Anda di halaman 1dari 10

Nama : Moch aji adi wibowo

Kelas : MK / 2.1
NIM : 1610019
PENERAPAN TEKNOLOGI TEPAT
GUNA PADA PENGOLAHAN HASIL
PERTANIAN
Sifat khusus tanaman pangan :
Mudah rusak
Musiman
Volume besar

Keuntungan pengolahan tanaman pangan :
Bahan baku dikuasai sendiri
Mutu bahan baku lebih terjamin
Harga jual produk olahan relatif stabil

Yang perlu diantisipasi pada pengolahan produk tanaman
pangan :
Mutu.
( Sesuai dengan selera dan keinginan konsumen)
Kontinuitas produksi.
(Jumlah dan waktu)
Harga.
(Sesuai dengan daya beli konsumen)


Teknologi Tepat Guna pada hasil pertanian :
Teknis
Memperhatikan dan menjaga tata kelestarian lingkungan
hidup, penggunaan secara maksimal bahan baku lokal,
menjamin mutu dan jumlah produksi, secara teknis efektif dan
efisien, mudah perawatan dan operasi, serta relatif aman dan
mudah menyesuaikan terhadap perubahan.

Ekonomis
Efektif dalam menggunakan modal, keuntungan kembali
kepada produsen, jenis usaha kooperatif yang mendorong
timbul industri lokal.

Sosial budaya
Memanfaatkan keterampilan yang sudah ada, menjamin
perluasan lapangan kerja, menekan pergeseran tenaga kerja,
menghidari konflik sosial budaya dan meningkatkan
pendapatan yang merata.

Persyaratan ada 4 Teknis meliputi:
Memperhatikan kelestarian tata lingkungan hidup,
menggunakan sebanyak mungkin bahan baku dan
sumber energi setempat dan sesedikit mungkin
menggunakan bahan baku yang di import.
Jumlah produksi harus cukup dan mutu produksi harus
dapat diterima oleh pasaran yang ada, baik dalam
maupun luar negeri.
Menjamin agar hasil dapat diangkut ke pasar dengan
sarana angkutan yang tersedia dan yang masih dapat
dikembangkan, sehingga dapat dihindarkan kerusakan
atas mutu hasil (produk) serta menjamin kesinambungan
peneyediaan pasokan (suplay) cukup teratur.
Memperhatikan ketertersediaan peralatan, serta opersi
dan perawatannya demi kesimanbungan (kontinuitas)
persyaratan teknis.

Persyaratan Ekonomis ada 5 :
Membatasi sesedikit mungkin kebutuhan modal
Mengarahkan pemakaian modal, agar sesuai dengan
rencana pengembangan daerah
Menjamin agar hasil dan keuntungan kembali kepada
produsen dan tidak menciptakan terbentuknya mata-
rantai baru.
Mengarahkan usaha pada pengelompokan secara
koperatif.
Kesesuaian (Ketepat Gunaan)


Persyaratan Sosial ada 5 :
Memanfaatkan keterampilan yang sudah ada atau
keterampilan yang mudah pemindahannya, serta sejauh
mungkin mencegah latihan ulang yang sukar dilakukan,
mahal dan memakan waktu.
Menjamin timbulnya perluasan lapangan kerja yang
dapat terus menerus berkembang.
Menekan serendah mungkin pergeseran tenaga kerja
yang mengakibatkan pengangguran ataupun setengah
pengangguran.
Membatasi timbulnya ketegangan sosial dan budaya,
dengan mengatur agar peningkatan produksi
berlangsung dalam batas-batas tertentu.
Menjamin agar peningkatan produksi serasi dengan
peningkatan yang merata atas pendapatan.

Ada 6 ciri-ciri teknologi tepat guna:
Perbaikan teknologi tradisional yang selama ini menjadi
tulang punggung pertanian, industri, pengubah energi,
transportasi, kesehatan dan kesejahteraan masyarakat di
pedesaan.
Biaya investasi cukup rendah/relatif murah.
Teknis cukup sederhana dan mampu untuk dipelihara
dan didukung oleh keterampilan setempat.
Masyarakat mengenal dan mampu mengatasi
lingkungannya.
Cara pendayagunaan sumber-sumber setempat
termasuk sumber alam/energi/bahan secara lebih
baik/optimal.
Alat mandiri masyarakat dan mengurangi ketergantungan
kepada pihak luar (self-realiance motivated).

Pemilihan Teknologi Tepat Guna Untuk Pengolahan
Pangan :
Sesuai dengan bahan baku yang tersedia
Produk hasil olahan mempunyai prospek pasar yang baik
Pengoperasian alat tidak sulit
Mudah merawat dan memperbaiki alat
Perhatikan spesifikasi alat
Peralatan pengolahan sebaiknya multi fungsi
Tidak memerlukan biaya yang tinggi

No Komoditi Hasil Olahan Peralatan Utama
1 Cabe Tepung cabe
Cabe giling
Alat penggiling/grinder
Alat penggiling/grinder
2 Jagung Tortila
Tepung jagung
Alat penggiling/grinder
Alat penggiling/grinder
3 Jambu biji Sari buah
Sirup
Blender
Blender
4 Kentang Keripik
Seripng
Dodol
Perajanmg
Perajang
Pengering
5 Markisah Sirup
Sari buah
Blender
Blender
6 Mentimun Jeli timun
Sari Buah
Blender
Blender
7 Nangka Keripik
Sari buah
Ponggoreng vakum
Blender
8 Nenas Selai
Jeli
Blender
Blender
9 Pisang Keripik
Pisang Sale
Dodol
Tepung pisang
Perajang
Perajang
Pengering
Pengering
10 Singkong Kerupuk
Tepung ubi
Keripik
Perajang
Penggiling
Penggiling
-
Contoh Berbagai Produk Makanan Tradisional Jawa Barat