosphat/apatit
e/apatite.jpg
7.2 Vanadine Pb
5
Cl(PO
4
)
3

Mineral ini adalah mineral bijih untuk memperoleh
Vanadium, bahan campuran logam, dan bahan
pewarna pakaian karena warnanya yang merah sampai
kuning kecoklatan.
http://www.galleries.com/minerals/phosphat/vanadini/vanadini.jpg
7.3 Turquoise CuAl
6
(PO
4
)
4
(OH)
8
. 5H
2
O
Mineral ini terutama biasa digunakan sebagai batu hiasan yang bernilai
tinggi.http://www.galleries.com/minerals/phosphat/turquois/turquois.jpg
8 KELOMPOK SILIKAT
Silicat merupakan 25% dari mineral yang dikenal dan 40% dari mineral yang dikenali.
Hampir 90 % mineral pembentuk batuan adalah dari kelompok ini, yang merupakan
persenyawaan antara silikon dan oksigen dengan beberapa unsur metal. Karena jumlahnya
yang besar, maka hampir 90 % dari berat kerak-Bumi terdiri dari mineral silikat, dan hampir
100 % dari mantel Bumi (sampai kedalaman 2900 Km dari kerak Bumi). Silikat merupakan
bagian utama yang membentuk batuan baik itu sedimen, batuan beku maupun batuan
malihan (metamorf). Silikat pembentuk batuan yang umum adalah dibagi menjadi dua
kelompok, yaitu kelompok ferromagnesium dan non-ferromagnesium.
1. Quartz (SiO2)
2. Feldspar Alkali (KAlSi3O8)
3. Feldspar Plagioklas ((Ca,Na)AlSi3O8)
4. Mica Muscovit (K2Al4(Si6Al2O20)(OH,F)2)
5. Mica Biotit (K2(Mg,Fe)6Si3O10(OH)2)
6. Amphibol Horblende ((Na,Ca)2(Mg,Fe,Al)3(Si,Al)8O22(OH))
7. Piroksin ((Mg,Fe,Ca,Na)(Mg,Fe,Al)Si2O6)
8. Olivin ((Mg,Fe)2SiO4)
Nomor 1 sampai 4 adalah mineral non-ferromagnesium dan 5 hingga 8 adalah mineral
ferromagnesium.
8.1 Mineral Ferromagnesium
8.1.1 Opal (SiO
2
.nH
2
O)
Hasil hidrasi dari Silikon dioksida (Kuarsa) ini
biasa dibentuk menjadi batu mulia dan batu hias yang
bernilai tinggi. Selain itu, serbuknya yang sudah
disaring dapat digunakan sebagai insulator dan bahan
pembuatan keramik (porselen).
http://www.galleries.com/minerals/mineralo/opal/
opal.jpg
8.1.2 Kuarsa (SiO
2
)
Mineral yang sangat melimpah di alam ini begitu penting dalam industri,
misalnya karena sifatnya yang piezoelektrik dapat digunakan sebagai pengukur
tekanan, osilator, resonator, dan penstabil gelombang. Kemampuannya untuk
memutar bidang polarisasi cahaya menjadikannya sebagai bahan polarimeter.
Transparansinya terhadap sinar UV menasbihkannya sebagai bahan lampu sinar-
panas, prisma dan lensa spektrografis. Selain itu, Kuarsa juga diolah secara besar-
besaran menjadi kaca, cat, alat penggosok, refraktori, dan peralatan presisi. Kristal
Kuarsa yang transparan maupun translucent dengan berbagai warna biasa
dibentuk menjadi batu mulia maupun batu hias.








http://geology.com/minerals/quartz.shtml
8.1.3 Ortoklas







Ortoklas biasanya menjadi bahan dasar
pembuatan porselen berkualitas tinggi, berkilau, indah, dan tahan panas, baik
ortoklas murni maupun setelah dicampur dengan Kuarsa dan Kaolin. Selain itu,
leburan Ortoklas murni juga dapat digunakan sebagai bahan insulator listrik
tekanan tinggi maupun bahan dasar gigi palsu. Dalam bentuk serbuk yang
dicampur detergen, dapat menjadi bubuk penggerus. Sementara, kristal Ortoklas
yang transparan dengan berbagai warna dikenal sebagai batu mulia.




http://webmineral.com

8.1.4 Plagioklas (Oligoklas, Labradorit,
dan Anorthit = (Na,Ca)AlSi
3
O
8
)
Ketiga mineral dari seri Plagioklas ini memiliki
kemiripan dengan kegunaanya yang hampir sama,
yaitu sebagai salah satu bahan baku keramik dan
kaca. Selain itusebagai refraktor dasar. Secara
individu, Labradorite berfungsi sebagai batu bahan
bangunan, batu mulia dan perhiasan.
http://www.galleries.com
8.1.5 Muskovit (Mg,Fe)
3
Si
2
O
5
(OH)
4

Mineral yang sangat berlimpah di alam ini biasa
digunakan sebagai insulator listrik dan panas. Selain itu, serbuknya digunakan
sebagai bahan perekat dalam pembuatan kertas, semen, dan plastik, serta salah
satu bahan baku karet juga cat tahan api. Muskovit terkadang juga digunakan
sebagai material dasar untuk membuat porselen dan pelumas kering.




http://webmineral.com
http://www.mineralminers.com/images/muscovite/mins/musm101x.jpg
8.1.6 Hornblende
Walaupun
mineral ini adalah mineral yang sangat populer, dan berlimpah di alam, tetapi
sampai kini masih belum diketahui manfaatnya, dan masih menjadi sebagai mineral
koleksi dan penelitian.



http://geology.com/minerals/hornblende.shtml


DAFTAR PUSTAKA

Kraus, A.H., Hunt, W.F., and Ramsdeli, L.S. 1951. Mineralogy An Introduction to the Study
of Minerals and Crystal. New York: McGraw-Hill Book Company, Inc.
Dosen dan staff asisten laboratorium bahan galian. 2007. Buku Panduan Praktikum
Kristalografi dan Mineralogi. Teknik Geologi FT UGM: Yogyakarta. Tidak
dipublikasikan
http://anakgeotoba.blogspot.com/2010/04/klasifikasi-mineral.html
http://www.galleries.com/minerals/by_class.htm
http://geology.com/minerals/.html
http://saia-najla.blogspot.com/2009/06/mineral-penggolongan-mineral.html
http://www.wikipedia.org